cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH KOMBINASI KAPUR DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA BUDIDAYA JENUH AIR Abdurrani, Syeh; Safwan, Mulyadi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis kombinasi urea dan kapur yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terbaik pada lahan sulfat masam dengan teknik budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2019 sampai 16 Oktober 2019 di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan total perlakuan ada 6, 2 perlakuan urea tanpa kombinasi, 2 perlakuan urea dikombinasikan dengan dolomit dan 2 lagi dikombinasikan dengan abu. Perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, bobot kering tanaman, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi kapur dan urea memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke 6 setelah tanam, panjang daun dan bobot kering tanaman namun tidak pada variabel jumlah daun, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji.
PENGARUH KOMBINASI BIOCHAR LIMBAH KAYU DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG KENARI DI TANAH GAMBUT Salase Kanz Gemilang; Dini Anggorowati; Agus Ruliyansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.38470

Abstract

Biochar adalah arang hitam hasil dari proses pemanasan biomassa pada keadaan oksigen terbatas atau tanpa oksigen, yang berperan sebagai penyedia karbon dan sebagai pengganti bahan organik, dapat menjaga kelembaban tanah, dan membantu menyerap air dan menjerap unsur hara. Biochar juga meningkatkan ketersediaan hara mikro dan makro serta menjadi penyedia ekologi bagi pertumbuhan mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pemberian kombinasi biochar limbah kayu dan pupuk kandang yang memberikan pertumbuhan dan hasil terung kenari yang terbaik di tanah gambut. Penelitian ini dilakukan di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat dan berlangsung selama tiga bulan (April 2019 sampai Agustus 2019). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 macam perlakuan dan 4 ulangan dengan 4 sampel tanaman. Perlakuan yang diberikan adalah kombinasi dosis biochar limbah kayu dan pupuk kandang sapi yaitu 5 ton/ha biochar limbah kayu + 7,5 ton/ha pupuk kandang sapi (A), 5 ton/ha biochar limbah kayu + 15 ton/ha pupuk kandang sapi (B), 10 ton/ha biochar limbah kayu + 7,5 ton/ha pupuk kandang sapi (C), 10 ton/ha biochar limbah kayu + 15 ton/ha pupuk kandang sapi (D), 15 ton/ha biochar limbah kayu + 7,5 pupuk kandang sapi (E), dan 15 ton/ha biochar limbah kayu + 15 ton/ha pupuk kandang sapi (F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biochar limbah kayu dan pupuk kandang sapi di tanah gambut berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 MST akan tetapi tidak berpengaruh nyata pada variabel lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biochar limbah kayu dan pupuk kandang sapi di tanah gambut memberikan pengaruh yang sama.
Finansial Feasibility Analysis of Copra Processing Business at Jeruju Besar Village Sungai Kakap District Kubu Raya Regency Artadewa, Azmi; Yurisinthae, Erlinda; Suyatno, Adi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim is to analyze financial feasibility of copra processing enterprises in the Jeruju Besar village,  Sungai Kakap district, Kubu Raya regency . The research uses data primary and secondary data with the number of respondents as many as 13 people and wearing a method of the census. The value of the discount factor is 7%. Analysis of the data used was analysis feasibility financial as Net Present Value (NPV), Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) and sensitivity analysis. The research results show that it is still appropriate to copra processing enterprises followed by the value of Net Present Value (NPV) as much as Rp. 172.935.815, Net Benefit-Cost ratio ( Net B/C) is 2,996, Internal Rare of Return (IRR)  is 44,5 %, and scores of the Payback Period (PP) is 0,27 years or about 2 months and 7 days. Despite the Net Present Value (NPV)  , So it could be conclusion that the processing enterprises of corpa is still worth to be operations. In the analysis sensitivity, researchers chose the scenario 2 scenario 45 copra price increase of percent and scenario wages increase employment of 2 %. The results show that the two scenarios analisiss senstivitas sensitivity analysis is still worth planted. Key Words : financial feasibility, copra processing, discount factor, Net Preseent Value (NPV), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Internal Rare of  Return (IRR), Payback Period (PP), Sensitivity Analyze.
SIFAT FISKOKIMIA DAN SENSORI PERMEN JELLY BERBAHAN DASAR SARI DAUN CINCAU DAN LIDAH BUAYA Ziza Ariska
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38969

