cover
Contact Name
Siti Aisyah
Contact Email
siti.aisy@gmail.com
Phone
+6287823177983
Journal Mail Official
edusentris_sps@upi.edu
Editorial Address
Pusat Pengembangan dan Publikasi Karya Ilmiah (P3KI) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - INDONESIA
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 23560703     EISSN : 24422592     DOI : DOI: https://doi.org/10.17509/edusentris
Core Subject : Education,
Edusentris, the Journal of Teaching and Education Studies, is published by Center for Development and Publication of Scientific Work, School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Indonesia, on March, July and December. It aims to stimulate research, encourage academic exchange, and enhance the professional development for theoretical and practical purposes of scholars and other researchers who are interested in: educational and instructional issues; teaching; schooling; formal and non-formal education; higher and vocational education; educational policies; life-long education.
Articles 164 Documents
MULTIMEDIA ANIMASI (MMA) DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP BIDANG GESER ATOM PENENTU SIFAT MEKANIK MATERIAL Mumu Komaro
Edusentris Vol 2, No 2 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v2i2.167

Abstract

Pembelajaran  teoritis berupa simbol-simbol verbal yang ada tidak cukup representatif  menjelaskan konsep sistem yang diperlukannya, sehingga kemungkinan tidak terjangkau (inaccessible) oleh peserta didik yang efeknya kurang menimbul kanpengalaman belajar. Hal ini berimplikasi terhadap kesalahan pembangunan sistem material teknik yang utuh baik system struktur mikro atom maupun system perubahan sifat material sesuai  aplikasi realnya. Penelitian iniberkaitan erat dengan usaha meningkatkan kualitas pembelajaran material teknik khususnya penguasaan konsep bidang geser atom penentu sifat mekanik  material. Penelitian bertujuan membandingkan peningkatan kualitas pembelajaran yang berupa peningkatan penguasaan konsep mahasiswa yang menggunakan multimedia animasi dengan media gambar. Metode penelitian adalah metode eksperimen yang dilakukan pada dua kelas yaitu: eksperimen menggunakan multimedia animasi dan kelas kontrol menggunakan media gambar. Hasil penelitian menunjukkan: Perbedaan signifikan antara peningkatan penguasaan konsep pada mahasiswa yang menggunakan multimedia animasi dengan media gambar, dimana peningkatan penguasaan konsep lebih tinggi dengan menggunakan multimedia animasi. Hal ini terjadi akibat adanya memory jangka panjang yang dihasilkan dari pembelajaran menggunakan multimedia animasi.Kata kunci: penguasaan konsep, multimedia animasi, bidang geser atom, sifat mekanik material.ABSTRACTTheoretical learning in the form of verbal symbols is not representatively enough to explain the concept of needed system, so the chances are not affordable (inaccessible) by students that effect less cause learning experience. It has implications for the fault development of completed systems engineering material which is both systems intact atomic microstructure and material properties of the system changes according the real applications. This research is closely related to make improving the quality of learning materials engineering in particular concept mastery the atomic crystal structure determining the mechanical properties of the material. The purpose of this study to reveal the comparative understanding of students of vocational teachers candidate using animation multimedia with images media. The research method is experiments conducted on two classes of experimental class using animation multimedia and control class using images media. The study results an animations multimedia increases concepts comprehension. This is higher than the use of static images or handouts that reach the lower categories. The study also found that the use of animation multimedia is accessible and effective in improving the comprehension of abstract concept  in Engineering Material. This occurs due to long-term memory that result from learning using multimedia animation.Keywords: concepts comprehension animation multimedia, atomic slide fields, mechanical properties of the material.
BIMBINGAN DENGAN TEKNIK PERILAKU (BEHAVIOUR THERAPY ) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT/HYPERACTIVITY DISORDER) Nur Faizah Romadona; Aan Listiana; Euis Kurniati
Edusentris Vol 3, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v3i2.219

Abstract

CHARACTERISTICS OF KINDEGARTEN STUDENTS’ PERFORMANCE ON MORPHOLOGICAL AWARENESS Nur Karunia; Eri Kurniawan
Edusentris Vol 5, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v5i2.296

