cover
Contact Name
Siti Aisyah
Contact Email
siti.aisy@gmail.com
Phone
+6287823177983
Journal Mail Official
edusentris_sps@upi.edu
Editorial Address
Pusat Pengembangan dan Publikasi Karya Ilmiah (P3KI) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - INDONESIA
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 23560703     EISSN : 24422592     DOI : DOI: https://doi.org/10.17509/edusentris
Core Subject : Education,
Edusentris, the Journal of Teaching and Education Studies, is published by Center for Development and Publication of Scientific Work, School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Indonesia, on March, July and December. It aims to stimulate research, encourage academic exchange, and enhance the professional development for theoretical and practical purposes of scholars and other researchers who are interested in: educational and instructional issues; teaching; schooling; formal and non-formal education; higher and vocational education; educational policies; life-long education.
Articles 164 Documents
ESTETIKA SUNDA SEBAGAI BENTUK KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SUNDA TRADISIONAL DALAM SAWANGAN PENDIDIKAN KARAKTER Retty Isnendes
Edusentris Vol 1, No 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.13 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i2.145

Abstract

Tulisan ini mengangkat estetika Sunda dalam hubungannya dengan pendidikan karakter dalam menjawab persoalan-persoalan budaya pada konteks kekinian.Tujuannya adalah memaparkan: 1) estetika Sunda dari sudut kosmologi, falsafah, dan karya sastra, dan 2) estetika Sunda dan pendidikan karakter. Data dikumpulkan melalui penelusuran pustaka. Adapun pengolahan data dilakukan dengan cara analisis dan interpretasi terhadapnya. Kesimpulan tulisan ini adalah bahwa estetika Sunda yang merupakan kearifan lokal masyarakat Sunda sangat luas jangkauan dan kaya jenisnya memperlihatkan karakter tauladan yang sudah jadi pada masyarakat Sunda, yang bila ditautkan dengan nilai pendidikan karakter yang ditawarkan Kementrian Pendidikan Nasional bersejajaran dengan 16 dari 18 nilai yang ada.Kata Kunci: Estetika Sunda, kearifan lokal, pendidikan karakter
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK Rahminur Diadha
Edusentris Vol 2, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.163 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v2i1.161

