cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 44 Documents clear
PENGARUH BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS DI LAHAN GAMBUT Wahyu Muhammad; Surachman Surachman; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39476

Abstract

Budidaya tanaman jagung di tanah gambut dihadapkan pada masalah fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Pemberian biochar sekam padi dan pupuk NPK pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran dosis kombinasi terbaik antara biochar sekam padi dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Petani di Desa Rasau Jaya II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dimulai sejak tanggal 12 Mei - 9 Agustus Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial Rancangan Acak Kelompok  dengan 2 faktor perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdapat 6 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b1=  5 ton/ha, b2= 10 ton/ha, b3= 15 ton/ha), dan faktor kedua pupuk NPK (p1= 400 kg/ha, p2= 300 , p3= 200 kg/ha). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil daun, berat kering tanaman, luas daun total, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar sekam padi berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel klorofil daun, tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, dan panjang tongkol. Berdasarkan hasil pengamatan pemberian 10 ton/ha biochar sekam padi disertai dengan dosis pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang baik pada tanah gambut. Kata Kunci : Biochar, Gambut, Jagung, Pupuk NPK, Sekam Padi
THE EFFECT OF TOFU PULP WASTE BOKASHI ON GROWTH AND YIELD OF SNAPS IN ULTISOL SOIL usman .; surachman .; astina .
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.40373

Abstract

This study aims to determine the effect of tofu pulp waste bokashi on the growth and yield of snaps and to determine how many tofu pulp waste bokashi the best to improve the growth and yield of snaps in ultisol soil. This study held from April 10st to June 10th 2019, the research was conducted in the experimental land of the faculty of agriculture at Tanjungpura University. The method used is Complete Randomized Design (CRD) of one factor. The treatment consisted of 5 treatments, namely (= tofu pulp waste bokashi 1 kg/polybag, = tofu pulp waste bokashi 2 kg/polybag, = tofu pulp waste bokashi 3 kg/polybag, = tofu pulp waste bokashi 4 kg/polybag, = tofu pulp waste bokashi 5 kg/polybag) all treatments were repeated 5 times, each treatment consisting of 4 plant samples. The results showed that the application of 5 kg/polybag  tofu pulp waste bokashi was the best of improve the growth and yield of snaps in ultisol soil. Key Word: PMK soil, snaps, tofu pulp waste bokashi.
Analysis of the Factors that Influence the Production of Rice Farming in the Pelang Rive Vilalage, Matan Subdistrict of Ketapang District ., Anton; Yurisinthae, Erlinda; Dolorosa, Eva
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rice farming is food crops for the growth of rumput-berumpun need puddle. The purpose of this research is to find factors influencing the cultivation of rice farming production in the village in south river pelang former downstream, ketapang districtThe sample technique used is the method. simple random sampling The primary data ( interview ) directly to 60, respondents data on skunder pelang, river from the village office agriculture department and the statistics. ketapang districtVariables used in this research includes, area seed, fertilizer urea, , npk mkp, a herbicide, insecticides and labor.Data analysis used the, a method of linear regression and use multiple, cobb-douglas production function then processed on the spss 20 version. Based on the research done show that the use of production factors in the area, mkp and labor seeds superior significant on britain, while the seed, fertilizer urea, npk, herbicides and insecticides not significant against the production of rice fields in the river Pelang in former south Ketapang downstream district. Key word: rice farming production, production factor, linear regression and the worship of idols, cobb-douglass 
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL Kalo Sabatana Gusta Layo, Rini Susana, Darussalam,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penggunaan berbagai jenis pupuk kandang untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah aluvial akan memberikan  pengaruh berbeda karena setiap jenis pupuk kendang memiliki C organik dan kandungan hara yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 14 Agustus 2019 sampai tanggal 27 September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman, jadi jumlah keseluruhan tanaman adalah 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah a = pupuk kandangan sapi, b = pupuk kandang ayam, c = pupuk kandang bebek dan d = pupuk kandang burung puyuh. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, diameter umbi dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi menunjukkan hasil yang sama baiknya untuk meningkatkan berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, dan diameter umbi tanaman lobak pada tanah aluvial.  Kata Kunci : Aluvial, lobak, pupuk kandang
ANALISIS KARAKTERISTIK RESPONDEN KOPI BUBUK INSTAN INDOCAFE DI KOTA PONTIANAK Dita Arista; Eva Dolorsa; Anita Suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38941

