cover
Contact Name
Choiril Anwar
Contact Email
choirilanwar@unissula.ac.id
Phone
+6281931704317
Journal Mail Official
abdimasku@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe Km 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran
ISSN : -     EISSN : 2809915X     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/abdimasku
Core Subject : Health,
Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran is a peer-reviewed journal that includes the study of the development and application of science and technology aimed at publishing the results of community service activities in the field of: 1. Human resource development in medical and health 2. Community empowerment in medical and health 3. Rural health development 4. Health promotion 5. Technology application in medical and health 6. Business application in medical and health
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2024): Mei" : 5 Documents clear
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi tentang Latihan Sendi Bahu untuk Mengatasi Nyeri bagi Warga Getasan Kabupaten Semarang Rosdiana, Ika; Masfiyah, Masfiyah; Listiarini, Dian Ayu; Santosa, Wignyo; Yusuf, Iwang; Suparmi, Suparmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.39-46

Abstract

Nyeri bahu merupakan nyeri yang sering terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Nyeri tersebut membatasi kemampuan untuk mengangkat lengan di atas kepala atau memutar bahu. Faktor risiko nyeri bahu dilaporkan berhubungan dengan berbagai faktor sosio-demografis, klinis, pekerjaan, dan berbagai paparan fisik dalam pekerjaan. Mata pencaharian penduduk yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan bercocok tanam di kebun, serta kondisi geografis yang naik turun memungkinkan seseorang harus berjalan dengan tenaga lebih dibandingkan dengan yang tinggal di perkotaan sehingga berpotensi untuk mengalami nyeri pada sendi sendi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan edukasi latihan sendi bahu untuk mengurangi nyeri bagi masyarakat Dusun Mulungan. Selain itu, jika dibutuhkan pasien diberikan pengobatan gratis sesuai dengan keluhan yang dialami berdasarkan hasil anamnesa dokter yang terlibat. Metode pelaksanaan PkM terdiri dari 2 tahap: (1) penyuluhan kesehatan mengenai penyakit nyeri bahu dan tatalaksana latihan sederhana, (2) pemeriksaan dan pengobatan gratis. Sebagian besar masyarakat yang memeriksaan kesehatan adalah perempuan 44(77,2%), dan usia lanjut 25 (43,9%). PkM di dusun Mulungan, Getasan, Kabupaten Semarang bermanfaat sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.A frozen shoulder is a pain that often occurs with age. The pain limits the ability to raise the arm above the head or rotate the shoulder. Risk factors for shoulder pain are reported to be related to various factors, including socio-demographic, clinical, and occupational, as well as different occupational physical exposures. The livelihoods of the population, most of whom work as farmers and grow crops in gardens, as well as the ups and downs of geographical conditions, mean that people have to walk with more energy than those who live in urban areas, so they have the potential to experience joint pain. This community service activity (PkM) aims to provide health checks and education on shoulder joint exercises to reduce pain for the people of Mulungan Hamlet. Apart from that, if necessary, patients are given free treatment according to the complaints they are experiencing based on the results of the anamnesis of the doctors involved. The PkM implementation method consists of 2 stages: (1) health education on shoulder pain and simple exercise management, and the second stage is free examination and treatment. Most who had health checks were women 44 (77.2%), and 25 (43.9%) elderly. PkM in Dusun Mulungan, Getasan, Semarang Regency, helps improve people's health with limited access to health services.
Pengolahan Pangan Fungsional dari Ekstrak Kayu Secang untuk Kesehatan: Optimalisasi Program MBKM Proyek Independen Kimia Pangan Febriani, Nadia; Kurnia, Nova; Muhali, Muhali; Mirawati, Baiq; Ali, Nur Aini Abdurrahman; Sumarlin, Muhamad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.47-56

