cover
Contact Name
Debie Anggraini
Contact Email
brmj@unbrah.ac.id
Phone
+6285274557580
Journal Mail Official
brmj@unbrah.ac.id
Editorial Address
Jl Raya By Pass KM 15, Aia Pacah, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
BrMJ
ISSN : 28100069     EISSN : 28100069     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Baiturrahmah Medical Journal published by Medical Faculty of Universitas Baiturrahmah. The frequency of publishing is four issues in a year. The topics covered include the fields of Allergy and Immunology, Anesthesiology, Cancer and stem cells, Cardiovascular, Cell and Molecular Biology, Childrens Health, Dermatovenereology, Geriatrics, Histopathology, Internal Medicine, Neuropsychiatric treatment, Ophthalmology, Otorhinolaryngology, Physical medicine and rehabilitation, Physio-pharmacology, Pulmonology, Radiology, Surgery includes orthopedics and urology, Obstetrics and Gynecology, Science of nutrition, Clinical Pathology, Anatomy Pathology, Parasitology, Microbiology, Public Health and Medical Education.
Articles 20 Documents
Penulisan Derajat Luka pada Visum et Repertum Insil Pendri Hariyani; Melya Susanti
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.67 KB)

Abstract

Seorang dokter yang melakukan pemeriksaan medis terhadap pasien suatu saat akan dihadapkan pada kondisi diminta keterangan ahlinya oleh penyidik mengenai hasil pemeriksaannya terhadap pasien tersebut. Keterangan ahli yang diminta oleh penyidik dituangkan dalam bentuk visum et repertum. Pada bagian kesimpulan visum et repertum, selain menuliskan jenis kekerasan yang dialami oleh korban, dokter juga menuliskan opininya mengenai derajat luka korban. Derajat luka yang dialami korban terbagi atas tiga kategori, yaitu luka derajat ringan, luka derajat sedang dan luka berat. Penderajatan luka didasarkan pada pasal 351, 352 dan 90 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).  Luka derajat ringan sesuai dengan bunyi pasal 352 KUHP, yaitu luka yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencaharian. Untuk luka berat telah diberikan batasannya dalam pasal 90 KUHP. Sementara keadaan yang terletak diantara luka derajat ringan dan luka berat termasuk ke dalam luka derajat sedang.
Peran Penting Kelengkapan Rekam Medik di Rumah Sakit Rika Amran; Anisah Apriyani; Nadia Purnama Dewi
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.512 KB)

Abstract

Rumah sakit adalah suatu institusi pelayanan kesehatan diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Pelayanan yang diberikan oleh Rumah Sakit bukan hanya sebatas pelayanan medis, namun Rumah Sakit diharapkan mampu memberikan pelayanan penunjang yang baik. Salah satu pelayanan penunjang yang penting diperhatikan adalah rekam medis. Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang diberikan oleh pelayanan kesehatan kepada pasien. Tujuan dibuatnya rekam medis adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kelengkapan pengisian berkas rekam medis di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2020. Diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan arahan mengenai pentingnya kelengkapan rekam medis kepada dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang berperan dalam pengisian rekam medis serta dapat meningkatkan kerja sama dan komunikasi antar tenaga kesehatan terkait pengisian rekam medis yang lengkap
Efek Ekstrak Daun Paitan (Thitonia Diversifolia) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus Musculus) yang Diinduksi Aloksan Mila Octavia Usti; Betty Fitriyasti; Rhandyka Rafli
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.113 KB)

