cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3: Desember 2013" : 39 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK KERAJINAN ROTAN NURIAH DI KOTA PONTIANAK Wahyu Diansyah; Eva Dolorosa; Maswadi Maswadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.31 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3802

Abstract

Perilaku konsumen menyangkut masalah keputusan yang diambil seseorang dalam penentuan untuk mendapatkan dan mempergunakan barang dan jasa, termasuk konsumen yang membeli kerajinan rotan Nuriah. Perilaku konsumen merupakan hal yang kompleks, karena hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor dominan yang biasanya terdapat pada setiap perilaku konsumen di dalam keputusan pembelian. Oleh karena itu perlu bagi pengusaha atau pengrajin untuk menganalisis faktor-faktor perilaku konsumen dalam pembelian kerajinan rotan untuk mengetahui pola pembeliannya, mengenai apa yang dibeli konsumen, dimana mereka membeli, bagaimana dan berapa banyak mereka membeli, serta mengapa mereka membeli. Adapun tujuan dari harian regional adalah untuk mengkaji faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis apakah memiliki pengaruh yang nyata terhadap perilaku konsumen dalam pembelian produk kerajinan rotan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel penelitian sebanyak 30 responden, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik Accidental Sampling dan teknik analisis yang digunakan adalah Rank Spearman. Variabel yang diteliti yaitu faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis yang merupakan variabel bebas dan perilaku pembelian konsumen merupakan variabel terikat dalam penelitian ini. Hasil analisis dengan menggunakan SPSS Versi 19 menunjukkan bahwa : (1). Faktor budaya diketahui r = 0,625 > Rho tabel 0,364. Ini berarti bahwa, faktor budaya memiliki hubungan atau pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap pembelian kerajinan rotan yang dilakukan oleh konsumen. (2). Faktor sosial diketahui r = 0,495 > Rho tabel 0,364. Ini berarti bahwa, faktor sosial memiliki hubungan atau pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap pembelian kerajinan rotan yang dilakukan oleh konsumen. (3). Faktor pribadi diketahui r = 0,389 > Rho tabel 0,364. Ini berarti bahwa, faktor pribadi memiliki hubungan atau pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap pembelian kerajinan rotan yang dilakukan oleh konsumen. (4). Faktor psikologis diketahui r = 0,580 > Rho tabel 0,36. Ini berarti bahwa, faktor psikologis memiliki hubungan atau pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap pembelian kerajinan rotan yang dilakukan oleh konsumen.
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA TERNAK SAPI POTONG KELOMPOK USAHA BERSAMA DI DESA SUNGAI KAKAP DUSUN CENDRAWASIH KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Oktavio Gunawan; Ani Muani; Maswadi Maswadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4003

Abstract

Oktavio Gunawan, 2013. Analisis Keuntungan Usaha Ternak Sapi Potong Kelompok Usaha Bersama Di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Beternak sapi di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih merupakan bagian kehidupan bermasyarakat yang telah menyatu secara sosial dan budaya. Sapi digunakan sebagai alat untuk tabungan karena masyarakat di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menjadikan sapi sebagai tabungan dengan cara memelihara sapi tanpa mempunyai rencana atau target panen meskipun sudah melewati masa potong untuk digunakan ketika peternak merasa memerlukan dana yang mendesak sehingga pada saat itu sapi akan dijual. Seiring dengan peningkatan jumlah populasi ternak sapi dari tahun ke tahun yang selalu meningkat maka peneliti bermaksud untuk menghitung seberapa besar keuntungan usaha yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Bersama di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang berdasarkan jumlah kepemilikan ternak sapi potong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Keuntungan peternak sapi potong yang ada di Desa Sungai Kakap Dusun Cendrawasih menguntungkan dengan rata-rata keuntungan per tahun yang diperoleh peternak pada Stratum A dengan kepemilikan sapi 1-2 ekor sebesar Rp. 2.760.222/Tahun, stratum B dengan kepemilikan sapi 3-4 ekor sebesar Rp. 6.822.500/Tahun, stratum C dengan kepemilikan sapi 5-6 ekor sebesar Rp. 9.653.813/Tahun dan stratum D dengan kepemilikan sapi > 7 ekor sebesar Rp. 15.676.238/Tahun. Kata kunci : Analisis Keuntungan, Sapi Potong
PENGARUH KONSENTRASI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH GAMBUT gusman fauzi; chairani siregar; dwi zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Mikroorganisme Lokal (MOL) rebung bambu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada tanah gambut. Penelitian dimulai dari tanggal 03 Maret 20 Mei 2013. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 72 tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (M0) Tanpa MOL rebung bambu, (M1) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 1 ml/liter air, (M2) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 5 ml/liter air, (M3) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 10 ml/liter air, (M4) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 15 ml/liter air, (M5) Pemberian MOL rebung bambu dengan konsentrasi 20 ml/liter air . Variabel pengamatan : jumlah daun (helai), luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g), klorofil daun (spad unit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi MOL rebung bambu memberikan pertumbuhan dan hasil yang berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kailan pada tanah gambut. Pemberian MOL rebung bambu dengan yang paling efektif untuk pertumbuhan tanaman kailan adalah konsentrasi 10 ml/l
PENGARUH KONSENTRASI KINETIN DAN NAA TERHADAP INDUKSI TUNAS DAN AKAR PADA STEK BATANG NENAS Eleos Eleos; Chairani Siregar; Agustina Listiawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3720

