cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
TINJAUAN AKURASI KODE PASIEN CEDERA PADA KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN ICD 10 DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO Adinda Putri Amalia; Ani Rosita; Rumpiati Rumpiati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.976 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.246

Abstract

Ketepatan kode diagnosis berguna untuk mengindeks pencatatan penyakit dan tindakan disarana pelayanan kesehatan, dalam proses penagihan biaya pelayanan serta pelaporan morbiditas dan mortalitas. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Akurasi kode pasien cedera kasus kecelakaan lalu lintas berdasarkan ICD 10 Revisi 10 Tahun 2010 di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta checklist. Besar sampel 77 berkas rekam medis pasien cedera pada kasus kecelakaan lalu lintas yang diambil dengan teknik random sampling. Data analisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menjukkan 36,36% dari 28 kode telah akurat penilaian ini rendah dibandingkan 63,64% dari 49 kode tidak akurat yang menunjukan penilaian yang tinggi dikarenakan kesalahan pada digit ke -5 dan diagnosa sekunder tidak tepat. Diagnosa yang belum jelas petugas coding segera menghubungi dokter yang berwenang dalam memberikan diagnosa agar kode yang dihasilkan tepat dan akurat dan Kepala Rekam Medis mensosialisasikan SOP bagian koding agar bekerja sesuai aturan dan teori yang berlaku.
POTRET SARANA AIR BERSIH SUMUR GALI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANIA KOTA AMBON La Basri
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 2 (2019): June 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.848 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v4i2.327

Abstract

Salah satu jenis sarana penyediaan air bersih yang banyak diusahakan oleh pemerintah sebagai sumber air bersih adalah sumur gali. Banyak masyarakat pedesaan dan kota besar memperoleh persediaan airnya dari sumur, yang digunakan untuk kegiatan keperluan sehari-hari. Sekitar 45% masyarakat yang ada di Indonesia menggunakan sumur sebagai sarana air bersih dan diperkirakan sekitar 45% dari masyarakat yang menggunakan sumur tersebut 75% menggunakan jenis sumur gali (Chandra, 2007). Penelitian ini betujuan untuk mengetahui Konstruksi dan Kualitas fisik air sumur gali di Desa Nania Kota Ambon. Populasi dalm penelitian ini yaitu seluruh sumur gali yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Nania Kota Ambon yang berjumlah 77 buah, dan yang menjadi sampel adalah sumur yang digunakan sebanyak 56 sumur gali. Data dikumpulkan dengan menggunakan Formulir Inspeksi Sanitasi (Form IS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Sumur Gali yang tidak memenuhi syarat kontruksi bangunan sebanyak 35 buah sumur gali. Kualitas fisik air sumur gali terdapat 19 buah sumur gali tidak memenuhi syarat. Kata kunci: Sumur Gali, Kualitas fisik, Konstruksi sumur gali
EFEKTIFITAS LATIHAN STABILISASI OPEN-CLOSED CHAIN DENGAN LATIHAN RESISTANCE KONSENTRIK TERHADAP PERUBAHAN KEMAMPUAN STAIR CLIMBING TEST PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS KNEE Sri Saadiyah; Sudaryanto Sudaryanto
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.964 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.212

