cover
Contact Name
Praditya Sigit Ardisty Sitogasa
Contact Email
praditya.s.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6282233144099
Journal Mail Official
esec@upnjatim.ac.id
Editorial Address
DEPARTMENT OF ENVIRONMENTAL ENGINEERING FACULTY OF ENGINEERING Jl. Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Surabaya 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Environmental Science and Engineering Conference Proceeding
ISSN : 27986268     EISSN : 27986241     DOI : -
Environmental Science and Engineering Conference National Seminar Proceedings was created to be a medium that academics, practitioners and stakeholders can use to access various research results and literature published on this website. Proceedings of the National Environmental Science and Engineering Conference (ESEC) is a collection of papers or scientific articles that have been presented at the National Seminar on Environmental Science and Engineering Conference (ESEC) which is held regularly every year by the Environmental Engineering Study Program, UPN "Veteran" East Java. The scope is intentionally to recognises the complexity of issues and challenges in the Environmental Science and Engineering Areas. All scale of studies and analysis form environmental science to environmental engiinering, chemistry/chemical/biochemistry engineering, renewable energy, and industrial engineering to public health are welcomed.
Articles 132 Documents
IMPLEMENTASI LIFE CYCLE ASSESSMENT “GATE TO GATE” PADA PROSES PENGOLAHAN AIR BERSIH Tuhu Agung Rachmanto; Geafiata Amalia Nurbaiti; Aulia Ulfah Farahdiba
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.779 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis dampak lingkungan yang terjadi dari proses pengolahan air bersih menggunakan life cycle assessment. Life cycle assessment adalah metode untuk menganalisis dampak lingkungan dari seluruh siklus hidup suatu produk. Analisis LCA ini dilakukan menggunakan software Simapro dengan mengambil lingkup yaitu gate to gate. Tiga dampak tertinggi yang muncul akibat dari proses pengolahan air bersih adalah respiratory inorganics, global warming, dan non-renewable energy. Ketiga dampak tersebut berasal dari pemakaian bahan kimia serta listrik. Usulan perbaikan yang dapat diberikan adalah melakukan upaya kegiatan reboisasi dan meningkatkan efisiensi peralatan.
PANTAUAN SATELIT PERSEBARAN AEROSOL OPTICAL DEPTH DI PULAU JAWA WILAYAH BARAT DI ERA PANDEMI COVID-19 Lailatus Siami; Albert Marcello; Hernani Yulinawati
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.594 KB)

Abstract

Teknologi pemantauan satelit yang semakin berkembang untuk pemantauan kualitas udara dapat menunjang stasiun pemantauan kualitas udara ambien. Aerosol adalah salah satu pencemar udara yang dipantau dengan satelit. WHO menetapkan pandemi COVID-19 pada 11 Maret 2020 dan pada akhir Maret 2020 pemerintah Indonesia menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi dan sebaran aerosol sebagai AOD di Pulau Jawa wilayah Barat tahun 2019-2020, sebelum dan saat terjadinya pandemi menggunakan data satelit. Metode pemantauan AOD dengan MERRA-2 oleh satelit GEOS-5 milik NASA. Citra satelit AOD diperoleh melalui website aplikasi Giovanni. Hasil data satelit menunjukkan konsentrasi AOD cenderung lebih tinggi pada 2019 dibandingkan 2020. Pada 2020 konsentrasi AOD dari Maret masih meningkat, tertinggi Agustus (0,3052) dan menurun hingga Desember (0,1508). Citra satelit persebaran AOD terpusat di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat, tepatnya di daerah Rangkasbitung, Depok, dan Bogor.
DETEKSI BAKTERI ENTEROPATOGEN PADA PRODUK MAKANAN JAJANAN TAHU Tri Yahya Budiarso; Safriana Nata Wijaya; Catarina Aprilia Ariestanti
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.244 KB)

Abstract

Tahu adalah salah satu makanan jajanan yang banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat. Proses pengolahan, umumnya masih dilakukan secara tradisional dan kurang memperhatikan aspek kebersihan sehingga masih memungkinkan terkontaminasi bakteri patogen yang dapat mengganggu kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan bakteri enteropatogen pada jajanan tahu. Sebanyak 15 sampel dari 5 jenis jajanan tahu diperoleh dari pedagang kaki lima. Sampel ditumbuhkan pada medium CCA untuk mendapatkan bakteri terduga enteropatogen. Isolat terduga kemudian diseleksi melalui pengujian biokimia menggunakan uji indol, MR, VP, sitrat, TSIA, sorbitol dan laktosa. Isolat terduga enteropatogen kemudian dikonfirmasi menggunakan kit API 20 E.  Hasil pengujian dari 15 sampel tahu ditemukan bakteri enteropatogen yang teridentifikasi sebagai Pasteurella pneumotropica / Mannhelmia haemolytica, Aeromonas sp. Yersinia pestis, Y. enterocolitica, E. cloacae dan Grimontia hollisae dengan tingkat kontaminasi tertinggi didominasi oleh Pasteurella pneumotropica / Mannheimia haemolytica sebesar 60%.
PERENCANAAN IPAL KAWASAN INDUSTRI DI JAWA TENGAH Praditya Sigit Ardisty Sitogasa; Rizka Novembrianto; Euis Nurul Hidayah
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.693 KB)