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi Kinetin dan NAA yang terbaik untuk menginduksi tunas dan akar pada stek batang nenas. Penelitian ini dilakukan dipekarangan milik masyrakat di Jl. Perdamaian, Kota Baru, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, yang dilaksanakan dari tanggal 6 Februari 2012 sampai dengan tanggal 4 Mei 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan dua faktor yaitu konsentrasi kinetin terdiri atas 6 taraf dan NAA terdiri atas 6 taraf, diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel stek batang nenas. Perlakuannya adalah konsentrasi kinetin yakni 0 ppm, 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm dan 5 ppm. Konsentrasi NAA yakni 0 ppm, 0,5 ppm, 1,5 ppm, 2,5 ppm, 3,5 ppm dan 4,5 ppm. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu waktu terbentuknya tunas (hari), persentase terbentuknya tunas (%), persentase terbentuknya akar (%), jumlah tunas (helai), jumlah akar (helai), dan persentase stek yang hidup (%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan dengan menggunakan konsentrasi 1 ppm kinetin dan 1,5 ppm NAA memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan tunas dan akar pada stek batang nenas. Kata kunci : Kinetin, NAA, Induksi Tunas, Akar, Stek Batang Nenas
Kajian Sistem Agribisnis Seledri Dalam Upaya Meningkatkan Keuntungan Usahatani Di Kecamatan Pontianak Utara Maulvhi Ansyor; Ani Muani; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan sistem agribisnis sayuran daun seledri terhadap keuntungan petani di Kecamatan Pontianak Utara. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Kelurahan Batu Layang dan Kelurahan Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara, karena atas pertimbangan daerah ini merupakan daerah dengan populasi petani sayuran daun seledri terbanyak di Kecamatan Pontianak Utara yang berpotensi untuk dikembangkan. Metode analisis yang digunakan pada peneliian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan penelitian survai. Metode kuantitatif dengan menggunakan analisis Chi Square (x) dengan menggunakan SPSS 18. Hasil analisis menunjukan bahwa subsistem agribisnis hulu tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri, subsistem usahatani tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri, subsistem agribisnis hilir tidak terdapat hubungan terhadap keuntungan usahatani seledri dan subsistem jasa penunjang agribisnis tidak terdapat hubungan tehadap keuntungan usahatani seledri dikarenakan penerapan pada petani pada subsistem tersebut belum maksimal dilihat dari keterbatasan lahan pertanian, keterbatasan modal usahatani, dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman petani serta keterbatasannya inovasi teknologi serta informasi. subsistem usahataninya seledri masih dalam skala kecil yang petaninya tidak terlalu memperhatikan keuntungan usahataninya serta dalam penerapan usahataninya disesuaikan dengan kemampuan dan ajaran turun temurun. Kata kunci: Kajian Sistem Agribisnis Seledri, Keuntunan Usahatani
Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto Yulianto; Joni Gunawan; Rini Hazriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.261 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4018

