cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
THE RESPONSE OF BLACK RICE TOWARDS ALUMINIUM TOXICITY IN GERMINATION PHASE Mahmuda, Arrum; ., Asnawati; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Black rice is a type of rice which has high anthocyanins content functioning as antioxidants which are beneficial for health. Superior seed can be used to improve the production of black rice. However, local seeds with Aluminium tolerance are not available. This research aims to find out the response of several varieties of black rice towards Al toxicity in germination phase. This research used several black rise varieties namely Senakin, Tabah, Gula and Melawi variety. Meanwhile, inpara 2 variety was used as a comperative seed with Al tolerance and Cibogo variety was used as a comperative seed which is susceptible to Al. Seed selections is conducted to obtain seeds that has the potential to grow subobtimal condition. seeds were placed on straw paper which has been sprayed with 150 ppm Al solution and rolled. Comparison (I) Senakin, Tabah, Gula and Melawi variety were significantly different from Inpara 2 and Cibogo variety in observation variable Germination Percentage (GP), Vigor Index (VI), Grow Rate (GR) and Radicle Length (RL). Comparison (II) Senakin variety was significantly different from Tabah, Gula and Melawi variety in observation variable GP, VI, GR and RL. Comparison (III) Tabah variety was significantly different from Gula and Melawi variety in observation variable GP, VI, GR and RL. Comparison (IV) Gula variety was significantly different from Melawi variety in observation variable GP, VI, and GR, yet not significantly different in variable RL. Comparison (V) Inpara 2 variety was significantly different from Cibogo variety in observation variable GP and VI yet not significantly different in variable GR and RL.Keywords: Aluminium Toxicity, Black Rice, Germination, Susceptible, Tolerance, Variety
THE GROWTH OF BLACK PEPPER CUTTING AS EFFECT OF SHADING AND AUXIN Handayani, Eni
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the successfull of black pepper production is influenced by the use of healthy and good black pepper seedling quality. The research aims to obtain the best combination of the use of growth hormone origin with the intensity of shade on the success rate and growth of pepper cuttings. The study was conducted in jerora village I Sintang district. The study was conducted in August-December 2018. The research was conducted using two factors with the split plot model research design. The main plot is a shade consisting of 2 levels (n1 = 25% shade and n2 = 75% shade) and subplot is an auxin hormone consisting of ho = control, h1 = 1% synthetic IAA, h2 = shallot extract and h3 = Sprout Extract. The results showed that the percentage of cutting growth in paranet shade was 75% higher with paranet usage 25%. The average number of leaves using natural auxin hormone derived from onions shows the highest number of leaves, 9 strands. The highest plant height is shown in the shade treatment of 75% which is 18.7 cm. In the root dry weight variable the best combination treatment was shown in the use of the origin of the natural auxin hormone derived from the sprouts and 75% shade extract of root dry weight 0.42 g, and root shoot ratio 0, 61%Keywords: IAA, shallot extract, bean sprout extract.
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK BIBIT JAMBU AIR Titus Parsaulian Pakpahan; Putu Dupa Bandem; Patriani -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan penyambungan bibit jambu air. Penelitian ini dilaksanakan dilokasi penangkar bibit Jl. Wonoyoso, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak dari tanggal 28 Februari 2012 28 Mei 2012. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: a1 (panjang entris 4 cm), a2 (panjang entris 7 cm), a3 (panjang entris 10 cm), a4 (panjang entris 13 cm) dan a5 (panjang entris 16 cm). Setiap perlakuan ada 5 ulangan dan tiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah: Persentase Keberhasilan Sambungan (%), Jumlah Daun yang Tumbuh (helai) dan Pertambahan Panjang Entris (cm). Hasil penelitian menunjukan perlakuan panjang entris berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan, jumlah daun yang tumbuh dan pertambahan panjang entris. Perlakuan a5 (panjang entris 16 cm) memberikan rerata tertinggi untuk persentase keberhasilan sambungan yaitu 86,66% sedangkan perlakuan a1 (panjang entris 4 cm) memberikan rerata tertinggi untuk jumlah daun yang tumbuh dan pertambahan panjang entris masing-masing sebesar 11,50 helai dan 5,48 cm. Kata Kunci : entries, jambu air, pucuk
pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut julinda, Angelina; anggorowti, dini; safwan, mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy Pada Tanah Gambut Angelina Julinda 1), Dini Anggorowati 2), Mulyadi Safwan2) 1) Mahasiswa Fakultas Pertanian 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 16 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan dimana tiap ulangan  terdiri dari 3 sampel. Jadi total  keseluruhan yang diperoleh  4 x 6 x 3 = 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A = Pupuk Kandang Kotoran Ayam, S = Pupuk Kandang Kotoran Sapi,   K = pupuk Kandang Kotoran Kambing, dan P = Pupuk Kandang Kotoran Puyuh, dengan perbandingan    (2 volume tanah : 1 volume pupuk kandang).  Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), jumlah klorofil daun (spad unit), luas daun  (cm2), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang pada semua jenis memberikan pertumbuhan dan  hasil tanaman pakcoy yang sama pada tanah gambut. Kata kunci: gambut, pupuk kandang, pakcoy
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM ARAB PETELUR PADA PETERNAK BANTUAN MESIN PENGOLAH PAKAN TERNAK DI DESA PAL IX KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Setiawati Setiawati; Ani Muani; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4026