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) adalah sekelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya, ditandai dengan (hiperglikemia) akibat defisiensi insulin, baik absolut maupun relatif. Daun tanaman paitan (Thitonia diversifolia) mengandung senyawa flavonoid memiliki efek seperti insulin, yaitu menurunkan produksi glukosa di sel hati”. Tujuan: Untuk melihat  Efek Ekstrak Daun Paitan (Thitonia diversifolia) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus musculus) Yang Diinduksi Aloksan. Metode: Ruang lingkup penelitian ini merupakan Ilmu Farmakologi dan Ilmu Penyakit Dalam. Penelitian ini dilaksanakan dalam bulan Juni 2020 hingga dengan Oktober 2021 di Laboratorium Farmakologi Fakultas Farmasi Universitas Andalas. Jenis penelitian merupakan eksperimental laboratorium menggunakan rancangan random pre- tes/post-test dengan kelompok kontrol grup design. Populasi target pada penelitian ini adalah mencit (Mus musculus) dengan 24 sampel dengan 4 kelompok. Analisa data menggunakan uji one way Anova serta uji Bonferroni.  Hasil:  Rerata kelompok terbaik berada pada ekstrak 400 mg/kgBB yaitu 148,83 gr/dl, terdapat pengaruh ekstrak daun paitan (Thitonia diversifolia) untuk penurunan kadar glukosa darah pada mencit yang di induksi aloksan denga nilai p = 0,000 < 0,05 dan P1, P2, P3 memberikan pengaruh yang sama terhadap penurunan kadar glukosa darah pada mencit dan berbeda dengan yang lainnya dan Kontrol (+) memberikan pengaruh berbeda dengan kelompok yang lainnya dan P3 memberikan kelompok perlakuan terbaik.Kesimpulan: Terdapat pengaruh ekstrak daun paitan (Thitonia diversifolia) untuk penurunan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI RAHMAH TAHUN 2017 Veni Syafrianti; Prima Adelin; Rifkind Malik; Khomeini Khomeini
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.727 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis yang mencapai 6,8% dari proporsi penyebab kematian. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada pasien umur ≥ 18 tahun adalah 25,8% sedangkan prevalensi di Sumatera Barat sebesar 22,6% dan merupakan lima penyakit terbanyak pada tahun 2014. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko diantaranya adalah usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, status gizi, dan riwayat merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran faktor risiko pasien hipertensi di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kategorik yang dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang pada bulan April 2018 sampai Februari 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 100 orang. Data univariat dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Pada penelitian ini didapatkan gambaran pasien hipertensi tertinggi pada usia 56-65 tahun/usia lansia akhir dengan jenis kelamin perempuan, memiliki riwayat keluarga hipertensi, status gizi normal dan riwayat merokok negatif.
Disfungsi Mitokondria pada Penyakit Parkinson Dian Ayu Hamama Pitra
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.983 KB)

Abstract

Penyakit Parkinson/Parkinson Disease (PD) adalah penyakit gangguan gerak sistem saraf pusat (SSP) yang paling sering ditemukan dan penyakit neurodegeneratif kedua paling sering ditemukan. Penyakit Parkinson ditandai oleh hilangnya secara progresif neuron dopaminergik (DAergic) pada substantia nigra pars compacta (SNpc) di otak tengah, akumulasi alpha-synuclein (α-SYN) dalam Lewy body dan neurit serta terjadinya neuroinflamasi berlebihan. Selain teori tersebut juga ada beberapa teori yang telah diusulkan untuk patogenesis PD dimana disfungsi mitokondria memainkan peran penting baik PD tipe familial ataupun sporadik. 
Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Dengan GERD-Q Pada Mahasiswa Kedokteran Anfal Didik Kuswono; Bun Yurizali; Resti Rahmadika Akbar
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.308 KB)