Abstract

Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) menjadi salah satu tanaman yang banyak tumbuh di hutan Sumbawa Barat. Kayu secang mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan fungsional. Perguruan tinggi memiliki peran untuk melakukan hilirasasi keilmuan dan hasil risetnya, salah satunya melalui program proyek independen Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan pangan fungsional dari ekstrak kayu secang melalui optimalisasi program proyek independen MBKM. Kegiatan PkM menggunakan metode pemberian informasi dan praktik langsung pembuatan produk pangan fungsional dari ekstrak kayu secang di Desa Tamekan, Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan PkM telah mampu menghasilkan produk pangan fungsional dalam bentuk permen jelly dari ekstrak kayu secang. Masyarakat sangat antusias dan merespon baik kegiatan PkM ini melalui partisipasinya dalam proses pengolahan langsung. Produk permen jelly ekstrak kayu secang ini juga disukai oleh kalangan anak-anak.Secang wood (Caesalpinia sappan L.) is one of the plants that grow abundantly in the forests of West Sumbawa. Secang wood contains various bioactive compounds that are beneficial to health, thus having the potential to be developed into functional food products. Higher education institutions have a role in advancing scientific knowledge and research results, one of which is through the independent project program, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Community service aims to develop functional foods based on secang wood  through the optimization of the MBKM independent project program. The community service activities utilize methods of providing information and direct practice in the production of functional food products from secang wood extract in Tamekan Village, West Sumbawa Regency. The community service activities have successfully produced functional food products in the form of secang wood extract-based jelly candies. The community has shown great enthusiasm and responded positively to these community service activities by actively participating in the product-making process. The secang wood extract jelly candies are also well-liked by children.
Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Bahaya Merokok pada Siswa SDIT Permata Bunda Mranggen, Demak Utami, Kamilia Dwi; Amanda, Qorry; Amelia, Amelia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.57-67

Abstract

Jumlah perokok laki-laki di Demak, usia 15-24 tahun sebesar 18,8%, 25-34 tahun sejumlah 33,3%, dan 35-44 tahun sebesar 26,77%. Perilaku merokok, tidak terjadi secara tiba-tiba, akan tetapi dimulai sejak anak-anak atau remaja. Berdasarkan observasi dan survei awal yang dilakukan peneliti di SDIT Permata Bunda dan lingkungan sekitar Desa Batursari Mranggen Demak, ada sebagian alumni yang berada di lingkungan keluarga atau teman perokok, mulai tertarik merokok. Perilaku merokok sering terjadi pada siswa laki laki dan terjadi saat berada di luar lingkungan sekolah. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi tentang bahaya merokok kepada siswa. Tujuan pengkajian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok dan pengaruh penyuluhan bahaya merokok pada siswa SDIT Permata Bunda kelas V dan VI. Penyuluhan dilakukan menggunakan presentasi diselingi video animasi bahaya merokok. Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional, menggunakan alat ukur kuesioner pre-post penyuluhan. Sampel diambil dengan metode total sampling berjumlah 146 responden. Analisis data menggunakan Mc Nemar Didapatkan perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan bahaya merokok di antara nilai pretest dan postest (p<0,05). Pentingnya edukasi merokok, untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok.In Demak, the prevalence of male smokers varies among age groups, with rates of 18.8% for ages 15-24, 33.3% for ages 25-34, and 26.77% for ages 35-44. According to the 2021 GATS survey, two out of three adult men in the region are smokers. The adoption of smoking behavior typically initiates during childhood or adolescence. Initial observations and surveys conducted by researchers at Permata Bunda Elementary School, within the vicinity of Batursari Mranggen Demak Village, reveal that some alumni are smokers, and their family or friends are showing an increasing interest in smoking. Smoking tendencies are prevalent among male students, particularly outside the school environment, emphasizing the need for comprehensive education on the hazards of smoking.  This study aims to assess the level of knowledge regarding the dangers of smoking and the impact of counseling on SDIT Permata Bunda students in grades V and VI. Counseling sessions utilized presentations combined with animated videos addressing the dangers of smoking. The research follows a quantitative analytical approach with a cross-sectional design, employing a pre-post counseling questionnaire for measurement. A total sampling method was used, encompassing 146 respondents. Data analysis was conducted using the Mc Nemar statistical test. Significant differences were observed between the pretest and posttest scores concerning the knowledge of the dangers of smoking (p<0.05). The study underscores the significance of smoking education in augmenting students' knowledge about the hazards associated with smoking. This emphasizes the need for ongoing efforts to educate students and mitigate the allure of smoking, especially among younger age groups.
Pola Hidup Bersih untuk Meminimalkan Diare Akibat Escherichia Coli di Kelurahan Tembok Dukuh Surabaya Listyawati, Agusniar Furkani; Tania, Putu Oky Ari; Soekanto, Ayly; Rianti, Emillia Devi Dwi; Hardiyono, Hardiyono; Sudibya, Akhmad; Azka, Andra Agnes Al; Simamora, Dorta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.68-73

