cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DALAM MEMBELI MI INSTAN (STUDI KASUS DI KOTA PONTIANAK) Putra, Agung Sugih; Nurliza, Nurliza; A. Yusra, Abdul Hamid
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mi instan merupakan makanan siap saji dan mudah dikonsumsi. Tingginya tingkat konsumsi mi instan di Indonesia merupakan peluang pasar yang potensial bagi pelaku usaha yang ingin memasuki pasar mi instan. Pengetahuan akan keinginan konsumen terhadap produk yang akan dibelinya menjadi penting bagi produsen untuk terus bersaing di pasar yang kompetitif. Tujuan penelitian adalah mengetahui preferensi konsumen dalam membeli mi instan di Kota Pontianak. Sampel dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan metode diskriptif dan konjoin. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi atribut mi instan yang menjadi preferensi konsumen adalah bahan kemasan plastik, bentuk kemasan kotak, bentuk mi kotak, warna kuning, rasa gurih, tekstur mi tidak mudah mengembang, harga Rp 1.000,00- Rp 2.000,00, daya tahan produk lama, ukuran 110-130 gr, dan atribut mi instan yang paling dipertimbangkan konsumen adalah atribut warna.
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Biji Cempedak Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensori Kulit Kue Sus ZAHID, KHALIS THIFAL; rahayuni, tri; priyono, suko
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Biji cempedak merupakan bahan pangan dengan sumber karbohidrat, protein, energi dan mineral yang baik sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Pengaplikasian tepung biji cempedak sebagai bahan substitusi pada pembuatan kulit kue sus perlu dilakukan diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan substitusi tepung terigu dengan tepung biji cempedak terbaik pada pembuatan kulit kue sus terhadap sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan Data yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA taraf uji 5%. Perlakuan terbaik menggunakan uji indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh pada substitusi 80 g tepung terigu : 20 g tepung biji cempedak. Karakteristik kimia kulit kue sus yang dihasilkan yaitu kadar air 13,49 %, abu 2,09 %, protein 9,19 %, dan daya pengembangan 49,41 %. Karakteristik sensori kulit kue sus yang dihasilkan yaitu aroma (3,93), warna (4,10), tekstur (4,00), rasa (4,10), dan kesukaan keseluruhan (4,03). Nilai formulasi terbaik metode De Garmo (0,63) Kata kunci: tepung biji cempedak, tepung terigu, kulit kue sus
EFFECT OF RETENTION TIME OF PALM OIL MILL EFFLUENT ON GROWTH AND YIELD OF BABY CUCUMBER ON PEAT SOIL Sarah Dhayan; Warganda warganda; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.33625

Abstract

This study aims to find the best Palm Oil Mill Effluent (POME) retention time for baby cucumber’s growth and yield on peat soil. The study is conducted on Sungai Selamat Street, Siantan Hilir, East Pontianak District, Pontianak City. The study period began from February 16th, 2019 until May 11th, 2019. The design used in this study is a field experiment method with a Randomized Block Design pattern consisting of 6 treatments, namely: m0 (without incubation of POME), m1 (2 weeks incubation of POME), m2 (3 weeks incubation of POME), m3 (4 weeks incubation of POME), m4 (5 weeks incubation of POME), and m5 (6 weeks incubation of POME), each treatment is repeated 4 times and each plot consists of 3 observation sample plants and 1 destructive observation sample plant. The results showed that the retention time of POME on peat soil could increase yields on baby cucumber plants, especially on variable number of fruits yielded of each plant, fruit’s diameter, fruit’s weight each plant, and the weight of each fruit. The retention time of POME for 5-6 weeks can increase the number of fruits, fruit’s diameter, fruit’s weight each plant, and the weight of each fruit. Keywords: baby cucumber, retention time, peat soil, POME.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Padi Ladang di Desa Engkangin Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak Joni Gunawan Ari Krisnohadi Hipolitus Meles
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41366

Abstract

ABSTRAKTanah adalah sumber daya fisik yang penting untuk perencanaan penggunaan lahan. Pemahaman petani yang terbatas tentang pengelolaan lahan tanpa memperhatikan kelanjutan lahan. Evaluasi kesesuaian lahan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan menentukan kelas kesesuaian lahan. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui sub kelas kesesuaian lahan untuk tanaman padi ladang. Penelitian di lakukan di Desa Engkangin, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak dan di rekomendasikan untuk menyelesaikan faktor-faktor penghambat tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei tanah dan analisis sampel tanah. Hasil Penelitian menunjukan bahwa memiliki 1 SPT, Typic Hapludults. Berdasarkan kriteria kesesuaian lahan, tanah termasuk kelas kesesuaian lahan aktual N-f, r yang merupakan sebagai faktor penghambat yaitu pH tanah dan drainase tanah. kelas kesesuaian lahan potensial termasuk S2, (sesuai marginal). Pembangunan saluran irigasi dan pengapuran sebagai rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas padi ladang
THE EFFECT OF PADI HUSK BIOCHAR COMBINATION AND CHICKEN MANURE AGAINST KALE GROWTH AND RESULTS (Brassica oleraceae var. Acephala L.) IN PEATLAND Kristina Noni Sari; Agus Ruliyansyah; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34170

