cover
Contact Name
Jamal Darusalam Giu
Contact Email
jamaldarusalam@ung.ac.id
Phone
+6285240026729
Journal Mail Official
teknik-industri@ung.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri, Gedung Fakultas Teknik UNG Lt.2, Jl. B.J. Habibie, Moutong, Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo 96585
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Industrial Review (JIREV)
ISSN : -     EISSN : 2798026X     DOI : 10.37905
JIREV is published by the Department of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Gorontalo. Therefore, JIREV would like to promote the innovative academics, professionals as well as the prospective students in the field of industrial engineering and technologies with respect to but not limited on : 1. Ergonomics 2. Human Factors Engineering 3. Performance Measurement Systems 4. Logistic and Supply Chain Management 5. Production System 6. Decision Analysis 7. Strategic Management 8. Project Management 9. Industrial Human Resource Management 10. Industrial Technologies and Sciences related to Mechanical/Electrical Engineering 11. Scientific Industrial Reviews from viewpoint of Architect, Civil and Environmental Engineering. 12. Case study report in the field of manufacturing, infrastructure and construction. in Bahasa : JIREV diterbitkan oleh Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo. Oleh karena itu, JIREV membantu mempromosikan para akademisi dan pekerja profesional yang berinovasi serta para mahasiswa yang berpotensi di bidang rekayasa industri dan berbagai teknologi yang terkait dengan topik berikut namun tidak terbatas pada : 1. Ergonomi; 2. Rekayasa Faktor Manusia; 3. Sistem Pengukuran Kinerja; 4. Manajemen Logistik dan Rantai Pasok; 5. Sistem Produksi; 6. Analisis Keputusan; 7. Manajemen Strategi; 8. Manajemen Proyek; 9. Manajemen SDM Industri; 10. Teknologi dan Sains di sektor Industri yang berkaitan dengan Teknik Mesin/Teknik Elektro; 11. Kajian Ilmiah di sektor Industri dari sudut pandang Arsitektural, Teknik Sipil dan Lingkungan; serta 12. Laporan studi kasus di bidang manufaktur, infrastruktur dan konstruksi.
Articles 61 Documents
TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL: ANALISIS INTENSI DAN ADOPSI KENDARAAN LISTRIK PADA CIVITAS AKADEMIKA PERGURUAN TINGGI Wahyudi, Kurniawan Sigit; Adiyasa, I Wayan; Zaman, Fajrin Sidiq Muzaffarul
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38486

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik menjadi bagian penting dari transformasi transportasi menuju sistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Penerimaan kendaraan listrik di lingkungan perguruan tinggi perlu dikaji karena civitas akademika berperan dalam pengenalan teknologi dan penguatan budaya transportasi rendah emisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan kendaraan listrik di lingkungan perguruan tinggi menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei. Responden berjumlah 186 orang yang terdiri atas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh positif terhadap persepsi kegunaan (β = 0,670; p 0,001) dan intensi (β = 0,302; p 0,001). Persepsi kegunaan berpengaruh positif terhadap intensi (β = 0,406; p 0,001). Intensi memiliki pengaruh terbesar terhadap adopsi kendaraan listrik (β = 0,701; p 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan kendaraan listrik dapat diperkuat melalui edukasi, informasi, pengalaman langsung, dan infrastruktur pendukung.
PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO ERGONOMIS GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PERTANIAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Erniyani, Erniyani; Putri, Famelga Clea; Z, Muhsin.; Firdaus, Aqfi Nur; Fuadah, Nur
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38672