Abstract

Keterlibatan orang tua merupakan aspek penting dalam sebuah pendidikan terutama dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal tersebut karena orang tua merupakan pendidik pertama anak di rumah dan merupakan orang yang pertama kali berinteraksi dengan anak. Baik buruknya kualitas sebuah lembaga pendidikan akan dapat dilihat melalui hubungan nya dengan orang tua. Akan tetapi beberapa penelitian menunjukkan hasil bahwa  keterlibatan orang tua dalam pendidikan masih sangat rendah. Hal tersebut tentunya disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas berbagai hal terkait dengan keterlibatan orang tua, seperti pengertian keterlibatan orang tua, manfaat keterlibatan orang tua,  bentukbentuk keterlibatan orang tua, faktor yang mempengaruhinya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk  meningkatkan keterlibatan orang tua. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan  perhatian orang tua terhadap keterlibatan orang tua itu sendiri, sehingga memunculkan keinginan untuk mengupayakan atau meningkatkan pelaksanaan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak dengan lebih bermakna dan bermanfaat bagi perkembangan dan belajar anak, bagi orang tua maupun bagi lembaga itu sendiri.Kata kunci: keterlibatan orang tua, pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanakABSTRACTParental involvement is an important aspect of an education, especially in Early Childhood Education (ECE). This is because the parents are the first educators of children at home and the person who first interacted with the children. Both the poor and good quality of an educational institution will be seen through it’s relationship with parents. However, several studies have shown that the involvement of parents in education is still very low. It certainly caused by various factors. Therefore, this article will discuss various issues related to parental involvement, such as the definition of parental involvement, parental involvement benefits, forms of parental involvement, factors that influence it and efforts to be made for  increase parental involvement. The purpose of  this article is to increase understanding and attention of parents to the involvement of parents themselves, thus giving rise to a desire to seek or improve the implementation of parental involvement in children’s education more meaningful and beneficial for children’s development and learning, for parents as well for the institution itself.Keywords: parental involvement, early childhood education, kinder garden
MINAT SISWA SMA DI KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG TERHADAP PROGRAM STUDI S1 PGPAUD FIP UPI Rizka Haristi; Ocih Setiasih; Aan Listiana
Edusentris Vol 2, No 3 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.903 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v2i3.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data profil minat siswa SMA Kelas XII Kecamatan Sukasari Kota Bandung terhadap program Studi S1 PGPAUD FIP UPI yang juga ditelaah berdasarkan status sekolah, jenis kelamin, dan jurusan di SMA. Metode yang digunakan adalah  survei cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa SMA Kelas XII se-Kecamatan Sukasari tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah 681, sedangkan sampel berjumlah 246 siswa dengan teknik disproportional stratified sampling. Alat pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket tertutup yang kemudian dianalisis dengan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6,50% siswa di kecamatan tersebut yang berminat terhadap program studi PGPAUD FIP UPI. Dilihat berdasarkan status sekolah, siswa SMA Swasta yang berminat terhadap program studi ini sebesar 7,77% dan SMA Negeri 5,60%. Dilihat berdasarkan jenis kelamin, 8,87% siswa perempuan berminat terhadap program studi ini sedangkan laki-laki sebesar 4,92%. Dilihat berdasarkan jurusan di SMA, siswa IPS memperoleh persentase minat sebesar 8,46% dan IPA 5,17%. Kata Kunci : Minat, PGPAUD, Siswa SMAABSTRACTThe study aimed at identifying the interest of twelfth grade senior high school students in Sukasari sub-district, the City of Bandung, in the undergraduate study program of PGPAUD FIP UPI, as examined against school status, gender, and specialization. The method in use was cross sectional survey. The population of this research was 681 twelfth grade senior high school students from all over Sukasari sub-district during the school year of 2014-2015, and 246 students were taken as the sample by using with disproportional stratified sampling technique. The data were collected by means of close-ended questionnaires that were then analyzed using descriptive statistic. The findings  show that 6.50% of the students in the area were interested in the Study Program of PGPAUD FIP UPI. In terms of school status, the percentages for private and public senior high school students interested in this study program were 7.77% and 5.60%, respectively. In terms of gender, the percentages of female and male students interested in this study program were 8.87% and 4.92%, respectively. With regard to specialization in senior high school, the percentages of social sciences and natural sciences students interested in the study program were 46% and 5.17%, respectively.  Keywords: Interest, early childhood teacher education, senior high school students
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI DAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF PADA SISWA KELAS XI MA Etina Sri Sajrina; Evi Chamalah; Meilan Arsanti
Edusentris Vol 3, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.355 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v3i2.218

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DALAM PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP KEBERANIAN DAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH PADA SISWA TUNARUNGU Hendya Alif Junanda; Beltasar Tarigan; Amung Ma’mun
Edusentris Vol 5, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.016 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v5i2.295

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penggunaan media dalam permainan bola voli terhadap keberanian dan hasil belajar passing bawah pada siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa di kota Cimahi. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Penelitian ini melibatkan 12 siswa terdiri dari 6 siswa kelompok eksperimen dan 6 siswa kelompok kontrol. Untuk mengukur keberanian siswa digunakan lembar observasi keberanian sedangkan untuk mengukur hasil belajar digunakan test keterampilan passing bawah bola voli. Data analisis diuji menggunakan uji paired test atau uji t. Selanjutnya, dilakukan uji independent sample test untuk melihat perbedaan antara penggunaan media dengan tanpa penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh penggunaan media pembelajaran parasut terhadap keberanian dalam melakukan passing bawah bola voli. Terdapat pengaruh pengunaan media pembelajaran parasut terhadap hasil belajar passing bawah bola voli. Penggunaan media pembelajaran parasut lebih baik daripada tanpa menggunakan media parasut terhadap keberanian siswa dalam passing bawah bola voli. Penggunaan media pembelajaran parasut lebih baik daripada tanpa menggunakan media pembelajaran parasut terhadap hasil belajar passing bawah bola voli. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran parasut dalam permainan bola voli terbukti efektif mempengaruhi keberanian dan hasil belajar siswa tunarungu.
ANALISIS KEBUTUHAN PROGRAM KEAHLIAN SMK BERBASIS PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH DI KABUPATEN CIAMIS Liah Siti Syarifah
Edusentris VOL 4, NO 2 (2017): JULI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.701 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v4i2.372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan program keahlian SMK di Kabupaten Ciamis yang didasarkan pada pengembangan potensi wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan Analisis Location Quotient (LQ). Data yang digunakan berupa data sekunder yang didapatkan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program keahlian SMK yang dibutuhkan di Kabupaten Ciamis adalah agribisnis produksi tanaman, agribisnis produksi ternak, agribisnis pengolahan hasil pertanian dan perikanan, mekanisasi pertanian, kehutanan, teknik bangunan, adminstrasi, keuangan, tata niaga, teknik otomotif, teknik industri, kepariwisataan, tataboga, teknik komputer dan informatika, teknik telekomunikasi, teknik broadcasting, kesehatan, dan pekerjaan sosial.
METAKOGNITIF SEBAGAI KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI PADA PEMBELAJARAN ABAD 21 Esi Febrina; Mukhidin Mukhidin
Edusentris VOL 6, NO 1 (2019): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.062 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v6i1.451