Abstract

Permen jelly yang terbuat dari sari daun cincau dan lidah buaya merupakan upaya untuk penganekaragaman produk olahan yang berbasis daun cincau. Pembuatan permen jelly daun cincau (cycle barbata) dengan perbandingan daun cincau yang telah diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi daun cincau dan lidah buaya untuk menghasilkan permen jelly berdasarkan sifat kimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor dengan enam taraf yang terdiri( p1; 9,6:38,4, p2; 14,4:33,6, p3; 19,2:28,8, p4; 28,8:19,2, p5; 33,6:14,4, p6; 38,4: 9,5, g/g). Permen jelly terbaik dihasilkan dengan formulasi 38,4:9,6. Karakteristik kimia permen jelly terbaik menghasilkan kadar air (18,03%), kadar abu (0,28%), kadar serat (1,62%), TPT (27,28), total kalsium (0,0015%), Fosfor (0,014,%). Tingkat sensori menghasilkan skala hedonic warna 2,90 (agak tidak suka) rasa 3,13 (cukup suka) aroma 3,47 (cukup suka) tekstur 3,40 (cukup suka) dan kesukaan 3,27 (cukup suka) Kata kunci : daun cincau, jelly, lidah buaya, sari
ESTIMATION OF ORANGE MUD CRAB (Scylla olivacea) STOCKS AS THE CATCH YIELD OF FISHERMEN OF KUBU VILLAGE, KUBU RAYA DISTRICT, WEST BORNEO Arif Triadma; INPURWANTO WI; YENI HURRIYANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.35343

Abstract

ABSTRACKInformation about orange mud crab (Scylla olivacea) stocks in West Kalimantan is still very minimal, especially in Kubu Village, Kubu Sub-District. The purpose of this study was to estimate the stocks of Scylla olivacea from the catch yield of fishermen of Kubu Village, Kubu Sub-District, Kubu Raya District, West Borneo Province. The method used for sampling was the Census method in which the samples to be observed were all the catches of orange mud crabs in 2 (two) collectors in Kubu Village. Sampling of S. olivacea was carried out at 1-time interval in 2 weeks for 4 (four) months. This study was conducted in September-December 2018. Based on the results of the study, S. olivacea which was caught during the study were 341 crabs, in which male crabs were caught of 255 crabs and female crabs of 86 crabs. The relationship of width and weight of male S. olivacea was negative allometric, female S. olivacea was isometric and the total male and female was isometric. The asymptotic width (L∞) of male S. olivacea was 258 mm, female was 175 mm, the total was 253.3 mm, the growth coefficient (K) of male was 0.15 per year, female was 0.21 per year, the total was 0.15 per year. The mortality of S. olivacea was mostly caused by natural mortality (M) with a value of 0.2355 per year. The rate of exploitation of S. olivacea shows that the catches carried out was still below optimal with the exploitation value (E) of 0.1673.Keyword : Stock estimation, Scylla olivacea, Width and weight relationship.
Aksesibilitas Petani Terhadap Lembaga Keuangan Formal di Kabupaten Mempawah Veronika, Carla; Suyatno, Adi; Suyatno, Adi; Maswadi, Maswadi; Maswadi, Maswadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carla Veronika dengan judul skripsi Aksesibilitas Petani Terhadap Lembaga Keuangan Formal di Kabupaten Mempawah. Ada beberapa lembaga keuangan baik formal maupun non formal yang bisa diakses oleh masyarakat sekitar lokasi penelitian. Namun masih terdapat sebagian masyarakat yang tidak atau belum mau mengakses lembaga keuangan dengan berbagai macam alasan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui aksesibilitas petani padi sawah terhadap lembaga keuangan di Kabupaten Mempawah Data diperoleh dari metode random sampling melalui rumus slovin dengan standar erorr 5%. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis regresi logistik melalui uji signifikansi model, uji parameter dan odd ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 rumah tangga petani responden di Desa Kepayan Kecamatan Anjongan, terdapat 88 rumah tangga petani (88 persen) yang  mengakses lembaga keuangan formal. Sementara itu, 12 rumah tangga petani lainnya (12persen) tergolong tidak mengakses lembaga keuangan formal dengan berbagai pertimbangan. Sedangkan hasil analisis regresi logistik melalui estimasi analisis faktor-faktor yang mempengaruhi aksessibilitas keuangan formal bagi rumah tangga petani responden adalah variabel usia dan pendapatan per kapita. Kedua variabel tersebut secara signifikan berpengaruh positif terhadap aksesibilitas petani pada lembaga keuangan formal dengan nilai marginal efek bertanda positif masing-masing sebesar 0,045 dan 0,180 yang berpengaruh signifikan pada taraf nyata 5 persen Kata Kunci: Aksesibilitas, Lembaga Keuangan, Random Sampling, Analisis Regresi Logistik
PENGARUH BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS DI LAHAN GAMBUT Wahyu Muhammad; Surachman Surachman; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.39476