Abstract

Pendahuluan: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika lambung mengalami refluks secara berulang sehingga menimbulkan gejala dan komplikasi. Aktivitas pada mahasiswa kedokteran semester akhir lebih padat seperti perkuliahan, penulisan skripsi, serta kegiatan lainnya sehingga faktor risiko GERD akan didapat lebih banyak. Tujuan : Mengetahui kejadian Gastresophageal Reflux Disease (GERD) pada mahasiswa kedokteran. Metode : Penelitian deskriptif kategorik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data univariat dengan program SPSS. Hasil : Total 143 responden terdiri dari laki-laki 37 orang (25,9%) dan perempuan 106 orang (74,1%). Responden menderita GERD sebanyak 24 orang (16,8%), mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu 17 orang (70,8%). Gejala terbanyak yaitu regurgitasi sejumlah 23 orang (95,8%). Obat terbanyak yang dikonsumsi yaitu golongan Antasida dan PPI. Sejumlah 10 orang (41,7%) menderita GERD, tidak mengonsumsi obat. Kesimpulan : Responden yang menderita GERD mayoritas perempuan. Gejala terbanyak yaitu regurigitasi. Jenis obat paling banyak dikonsumsi golongan PPI dan Antasida.
Adakah Hubungan Tingkat Kemandirian Dengan Kualitas Hidup Lansia Yang Tinggal Di Panti Jompo ? Erdanela Setiawati; Sri Wahyuni
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.835 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan peningkatan lansia adalah peningkatan rasio ketergantungan dan penurunan kualitas hidup. Pengukuran tingkat kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari, menggunakan Index KATZ, serta pengukuran kualitas hidup lansia menggunakan kuesioner WHOQOL Bref. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia di panti jompo (Panti-Sosial-Tresna-Werdha=PSTW) Kasih-Sayang-Ibu, Batusangkar Provinsi-Sumatera-Barat, Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional, menggunakan teknik total sampling (70 lansia), dilakukan sejak November 2020 sampai Januari 2021. Dari kriteria eksklusi didapat sampel 47 lansia. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menggunakan program spss versi 21. Hasil: usia lansia terbanyak adalah 60-74 tahun (76,6%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki (70,2%), tingkat pendidikan terbanyak adalah tidak sekolah (51,1%), terbanyak lansia memiliki riwayat penyakit kronis 0-2 penyakit (97,9%), tingkat kemandirian terbanyak adalah mandiri (95,7%), kualitas hidup terbanyak adalah baik (93,6%) serta ada hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup lansia dengan p=0,043 (< 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan kemandirian lansia yang tinggal di panti jompo dengan kualitas hidup mereka yang baik.
Hubungan Tingkat Kecemasan Preoperatif dengan Karakteristik Pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah Shyndi Berliana Putri; Anita Darmayanti; Nadia Purnama Dewi
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.837 KB)

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan adalah keadaan dimana seseorang mengalami perasaan gelisah dan terjadi aktivasi sistem saraf otonom yang merupakan respon terhadap ancaman yang tidak jelas dan non spesifik. Kecemasan sering terjadi pada saat dilakukan operasi karena adanya gangguan integritas tubuh dan jiwa seseorang yang dapat berpengaruh pada psikologis. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan pasien preoperatif dengan karakteristik pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah. Metode: Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dan berada dalam ruang lingkup ilmu anestesi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani operasi di RSI Siti Rahmah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2019 – Januari 2020 dengan pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 52 orang. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi 24.0. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian usia terbanyak adalah dewasa yaitu 27 orang (51,9%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 28 orang (53,8%), pendidikan terbanyak adalah tingkat pendidikan tinggi yaitu 22 orang (42,3%), pekerjaan terbanyak adalah swasta yaitu 15 orang (28,8%) dan status pernikahan terbanyak adalah sudah menikah yaitu 42 orang (80,8%), tingkat kecemasan terbanyak adalah kecemasan berat yaitu 20 orang (38,5%), terdapat hubungan usia (p=0,036), jenis kelamin (p=0,010), pendidikan (p=0,042), pekerjaan (p=0,016) dengan tingkat kecemasan pasien sedangkan tidak terdapat hubungan antara status pernikahan dengan tingkat kecemasan pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah. (p=0,064). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, serta pekerjaan dengan tingkat kecemasan pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah akan tetapi tidak terdapat hubungan antara status pernikahan dengan tingkat kecemasan pasien di Kamar Operasi RSI Siti Rahmah
Evaluasi Implementasi Sistem Billing RS Dalam Pencatatan Pembayaran Pasien Rawat JalanDan Pasien Rawat Inap Dengan Metode Pieces di RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2019 Annisa Mustika Putri1; Rika Amran; Raihana Rustam
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.503 KB)