Abstract

Artikel ini merupakan tinjauan pustaka dari hasil analisis model metakognitif berdasarkan komponen metakognitif dalam lingkungan belajar dan strategi dalam mengembangkan keterampilan metakognisi. Keterampilan metakognisi merupakan salah satu keterampilan khusus yang perlu dikembangkan pada kegiatan belajar dalam menghadapi tantangan abad 21. Metakognisi didefinisikan sebagai 'thinking about thinking, yaitu pengetahuan (knowledge) dan regulasi (regulation) pada suatu aktivitas kognitif seseorang. Keterampilan metakognitif bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dan pemahaman siswa sehingga membantu siswa dalam mencapai tujuan belajar. Metakognitif memiliki dua kelompok komponen yaitu pengetahuan metakognitif dan regulasi metakognitif. Pengetahuan metakognitif mengacu pada proses kognitif yang terdiri dari pengetahuan variable individu, pengetahuan variabel tugas dan pengetahuan tentang variable strategi. Sementara regulasi metakognitif mengacu pada pengetahuan prosedural seseorang untuk mengatur proses kognitif dengan berdasarkan empat komponen yaitu perencanaan, monitoring, evaluasi dan revisi.
ANALISIS KESALAHAN DAN MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII PADA MATERI ALJABAR Rezky Agung Herutomo; Tri Edi Mulyono Saputro
Edusentris Vol 1, No 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.48 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i2.140

