cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): April 2017" : 74 Documents clear
IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH SAWAH TADAH HUJAN BERDASARKAN UMUR PENGELOLAAN LAHAN LAHAN DI DESA MATANG SEGANTAR KECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS ISMA, ISMA; suryadi, urai edi; widiarso, bambang
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH SAWAH TADAH HUJAN BERDASARKANUMUR PENGELOLAAN LAHAN DI DESA MATAN SEGANTARKECAMATAN TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBASIsma(1), Urai Edi Suryadi(2), dan Bambang Widiarso(3)(1)Mahasiswa dan(2)Staf PengajarProgram Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraABSTRAKSifat fisika tanah sangat bervariasi pada tanah tropis, khususnya pada tanah-tanah di Indonesia. Lahan tadah hujan merupakan salah satu jenis lahan yang potensial untuk difungsikan sebagai sentra produksi padi sehingga dapat mendukung swasembada beras berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sawah tadah hujan dengan perbedaan umur pengelolaan lahan. Penelitian dilakukan di Desa Matang Segantar Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Parameter yang diamati meliputi fisika tanah seperti: warna, tekstur, struktur, porositas total, bobot isi, kadar air kapasitas lapangan, konduktivitas hidraulik, dan kedalaman muka air tanah. Parameter kimia tanah meliputi pengamatan reaksi tanah, N-total, C-organik dan ratio C/N.Hasil analisis menunjukkan bahwa warna tanah pada tiga lokasi penelitian dan titik pengamatan sangat bervariasi. Tekstur tanahnya banyak dikategorikan dalam kelas liat berdebu dan lempung liat berdebu. Struktur tanah pada ketiga lokasi penelitian yaitu angular blocky atau gumpal bersudut. Nilai rata-rata porositas tanah berkisar antara 52,34-56,89%, termasuk kriteria baik. Rata-rata bobot isi tanah 0,99-1,15 g/cm3. Nilai kadar air kapasitas lapangan berkisar antara 45,724-57,57%vol. Rata-rata nilai konduktivitas hidraulik tanah berkisar antara 14,006-45,104 cm/jam. Kelas permeabelitas pada lokasi 1 dan 2 (umur pengelolaan 0-15 tahun., umur pengelolaan 16-30 tahun) tergolong kedalam kriteria sangat cepat, sedangkan pada lokasi 3(umur pengelolaan >30 tahun) termasuk dalam kriteria cepat. Kedalaman muka air tanah pada ketiga lokasi penelitian temasuk kedalam kategori agak dalam, yaitu berkisar antara 52-69 cm.Kata kunci : sifat fisika tanah, sawah tadah hujan, dan umur pengelolaan lahan.
PENGARUH URIN SAPI DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK LADA (PIPER NIGRUM LINN) PADA MEDIA TANAM SARI, MEGA; SASLI, IWAN; DARUSSALAM, DARUSSALAM
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH URIN SAPI DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP KEBERHASILAN DAN PERTUMBUHAN STEK LADA (Piper nigrum Linn ) PADA MEDIA TANAM Mega Sari(1), Iwan Sasli(2), Darussalam(3) (1) Mahasiswa dan  (2) Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK   Lada (Piper nigrum Linn) merupakan tanaman rempah yang cukup penting sebagai penyumbang devisa negara dan bahan baku industri. Oleh karena itu dibutuhkan suatu paket teknologi perbanyakan tanaman lada melalui stek yang mampu mempercepat pertumbuhan akar dan meningkatkan pertumbuhan stek lada serta kemampuan serapan hara tanaman lada, misalnya serapan fosfor, upaya yang dapat dilakukan dengan memeanfaatkan urin sapi dan fungi mikoriza arbuskular (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urin sapi dan fungi mikoriza arbuskular terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada, mengetahui konsentrasi urin sapi yang terbaik terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada, mengetahui pengaruh fungi mikoriza arbuskular terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek lada. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kupak Rebung, Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas. Waktu penelitian berlangsung dari tanggal 19 Juni 2016 sampai 19 Oktober 2016. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktorial. Faktor pertama FMA (M) dan faktor kedua Urin Sapi (U). Perlakuan yang digunakan adalah FMA terdiri dari m0 : tanpa FMA (kontrol), m1 : dengan FMA dan Urin Sapi terdiri dari u0 : kontrol (air biasa kontrol negatif), u1 : auksin 100 mg/ml air (kontrol positif), u2 : urin sapi 15%, u3 : urin sapi 30% dan u4 : urin sapi 45%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tunas (cm), pertambahan jumlah daun (helai), panjang akar (cm), jumlah akar (helai) dan berat basah akar (g). Selain itu juga dilakukan pengamatan kondisi lingkungan yaitu suhu udara (°C) dan kelembapan udara relatif (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urin sapi berpengaruh tidaknyata pada keberhasilan dan pertumbuhan bibit stek lada. Tanaman dengan FMA memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertambahan tinggi tunas, pertambahan jumlah daun dan berat basah akar bibit  lada dari pada tanaman tanpa FMA. Selain itu tidak terjadi interaksi antara urin sapi dan FMA pada keberhasilan dan pertumbuhan bibit stek lada.   Kara kunci : Urin Sapi, Fungi Mikoriza Arbuskular, Pertumbuhan, Lada.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PALA DI TANAH ALUVIAL AZHARI, AZHARI; SUSANA, RINI; HADIJAH, SITI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati feng shou serta untuk mengetahui konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan bibit pala di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan Nopember 2016 di rumah penelitian yang terletak di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak  Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair yaitu  p0 = tanpa pupuk hayati cair, p1 = 5 ml/liter air, p2 = 10 ml/liter air, p3 = 15 ml/liter air, p4 = 20 ml/liter air. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, klorofil daun, volume akar, luas daun dan berat kering. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, hasil penelitian menunjukkan konsentrasi yang dicoba dari 5 ml sampai dengan 20 ml dan tanpa pupuk hayati cair menunjukkan pertumbuhan cenderung sama baiknya. Kata kunci : Aluvial, Pala, Pupuk Hayati Cair
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI PADA MEDIA ARANG SEKAM DENGAN SISITEM HIDROPONIK JEFRI, JEFRI; ZULFITA, DWI; SURACHMAN, SURACHMAN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman seledri pada media arang sekam dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 11 Februari 2016 sampai dengan tanggal 6 April 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor dengan 6 taraf perlakuan 4 kali ulangan, untuk setiap ulangan digunakan 3 sampel tanaman yakni : k0 (tanpa pemberian POC kotoran kambing); k1 (pemberian konsentrasi 10%); k2 (pemberian  konsentrasi 15%); k3 (pemberian POC konsentrasi 20%); k4 (pemberian konsentrasi 25%); k5 (pemberian konsentrasi 30%). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, panjang tangkai (cm), jumlah tangkai (tangkai), klorofil daun (Spad Unit), volume akar (cm3), berat segar (g), berat kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kotoran kambing dengan konsentrasi 25% memberikan hasil yang  efektif untuk pertumbuhan dan hasil tanaman seledri.   Kata kunci : Arang Sekam, Hidroponik, Konsentrasi, Kotoran Kambing, POC, Seledri
PENGARUH PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PALA PADA TANAH ALUVIAL HERU ASYIKIN; SITI HADIJAH; RIN SUSANA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17882