Abstract

Pola hidup bersih adalah salah satu bagian dari menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh yang dapat diukur dari kebersihan tangan. Kebersihan tangan dapat menjadi tolak ukur dalam kesehatan tubuh terutama untuk mencegah terjadinya diare dikarenakan bakteri Escherichia coli sebagai bakteri indikator terjadinya diare dapat dengan mudah menginfeksi tubuh apabila kebersihan tangan tidak terjaga. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pola hidup bersih dan  meminimalkan kejadian diare terutama di musim hujan atau pancaroba ini. Setelah mendapatkan penyuluhan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini tentang pola hidup bersih pada warga masyarakat di wilayah kelurahan Tembok Dukuh, menjadi mengerti pentingnya cuci tangan dan untuk selalu menerapkan pentingnya hidup bersih. Dari data hasil sampel swab tangan sebelum dan sesudah cuci tangan tidak menunjukkan adanya pertumbuhan Escherichia coli, hasil ini menunjukan bahwa pola hidup bersih telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Kelurahan Tembok Dukuh Surabaya.A clean lifestyle is one part of maintaining body health and cleanliness which can be measured by hand hygiene. Hand hygiene can be a benchmark for body health, especially in preventing diarrhea because Escherichia coli bacteria as an indicator of bacteria for diarrhea can easily infect the body if hand hygiene is not maintained. As an indicator bacteria for diarrhea can easily infect the body if hand hygiene is not maintained. A clean lifestyle is one part of maintaining body health and cleanliness which can be measured by hand hygiene. Hand hygiene can be a benchmark for body health, especially in preventing diarrhea because Escherichia coli bacteria community service activity aims to provide education on clean lifestyles and minimize the incidence of diarrhea, especially in this rainy or transition season. After receiving counseling during this community service activity about clean living patterns, residents in the Tembok Dukuh became aware of the importance of washing their hands and always implementing the importance of clean living. From the data from hand swab samples before and after washing hands, it did not show any growth of Escherichia coli. These results show that a clean lifestyle has become a habit for the people ward of Tembok Dukuh Subdistrict, Surabaya.
Pentingnya Peningkatan Pengetahuan dan Praktik Personal Hygiene terhadap Kesehatan Reproduksi bagi Siswi SDN VII Batursari Mranggen Demak Harlisa, Pasid; Sampurna, Sampurna; Zulaikhah, Siti Thomas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 3, No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.3.2.74-80

Abstract

Masa remaja adalah masa dengan rentang usia berkisar 10 sampai 24 tahun, suatu fase peralihan dari masa kanak-kanak (dependent) menuju masa dewasa (independent) dan ini normal terjadi pada kehidupan manusia. Seorang remaja dalam periode tersebut akan banyak sekali mengalami perkembangan dan pertumbuhan guna mencari identitas dan jati dirinya. Berbagai perubahan akan muncul baik dari sisi psikologis, fisik (pubertas), dan sosial lingkungan. Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat terhadap siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) VII Batursari ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan dan praktik personal hygiene terhadap kesehatan reproduksi. Metode yang dilakukan dengan penyuluhan dan praktik mencuci tangan. Peserta adalah siswi SDN VII Batursari Mranggen Demak yang berjumlah 30.  Sebelum dan sesudah kegiatan peserta diberi kuesioner tentang pengetahuan yang berjumlah 20 item pertanyaan, sebagai evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Skor pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan dibandingkan dan dianalisis dengan uji t-paired. Rerata skor pengetahuan sebelum kegiatan 50,25 dan skor sesudahnya 87,80, sedangkan hasil analisisnya diperoleh nilai p= 0,0001. Pendek kata, penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan praktik personal hygiene berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi siswi SDN VII Batursari Mranggen Demak.Adolescence is a period with an age range of 10 to 24 years, a transitional phase from childhood (dependent) to adulthood (independent) and this is a normal occurrence in human life. A teenager during this period will experience a lot of development and growth in order to find his identity and identity. Various changes will emerge both psychologically, physically (puberty) and the social environment. The aim of carrying out community service for female students at State Elementary School (SDN) VII Batursari is to determine whether there is an increase in knowledge and practice of personal hygiene regarding reproductive health. The method used is education and hand washing practices. The participants were 30 female students from SDN VII Batursari Mranggen Demak. Before and after the activity the participants were given a questionnaire about knowledge totaling 20 question items, as an evaluation of the activities carried out. Knowledge scores before and after the activity were compared and analyzed using the paired t-test. The average knowledge score before the activity was 50.25 and the score after 87.80, while the results of the analysis obtained a p value = 0.0001. In short, counseling about reproductive health and personal hygiene practices influence the reproductive health of female students at SDN VII Batursari Mranggen Demak.

Page 1 of 1 | Total Record : 5