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 33 Semarang yaitu kurangnya pemahaman prosedural dan konseptual siswa dalam materi aljabar dan banyak siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal terkait materi aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dan miskonsepsi siswapada materi aljabar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Tes materi aljabar yang disusun meliputi konsep variabel, bentuk aljabar, dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Hasil penelitian menunjukkan adanya sejumlah kesalahan dari tiap bidang materi aljabar tersebut. Kesalahan siswa dalam konsep variabel di antaranya adalah: kesalahan memahami huruf sebagai label, kurang memahami variabel sebagai sesuatu yang belum diketahui nilainya dan sebagai generalisasi bilangan, konjoining operasi penjumlahan dan perkalian, misinterpretasi terkait makna total, dan kesalahan dalam membentuk persamaan. Kesalahan siswa terkait bentuk aljabar diantaranya: miskanselasi, konjoining operasi penjumlahan dan perkalian, kurang memahami sifat distributif, dan kurang memahami operasi pecahan.Kata kunci: kesalahan, miskonsepsi, variabel, bentuk aljabar, sistem persamaan linear dua variabel
KEEFEKTIFAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Chalimatus Sa’diyah; Aries Tika Damayani; Mei Fita Asri Untari
Edusentris Vol 2, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.101 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v2i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada siswa kelas V tema Organ Tubuh Manusia dan Hewan di SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang.  Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian true experimental dengan bentuk pretest-posttest control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD HJ Isriati Baiturrahman 1 Semarang yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian ini ditetapkan 2 kelas dengan 60 siswa yang ditentukan dengan teknik sampling purposive. Pretest dalam desain ini digunakan untuk menyetarakan kelompok sampel dengan menganalisis skor siswa kelas V melalui instrumen soal pretest berupa pilihan ganda. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji t diperoleh hasil t hitung sebesar 1,789 dan koefisien tersebut signifikan pada taraf 5% dk = 60 maka diperoleh ttabel sebesar 1,67 sehingga thitung > ttabel. Maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Peningkatan rata-rata hasil belajar dari hasil posttest kelas kontrol sebesar 84,9  dengan nilai gain sebesar 0,29 (law-gain). Hasil posttest kelas eksperimen sebesar 87,73 dengan nilai gain sebesar 0,40 (medium-gain). Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa model PBL efektif terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD HJ Isriati Baiturrahman 1 Semarang.Kata kunci: Model Problem Based Learning, Pembelajaran di SD, Hasil BelajarThis study aims to determine the effectiveness of the Model Problem Based Learning (PBL) on learning outcomes in grade V theme Human and Animal Organs in SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang. The method used is quantitative research with experimental research design true to form pretest-posttest control group design. The population in this study were all students of class V SD HJ Isriati Baiturrahman 1 Semarang which consists of 4 classes. This research sample set 2 classes with 60 students as determined by purposive sampling technique. Pretest in this design is used to equalize the sample group by analyzing scores through fifth grade students about the instruments in the form of multiple choice pretest. The data were then analyzed using the t test results obtained t calculate equal to 1.789 and the coefficient is significant at the 5% level dk = 60 then obtained ttable of 1.67 so tarithmetic> ttable. Then the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted. Average increase learning outcomes of the results of the posttest control class is 84.9 with a value gain of 0.29 (lawgain). Posttest results of experimental class at 87.73 with a gain value of 0.40 (medium-gain). From this analysis it can be concluded that the model of PBL is effective against a class V student learning outcomes in SD HJ Isriati Baiturrahman 1 Semarang.Keywords: Model Problem Based Learning, Learning in Elementary School, Learning Outcome
MODEL BIMBINGAN DAN KONSELING KECAKAPAN HIDUP UNTUK PENGEMBANGAN PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA D. Rukaesih
Edusentris Vol 2, No 3 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.015 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v2i3.174

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perkembangan penyesuaian diri mahasiswa.  FKIP Universitas Galuhmasih yang kurang mampu melakukan respon secara matang yang berkenaan dengan masalah fisik, intelektual, emosional, sosial, dan moral-agama. Fenomena seperti ini bila dibiarkan akan mempengaruhi  perkembangan kepribadian mahasiswa yang diprediksi berpengaruh pada kinerja sebagai pendidik profesional. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya model bimbingan dan konseling kecakapan hidup yang efektif untuk mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitiannonequivalent pre-tes and post-testcontrol group design. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) profil penyesuaian diri mahasiswa secara umum tergolong cukup mampu menyesuaikan diri. (2) model bimbingan dan konseling kecakapan hidup untuk mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa secara struktur meliputi: kerangka kerja konseptual model, dan panduan operasional pelaksanaan model. (3)terdapat perbedaan yang signifikan tentang gambaran atau profil penyesuaian diri mahasiswa antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen setelah menggunakan model bimbingan dan konseling kecakapan hidup, (4) model bimbingan dan konseling kecakapan hidup berdasarkan uji empirik efektif untuk pengembangan penyesuaian diri mahasiswa FKIP Universitas Galuh 2012/2013.Kata Kunci: Penyesuaian diri, inventori penyesuaian diri mahasiswa, Model  Bimbingan dan Konseling Kecakapan Hidup    ABSTRACT This study was based on the fact that some students of Galuh University Education Faculty were unable to self-adjust to physical, intellectual, emotional, social, moral, and religious issues. When unsolved, they would have negative effects on personal development of the students and their future professional performance. The study aimed at developing an effective guidance and counseling model of life skills in order to improve the students’ selfadjustment. Research method in use was quasy experiment with a non-equivalent pre-tes and post-testcontrol group design. The findings show that (1) the students were fairly able to self-adjust, (2) the guidance and counseling model of life skills to structurally develop the students’ aself-adjustment include conceptual framework, and operating matual, (3) there was a significant difference of experimental and control groups in self-adjustment profile at the aftermat of the model application, and  (4) based on an empirical test, the model was effective to develop the self-adjustment of Galuh University students in 2012/2013.Keywoords: Self-adjustment, Student self-adjustment inventory, Life skills guidance and counseling model

Page 10 of 17 | Total Record : 164