Abstract

Latar Belakang: RSI Siti Rahmah sudah menerapkan sistem billing sejak awal diresmikan pada tahun 2004. Namun didalam penerapannya masih terdapat kendala-kendala.Layanan rumah sakit dalam jangka panjang harus diperhatikan karena semua pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit kepada pasien akan mencerminkan seberapa besar kualitas rumah sakit itu sendiri, sehingga evaluasi sistem billing pada rumah sakit melalui penelitian ini sangat penting dilakukan.Tujuan:Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui gambaran evaluasi penerapan sistem billing dalam pencatatan data tagihan pembayaran pasien rawat jalan dan rawat inap dan hambatan-hambatan yang mungkin timbul dalam penerapan sistem billing di Rumah Sakit Islam Siti rahmah.Metode:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana penerapan sistem billing di RSI Siti Rahmah Padang yang digambarkan dengan analisis performace, information, economi, control, efficiency, dan service (PIECES). Hasil: Dari aspek performance, pengguna merasakan sudah sangat membantu hanya saja terkadang jaringan menjadi kendala dalam penggunaan sistem billing, serta error yang sering terjadi pada komputer. Dari aspek information sudah cukup bagus, hambatan yang dirasakan oleh pengguna adalah ketidaksesuaian penginputan informasi. Dari aspek economic, penerapan sistem billing membutuhkan biaya awal yang cukup besar yaitu sekitar 1,6M namun terdapat banyak manfaat yang diperoleh kedepannya. Dari aspek control sudah sangat baik karena terdapat pengawasan dan setiap user memiliki passwordnya masing-masing sehingga dapat meminimalisir manipulasi data. Aspek efficiency sudah dapat mengoptimalkan penginputan data pembayaran, namun pada bagian keuangan dan akuntansi sebagian masih dikerjakan manual, serta masih terjadi kesalahan dalam penginputan data. Aspek service pengguna merasakan kemudahan penggunaan namun perlu dilakukan pengembangan sistem billing, dan pelatihan-pelatihan pengguna sistem billing.Kesimpulan: Implementasi sistem billing di RSI Siti Rahmah sudah dijalankan dengan optimal namun masih perlu dilakukan pengembangan sistem karena pada bagian keuangan dan akuntansi masih ada pekerjaan yang dilakukan secara manual. Selain itu juga perlu dilakukan perbaikan terhadap jaringan yang lelet, komputer yang error, ataupun keterbatasan sumber daya manusianya.
Hubungan Derajat Keparahan Akne Vulgaris Dengan Kualitas Hidup Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Angkatan 2017 Irma - Primawati; Y Rozana; Rosmaini Rosmaini
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.584 KB)

Abstract

AbstrakPendahuluan: Akne vulgaris merupakan penyakit kulit umum yang sering dialami oleh setiap usia remaja dan dewasa muda. Akne tidak hanya berdampak pada penampilan, namun juga berdampak terhadap psikologis karena akne akan menyebabkan penderitanya mengalami depresi sehingga dapat menurunkan kualitas hidupnya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan derajat keparahan akne vulgaris dengan kualitas hidup mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Kedokteran di Universitas Baiturrahmah Padang. Metode: Rancangan penelitian analitik observasional dengan cross-sectional dan cara pengambilan sampel yaitu purposive consecutive sampling dengan total sampel sebanyak 57 responden. Analisis data secara statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akne ringan merupakan derajat akne terbanyak yaitu 53 responden (93,0 %) dan interpretasi skor CADI paling banyak responden mengalami gangguan ringan sebanyak 36 responden (63,2 %). Pada hubungan derajat akne terhadap kualitas hidup didapatkan p = 0,270 (p > 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan derajat keparahan akne vulgaris dengan kualitas hidup mahasiswa-mahasiswi angkatan 2017 Fakultas Kedokteran di Universitas Baiturrahmah Padang.Kata kunci -- Akne vulgaris, derajat keparahan, kualitas hidup, CADI Abstract Introduction: Acne vulgaris is a common skin disease that is often experienced by teenagers and young adults. Acne not only affects the appearance, but it also has an impact on the psychological because it will cause the sufferer to experience depression so that it can reduce the quality of life.  Aims: To determine the relationship between the severity of acne vulgaris and the quality of life of students of class 2017, Faculty of Medicine at Baiturrahmah University, Padang. Method: It is an analytic observational study with cross-sectional design and the sampling method is purposive consecutive sampling with a total sample of 57 respondents. Results: Mild acne was the highest degree of acne, namely 53 respondents (93,0 %) and interpretation of CADI scores, the most respondents experienced mild disorders as many as 36 respondents (63,2 %). In correlation to the degree of acne on the quality of life, it was found that p = 0,270 (p >0.05). Conclusion: There is no correlation between the severity of acne vulgaris and the quality of life of students of class 2017 of the Faculty of Medicine at Baiturrahmah University, Padang. Keywords -- Acne vulgaris, degree of severity, quality of life, CADI  

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue