cover
Contact Name
Muhammad Ikhlash
Contact Email
ikhlash@polibatam.ac.id
Phone
+6285276558866
Journal Mail Official
ikhlash@polibatam.ac.id
Editorial Address
Komp. Pertokoan Hafindo Square Blok B No. 8 Sekupang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 29424
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Bisnis Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 28072219     DOI : -
Tujuan dari Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah untuk mendorong penyebaran seluas-luasnya hasil penelitian ilmiah akademisi dibidang bisnis. Jurnal Bisnis Mahasiswa mengundang artikel-artikel di bidang: Manajemen Akuntansi Ekonomi e-Business Jurnal Bisnis Mahasiswa menerima artikel-artikel yang sesuai dengan subyek penelitian bisnis dan metodologi penelitian yang sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk dipublikasikan dalam jurnal ini. Kriteria utama untuk publikasi di Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah pentingnya kontribusi hasil penelitian terhadap kekayaan literatur dibidang bisnis pada umumnya.
Articles 558 Documents
Pengaruh supply chain management terhadap kinerja perusahaan dengan keunggulan bersaing sebagai variabel mediasi pada coffee shop Jumadil Rezki; Lailan Tawila Berampu; Sharnuke Asrilsyak
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1129

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Supply Chain Management terhadap Kinerja Perusahaan melalui Keunggulan Bersaing sebagai variabel mediasi pada coffee shop di Kecamatan Binawidya. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian adalah seluruh coffee shop di Kecamatan Binawidya yang berjumlah 109 unit usaha. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah responden yang berhasil diolah sebanyak 98 pemilik atau manajer coffee shop. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4 melalui pengujian outer model dan inner model. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supply Chain Management berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keunggulan Bersaing. Supply Chain Management juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perusahaan. Selain itu, Keunggulan Bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perusahaan. Secara tidak langsung, Supply Chain Management berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Perusahaan melalui Keunggulan Bersaing sebagai variabel mediasi. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan pada coffee shop di Kecamatan Binawidya sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada wilayah atau jenis usaha lain. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan tiga variabel utama, yaitu Supply Chain Management, Keunggulan Bersaing, dan Kinerja Perusahaan. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi pengelola coffee shop untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan rantai pasok melalui penguatan hubungan dengan pemasok, pertukaran informasi, dan pengelolaan operasional yang lebih efisien guna meningkatkan keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran Keunggulan Bersaing sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Supply Chain Management dan Kinerja Perusahaan pada coffee shop skala mikro dan kecil di Kecamatan Binawidya.
Kuliner sehat dan pengalaman berbasis kearifan lokal, Desa Malasari, Kabupaten Bogor Lala Siti Sahara; Jenal Abidin; Indra Setiawan; Ghoidah Syahidah Syaepullah
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1135

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kuliner yang dikemas dalam konsep wellness berbasis kearifan lokal sebagai daya tarik wisata serta merumuskan strategi pengembangan kuliner lokal di Desa Malasari, Kabupaten Bogor. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan teknik analisis data yang mengacu pada model Miles dan Huberman (2014) yang meliputi tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Informan yang dipilih secara purposive sampling mencakup warga pelaku pawon, anggota POKDARWIS, pengelola wisata, dan sekretaris desa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Temuan – Kuliner di Desa Malasari memiliki daya tarik yang tinggi dan berpotensi dikembangkan menjadi atraksi unggulan dalam kegiatan pawon experience. Namun, pengembangannya masih terkendala oleh bahan pangan, gangguan hama, dan hasil bumi yang tumbuh saat musim tertentu. Keterbatasan penelitian – Penelitian menghadapi keterbatasan berupa jumlah informan yang terbatas dan ketergantungan pada panen musiman yang memengaruhi konsistensi pasokan bahan lokal, ancaman hama ladang, serta rendahnya kapasitas pemasaran digital masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji model bisnis digital adaptif bagi desa wisata, serta mengembangkan sistem manajemen rantai pasok pangan lokal berbasis kalender musim panen. Implikasi – Hasil penelitian ini mengimplikasikan perlunya pengembangan yang mencakup penyusunan paket wisata pawon, kegiatan live in, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata berbasis keberlanjutan. Secara kebijakan, temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan desa wisata berbasis pangan lokal di wilayah perdesaan Jawa Barat yang memiliki tradisi pertanian kuat. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan mengintegrasikan konsep wellness culinary tourism ke dalam konteks kearifan lokal masyarakat agraris perdesaan Indonesia. Kebaruan utama terletak pada konseptualisasi pawon experience sebagai produk wisata wellness berbasis tradisi, yang belum banyak dikaji dalam literatur pariwisata desa di Indonesia.
Pengembangan model integrasi kurikulum pada wisata edukasi di Desa Wisata Malasari, Kabupaten Bogor Jenal Abidin; Lala Siti Sahara; Ardhani Widya Setiani; Firda Egyant Nazar
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1136

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi kurikulum pada wisata edukasi di Desa Wisata Malasari, Kabupaten Bogor, sehingga kegiatan wisata tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memiliki keterkaitan yang jelas dengan capaian pembelajaran dalam pendidikan formal. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam. Pendekatan yang digunakan adalah pemetaan potensi wisata ke dalam struktur kurikulum, meliputi mata pelajaran, aktivitas pembelajaran, capaian pembelajaran, dan output akademik. Ruang lingkup penelitian mencakup wisata berbasis alam, budaya, dan aktivitas masyarakat dalam kerangka pembelajaran kontekstual. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Malasari memiliki potensi yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum, seperti pertanian, kesenian tradisional, pengolahan produk lokal, serta aktivitas ekowisata. Potensi tersebut dapat dirancang menjadi kegiatan pembelajaran terstruktur melalui model integrasi kurikulum yang menghubungkan aktivitas wisata dengan mata pelajaran, capaian pembelajaran, serta output yang terukur, seperti laporan observasi, jurnal lapangan, dan produk kreatif. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada perancangan model konseptual dan belum mencakup implementasi secara luas di berbagai jenjang pendidikan. Selain itu, belum dilakukan pengukuran kuantitatif terhadap efektivitas model terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji implementasi model ini secara empiris serta mengembangkan modul pembelajaran yang lebih spesifik. Implikasi – Model integrasi kurikulum ini memberikan implikasi bagi pengembangan wisata edukasi yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan pendidikan formal. Selain itu, model ini dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik sekaligus memperkuat peran desa wisata sebagai laboratorium pembelajaran berbasis lingkungan dan budaya. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model integrasi kurikulum yang secara sistematis menghubungkan potensi wisata dengan struktur pembelajaran formal, termasuk pemetaan aktivitas, capaian belajar, dan output akademik yang terukur.
Content marketing TikTok sebagai stimulus impulse buying pada social commerce: Pendekatan systematic literature review Ana Yanovi; Yomeini Margareth S; Gita Rahayu; Aulia Shafira Vanessa
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1137

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai temuan empiris dan konseptual terkait peran content marketing TikTok sebagai stimulus impulse buying dalam konteks social commerce. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, ScienceDirect, Emerald Insight, Web of Science, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Artikel diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, sehingga diperoleh 30 artikel yang dianalisis menggunakan thematic analysis dan narrative synthesis. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa content marketing TikTok berperan sebagai stimulus utama yang mendorong impulse buying melalui respons psikologis seperti hedonic motivation, emotional arousal, dan fear of missing out (Fomo). Kerangka Stimulus-Organism-Response (SOR) menjadi teori dominan yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara stimulus digital dan perilaku konsumen. Selain itu, algoritma personalisasi, live streaming, dan kreativitas konten terbukti memperkuat keterlibatan konsumen dalam proses pembelian impulsif. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan literatur yang hanya mencakup artikel berbahasa Inggris dan Indonesia serta dominasi studi kuantitatif dalam literatur yang direview. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi bagi pelaku bisnis dan digital marketer dalam merancang strategi pemasaran berbasis konten yang lebih efektif dan bertanggung jawab. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya pengembangan kerangka SOR dalam konteks e-commerce berbasis algoritma. Kebaruan – Studi ini mengintegrasikan secara sistematis berbagai perspektif teoritis dan temuan empiris terkait hubungan antara content marketing TikTok dan impulse buying yang sebelumnya masih dikaji secara parsial. Penelitian ini juga menawarkan sintesis konseptual berbasis SOR yang mengintegrasikan faktor teknologi platform dan pengalaman pengguna digital.
Pendekatan regulasi berbasis inovasi Badak Banten dalam meningkatkan kepatuhan dan daya saing UMKM obat dan makanan Dianing Pratiwi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1141

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi inovasi Badak Banten sebagai model regulasi responsif dalam pengawasan Obat dan Makanan, khususnya dalam meningkatkan kepatuhan serta daya saing UMKM melalui pendekatan pendampingan yang berkelanjutan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus evaluatif dengan metode campuran (mixed methods). Data kuantitatif dianalisis berdasarkan capaian kepatuhan, proses perizinan, dan layanan pendampingan pada periode 2022–2024. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam (durasi 45–90 menit) dengan 12 informan kunci (4 petugas pendamping/regulator dan 8 pelaku usaha) yang dipilih melalui purposive sampling. Validitas data kualitatif diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan prosedur member checking, kemudian dianalisis secara tematik melalui tiga tahapan pengkodean (open, axial, selective coding). Temuan – Hasil kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan yang stabil pada sarana produksi (naik dari 52,43% menjadi 65,90%) dan sarana distribusi UMKM (naik dari 69,66% menjadi 74,04%). Analisis tematik kualitatif memperkuat temuan ini melalui identifikasi tiga tema utama: demistifikasi regulasi, pergeseran otoritas relasional berbasis kepercayaan (trust), dan internalisasi budaya mutu. Pendampingan intensif berbasis pendekatan individual (one-on-one) terbukti mampu mentransformasikan kepatuhan dari sekadar kewajiban administratif menjadi proses pembelajaran berkelanjutan yang memperkuat daya saing UMKM Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu wilayah (Banten) dan satu model inovasi (Badak Banten), sehingga generalisasi temuan ke konteks daerah lain perlu dilakukan dengan hati-hati. Selain itu, keterbatasan data longitudinal yang lebih panjang membatasi analisis dampak jangka panjang terhadap daya saing UMKM. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi pendekatan regulasi responsif (regulatory coaching dan collaborative compliance) di sektor Obat dan Makanan dengan membuktikan secara empiris bahwa kepatuhan yang stabil dibangun melalui interaksi dialogis-relasional, bukan melalui penegakan hukum yang kaku (command and control). Secara praktis, model Badak Banten memberikan referensi operasional bagi regulator dalam mentransformasikan peran menjadi mitra pemberdayaan yang solutif guna meningkatkan legitimasi kelembagaan publik di tingkat daerah. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian pendekatan regulasi responsif dengan praktik pendampingan intensif berbasis individual dalam pengawasan UMKM, serta pembuktian empiris bahwa pendekatan tersebut mampu mentransformasi kepatuhan menjadi proses pembelajaran berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan daya saing.
Stabilitas keuangan internasional: Sebuah tinjauan literatur sistematis Reni Novianti Sari; Muhammad Arfan Harahap
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1144

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas keuangan internasional menggunakan systematic literature review dengan literatur terpilih berdasarkan kriteria tertentu, serta untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Desain/metodologi/pendekatan – Protokol khusus untuk mencari dan menganalisis secara kritis literatur dilakukan dengan memperoleh 45 artikel yang berasal dari basis data Scopus dan Web of Science (WoS) sepanjang tahun 2024–2026. Temuan – Hasil pemetaan mengidentifikasi 124 penulis dari 24 negara yang berkontribusi dalam penelitian pada tema ini. Hasil penelitian mengidentifikasi 6 tema utama yang mendominasi dinamika stabilitas sistem keuangan global, yaitu: (1) risiko geopolitik, (2) kebijakan suku bunga global, (3) krisis utang global, (4) volatilitas aliran modal, (5) pertumbuhan shadow banking, dan (6) transformasi digital dalam sistem keuangan. Hubungan kausalitas ini menunjukkan bahwa sistem keuangan global sangat terhubung. Gangguan pada satu aspek dapat memicu efek domino pada aspek lainnya. Respons kebijakan dilakukan dengan menjaga stabilitas keuangan internasional melalui koordinasi kebijakan yang lebih kuat, pengawasan yang lebih adaptif, serta penguatan ketahanan sistem keuangan secara menyeluruh. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada data penelitian yang bersumber dari Scopus dan Web of Science (WoS) yang open access dan jumlahnya terbatas. Implikasi – Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan penjelasan terbaru terkait stabilitas keuangan internasional berdasarkan literatur yang tersedia. Kebaruan – Penelitian ini menggunakan data penelitian dengan rentang tahun 2024–2026 serta tema yang masih belum banyak diteliti.
Pengaruh desain pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nursan Ade; Ahmad Yani Abdurrahman; Zulkifli Zulkifli; Zulaiha Husen
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1149

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi sebanyak 67 pegawai dijadikan sampel seluruhnya melalui teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,351; Sig. = 0,001), spesifikasi pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,411; Sig. = 0,000), serta secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 33,567; Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R² = 0,497. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu instansi BPBD dengan jumlah responden relatif kecil sehingga generalisasi temuan perlu kehati-hatian; selain itu, hanya mempertimbangkan dua variabel bebas. Implikasi – Secara praktis, manajemen BPBD perlu memperhatikan kejelasan desain pekerjaan dan kesesuaian spesifikasi pekerjaan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat Job Characteristics Theory dan Person-Job Fit Theory dalam konteks organisasi publik kebencanaan. Kebaruan – Penelitian ini merupakan salah satu studi yang menempatkan desain dan spesifikasi pekerjaan sebagai dua determinan kinerja pada organisasi kebencanaan, konteks yang masih sangat terbatas diteliti, mengingat sifat pekerjaan BPBD yang non-rutin, berisiko, dan menuntut kompetensi spesifik.
Welcome to the club! Studi etnografi tentang budaya kerja dan strategi koping pada karyawan kafe 24 jam Rangga Fitra Ardiansyah; Tiaz Inayati Mokodenseho; Nadiyah Fadhilatun Nisa
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1154

Abstract

Tujuan – Penelitian ini mengeksplorasi budaya kerja dan pembentukan strategi koping kolektif pada karyawan Kafe X, sebuah coffee shop yang beroperasi 24 jam di Yogyakarta. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan etnografi terfokus (focused ethnography) selama tiga bulan (Juli–September 2025), menggabungkan 14 sesi observasi partisipatif lintas shift pagi, sore, malam, dan dini hari dengan wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap lima partisipan (satu manajer, satu barista, satu kasir, satu runner, dan satu pelanggan tetap). Data dianalisis secara tematik mengikuti enam fase Braun dan Clarke (2006), dengan verifikasi antar-koder oleh tiga peneliti. Temuan – Tiga tema saling terkait muncul: (1) sumber tuntutan kerja pada operasional 24 jam; (2) "Welcome to the Club", keramahan (hospitality) sebagai identitas kolektif dan pengelola emosi; serta (3) relasi kerja suportif sebagai koping kolektif yang terdiri dari dimensi relasional, operasional, dan fisiologis. Keterbatasan penelitian – Desain single-site, sampel purposif yang kecil, dan jangka observasi tiga bulan membatasi transferabilitas. Posisi peneliti sebagai pelanggan berpotensi menimbulkan sympathy bias yang dimitigasi melalui praktik refleksivitas, tetapi tidak sepenuhnya tereliminasi. Implikasi – Temuan ini memberi masukan bagi manajemen kafe 24 jam terkait desain shift, pengakuan terhadap praktik koping informal, serta sifat ganda budaya hospitality sebagai job resource sekaligus beban emosional. Kebaruan – Penelitian ini merupakan salah satu studi etnografi terfokus pertama tentang koping kolektif dalam konteks kafe 24 jam di Indonesia, memperluas kerangka Job Demands–Resources dan Conservation of Resources dengan menunjukkan bagaimana koping terbentuk secara sosial dalam kerja jasa berkecepatan tinggi.