Abstract

Perkembangan industri dewasa ini telah memberikan sumbangan besar terhadap perekonomian Indonesia. Tetapi, Pembangunan industri pada suatu lokasi dapat menimbulkan dampak biogeofisik kimia terhadap lingkungan. Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan diperlukan suatu instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sehingga limbah yang dibuang ke lingkungan dapat memenuhi persyaratan baku mutu sebagai pengendalian terhadap pencemaran lingkungan. Tahapan proses pengolahan yang direncanakan guna memenuhi baku mutu buangan air limbah direncanakan beberapa tahapan pengolahan yaitu: unit bak ekualisasi, unit koagulasi-flokulasi, bak sedimentasi, unit aerasi sistem terlekat (MBBR), unit pengentalan lumpur (clarifier dan sludge thickener), dan pengeringan lumpur (SDB). Hasil efluen dari pengolahan tersebut direncanakan memenuhi Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perubahan Perda Jateng No. 10 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah, dimana paramater utama memiliki 12 mg/l untuk TSS, 24 mg/l untuk BOD, 58 mg/l untuk COD dan 3 mg/l untuk Amonia.
PEMANFAATAN LIMBAH MASKER BEDAH 3 PLY DAN LIMBAH PLASTIK POLYETILEN SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN DETERJEN DAN FOSFAT PADA LIMBAH INDUSTRI LAUNDRY Novirina Hendrasarie; Angelika Stephani Silalahi
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.7 KB)

Abstract

Limbah cair industri laundry memiliki kandungan Fosfat dan deterjen yang melebihi standar baku mutu. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk menurunkan kandungan parameter tersebut adalah proses adsorpsi secara fixed bed column dengan memanfaatkan limbah masker bedah 3 ply dan limbah plastik polyetilen sebagai adsorben yang diaktivasi menggunakan HCl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorben limbah masker bedah 3 ply dan sampah plastik polyetilen dalam menurunkan kandungan Fosfat dan Deterjen, mengetahui kondisi optimum dari variasi adsorben dan massa yang digunakan, untuk mengetahui titik jenuhnya dan mengetahui kapasitas absorbansi karbon aktif dengan Pemodelan Thomas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben dari plastik polyetilen dengan massa 20 gram yang paling optimal dalam menurunkan kandungan Fosfat sebesar 74,93% dan Deterjen sebesar 72,12%. Sehingga dapat diketahui konstanta jerap dalam model Thomas pada kondisi optimum sebesar 0,00996 L/mg/menit dengan qo 0,032 mg/g untuk adsorpsi Fosfat dan 0,00129 L/mg/menit dengan qo 0,06 mg/g untuk adsorpsi Deterjen.
BIOREMEDIASI TANAH TERCEMAR HIDROKARBON DENGAN METODE BIOSTIMULASI DI WONCOLO, BOJONEGORO Naniek Juliardi AR; Kautsar Dicky Shofiandi
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.923 KB)

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penyisihan (TPH) Total Petroleum Hydrocarbons pada tanah tercemar minyak mentah menggunakan metode biostimulasi. Sampel tanah tercemar diambil dari Pertambangan Minyak Wonocolo, Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hidrokarbon pada sampel tanah yang tercemar minyak mentah, mengetahui kemampuan metode Bioremediasi menggunakan Bacillus sp, dalam penyisihan hidrokarbon, dan mengetahui jenis hara yang menghasilkan efisiensi penyisihan hidrokarbon optimum pada tanah tercemar minyak mentah. dengan metode Biostimulasi. Dari penelitian yang diperoleh nilai TPH pada setiap titik dan pada setiap variasi perlakuan terlihat bahwa nilai TPH mengalami penurunan. Penambahan unsur hara berupa kompos dan pupuk NPK sangat berpengaruh terhadap degradasi TPH pada sampel tanah yang tercemar hidrokarbon. Dari hasil yang diperoleh penurunan nilai TPH pada titik A yang optimum yaitu dengan pemberian nutrisi NPK 20% dapat menurunkan nilai TPH dengan persentase penurunan sebesar 64%. Sedangkan pemberian kompos hara 20% hanya mampu menurunkan nilai TPH dengan persentase penurunan sebesar 32%.
POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH TPS DI KABUPATEN GRESIK SEBAGAI BAHAN BAKAR REFUSED DERIVED FUEL (STUDI KASUS TPS PEGANDEN) Firra Rosariawari; Mochammad Qidham Arrizal Aninuddin
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.391 KB)