Abstract

Studi Kesuburan Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Yulianto (1) Joni Gunawan dan Rini Hazriani (2) (1)Mahasiswa (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada beberapa tipe penggunaan lahan yaitu lahan Karet, Padi, Palawija, Semak belukar dengan metode survey lapangan kemudian dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu yang diperlukan kurang lebih 4 bulan dimulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap penyajian hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah pada beberapa penggunaan lahan di Desa Pangkal Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang dengan variabel pengamatan yaitu pH, C Organik, N Total, P Tersedia, P Total, K dd, K Total, Ca, Mg, KTK, KB. Upaya untuk mengetahui status hara dan tingkat kesuburan tanah dilokasi penelitian maka diambil 8 sampel tanah pada setiap penggunaan lahan kemudian tanah tersebut dikompositkan menjadi 1 sampel tanah selanjutnya dianalisis di Laboratorium. Hasil analisis di Laboratorium menunjukkan beberapa sifat kimia tanah pada lokasi penelitian memiliki kandungan dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Hal ini disebabkan oleh pH tanah pada lokasi penelitian tergolong masam sampai sangat masam. Untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya rekomendasi pengelolaan berupa pengapuran pada setiap pengguanan lahan dan kapur yang digunakan adalah kapur Dolomit [CaMg(CO3)2] karena daya netralisir dan kandungan Ca dan Mg nya lebih tinggi dibandingkan jenis kapur lainnya. Kapur yang dibutuhkan untuk tanaman karet adalah 1,67 ton Ca(MgCO3)2/ha dan tanaman palawija adalah 1,97 ton Ca(MgCO3)2/ha. Sedangkan kebutuhan pupuk N dalam pupuk Urea untuk tanaman karet 223,18 kg Urea/ha, tanaman padi 237,48 kg Urea/ha, tanaman palawija 283,29 kg Urea/ha. Kebutuhan pupuk P dalam pupuk SP36 untuk tanaman karet 124,17 kg SP36/ha, untuk tanaman padi 57,6 kg SP36/ha, untuk tanaman palawija 127,06 kg SP36/ha. Kebutuhan pupuk K dalam pupuk KCl untuk tanaman karet 196,57 kg KCl/ha, untuk tanaman padi 99,22 kg KCl/ha, untuk tanaman palawija 99,69 kg KCl/ha. Kata Kunci : Kesuburan Tanah, Status Hara, Penggunaan Lahan, Desa Pangkal Baru
STUDI KARAKTERISTIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SENAKIN KECAMATAN SENGAH TEMILA Asdiwar, Flapianus; Haji, Ir. H. Riduansyah, MP.; Junaedi, Ir. Junaidi, MP.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A STUDY OF WATERSHED CHARACTERISTICS IN SENAKIN SENGAH TEMILA DISTRICT Flapianus Asdiwar (1), Ir. H. Riduansyah, MP (2) and Ir. Junaidi, MP (2) (1) a student of agriculture faculty and (2) staff of lecturers at agriculture faculty of Tanjungpura University, Jl. A. Yani Pontianak 78124 ABSTRAK The purpose of this research was to figure out the watershed characteristics in Senakin which possessed the widespan of 16.192,98 ha and it was one of the watersheds which was located in Sengah Temila District, Landak Regency, Kalimantan Barat. This research consist of two stages. The first which was conducted on the field to observe and to take a bottle of water as sample a day in 5 days period. Then it was continued to the next stage which was conducted in the Soil, Water, And Environment Analysis Laboratory to analyze the sample. The result of this research showed that the drainage pattern and the watershed shapes took dendritics pattern and elongated, whereas the river transverse profile took triangular form. The rivers orde consists of three orders with drainage density index as mush 2,20 which included into medium category, the water quality in watershed Senakin possed average pH as much 5,67 which classified as good, and the average temperature as much 280 C which was considered as normal. While the wataer brightness in Senakin watershed as much 30,6 cm. After lab analysis was obtained by comparing the average TSS in the outlet with standard TSS for agriculture, then the value of average TSS in Senakin watershed was 9,40 which categorized as good. Keywords: Characteristics, Watershed, Senakin.
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN PEREKONOMIAN DAN KOMODITI PERTANIAN DI KABUPATEN KAYONG UTARA cholid, irfan; yurisinthae, erlinda; komariyati, komariyati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kayong Utara merupakan pemekaran dari Kabupaten Ketapang terbentuk secara resmi berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2007 tanggal 2 Januari 2007 dan Surat Mendagri No.135/439/SJ tanggal 27 Februari 2007. Sektor perekonomian merupakan alat pertumbuhan ekonomi yang harus diletakkan sesuai dengan fungsi tata ruang. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sektor basis dan komoditi pertanian unggulan di Kabupaten Kayong Utara. Pertumbuhan sektor-sektor unggulan diketahui dengan analisis LQ, DLQ, dan Shift Share. Data yang digunakan adalah data PDRB Kabupaten Kayong Utara dari tahun 2007-2011 atas dasar harga konstan. Hasil penelitian diketahui bahwa sektor pertanian merupakan sektor unggulan dan memiliki kontribusi besar di Kabupaten Kayong Utara diikuti dengan sektor listrik,gas, dan air minum, sektor pertambangan dan penggalian, sektor jasa-jasa, dan sektor industri pengolahan. Komoditi pertanian sub sektor tanaman bahan pangan di Kabupaten Kayong Utara dilihat dari luas panen dan produksinya komoditi padi menjadi basis satu-satunya. Hasil panen per hektar diketahui ada tiga komoditi basis yaitu padi, ubi kayu, dan ubi jalar. Sesuai dengan RPJPD/RPJM Kabupaten Kayong Utara bahwa sektor pertanian menjadi prioritas dalam pembangunan daerah maka harus diberikan perhatian yang serius agar tidak terjadi alih fungsi lahan, pemberian modal kepada petani, serta dukungan regulasi yang lebih baik sebagai upaya dalam memajukan sektor pertanian dan tetap menjadi sektor basis. Kata kunci : sector unggulan, Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift Share.
STUDI KARAKTERISTIK SUB DAS SAMIH DAS LANDAK KABUPATEN LANDAK Leosius Iyas; Ir. Saifudin, M. Si Saifudin; Ir. Junaidi, MP. Junaedi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3618