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak dialami pekerja pertanian, terutama di negara berkembang yang masih didominasi aktivitas kerja manual. Aktivitas seperti membungkuk, mengangkat beban, dan melakukan gerakan berulang dalam waktu lama meningkatkan risiko keluhan pada sistem muskuloskeletal. Meskipun penelitian mengenai MSDs pada petani telah banyak dilakukan, hasil penelitian masih tersebar dan menggunakan pendekatan yang beragam sehingga diperlukan sintesis yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prevalensi serta mengidentifikasi faktor risiko ergonomis gangguan muskuloskeletal pada pekerja pertanian melalui Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan menggunakan pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Berdasarkan proses seleksi, sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria dan digunakan dalam sintesis akhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa keluhan MSDs paling banyak ditemukan pada punggung bawah dan ekstremitas bawah. Faktor risiko utama meliputi postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas repetitif, pengangkatan beban, durasi kerja, usia, kualitas tidur, serta faktor psikososial. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis terpadu yang mengintegrasikan faktor ergonomi, individu, dan psikososial sebagai dasar pengembangan intervensi ergonomi pada sektor pertanian.
TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS: PENDEKATAN ERGONOMI MITIGASI KELELAHAN PEKERJA MENUJU INDUSTRI 5.0 RAMDHANI, IRIN; Raodah, Raodah; Erniyani, Erniyani; Aqsha, Ismail
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38669

Abstract

Transisi menuju Industri 5.0 menggeser fokus dari efisiensi operasional murni ke desain yang berpusat pada manusia guna memitigasi kelelahan kerja yang berdampak buruk pada keselamatan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan sistematis mengenai evolusi berbagai pendekatan ergonomis dalam mengurangi kelelahan pekerja di sektor industri, kesehatan, dan jasa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA melalui basis data ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar. Dari total 374 artikel yang diidentifikasi, terpilih 20 makalah utama (2022–2025) untuk dianalisis secara mendalam melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Temuan menunjukkan bahwa integrasi AI dalam penjadwalan kerja mampu mengurangi kelelahan emosional sebesar 22,8%. Selain itu, intervensi fisik seperti rotasi kerja dan desain ulang tempat kerja terbukti menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal (MSD) hingga 43%. Penggunaan teknologi sensor wearable juga meningkatkan akurasi deteksi dini kelelahan fisik. Mitigasi kelelahan yang efektif memerlukan kerangka kerja terpadu yang menyelaraskan dimensi fisik, kognitif, dan mental untuk menjamin kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan organisasi secara holistic di era indsutri 5.0.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UMKM CV XYZ MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING Fitra, Fitra; Ananda, Rafiq; Iqbal, Muhammad; Arif, Muhammad; Putra, Arfiansyah
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38719

Abstract

Tata letak fasilitas berperan penting dalam efisiensi aliran proses dan produktivitas. CV XYZ masih memiliki tata letak yang kurang optimal yaitu sebesar 1.527,00 meter, sehingga menyebabkan jarak perpindahan panjang dan proses kurang efisien. Penelitian ini merancang ulang tata letak menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik melalui analisis From To Chart (FTC), Activity Relationship Chart (ARC), dan Activity Relationship Diagram (ARD). Hasilnya menunjukkan jarak perpindahan awal sebesar 1.527,00 meter, sementara metode grafik menghasilkan jarak  608,00 meter dan metode SLP menghasilkan jarak sebesar 604,20 meter. Berdasarkan hasil perbandingan tersebut, metode SLP menghasilkan tata letak yang paling efektif, sehingga penelitian ini mampu meningkatkan keteraturan aliran proses produksi serta efisiensi operasional secara keseluruhan.
EVALUASI ERGONOMI DAN REKOMENDASI PERANCANGAN FASILITAS KESELAMATAN BUS TRANSJATIM DENGAN PENDEKATAN HUMAN CENTERED DESIGN Firia Ferlania, Dianda Aryntya; Waskitho, Nugroho Tri
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38390