Abstract

Osteoarthritis knee dapat menyebabkan negatif power pada otot regio knee akibat penurunan stabilisasi knee. Hal ini menyebabkan penurunan fungsi dari kontraksi eksentrik dari ekstensor knee selama fase menumpu, sehingga menimbulkan kesulitan saat melakukan aktivitas naik-turun tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas antara Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain dengan Latihan Resistance Konsentrik terhadap perubahan kemampuan Stair Climbing Test pada penderita osteoarthritis knee, dengan desain randomised control pre test – post test group, dilaksanakan di RSAD. Tk.II Pelamonia. Sampel yang didapatkan sebanyak 32 penderita osteoarthritis knee (sesuai dengan kriteria inklusi) diacak kedalam 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan sebanyak 16 pasien diberikan intervensi MWD dan Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain serta kelompok kontrol sebanyak 16 pasien diberikan MWD dan Latihan Resistance Konsentrik. Alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data adalah Stair Climbing Test. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji paired sampel t untuk kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa MWD dan Latihan Resistance Konsentrik dapat memberikan perbaikan stair climbing test yang signifikan, sedangkan untuk kelompok perlakuan diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa MWD dan Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain memberikan perbaikan stair climbing test yang signifikan pada penderita osteoarthritis knee. Kemudian berdasarkan hasil uji independent sampel t diperoleh nilai p = 0,180 > 0,05 yang berarti bahwa MWD dan Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain tidak lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan MWD dan Latihan Resistance Konsentrik terhadap peningkatan kemampuan stair climbing test pada penderita osteoarthritis knee, tetapi dilihat dari nilai rerata intervensi MWD dan Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain dapat menghasilkan peningkatan kemampuan stair climbing test yang lebih besar dibandingkan dengan MWD dan Latihan Resistance Konsentrik pada penderita osteoartritis knee”. Dapat disimpulkan bahwa intervensi MWD dan Latihan Stabilisasi Open-Closed Chain tidak lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan MWD dan Latihan Resistance Konsentrik terhadap perubahan kemampuan stair climbing test pada penderita osteoarthritis knee. Kata Kunci: Latihan stabilisasi open-closed chain, Latihan resistance konsentrik, Stair climbing test, Osteoarthritis knee
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Timbulnya Penyakit Dekompresi Pada Nelayan Tradisional di Desa Tamedan Maritje Papilaya; Jonathan Kelabora
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.145 KB) | DOI: 10.33846/ghs6405

Abstract

Masalah kesehatan yang dialami oleh penyelam tradisional. Salah satunya adalah penyakit dekompresi. Penyakit dekompresi merupakan suatu kondisi dimana gejala yang ditimbulkan dapat mengakibatkan penurunan tekanan udara di bawah air laut pada saat aktivitas menyelam dilakukan. Penyakit dekompresi terjadi akibat peningkatan tekanan yang cukup besar dibawah air laut, yang disebabkan oleh pelepasan gelembung-gelembung gas dalam darah atau jaringan tubuh akibat penurunan tekanan dibawah air laut yang dapat berlangsung cepat. Penyelam tradisional merupakan suatu profesi bagi para nelayan yang mempunyai mata pencaharian sebagian besar di laut. Namun untuk penyelam tradisional yang berada pada beberapa daerah pesisir, menggunakan alat bantu penyelaman seperti kompresor sebagai alat bantu penyelaman, maupun tidak menggunakan peralatan apapun saat melakukan penyelaman. Sehingga Salah satu dampak yang paling serius yang ditimbulkan akibat aktivitas menyelam adalah penyakit dekompresi. tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap timbulnya penyakit dekompresi pada nelayan tradisional di Desa Tamedan. Rancangan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. besar sampel 92 responden Teknik sampling total sampling. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan responden dengan penyakit dekompresi dengan Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.015, (< 0,005). Sedangkan varibel sikap responden dengan penyakit dekompresi tidak ada hubungan dengan penyakit dekompresi dengan Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.290. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan dengan timbulnya penyakit dekompresi. Kata kunci: penyakit dekompresi; nelayan; pengetahuan; sikap
Pengaruh Edukasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Petani Rumput Laut dalam Penggunaan APD untuk Pencegahan Dermatitis Kontak di Ohoi Nngilngof Kecamatan Manyeu Kabupaten Maluku Tenggara Rahel Metanfanuan; Jonathan Kelabora
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.323 KB) | DOI: 10.33846/ghs6107

Abstract

Penyakit akibat kerja merupakan beban kesehatan dan ekonomi karena tidak hanya membutuhkan layanan dan biaya kesehatan, tetapi juga mengurangi produktivitas pekerja. Salah satu penyakit akibat kerja yang paling banyak dijumpai yaitu dermatitis kontak yang terkena pada petani rumput laut. Penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan terhadap pengetahuan dan sikap petani rumput laut dalam penggunaan APD untuk pencegahan dermatitis kontak. Desain penelitian dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode eksperimen semu atau Eksperimen Kuasi dengan Pre-test dan post- uji satu desain kelompok. dengan populasi petani rumput laut yang berlokasi di Ohoi Ngilngoff, Kecamatan Manyeu, Kabupaten Maluku Tenggara. Teknik pengambilan sampel adalah total sampel dengan jumlah responden 62 orang. Analisis penelitian menggunakan paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan terhadap pengetahuan (p = 0,0000 dan sikap (p = 0,0000) petani rumput laut. Hasil analisis pengetahuan dan sikap, rerata nilai pengetahuan adalah 3,6613 > 2,9032 dan Sikap 2,0000 > 1,6290. Kesimpulan: Edukasi dapat memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap dengan nilai p 0,000 < 0,005. Berdasarkan nilai rata-rata untuk pengetahuan 3,6613 > 2,9032 dan sikap 2,0000 > 1,6290. Ini berarti bahwa ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan sikap petani rumput laut dalam penggunaan APD untuk pencegahan dermatitis kontak. Kata kunci: dermatitis kontak; APD; pengetahuan; sikap
PRIORITAS MASALAH DI UNIT REKAM MEDIS RUMAH SAKIT GRIYA WALUYA PONOROGO DENGAN MENGGUNAKAN METODE MCUA (Multiple Criteria Utility Assessment) Laila Febgriantie; Ani Rosita; Anjarie Dharmastuti
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.357 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i2.102