Abstract

Budidaya tanaman jagung di tanah gambut dihadapkan pada masalah fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Pemberian biochar sekam padi dan pupuk NPK pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran dosis kombinasi terbaik antara biochar sekam padi dan pupuk NPK untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Petani di Desa Rasau Jaya II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dimulai sejak tanggal 12 Mei - 9 Agustus Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial Rancangan Acak Kelompok  dengan 2 faktor perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdapat 6 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu biochar sekam padi (b1=  5 ton/ha, b2= 10 ton/ha, b3= 15 ton/ha), dan faktor kedua pupuk NPK (p1= 400 kg/ha, p2= 300 , p3= 200 kg/ha). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil daun, berat kering tanaman, luas daun total, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan biochar sekam padi berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel klorofil daun, tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol berkelobot, dan panjang tongkol. Berdasarkan hasil pengamatan pemberian 10 ton/ha biochar sekam padi disertai dengan dosis pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis yang efisien dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang baik pada tanah gambut. Kata Kunci : Biochar, Gambut, Jagung, Pupuk NPK, Sekam Padi
Biology Crocidolomia pavonana Fabricus (Lepidoptera: Pyralidae) Rearing With Artficial Diets in a Laboratory ILHAM, NURHADI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crocidolomia pavonana (F) is one of the Olygophagic pest and is the main pest in family plants (Brassicaceae) which can result in yield loss of up to 65.8% .This study aims to determine the development and reproduction of   C. pavonana (F) which is maintained with artificial diets in the laboratory. The Research was carried out in the Tanjungpura University Faculty of Agriculture Plant Pest Laboratory which began from October to January. C. pavonana (F) is preserved in a 50 ml plastic cups.The artificial diets made from Phaseolus vulgaris L. with the addition of other supporting ingredients according to the Salama method (1970).Then do the multiplication of test insects until they reach F2. Furthermore, cohort observations were carried out using 100 individual 1 instars per glass. The parameters observed were life cycle, mortality, sex ratio, fecundity, and egg fertility.The observations were made using 100 instars 1 as individual cohorts per glass .The results showed the development period of C. pavonana (F) from hatching to adult ranged between 24 – 30 days, C. pavonana (F) life cycle from egg to produce eggs again lasts 28 - 33 days an average of 30.57 days,  the age of eggs until dead individual lasts 8-52 days an average of 39.23 days, the egg stage ranged from 3-5 days an average of 4 days. Larvae consist of 4 instars, first instar stage duration (3-5 days) an average of 4.04 days, second instar (3-5 days) an average of 3.08 days, instar III (2-5 days) an average of 2.82 days, IV instar (2-3 days) an average of 2.08 days, pre-pupa (2-3 days) an average of 2.42 days and pupa (7-9 days) an average of 8.26 days. The length of life of male adult ranges between 2 – 29 days an average of 15.90 days and female adult between 4- 27 days an average of 12.90 days. The pre-laying period ranges from 2- 5 days an average of 3.3 days and the post-nesting period ranges from 2 - 11 days an average of 4.95 days.Egg fertility with an average of 88.23%. The average number of eggs produced is 229.85. Keywords : Artificial Diets, Biology, C. pavonana (F), Phaseolus vulgaris L.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis pada Tanah Gambut juniati, Juniati; Zulfita, Dwi; ., Astina
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, berlangsung dari tanggal 21 Maret sampai tanggal 21 Mei 2020. Metode yang digunakana adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman, perlakuan tersebut adalah konsentrasi POC: p1 (1 ml/l air), p2 (2 ml/l air), p3 (3 ml/l air), p4 (4 ml/l air) dan p5 (5 ml/l air).Jumlah tanaman seluruhnya yaitu 100 tanaman. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm) , volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat polong pertanaman (g), panjang polong (cm) dan berat polong per polong (polong). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC konsentrasi 5 ml/l air menunjukkan pertumbuhan dan hasil buncis yang terbaik pada tanah gambut, tetapi pemberian POC konsentrasi 1 ml/l air sudah efektif untuk pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah gambut.Kata Kunci: Buncis, Gambut, Pupuk Organik Cair
PERFORMANS PRODUKSI BABI YORKSHIRE DI INSTALASI PEMBIBITAN TERNAK BABI DINAS PANGAN, PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT Bonifasius Eri; zakiya tulyaqin; Yuli Arif Tribudi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41202

Abstract

Kebutuhan daging babi di Kalimantan Barat yang meningkat dibutuhkan peningkatan produktivitas sehingga diperlukan uji performans produksi. Hasil uji performans produksi dapat menjadi gambaran dan informasi untuk menentukan kebijakan dalam peningkatan produksi babi Yorkshire. Performans produksi yang sangat menentukan tingkat keberasilan dalam usaha peternakan babi adalah litter size, mortalitas lahir, bobot lahir, mortalitas prasapih dan bobot sapih. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pengambilan sampel menggunakan data primer(recording) dari induk babi bangsa Yorkshire berjumlah 30 ekor. Hasil penelitian menunjukan performans produksi babi Yorkshire di Instalasi Pembibitan Ternak Babi Provinsi Kalimantan Barat memiliki rataan litter size sebanyak 11,362,63 ekor dengan mortalitas lahir 12 ekor (3,5 %). Rata-rata bobot lahir babi Yorkshire sebesar 1,460,15 kg sedangkan bobot sapih 6,510,86 kg dengan mortalitas prasapih 71 ekor (22%).