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis pupuk guano yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit pala pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai dengan Oktober 2016 di rumah penelitian yang terletak di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak  Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dosis pupuk guano yaitu  g1= 250 g/polybag, g2= 500 g/polybag, g3= 750 g/polybag, g4= 1000 g/polybag, g5= 1250 g/polybag. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, diameter batang, volume akar, luas daun dan berat kering. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk guano memberikan pertumbuhan yang sama baiknya terhadap pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, diameter batang, volume akar, luas daun dan berat kering bibit pala.   Kata kunci: Aluvial, Guano, Pala.
STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA LAHAN BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA ( Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH FEBRIANTI RISTHA; Suswati Denah; Hazriani Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.111 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18673

Abstract

STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA TANAH BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH Ristha Febrianti(1), Denah Suswati(2), Rini Hazriani(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura (2)Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak   ABSTRAK Studi status hara merupakan proses untuk mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Studi status hara melibatkan pelaksanaan survey dan analisis pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium serta merekomendasi pemberian pupuk Urea, SP-36, dan KCL pada tanah bergambut untuk meningkatkan produksi lada. Hasil rekomendasi menunjukkan bahwa status hara Nitrogen, fosfor, dan Kalium pada masing-masing lokasi LT.1, LT.2, dan LT.3 bervariasi dari yang sangat rendah sampai sangat tinggi. Pada masing-masing lokasi dalam rangka meningkatkan produksi tanaman lada, direkomendasikan untuk melakukan pemupukan dengan pupuk Urea, SP-36 dan KCl. Pada lokasi LT.1 urea (170,35 kg/ha), SP-36 (42,85 kg/ha), KCl (603,08 kg/ha). Lokasi LT.2 urea (169,73 kg/ha), SP-36 (214 kg/ha), KCl (559,03 kg/ha). Lokasi LT.3 urea (174,90 kg/ha), SP-36 (165,98 kg/ha), KCl (510,11 kg/ha).   Kata Kunci : Status Hara, Tanah Bergambut, Lada
kajian pembuatan nugget ayam dengan substitusi umbi keribang terhadap tepung terigu YOUNG DELLA OKTARI; retno budi lestari; sulvi purwayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.559 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18030

Abstract

study on making chicken nugget by substitution keribang tuber for flour
ketersedian unsur hara makro n, p, k pada tanah sawah irigasi di dusun begasing desa sedahan jaya kecamatan sukadana kabupaten kayong utara ni made; sutarman gafur; ismahan umran
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18965

Abstract

KETERSEDIAAN UNSUR HARA MACRO N, P, K  PADA TANAH SAWAH IRIGASI DI DUSUN BEGASING DESA SEDAHAN JAYA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Ni Made Supadmi1), Sutarman Gafur2), Ismahan Umran2) 1)MahasiswaFakultas Pertanian dan 2)Staf Pengajar jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  ketersediaan unsur hara makro N (nitrogen), P (fosfor) dan K (kalium) tanah sawah irigasi guna meningkatkan produksi padi yang lebih optimal. Penelitian dilakukan di Desa Sedahan Jaya Dusun Begasing dengan luas sampel lahan 5 ha. Setiap titik sampel luasnya 1 ha dibagi menjadi 5 titik sub sampel dan sampel tanah diambil pada kedalaman 0-20 cm kemudian dikompositkan. Sampel tanah dianalisis di Laboratorium Sifat Kimia dan Kesuburan Tanah untuk mengetahui unsur hara dalam tanah. Hasil analisis tanah menunjukkan bahwa unsur hara makro N (nitrogen), P (fosfor) dan K (kalium) tanah sawah irigasi di Dusun Begasing termasuk dalam kriteria rendah, terutama untuk unsur hara nitrogen dan kalium. Sedangkan untuk unsur hara fosfor termasuk dalam kriteria sedang sampai sangat tinggi.Setiap lokasi penelitian perlu dilakukan pemupukan dengan rata-rata pupuk Urea 189 kg/ha, SP36 100 kg/ha dan KCl 80 kg/ha.   Kata kunci : Ketersediaan Unsur Hara, Tanaman Padi, Rekomendasi Pemupukan dan Sedahan Jaya
RESPON VARIETAS JAGUNG TERHADAP PEMBERIAN AMELIORAN KAPUR DI LAHAN SULFAT MASAM SARI, FITRIA; SUSANA, RINI; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESPONSE OF MAIZE VARIETIES TO LIMING ON FLUVAQUENTS   Fitria sari 1), Rini Susana 2),Maulidi 2),Basuni 2) 1)University student and 2)Lecturer Study Program of Agrotecnology Facultyof Agriculture Tanjungpura University ABSTRACT This study aims to investigate the response of corn to plant varieties of lime. Research conducted at the Desa Parit Canggek snapper Kubu Raya regency in West Kalimantan. The method used in this research is of split plot design using randomized complete block. The treatment consists of the main plots (lime) with three levels (k1 = 0,8 kg /subplot is equivalent to 1 ton/ha, k2 = 1,6 kg /subplot equivalent of 2 ton/ha and k3 = 2,4 kg/subplot equivalent to 3 ton/ha) and subplots (varieties) with 2 levels (v1 = Sukmaraga and v2 = Bima 7), thus there are six treatment combinations, each treatment replicated 3 times. The variables observed in this study were plant height, dry weight, cob length, cob diameter, cob weight, weight of 1000 seeds and dry seed weight/plot. The results showed that the lime and the interaction of lime and varieties maize was not significant effect to all the variables of observation, whereas varieties have significant effect on plant height, dry weight of the upper part of plant, cob diameter, weight of 1000 seeds but there is no significant effect noticeable to the length of the cob, cob weight and dry seed weight/ plot. Sukmaraga significantly different with the Bima 7 on plant height, dry weight, cob diameter and weight of 1000 seeds. Keywords: Fluvaquents, Lime, Maize
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA TIGA TIPE PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN DI DUSUN BULUH DESA MERUBONG KECAMATAN TEKARANG KABUPATEN SAMBAS RIKO RIKO; Sutarman Gafur; Rossie Wiedya Nusantara
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19267