Abstract

Semakin banyaknya pelaku usaha minuman membuat semakin ketatnya persaingan bisnis. Agar dapat menghadapi persaingan tersebut maka pelaku usaha perlu mengetahui karakteristik konsumen yang mereka tuju agar tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kosumen kopi bubuk instan Indocafe di Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan desain deskriptif analitik terhadap 150 responden secara purposive sampling. Perolehan data di input dan ditabulasikan pada Microsoft Excel yang selanjutnya akan diinterpretasikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen kopi Instan Indocafe di dominasi oleh kaum laki-laki berusia 17-25 tahun, pendidikan terakhir rata-rata SMA dengan status belum menikah dan pekerjaan sebagai wiraswasta. Jumlah anggota keluarga sebanyak 3 sampai 4 orang, pendapatan sebesar Rp 2.000.000 sampai Rp 3.000.000. Jenis kopi Indocafe yang dibeli adalah Indocae Cappuccino dengan frekuensi pembelian 1 sampai 2 kali. Produsen perlu memfokuskan produk berdasarkan kategori tersebut untuk menetukan target pasar atau pasar sasaran.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL JAHE MERAH TERHADAP PEMBERIAN NAUNGAN ALAMI PADA TANAH GAMBUT ARI DIPINTO DIPINTO; Darussalam Darussalam; Iman Suswanto Suswanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38608

Abstract

Intensitas naungan merupakan aspek lingkungan yang berperan penting bagi tanaman jahe yang perlu diteliti guna meningkatkan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan intensitas cahaya yang terbaik dari tanaman naungan terhadap pertumbuhan dan  hasil tanaman jahe merah pada tanah gambut.Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari  2019 sampai Juni di Sungai Selamat Pontianak Utara. Rancangan percobaan adalahmenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Analisis keragaman denganuji beda nyata jujur (BNJ) pada tingkat kepercayaan 5%, dengan 5 perlakuan komposisi tanaman naungan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 15 tanaman jahe.Adapun perlakuan tanaman naungan yang dimaksud adalah komposisi naungan tanaman pare. n0= Tanpa naungan, n1= Ditanam 4 tanaman/2m2, n2= Ditanam 6 tanaman/2m2,n3 = Ditanam 8 tanaman/2m2, n4 = Ditanam 10 tanaman/2m2. Variabel pengamatan yang diamati yaitu tinggi tanaman(cm), berat kering tanaman(g), jumlah daun(helai), jumlah anakan per rumpun(tunas) danberat rimpang per rumpun(g).Hasil penelitian menunjukan perlakuan  tanaman naungan  n4  dengan intensitas cahaya 40% pada pertumbuhan meningkatkan tinggi tanaman, berat kering dan berat segar tanaman jahe. Pada hasil perlakuan n0 dengan intensitas cahaya 100% meningkatkan jumlah daun dan berat rimpang. Tanaman jahe merupakan tanaman yang memerlukan naungan pada pertumbuhan dan memerlukan intensitas cahaya yang penuh pada hasil untuk mendapatkan produksi yang baik.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS PADA TANAH GAMBUT Negianto, Negianto; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN PISANGTERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL                 BUNCIS PADA TANAH GAMBUT Negianto(1), Rahmidiyani(2), Tatang Abdurrahman(2)e-mail : Negiantoptk2@gamil.com. Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair tandan pisang yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil buncis yang terbaik pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak sejak bulan Juni sampai bulan Agustus 2019. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan pupuk organik cair tandan pisang yang diulang sebanyak 5 kali. Adapun perlakuan yang dimaksud yaitu : p1 = 10% pupuk organik cair tandan pisang, p2 = 15% pupuk organik cair tandan pisang, p3 = 20% pupuk organik cair tandan pisang, p4 = 25% pupuk organik cair tandan pisang, p5 = 30% pupuk organik cair tandan pisang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair tandan pisang memberikan hasil yang sama terhadap seluruh variabel pengamatan. Kata kunci : buncis, gambut, pupuk organik cair tandan pisang 
Pengaruh Biochar Sabut Kelapa (Cocos nucifera) Terhadap Ketersediaan Fosfor Pada Tanah Inceptisols Di Desa Pal IX Kabupaten Kubu Raya. Devi Lopita, Urai Suci Yulies Vitri Indrawati, Rinto Manurung,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanah Inceptisols termasuk golongan tanah masam yang memiliki kandungan liat cukup tinggi (35–78%) dengan permasalahan yang mendasar seperti pH tanah rendah, kandungan bahan organik rendah, dan kandungan unsur hara rendah terutama unsur fosfor. Konsentrasi Al dan Fe yang tinggi pada tanah Inceptisols menyebabkan terfiksasinya unsur fosfor. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Inceptisols Desa Pal IX, Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen lapangan pola rancangan acak kelompok  (RAK) dengan perlakuan 5 dosis biochar sabut kelapa dan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan yang dimaksud adalah: T0(tanpa biochar sabut kelapa), T1 (250 g.m-2), T2 (500 g.m2), T3 (750 g.m-2), T4 (1000 g.m-2). Parameter analisis tanah meliputi karakteristik kimia tanah (pH, N–total, P–tersedia, C–organik, KTK, Al, Fe dan DHL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar sabut kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap ketersediaan fosfor. Namun terdapat peningkatan nilai terhadap P–tersedia bila dibandingkan dengan tanpa perlakuan biochar. Peningkatan nilai P–tersedia dipengaruhi oleh pH tanah, C–organik, Al dan Fe.
IDENTIFIKASI PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH INCEPTISOLS AKIBAT PEMBERIAN BIOCHAR SABUT KELAPA DALAM (Cocos nucifera) DI DESA PAL SEMBILAN KABUPATEN KUBU RAYA Urai Edi Suryadi, Urai Suci Yulies Vitri Indrawati, Elva Rolita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.40056