Abstract

Kale plants are a type of green vegetables belonging to Brassica originating from the Eastern Mediterranean or Asia. Kale plants are also dubbed the "The Queen of Greens" and are vegetables that are very well known throughout the world because they have very high nutritional and nutritional content. The aim of this research was determine the best dose of a combination of rice husk biochar and chicken manure on the growth and yield of kale on peat soil. This research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This research started on November 3, 2018 until February 18, 2019. The design used in this study was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments namely: (b1) 3 ton biochar / ha + 15 ton  chicken manure / ha , (b2) 6 ton biochar / ha + 15 ton chicken manure / ha, (b3) 9 ton biochar / ha + 15 ton chicken manure / ha, (b4) 3 ton biochar / ha + 30 ton chicken manure / ha, (b5) 6 ton biochar / ha + 30 ton chicken manure / ha, (b6) 9 ton biochar / ha +  30 ton chicken manure / ha. Each treatment was repeated 4 times and consisted of 3 plant samples. Observation variables observed in this study were root volume ), number of leaves (strands), leaf area (), leaf chlorophyll content (spad unit), fresh weight of plants (g), and plant dry weight ( g). Based on the results of research that has been carried out that the combination of rice husk biochar 6 ton / ha and chicken manure 15 ton /ha can increase the growth and yield of the best kale plants on peat soil. Keywords: Biochar Rice Husk, Chicken Manure, Kale
RANSUM KOMPLIT KAMBING MENGGUNAKAN AMPAS SAGU HASIL FERMENTASI Aspergillus niger jumadi hanif; retno budi lestari; duta setiawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.39005

Abstract

RANSUM KOMPLIT KAMBING MENGGUNAKANAMPAS SAGU HASIL FERMENTASI Aspergillus niger Jumadi 1), Retno Budi Lestari 2), dan Duta Setiawan2)1)Mahasiswa, 2)Dosen Program Studi Peternakan – Fakultas Pertanian – UniversitasTanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi – Pontianak – KalimantanBarat 78124email: jumadihanif@gmail.com   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas sagu fermentasi pada ransum komplit ternak kambing kacang, mendapatkan formula yang tepat ransum komplit dengan menggunakan ampas sagu fermentasi pada ternak kambing kacang, mengetahui seberapa besar ampas sagu fermentasi dapat menggantikan rumput lapang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan 1 faktor perlakuan yaitu: ransum komplit yang terdiri dari Rumput Lapangan (RL), Ampas Sagu Fermentasi (ASF) dan Konsentrat. Perlakuan tersebut terdiri dari: P0 =60% RL+ 0% ASF + 40% konsentrat, P1 = 45% RL + 15% ASF+ 40% konsentrat, P2 = 30% RL + 30% ASF+ 40% konsentrat, P3 = 15% RL + 45% ASF+ 40% konsentrat. Setiap perlakuan menggunakan kambing berumur 1–1,5 tahun terdiri dari 3 kelompok, sehingga jumlah unit percobaan ada 12 ekor kambing kacang jantan yang dikelompokan berdasarkan berat badan dengan kisaran bobot badan awal antara 13,5–20,6 kg dengan rata-rata bobot badan 17,5 ± 2,07 kg. Hasil penelitian menunjukkan ransum komplit yang terdiri dari Rumput Lapangan (RL), Ampas Sagu Fermentasi (ASF) dan Konsentrat yang diberikan dengan taraf yang berbeda menunjukan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap Pertambahan Bobot Badan (PBBH) antara 70,13-84,12 g, Konversi Pakan antara 16,01—19,46 dan Kecernaan Bahan Kering (KcBK) antara 59,35-79,15 %. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah formulasi ransum komplit dengan 45 % ampas sagu fermentasi menggunakan Aspergillus niger mampu menggantikan rumput dan dapat menghasilkan performa produksi terbaik. Kata kunci : Ampas Sagu, Fermentasi, Ransum Komplit
The Effect Of Concentration On Rice Ash Husk And Soaking On The Decrease HCN Galli (Lasio spinosa) Flour Wahyu, Wahyu; Rahayuni, Tri; Purwayantie, Sulvi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Galli (Lasia spinosa) is one of uniqe rhizome from Sambas regency that never use and contain of HCN (cyanide acid). This acid was toxin in body and dose dependent could be death. For decreasing HCN has been done with rice ash husk and certain time.  The goal of this research to obtain the effective of ash suspension and soaking time to decrease HCN of galli tuber. The research design used factorial of block design between rice husk ash concentration (10%, 20%, 30%) and time of (6, 12, 24 in hour). Data was analyzed by anova (α = 5%) and BNJ (α = 5%).The result showed that the higher of rice husk ash concentration and the long time of soaking, the lower of HCN content. The best treatment of galli powder obtain from rice husk ash concentration of 30% and  soaking time for 24 hours with characteristic HCN content of 3.07 ppm, moisture content of 7,24%, ash of 5,49%, fat of 1,16 protein of 7,12%, crude fiber of 13,81% and carbohydrate of 81,47%.Key word : rice husk ash. soaking. HCN. flour. galli
KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN HUBUNGAN FILNOGENETIK BERDASARKAN IDENTIFIKASI MOLECULER VARIETAS PADI MERAH DARI KALIMANTAN BARAT AMRAN ISMADI AMRAN ISMADI,M.P; Wasian Wasian Dr,Ir.H.Wasi&#039;an,MS; Tantri Palupi Dr.Tantri Palupi,SP.,M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.37326