Abstract

Transportasi memiliki dampak yang signifikan dalam ekonomi suatu negara, hal ini dikarenakan seluruh masyarakat bergantung pada sektor transportasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi fasilitas keselamatan pada transportasi publik yang belum optimal, terutama pada aspek kenyamanan dan keselamatan akibat tingginya kepadatan penumpang serta keterbatasan desain ergonomi. Pada penelitian sebelumnya berfokus pada aspek teknis keselamatan atau evaluasi ergonomi secara terpisah, sedangkan penelitian ini mengintegrasikan evaluasi ergonomi dan pendekatan Human-Centered Design dalam pengembangan fasilitas keselamatan transportasi publik berdasarkan pengalaman nyata pengguna. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di Bus Trans Jatim koridor 1 (Terminal Purabaya) dengan jumlah responden sebanyak 78 orang dengan rentang umur 20 - 40 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan desain studi kasus melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan pada desain kursi dan pegangan tangan, kurangnya kejelasan sistem informasi bagi pengguna, serta ketidaktertiban sistem antrian dan pengelolaan penumpang. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kenyamanan dan peningkatan risiko keselamatan pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan untuk perbaikan desain fasilitas, peningkatan sistem informasi yang lebih jelas dan real-time, serta penguatan manajemen operasional di halte maupun dalam bus. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip ergonomi secara terintegrasi dalam meningkatkan kualitas transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
PENGUKURAN KINERJA MESIN PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE OEE DAN RAMS PADA PT.XYZ Tryono, Dedy; Junus, Stella; Riyandi Badu, Mohamad
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 6 NO. 1, MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v6i1.38559

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan menghadapi permasalahan berupa tingginya downtime mesin serta rendahnya efektivitas produksi akibat kerusakan komponen mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja mesin produksi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Reliability, Availability, Maintainability, and Safety (RAMS). Metode OEE digunakan untuk menganalisis availability, performance, dan quality, sedangkan metode RAMS digunakan untuk mengevaluasi keandalan, kemudahan perawatan, dan tingkat keselamatan mesin produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE mesin produksi sebesar 52%, masih berada di bawah standar world class sebesar 85%. Analisis RAMS menunjukkan nilai MTTR sebesar 1,67 jam dan tingkat keselamatan mesin berada di bawah SIL 1. Rendahnya efektivitas mesin disebabkan oleh kurang optimalnya preventive maintenance, monitoring kondisi mesin, serta adanya komponen yang telah aus. Oleh karena itu, diperlukan perawatan terjadwal dan penggantian komponen secara berkala untuk meningkatkan efektivitas, keandalan, dan keselamatan mesin produksi.
PERBAIKAN SISTEM TERPADU PENGENDALIAN ASAP PADA PROSES PEMBAKARAN ARANG TEMPURUNG KELAPA Saputra, Yogi; Sintae, Muhamad Rizky Pratama; Fatikhah, Prima Al; Zulkifli, Zulkifli
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i2.36510

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperbaiki sistem pengendalian asap pada proses pembakaran arang tempurung kelapa melalui pendekatan sistem terpadu. Fokus penelitian mencakup analisis kegagalan sistem dan perancangan solusi teknis serta operasional. Metode yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar masalah, dilanjutkan dengan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas perbaikan. Berdasarkan perhitungan Risk Priority Number (RPN), ditemukan tiga permasalahan utama: penerimaan bahan baku RPN=576, proses pembakaran RPN=294, dan fasilitas pembakaran RPN=270. Akar masalah meliputi tidak adanya standar kualitas bahan baku, penggunaan tungku tradisional terbuka tanpa sistem kontrol, serta proses produksi manual yang menghasilkan emisi asap pekat dan mengganggu kesehatan. Sebagai solusi strategis, penelitian mengusulkan penerapan metodologi DMAIC dalam kerangka Quality and Reliability Engineering. Pada tahap Improve, direkomendasikan standardisasi bahan baku melalui incoming Quality Control (IQC) dengan parameter kadar air dan kebersihan yang ketat, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang komprehensif. Dari perspektif Facilities Engineering, dirancang transformasi fasilitas melalui Facility Design Improvement (FDI) dengan memodifikasi tungku tradisional menjadi sistem retort semi-tertutup yang dilengkapi saluran udara (air inlet/outlet) dan cerobong vertikal terukur. Implementasi perbaikan ini diharapkan meningkatkan efisiensi suhu pembakaran, meminimalisir polusi asap secara signifikan, serta menciptakan pola kerja operasional yang lebih sehat, terukur, dan berkelanjutan. Kata kunci: Arang Tempurung, Asap, DMAIC, Facility Design Improvement, FMEA
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PERENCAAN AGGREGAT DAN INTERVENSI ERGONOMI PADA RANCANGAN PT. XYZ GORONTALO Fatikhah, Prima Al; Sintae, Muhammad Rizky Pratama; Zulkifli, Zulkifli; Saputra, Yogi
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i2.36497