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk yang besar yaitu mencapai 1.298.184 jiwa. Sesuai laporan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah Kabupaten Gresik Tahun 2020, data potensi timbulan sampah telah mencapai 140 ton/hari. Indikator Keberhasilan Pengelolaan sampah Kabupaten Gresik baru mencapai 38% dan sebesar 62% dari timbulan sampah belum terkelola. Perlu adanya penerapan konsep Waste to Energy (WTE) dalam pengelolaan sampah skala perkotaan. Refused Derived Fuel (RDF) merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep Waste to Energy (WTE) yang memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar alternatif. Dalam pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar RDF, dibutuhkan nilai kadar air, kadar volatil, kadar abu dan nilai kalori yang memenuhi standar dari Kementerian Perindustrian.
EFEKTIFITAS KOMBINASI KOAGULASI-FLOKULASI PIPA CIRCULAR DAN BAFFLE CHANNEL TERHADAP AIR SUNGAI Firra Rosariawari; Syafina Ramadhini Estie Rahayu
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.135 KB)

Abstract

Air sungai masih mengandung banyak partikel tersuspensi (TSS) ataupun koloid. Hal ini bisa menyebabkan air sungai menjadi keruh, sehingga baku mutunya tidak terpenuhi dan tidak layak digunakan untuk air bersih. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk proses pengolahan air bersih yaitu koagulasi-flokulasi dengan sistem hidrolis. Adapun pengadukan hidrolis yang digunakan yakni Pipa Circular untuk pengadukan cepat dan Baffle Channel sebagai pengadukan lambat. pada penelitian kali ini variasi yang digunakan yaitu dosis koagulan (65,75,85, dan 95 mg/L), waktu pengendapan (30,60, dan 90 menit), debit aliran (8, 10, dan 12 L/menit), dan diameter linkar selan (20, 30, dan 40 cm) guna mengetahui adanya pengaruh penyisihan TSS maupun kekeruhan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengadukan hidrolis mampu meremoval kadar TSS sebesar 82,54% dan kekeruhan sebesar 80,89% pada dosis optimum 85mg/L dengan diameter lingkar selang 20 cm.
PENURUNAN KADAR KROM LIMBAH CAIR INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT MENGGUNAKAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH KULIT SAPI DAN LIMBAH TUMBUHAN Novirina Hendrasarie; Adhevada Ayu Dyah Anda Resta Pratama
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.529 KB)

Abstract

Limbah cair industri penyamakan kulit mengandung senyawa kromium (Cr) yang sangat tinggi akan menimbulkan pencemaran bagi lingkungan apabila tidak dilakukan pengolahan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk menurunkan kandungan krom pada limbah cair industri penyamakan kulit adalah proses adsorpsi secara fixed bed column dan memanfaatkan limbah kulit sapi samak, kulit jeruk pamelo, dan jerami sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorben limbah kulit sapi samak, kulit jeruk pamelo, dan jerami dalam menurunkan kadar kromium;  mengetahui kondisi optimum dari variasi waktu sampling dan tinggi adsorben yang digunakan; mengetahui titik jenuhnya; dan mengetahui kapasitas absorbansi karbon aktif dengan permodelan Thomas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben dari limbah jerami merupakan adsorben paling optimal menurunkan kadar krom sebesar 98,73%. Sehingga konstanta jerap dalam model Thomas sebesar 0,0092 L/mg/menit dengan qo 0,155564 mg/g untuk adsorpsi krom
EFEKTIVITAS PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK SEBAGAI UPAYA MENGURANGI TIMBULAN SAMPAH DI KEC. KALIANGET KAB. SUMENEP DALAM ASPEK TEKNIS DAN EKONOMI Mohammad Mirwan; R. Aj. Nuriyati Arini Dewi
Prosiding ESEC Vol. 2 No. 1 (2021): Seminar Nasional (ESEC) 2021
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.941 KB)

Abstract

Meningkatnya timbulan sampah terutama sampah plastik yang berada di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep akan merusak lingkungan. Pengolahan yang dapat mengurangi timbulan sampah plastik yaitu dengan cara mendaur ulang. Untuk mendaur ulang terdapat Industri pengelolaan sampah plastik di Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep yaitu dengan cara mencacah sampah plastik menjadi serpihan plastik. Maka dari itu akan dianalisa efektivitas dari industri pengolahan sampah plastik ini dalam mengurangi timbulan sampah plastik melalui Aspek Teknis dan Aspek Ekonomi dengan menggunakan metode ROI dan NPV. Dari hasil penelitian dalam Aspek Teknis didapatkan bahwa dengan adanya industri dengan teknologi pencacahan sampah plastik ini dapat mengurangi timbulan sampah sehingga akan menghasilkan lingkungan yang lebih bersih serta sehat, dalam Aspek Ekonomi melalui perhitungan dengan menggunakan metode Return On Investment (ROI) didapatkan nilai 6,6% dan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp. 939.329.327, dimana dari hasil kedua nilai tersebut kegiatan industri pencacahan ini layak untuk dilanjutkan.

Page 4 of 14 | Total Record : 132