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pendapatan yang diperoleh peternak pada usaha ternak ayam arab petelur dengan adanya bantuan mesin pengolah pakan ternak dan untuk melihat kaitan antara volume penjualan minimal, harga jual serta jumlah produksi yang harus diusahakan agar usahanya tidak rugi dan memberikan sejumlah laba tertentu. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis BEP dan analisis R/C Ratio dan Rumus perhitungan pendapatan. Analisis BEP digunakan untuk melihat hubungan antara volume penjualan minimal, jumlah produksi. Analisis R/C ratio dihitung berdasarkan penerimaan dan biaya untuk melihat kelayakan usaha ternak ayam arab petelur dari segi untung atau rugi suatu usaha yang dilakukan peternak. Hasil perhitungan dan analisa menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan peternak ayam arab petelur di Desa Pal IX adalah sebesar Rp.34.532.336/Th artinya peternak memperoleh nilai selisih antara biaya dan penerimaan sebesar Rp.34.532.336/Th. Rata-rata nilai BEP rupiah 2.894.758 artinya nilai penjualan atau nilai produksi minimal yang harus dilakukan peternak sebesar Rp 2.894.758 dan rata-rata nilai BEP unit sebesar 2.209 artinya jumlah produksi yang harus dihasilkan peternak sebanyak 2.209 butir telur. Nilai R/C ratio usaha ternak ayam petelur sebesar 3,23, artinya angka tersebut lebih tinggi dari 1,00 yang merupakan indikasi bahwa suatu usaha ternak ayam arab petelur di Desa Pal IX menguntungkan. Kata kunci : Pendapatan, usaha ternak ayam, ayam arab,bantuan mesin pengolah pakan.
PENGARUH BOKASI ISI RUMEN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Heatubun, Antonius_tomy; Santoso, Eddy; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Antonius Tomy Heatubun(1),Eddy Santoso(2),Maulidi(2),(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan(2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi isi rumen sapi dan mencari dosis terbaik untuk pertumbuhan dan kailan pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 29 september  2018 - 29 november 2018. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu bokasi isi rumen sapi dengan dosis 386 g/polybag setara dengan 5% bahan organik (b1), 717 g/polybag setara dengan 8% bahan organik (b2), 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik (b3), 1.379 g/polybag setara dengan 14% bahan organik (b4) dan 1.710 g/polybag setara dengan 17% bahan organik (b5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai dosis bokasi isi rumen sapi memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu variabel kadar klorofil daun, volume akar, dan berat kering tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap komponen hasil tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu jumlah daun,  berat segar tanaman dan luas daun. Pada penelitian ini ditemukan dosis Bokasi isi rumen sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah podsolik merah kuning yaitu dosis 1.048 g/polybag setara dengan 11% bahan organik.Kata Kunci :bokasi isi rumen sapi, kailan, podsolik merah kuning   
STUDI KEANEKARAGAMAN FUNGI TANAH DAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA LAHAN BEKAS PENAMBANGAN EMAS (PETI) DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH KOTA SINGKAWANG Ismahan Umran, Asrifin Aspan, Fahmy Zulfikar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.39738