Abstract

STUDY OF THE CHARACTERISTICS OF SAMIH SUB WATERSHED AND LANDAK WATERSHED KABUPATEN LANDAK Leosius Iyas (1), Ir. Saifudin , M.Si (2) and Ir. Junaidi, MP (2) (1) a student of agriculture faculty and (2) lecturers at agriculture faculty of Tanjungpura University, Jl. A. Yani Pontianak 78124 ABSTRACT This research was to figure out and to study thr charachteristics of Samih sub-watershed in Landak Regency. This research was located in Samih watershed and was conducted in two stages. The first stage was to collect the water as sample in one outlet, which was in Sebangki Village in Sebangki District. Then, the next stage was to analyze the samlpe which was conducted in Soil, Water, and Envinronment Analysis Lab of Agriculture Faculty, Tanjungura University. According to the result of the analysis, it could be concluded that the water quality found in Samih watershed consist of: average of acidity as much 5.91. This indicator showed that the condition of Samih sub-watershed categorized into good. The average temperature Samih sub-watershed was as much 27.200C and that was categorized into normal within tropical climate. Meanwhile, the brightness level of the water in Samih syb-watershed was 59.80 cm, with maximum depth as 4.59 m. The result of the research pointed out that the drainage pattern in Samih sub-watershed took form as dendritics pattern and longitudinal as birds feather, meanwhile its tranversal profile took triangle form. The subsidiary indexes in Samih sub-watershed were (17), (4), and (2). Besides, Samih sub-watershed possessed drainage density with values of 33.54 which was categorized as high and average discharge was 3.39 m2/s and average value of sedimentation flow was 4.78 tonne/day. Keywords: The Charachteristics of Sub Watershed, Samih Sub Watershed.
Pengaruh Lama Penyimpanan Entris Terhadap Pertumbuhan Sambung Pucuk Tanaman Sirsak (Annona Muricata L.) alkadrie, syarief ferry; Purwaningsih, Purwaningsih; zulfita, dwi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mencari lama penyimpanan yang terbaik dalam menunjang keberhasilan dalam sambung pucuk tanaman sirsak seperti persentase tanaman hidup, jumlah daun dan panjang tunas. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan, 5 kali ulangan dan setiap perlakuan terdapat 3 tanaman sampel. Penelitian ini diberikan p1 (Lama penyimpanan entris selama 2 hari simpan), p2 ( Lama penyimpanan entris selama 4 hari simpan ), p3 (Lama penyimpanan entris selama 6 hari simpan), dan p4 (Lama penyimpanan entris selama 8 hari simpan). Hasil penelitian menunjukan bahwa lama penyimpanan entris selama 2 hari memberikan keberhasilan sambung pucuk yang terbaik yang ditunjukan pada persentase hidup sebesar 100%, jumlah daun sebesar 16,67 helai dan panjang tunas sebesar 13,06 cm. Penelitian tentang lama penyimpanan entris berpengaruh nyata pada sambung pucuk tanaman sirsak. Kata kunci: Lama penyimpanan, Sirsak, Entris, Sambung pucuk.

Page 2 of 4 | Total Record : 39