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis sifat kimia, tingkat kesuburan tanah dan merekomendasikan dosis pemupukan pada tiga tipe pemanfaatan lahan padi, karet dan kelapa dalam. Pengambilan sampel dilakukan di Dusun Buluh Desa Merubong Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Parameter yang diamati adalah reaksi tanah (pH), N-total, P-total, K-total, kapasitas tukar kation (KTK), kejenuhan basa (KB), C-organik, Na-dd, Ca-dd, Mg-dd, kejenuhan Al, tekstur, bobot isi (BI), kedalaman lapisan pirit dan kedalaman muka air tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan. Reaksi tanah (pH) berkisar antara 3,98 hingga 4,58 dengan kriteria masam hingga sangat masam. N-total berkisar antara 0,46 % hingga 0,76 % dengan kriteria sedang hingga sangat tinggi. P-total berkisar antara 1,97 mg/100g hingga 4,83 mg/100g dengan kriteria sangat rendah. K-total berkisar antara 27,56 mg/100g hingga 40,92 mg/100g dengan kriteria sedang. kapasitas tukar kation (KTK) berkisar antara 18,12 cmol/kg hingga 33,82 cmol/kg dengan kriteria sedang hingga tinggi. kejenuhan basa (KB) berkisar antara 5,26 % hingga 20,31 % dengan kriteria sangat rendah. C-Organik berkisar antara 4,20 %, hingga 7,85% dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi. Na-dd berkisar antara 0,44 cmol/kg hingga 1,12 cmol/kg dengan kriteria sedang hingga tinggi. Ca-dd berkisar antara 0,67 cmol/kg hingga 1,28 cmol/kg dengan kriteria sangat rendah. Mg-dd berkisar antara 0,31 cmol/kg hingga 0,71 cmol/kg dengan kriteria sangat rendah hingga rendah. kejenuhan Al berkisar antara 5,04 % hingga 19,39 % dengan kriteria sangat rendah hingga rendah. tekstur tanah termasuk dalam kriteria liat berdebu. bobot isi (BI) berkisar antara 0,75 g/cm3 hingga 1,13 g/cm3. kedalaman lapisan pirit lahan padi, karet dan kelapa dalam kedalaman 60-90 cm dengan kriteria dalam dan kedalaman muka air tanah lahan padi dan karet kedalaman 10 cm lahan kelapa dalam kedalaman 20 cm dengan kriteria sangat dangkal. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata kebutuhan pupuk di lahan padi, kebutuhan pupuk urea 411 kg/ha, pupuk SP-36 145 kg/ha dan pupuk KCl 50 kg/ha, lahan karet pupuk urea 313 g/tanaman, pupuk SP-36 182 g/tanaman dan pupuk KCl 519 g/tanaman, dan lahan kelapa dalam pupuk urea 1493 g/tanaman, pupuk SP-36 163 g/tanaman dan pupuk KCl sebanyak 949 g/tanaman.       Kata kunci: Sifat kimia tanah, tiga tipe pemanfaatan lahan pertanian dan rekomendasi pemupukan.