Abstract

ABSTRAKInceptisols adalah tanah yang dicirikan dengan fraksi liat yang cukup tinggi yakni 35-78 % banyak pori mikro mengakibatkan porositas total  rendah, ketersediaan oksigen dalam tanah menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat fsika tanah Inceptisols akibat pemberian biochar sabut kelapa. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitan ini yaitu metode eksperimen lapangan dengan pola  rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan biochar yakni T0 = 0 g.m-2, T1= 250 g.m-2, T2= 500 g.m-2, T3=750 g.m-2, dan T4= 1000 g.m-2 masing-masing diulang 4 kali dengan pengambilan sampel sebanyak 3 kali yakni sebelum inkubasi, 2 bulan inkubasi 4 bulan inkubasi sehingga total berjumlah 60 sampel. Berdasarkan hasil analisis, bobot isi tanah sebelum perlakuan 0,86 g.cm-3 menurun pada bulan ke 4 0,68 g.cm-3 (rendah) . Berat jenis partikel tertinggi terdapat pada T1 bulan ke 2 (2,39 g.cm-3), berat jenis partikel turun pada T4 bulan ke 2 (1,56 g.cm-3). Porositas tanah mengalami peningkatan setelah 4 bulan inkubasi 66,69 % (poros) . Kadar air kapasitas lapang sebelum inkubasi 54,86 % meningkat pada 4 bulan inkubasi 75,53 %. Permeabilitas tanah sebelum inkubasi 0,60 cm/jam-1 dikategorkan sangat lambat (<0,125 cm/jam-1) dan mengalami peningkatan pada bulan ke 2 (1,29 cm.jam-1) masuk kategori agak lambat (0,50 – 2,00 jam.cm-1). Perlakuan biochar sabut kelapa memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air kapasitas lapang, Berdasarkan hasil penelitian rata-rata tertinggi kadar air kapasitas lapang terdapat pada perlakuan T3 (750 g.m-2). Kata kunci : Inceptisols, Fraksi liat, Fisika tanah, Biochar sabut kelapa
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI BUBUK CINCALOK DENGAN PENAMBAHAN MALTODEKSTRIN SEBAGAI BAHAN PENGISI ANI MIMI FAPERTA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi maltodekstrin terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori bubuk cincalok yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan rancanganu acak kelompok (RAK) dengan 2 faktor perlakuan yaitu bahan yang digunakan (ekstrak dan ampas) dan konsentrasi maltodekstrin (0%, 5%, 10% dan 15%), masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Analisa data fisik dan kimia menggunakan ANOVA (α=0,05) dan uji lanjut BNJ (α=0,05), sedangkan analisa data sensoris menggunakan uji friedman (α=0,05). Hasil perlakuan terbaik bubuk cincalok dari kombinasi ekstrak 200 ml dan konsentrasi maltodekstrin 5% dengan nilai rendemen 16,59%, kadar air 11,60%, total asam 2,40%, total garam 12,32%, TAAB  6,14% dan karakteristik sensori yaitu rasa 4,77 (suka), warna 4,90 (suka) dan aroma 4,40 (agak suka).