Abstract

PT.XYZ menghadapi tantangan inefisiensi alur produksi, risiko ergonomi, dan ketidakpastian permintaan pasar yang menghambat produktivitas. Penelitian ini bertujuan merancang sistem produksi terintegrasi melalui pendekatan perancangan produk, perencanaan agregat, analisis ergonomi, dan pengendalian kualitas. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik peramalan Linear Trend Line, Aggregate Planning metode Lot for Lot, serta analisis postur kerja menggunakan REBA dan RULA. Hasil penelitian menunjukkan metode peramalan Linear Trend Line memiliki tingkat error terendah (MAPE 64,72%), yang menjadi dasar perencanaan material Lot for Lot guna meminimalisasi stok berlebih. Evaluasi ergonomi mengidentifikasi risiko sangat tinggi pada aktivitas penyekopan (skor REBA 11) yang memerlukan intervensi alat bantu segera untuk mencegah cedera muskuloskeletal. Sementara itu, pengendalian kualitas menggunakan peta kendali p menunjukkan proses berjalan stabil, meskipun variabel kadar air memiliki variabilitas tertinggi (UCL 0,204) dibanding cacat fisik. Perancangan sistem yang mengintegrasikan perbaikan postur kerja dan akurasi perencanaan material direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha PT XYZ. Kata kunci: Ergonomi, Forecasting, Lot for Lot, Quality Control, Sistem Terintegrasi
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KOPI DI UMKM EVERDAY COFFEE MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA DMAIC Tatudi, Mado; Lahay, Idham Halid; Harun, Nurfaisal
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i2.32320

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada UMKM Everyday Coffee di Kota Gorontalo yang bergerak di bidang produksi minuman kopi lokal. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat kecacatan produk, khususnya pada aspek rasa yang tidak konsisten dan penyajian yang kurang menarik, yang berdampak pada penurunan kualitas layanan serta kepuasan pelanggan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, digunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 1.235 cangkir kopi yang diproduksi selama empat hari, terdapat 59 unit cacat dengan proporsi terbesar berasal dari rasa tidak konsisten (55,3%) dan penyajian tidak menarik (44,7%). Berdasarkan hasil analisis, solusi perbaikan yang diterapkan meliputi penyusunan SOP resep dan penyajian, pelatihan rutin untuk karyawan, penerapan sistem kerja shift, serta perbaikan manajemen visual dalam penyajian. Penerapan solusi ini bertujuan untuk mengurangi variasi dalam proses produksi dan meningkatkan mutu produk secara berkelanjutan. Kata Kunci : Cacat Produk, DMAIC, Kepuasan Pelanggan, Six Sigma
ANALISIS PENERAPAN SEVEN TOOLS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS KEDAI KOPI XYZ GORONTALO Ramadhan, Akhirul; D. Hoesa, Fahrul; Lahay, Idham Halid; Harun, Nurfaisal
Jambura Industrial Review (JIREV) VOL. 5 NO. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jirev.v5i2.32117

Abstract

Industri coffee shop semakin kompetitif, sehingga kualitas layanan dan produk menjadi faktor krusial dalam menjaga kepuasan pelanggan. Kedai Kopi XYZ di Gorontalo menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi rasa, kebersihan, dan kecepatan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kualitas, menganalisis pola kemunculan masalah, serta menyusun solusi berbasis data dengan pendekatan Seven Tools. Metode yang digunakan meliputi Check Sheet, Histogram, dan Fishbone Diagram untuk menganalisis aspek mutu produk dan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk menjadi isu utama dengan frekuensi keluhan sebesar 40%, diikuti oleh kebersihan 34% dan pelayanan 26%. Faktor utama penyebab masalah berasal dari aspek manusia, mesin, dan metode kerja. Dengan menerapkan rekomendasi berbasis data, seperti peningkatan SOP, pelatihan karyawan, dan perbaikan fasilitas, Kedai kopi XYZ dapat meningkatkan kualitas layanan serta mempertahankan loyalitas pelanggan. Kata kunci: Fishbone Diagram, Kedai Kopi, Kepuasan Pelanggan, Kualitas Layanan, Seven Tools