Abstract

The purpose of this study is to describe the characteristic of high-performing and low-performing students based on the morphological awareness test. This research is about the morphological awareness of 5-6-year-old kindergarten students in Bandung. The method used is the descriptive quantitative method, using questionnaires and interview as the data collection instruments. The instruments were given to the parents of 12 kindergarten children who showed high-performance and low-performance. The results showed that the characteristics of high-performing students is that they were from higher SES families (better education, job, and income), and they use Bahasa Indonesia dominantly.
PRODUKTIVITAS GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI KABUPATEN SUMEDANG Reina Anggia; Dedy Achmad Kurniady
Edusentris VOL 4, NO 2 (2017): JULI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v4i2.373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas guru Sekolah Menengah Pertama Negeri Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data survey dan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket atau kuisioner. Hasil responden kemudian dikuantifikasi menggunakan skala Likert. Kuisoner meliputi aspek: (1) merencanakan pembelajaran; (2) melaksanakan pembelajaran; (3) menilai hasil pembelajaran; (4) membimbing dan melatih peserta didik; dan (5) melaksanakan tugas tambahan. Penelitian ini melibatkan 30 Kepala Sekolah yang terbagi ke dalam empat wilayah di Kabupaten Sumedang. Berdasakan persepsi responden, diketahui bahwa secara umum produktivitas guru berada pada kategori baik atau baik sekali pada kelima aspek. Sehingga daapat disimpulkan bahwa secara umum guru di kabupaten sumedang sudah melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL BRAINWRITING BERBANTUAN MEDIA KOMIK Irawati Irawati; Dadang Anshori; Sumiyadi Sumiyadi
Edusentris VOL 6, NO 2 (2019): JULI
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v6i2.467

Abstract

Menulis cerita fantasi sulit dikuasai karena dalam menulis teks ini diperlukan kreativitas siswa dalam menceritakan alur cerita secara kreatif. Motivasi siswa perlu terus dikembangkan sehingga mereka terstimulasi untuk menghasilkan ide-ide kreatif saat menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas siswa dalam menulis cerita fantasi melalui penerapan model Brainwriting yang dibantu oleh media komik non-teks untuk. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas tujuh dengan total 30 siswa. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pembelajaran model brainwriting berbasis pengembangan kreatifitas berbantuan media komik telah dilaksanakan dengan baik oleh guru. Analisis kemampuan menulis cerita fantasi siswa secara umum mencapai kategori mampu, dengan capaian pada setiap aspek adalah sangat mampu pada aspek struktur dengan indeks penilaian 87,80. Pada aspek kebahasaan penguasaan menulis mencapai kategori mampu dengan indeks penilaian 74,30, dan pada aspek ciri umum berkategori mampu dengan rata-rata pencapaian 79,20. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model brainwriting berbantuan media komik dapat mengembangkan kreativitas siswa dalam menulis cerita fantasi. 
PEMBELAJARAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BAGI GURU GEOGRAFI DI KABUPATEN BANDUNG DAN BANDUNG BARAT Dede Sugandi
Edusentris Vol 1, No 1 (2014): Maret
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v1i1.130

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: a) mengetahui pengetahuan materi SIG dalam memetakan lingkungan, b) menganalisis model pembelajaran SIG dalam memetakan lingkungan, dan c) menganalisis kemampuan guru Geografi dalam mengoperasikan perangkat lunak SIG MapInfo dalam memetakan lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei, dengan populasi guru-guru Geografi di Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Teknik Analisis dengan mengamati tingkat kemampuan dalam pemahaman dan penguasaan dalam mengoperasikan Software SIG. Dari 30 responden tergambarkan mengambarkan bahwa 24 responden (80 %) responden memahami sedang Materi SIG dan enam responden (20 %) memahami tinggi. Metode, model, strategi dan teknik pembelajaran hanya sepintas dan bahkan dilewati oleh 28 responden (93,33 %) dan hanya 2 responden (6,67 %) melakukannya dengan cukup detil. Rendahnya penguasaan dan pengoperasian software SIG oleh guru-guru Geografi (responden) menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Pengetahuan dan penguasaan materi Sistem Informasi Geografi (SIG) sangat kurang. Pengetahuan yang rendah tentang isi pembelajaran berimbas pada metode pembelajaran yang kurang berkembang. Menguasai metode pembelajaran tidak berarti menguasai materi. Rendahnya penguasaan dalam pengoperasian software SIG menentukan keberhasilan proses pembelajaran Geografi. Perubahan-perubahan kurikulum pembelajaran harus diiringi dengan pelatihan kurikulum dan materi bagi para guru.Kata kunci: sistem informasi geografis, guru geografi, metode, pelatihan
PENGARUH MODEL SPORT EDUCATION TERHADAP MOTIVASI DAN INTENSITAS BELAJAR GERAK SISWA PADA PENJASORKES Rudi Hartono; Adang Suherman; Agus Rusdiana
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model sports education (SEM) terhadap motivasi dan intensitas gerak siswa pada penjasorkes. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain randomized control grup posttest only desaign. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK DTBS Bandung yang berjumlah 49 orang. 25 orang untuk SEM dan 24 orang untuk model tradisional yang diambil melalui cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan angket intensitas belajar gerak serta alat ukur digital (iCardio). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS seri 19 dengan alat uji yang digunakan: uji normalitas dengan Shapiro-Wilk, uji homogenitas dengan Lavene statistik, uji kolmogorov-smirnov Z dan uji independent sampel test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara SEM dan model tradisional terhadap motivasi belajar penjasorkes, 2) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara SEM dan model tradisional terhadap intensitas gerak siswa pada penjasorkes.Kata Kuci : Sport Education, Motivasi, Intensitas.
PERBANDINGAN INDEKS KETIDAKWAJARAN SKOR METODE SHL DAN METODE DONLON-FISHER PADA TES HASIL BELAJAR MATEMATIKA Suciati Rahayu Widyastuti
Edusentris Vol 2, No 1 (2015): Maret
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v2i1.162