Abstract

Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki keragaman padi merah yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi identitas padi merah variets Maiyan secara morfologi dan molekuler. Penelitian dilakukan berdasarkan dua tahapan yaitu identifikasi morfologi daun, batang, bulir dari padi dan identifikasi molekuler dengan menggunakan penanda gen MatK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Padi Merah Varietas Maiyan berdasarkan pengamatan morfologi yaitu jumlah anakan 1-13 buah, dengan anakan produktif 1-11 buah, warna permukaan daun hijau kekuningan (Green Group 144C), jumlah nodus 5. Padi Merah Maiyan memiliki tinggi tanaman yang cukup besar yaitu mencapai 122,5-149,5 cm.  Hasil identifikasi molekuler Padi Merah Maiyan memiliki kemiripan dengan Oryza sativa Japonica cultivar Nipponbare 99%, Oryza sativa Japonica Group bio-material IRGC33984 99%, Oryza sativa Rufipogon 99%, Oryza sativa  cultivar Giza 178 99%, dan Oryza sativa cultivar NARC 17958 99%. Kemiripan yang tinggi diduga dipengaruhi oleh asal tetua dari Padi Merah Varietas Maiyan yang sama dengan kelima padi tersebut. Kata Kunci : rice, characterization, MatK, molecullar, morphology.
The Effect of Poultry Manure and Mulch on the Growth and Yield Cayenne Pepper On Alluvial Soils Yuniarti ,; Nurjani ,; Mulyadi Safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36108

Abstract

The cultivation of cayenne pepper in alluvial soil has some problems, one of them is the solid structure of the soil. Poultry manure can be used as an alternative to soil structure, whilemulch to reduce nutrient leaching from rain splashes. This study aims to find out the interaction of poultry manure andmulch on the growth and yield of cayenne pepper plants on alluvial soil.This research was conducted in Tengguli village land, Sajad District, Sambas Regency from 18th February to 15th May 2019. This study used a split plot design, is silver plastic mulch (m0= without mulch and m1= mulch) as main plot andpoultry manure (a1= 5 ton/ha, a2= 10 ton/ha, a3= 15 ton/ha) as sub plot. Observation variables were plant height, dry weight of the plants, root volume, number of plant fruit, weight of plant fruit, weight of fruit, number of plot fruit, and weight of plot fruit. The result shows that the interaction poultry manure 15 to/ha  and mulch provide  the highest ofgrowth and cayenne pepper plant results on alluvial soil. Keyword: Mulch,Poultry Manure, Alluvial Soil, Cayenne Pepper Plants
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Karet Di Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas Erpiani Erpiani; Asmahan Akhmad; Joni Gunawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4039

Abstract

Evaluasi lahan merupakan bagian bentang alam yang mencakup pengertian lingkungan termasuk iklim, topografi, bahkan keadaan vegetasi alam. Adapun evaluasi kesesuaian lahan pada hakekatnya berhubungan dengan evaluasi untuk budidaya perkebunan dan pertanian. Lahan yang di evaluasi adalah lahan yang terletak di Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas seluas 60 Ha. Lingkup penelitian ini hanya dibatasi pada aspek kesesuian lahan untuk tanaman karet, Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan dan hasil analisis sifat kimia tanah dilaboratorium di ketahui bahwa tempat penelitian memiliki 2 jenis tanah yaitu tanah mineral dan tanah gambut. Pada SPT 1 memiliki kelas kesesuaian lahan aktual tidak sesuai pada saat ini (N1fx) dengan faktor pembatas pH tanah dan kedalaman sulfidik. Sedangkan kelas kesesuaian lahan potensialnya (S3) sesuai marginal. Pada SPT 2 memiliki kelas kesesuaian lahan aktual ( N1fb) tidak sesuai pada saat ini dengan faktor pembatas pH tanah, bahaya banjir sedangkan kelas kesesuaian lahan potensialnya (S3) sesuai marginal. Kata Kunci: Evaluasi Kesesuaian Lahan tanaman karet.

Page 99 of 191 | Total Record : 1901