Abstract

Unit rekam medis sebagai salah satu unit penunjang untuk tercapainya mutu rumah sakit tidak selamanya berjalan dengan sempurna, terkadang terdapat masalah yang dihadapi oleh petugas saat bekerja, maka dari itu perlu dilakukan penentuan prioritas masalah untuk mengetahui masalah mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.Metode MCUA adalah salah satu metode penentuan prioritas masalah dengan tekhnik scoring.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prioritas masalah di unit rekam medis Rumah Sakit Griya Waluya menggunakan Metode MCUA. Desain penelitian dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif.Populasinya adalah petugas rekam medis berjumlah 5 orang.Teknik pengambilan sampel yaitu nonprobability sampling.Analisa data yang digunakan adalah analisa data deskriptif. Hasil penelitian didapatkan 3 masalah di Unit Rekam Medis yaitu, 1 stopmap berisi 10 rekam medis, unit filling rawat jalan belum sesuai dengan standart, dan unit rekam medis masih bergabung dengan tempat pendaftaran pasien. Prioritas masalah dengan metode MCUA menunjukkan masalah dengan nilai paling tinggi adalah unit filling rawat jalan yang belum sesuai dengan standart dengan nilai 54. Kata Kunci: Prioritas Masalah, Unit Rekam Medis, Metode MCUA
Analisa Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Gejala Premenstruasi Sindrom Dengan Aplikasi Kalender Menstruasi Nyna Puspita Ningrum
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.924 KB) | DOI: 10.33846/ghs5101

Abstract

Siklus pada perempuan dianggap lebih rumit, karena seorang perempuan kodratnya adalah untuk haid, hamil, melahirkan, menyusui, dan mengalami menopause, sehingga memerlukan pemeliharaan kesehatan yang lebih intensif selama hidupnya. Pada remaja seringkali datangnya menstruasi diiringi dengan gejala yang tidak nyaman yang dikenal dengan premenstrual syndrome (PMS). Gejala premenstruasi sindrom merupakan keadaan munculnya beberapa keluhan ketidaknyamanan secara fisik dan psikis. Gejala PMS merupakan gangguan kesehatan paling banyak yang dikeluhkan oleh wanita usia reproduksi. Gejala PMS yang sering muncul seperti nyeri perut, sakit kepala, mudah emosi dan cemas. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil analisa tingkat pengetahuan remaja tentang gejala premenstruasi sindrom dengan aplikasi kalender menstruasi. Desain penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah anggota Posyandu Remaja di Kelurahan Gunung Anyar Tambak sejumlah 40 orang. Setelah dilakukan uji statistik pada tabulasi silang diatas dengan menggunakan metode Chi-square test, dengan berdasarkan x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 6,423; maka x² hitung 6,423 > x² tabel 3.841. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “penggunaan aplikasi kalender menstruasi secara teratur memiliki kaitan dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang gejala premenstruasi sindrom”. Kata kunci: remaja; pengetahuan; premenstrual syndrome; aplikasi kalender menstruasi
KONDISI PERMUKIMAN BERDASARKAN SARANA SANITASI DI KELURAHAN BANTA-BANTAENG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Abdur Rivai; Muh. Ikbal Arif
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.86 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i1.184