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan indeks ketidakwajaran skor menggunakan metode SHL (Sato-Harnisch-Linn) dan metode Donlon-Fisher pada tes hasil belajar matematika SMP kelas VII. Metode penelitian kausal komparatif. Subjek penelitian ini adalah skor peserta tes, sedangkan peserta tes merupakan responden penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh skor peserta tes kelas VII di suatu SMP Negeri Bandung sebanyak 342 skor. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 202 skor peserta tes kelas VII. Penetapan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling atau teknik memilih sampel secara acak dan berdasarkan kelompok atau kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes yang dibuat oleh peneliti sendiri. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika di SMP. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk uji perbedaan dua rata-rata sampel yang berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan indeks ketidakwajaran skor menggunakan metode SHL dan metode Donlon-Fisher pada tes hasil belajar matematika SMP kelas VII.Kata kunci: Indeks Ketidakwajaran skor, metode SHL, dan metode Donlon-Fisher.ABSTRACTThe purpose of this research is to know the comparison of inappropriate score Index using the SHL methods (Sato-Harnisch-Linn methods) and Donlon-Fisher methods on mathematics achievement test at Junior High School. This is a comparative causal research. The subjects of the research were participants test scores, while a test participant survey respondents. The population in this study were all participants’ scores on a test of class VII Junior High School Bandung as many as 342 scores. The samples in this study were 202 VII grade test scores of participants. Sampling technique for this research using random cluster sampling technique. Data collection techniques using test. The research instrument is math achievement test Junior High School. Analysis of the data using the Wilcoxon test to test the average difference of two paired samples.The result showed that there are not differences of the inappropriate score index using SHL methods Donlon-Fisher methods on mathematics achievement test at Junior High School.Keywords: The inappropriate score index, SHL method, and Donlon-Fisher method.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMA MENGGUNAKAN TEKNIK PROBING PROMPTING Suharsono Suharsono
Edusentris Vol 2, No 3 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v2i3.180

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menelaah peranan teknik probing prompting terhadap kemampuan pemahaman dan disposisi matematik siswa SMA,  serta asosiasi antara keduanya. Penelitian ini adalah bagian dari tesis magister dan bagian dari Penelitian Hibah Pascasarjana DIKTI pada tahun 2015. Studi ini adalah suatu quasi eksperimen dengan disain pretest-postes kelompok kontrol yang melibatkan 66 siswa kelas 12 dari satu  SMA di Pengalengan yang ditetapkan secara purposif. Instrumen penelitian ini adalah tes uraian kemampuan pemahaman matematik, dan skala disposisi matematik, dan skala persepsi siswa terhadap pembelajaran dengan teknik probing prompting. Penelitian menemukan bahwa kemampuan pemahaman matematik dan disposisi matematik siswa yang mendapat teknik probing prompting lebih baik daripada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Namun, kemampuan pemahaman matematik siswa tergolong kurang sedangkan disposisi matematik siswa tergolong cukup baik. Siswa masih mengalami kesulitan dalam menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi suatu konsep, membuat model matematik dan  menyelesaikannya berkenaan grafik fungsi.  Selain itu ditemukan pula terdapat asosiasi antara kemampuan pemahaman matematik dan disposisi matematik, dan siswa menunjukkan pandangan yang positif terhadap teknik probing promptingKata kunci: pemahaman  matematik, disposisi matematik, teknik probing promptingABSTRACTThis study was intended to analyze the role of probing  prompting technique (PPT) toward students’ mathematical understanding ability and disposition and asociation both of them. This study was a part of a master thesis and a sub-study of a Postgraduate Research Grant from DGHE in 2015. This study was a pretest-postest quasi-experimental control group design involving  66 twelfth-grade students of  a senior high school in Pengalengan which were chosen puposively.The instruments of this study are an essay test on mathematical understanding ability, and a mathematical disposition (MD) scale. The study revealed that students getting treatment on PPT attained better grades on mathematical understanding ability and disposition than that of students taught by conventional teaching, though the grades of mathematical understanding were at low  level and the grades of mathematical disposition were at fairly good. Students realized difficulties in determining requirements of a concept, compiling mathematical model and solving it concerning graph of function. Also, there was association between mathematical understanding  ability and disposition, and students performed positive opinioan toward probing  prompting technique.Keyword: Mathematical understanding, mathematical disposition, probing  prompting technique
Penerapan Model Argument Driven Inquiry Berbantuan Multimodal Pada Pembelajaran Menulis Argumentasi Anwar Hadi Adistia
Edusentris Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v8i2.484

Abstract

Model Argument Driven Inquiry