Abstract

Daerah kumuh di Makassar tersebar hampir seluruh wilayah kota. Masalah permukiman kumuh di Kota Makassar umumnya minim fasilitas perkotaan, seperti air bersih, tempat pembuangan sampah, jalan yang seadanya. Dari segi permukiman masih ada 14 kecamatan yang termasuk dalam permukiman kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi permukiman berdasarkan sarana sanitasi di Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Sample dalam penelitian ini sebanyak 141 KK diambil secara “Purposive Sampling”.Jenis penelitian ini adalah observasi dengan pendekatan deskriptif atau survei ke lapangan. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan hasil obsevasi Sarana Air Bersih di Kelurahan Banta-bantaeng dikategorikan sebagian besar menggunakan air PDAM sebanyak 93 KK (66,0%) dengan kondisi permukiman memenuhi syarat, Sarana Jamban dikategorikan sebagian besar memiliki jamban sebanyak 90 KK (63,8%) dengan kondisi permukiman memenuhi syarat, Sarana Tempat Sampah dikategorikan sebagian besar sampah diangkut sebanyak 57 KK (40,4%) dengan kondisi permukiman memenuhi syarat, Sarana Pembuangan Air Limbah dikategorikan sebagian besar memiliki SPAL sebanyak 71 KK (50,4%) dengan kondisi permukiman memenuhi syarat sesuai Peraturan Dirjen Perumahan dn Permukiman. Perlu adanya kerja sama antar petugas kesehatan dengan tokoh masyarakat dalam hal memberikan pandangan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan tujuan memberi motivasi kepada masyarakat. Kata kunci: Pemukiman, Sanitasi, Air bersih, Jamban, Sampah, Air limbah
Identifikasi Kadar Hemoglobin pada Remaja Peminum Kopi Baharudin Lain; Suardi Zurimi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 6, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.204 KB) | DOI: 10.33846/ghs6303

Abstract

Data hasil Riset Kesehatan Dasar (2013), menunjukkan proporsi penduduk umur ≥1 tahun dengan keadaan anemia mencapai 21,7% secara nasional. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan penulis pada tanggal 09 Januari 2021 di rumah Kopi Reno Kota Ambon Provinsi Maluku. Angka peminum kopi rata-rata di rumah kopi reno sebanyak 100 lebih yang berkunjung untuk mengkonsumsi kopi setiap harinya, Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 30 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah dengan cara ecidental sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin peminum kopi di rumah kopi Reno Kota Ambon Provinsi Maluku. Metode pemeriksaan kadar hemoglobin pada responden menggunakan metode hematologi analyzer. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 30 sampel terdapat 19 orang (63,3%) peminum kopi yang memiliki kadar hemoglobin tidak normal dan 11 orang (36,3%) memiliki kadar hemoglobin normal. Disarankan untuk para peminum kopi untuk mengurangi konsumsi kopi yang berlebihan, karena dapat berpengaruh pada kesehatan terutama efek kadar hemoglobin dalam darah yang dapat mengakibatkan terjadi anemia. Kata kunci: kadar hemoglobin; remaja; kopi
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI SMA NEGERI 7 KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH TAHUN 2019 Epi Dusra; Jarna Suneth; Milda Wael; Jumra Trilla
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 4 (2020): Desember 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.276 KB) | DOI: 10.33846/ghs5405

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan yang menunjukan kondisi kesehatan fisik, mental, dan sosial seseorang dihubungkan dengan fungsi dan proses reproduksinya termasuk didalamnya tidak memiliki penyakit atau kelainan yang mempengaruhi kegiatan reproduksi tersebut. Dampak dari ketidakpahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dapat menjerumuskan mereka kedalam masalah-masalah kesehatan reproduksi. Salah satu program pendidikan kesehatan yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan penyuluhan. Penyuluhan berbasis multimedia dapat menstimulasikan objek nyata kedalam bentuk animasi pada organ reproduksi manusia dengan maksud agar para remaja dapat lebih mudah memahami dan menerima informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penyuluhan tentang kesehatan reproduksi berbasis audio visual terhadap tingkat pengetahuan siswi SMA Negeri 7 Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2019. Penelitaan ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Quasi Experimental dengan desain penelitian One Group Pretest Postest. Sampel penelitian berjumlah 22 responden menggunakan Total Sampling alat ukur menggunakan kuisioner. Analisa data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian setelah dilakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi berbasis audio visual pengetahuan siswi mengalami peningkatan pengetahuan. Kesimpulan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi berbasis audio visual berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan siswi SMA Negeri kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2019. Kata Kunci: kesehatan reproduksi; penyuluhan berbasis audio visual; pengetahuan

Page 7 of 34 | Total Record : 339