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah pada dua tipe penggunaan lahan yaitu lahan bekas PETI dan lahan bekas PETI yang telah ditanami kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keanekaragaman jenis fungi tanah dan fungi Mikoriza Arbuskula yang dapat bertahan pada lahan bekas tambang emas. Serta mengembangkan potensi dari jenis-jenis mikoriza tersebut. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan cara memplotkan lahan dengan luas 40 m x 5 m dan dibagi menjadi 3 bagian atau blok ( I, II, dan III ) sehingga masing – masing blok berukuran 13,3 m x 5 m, dan dari tiap bagian – bagian tadi diambil sampel secara acak dengan sistem kuadrat 1m x 1m yang dibagi menjadi 4 bagian sebanyak 2 kali pengambilan sampel.Hasil pengamatan di Laboratorium Biologi menunjukan jumlah jenis spora pada tipe pemanfaatan lahan Eks Peti Terbuka terdapat 4 spesies fungi MA, dan tipe pemanfaatan lahan Eks Peti Kelapa Sawit jumlah jenis spora yang ditemukan terdapat 10 spesies. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa lahan EPTS memilik jumlah spesies fungi tanah lebih sedikit dari ada EPDS spesies (Sp) yang ditemui pada EPTS berjumlah 10 jenis dengan total populasi 97 koloni pada pengenceran 10-4.sementara itu pada lahan EPDS jumlah spesies fungi tanah berjumlah 11 jenis dengan total populasi 230 pada pengenceran 10-4. Kata kunci : Lahan Eks PETI, Fungi Tanah, Fungi Mikoriza Arbuskula
Pengaruh Kombinasi Kotoran Walet dan Urea terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kale pada Tanah Aluvial Agustami, Agustami; Ir. Warganda, MMA, Ir. Warganda, MMA; Asnawati, S.Hut, M.Si, Asnawati, S.Hut, M.Si
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kotoran walet sebagai bahan organik tanah memiliki potensi yang cukup besar dalam meningkatkan sifat tanah. Namun, untuk memaksimalkan perannya dalammeningkatkan pertumbuhan tanaman kale pada tanah aluvial perlu dikombinasidengan pemupukan urea. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosis terbaik darikombinasi kotoran walet dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil tanamankale pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan yang terletak pada JalanSepakat 2, Kelurahan Bansir Darat, Kota Pontianak. Waktu penelitian yaitu 6 April – 8 Juni 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkapdengan 5 taraf perlakuan yaitu k (kotoran walet 20 gram/polybag + pupuk urea 1,2gram/polybag); k2 1(kotoran walet 30 gram/polybag + pupuk urea 1 gram/polybag); k(kotoran walet 40 gram/polybag + pupuk urea 0,8 gram/polybag); k (kotoran walet50 gram/polybag + pupuk urea 0,6 gram/polybag); dan k (kotoran walet 60gram/polybag + pupuk urea 0,4 gram/polybag). Masing-masing perlakuan diulangsebanyak 5 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel tanaman. Variabelyang diamati terdiri dari jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun, berat segartanaman, volume akar, dan berat kering tanaman. Hasil Penelitian menunjukkanbahwa pemberian berbagai kombinasi dosis kotoran walet dan pupuk urea padatanaman kale dapat meningkatkan jumlah daun, volume akar, klorofil daun, luasdaun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman kale. Kombinasi dosis kotoranwalet dan pupuk urea efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kale padatanah aluvial yaitu pada pemberian 30 g/polybag kotoran walet + 1,0 g/polybag urea.543
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH LAHAN PASANG SURUT DI DESA SUNGAI RENGAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Wiwi Indahsari; Abdul Hamid A. Yusra; Novira Kusrini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36658

Abstract

This study aims to analyze the role of farmer group increasing the income of tidal paddy farming in Sungai Rengas Village, Sungai Kakap Subdistrict, Kubu Raya Regency. The research  method used was a survey method, the location of this research was chosen deliberately namely in the village of  Rengas River. With the consideration that the rengas river village has an organized and active farmer group and has the potensial to develop tidal rice farming which is included in the overflow type B. The average income of tidal rice farmer in respondent farming season oktober to February 2019 was Rp.8.159.116 , with an average production of 2.274 kg/mt, for income per hectare was Rp. 9.065.684.The results of the analysis of the SPSS (Crosstab) cross tabulation test the relationship of the role of farmer groups to the income of tidal paddy farmers produce the role of farmer groups are in the low to high category and are dominated in the  category by 81.4%, farm income is in the low to high category and dominated by income is in high category by 39.5%. this shows that a high role will also generate high income.Key words: Farmer groups, tidal  land, income
ABSTRACT Fazri Napril; Ahmad Mulyadi Sirodjul; Inpurwanto Wi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41524

Abstract

The continuous catches of freshwater prawns in Batu Ampar Village done by fishermen are predicted to cause a decrease in the stock of freshwater prawns. This study aims to estimate the stock of freshwater prawns in this village. Research variables cover the frequency distribution of carapace length, the relationship between length and weight, growth rate, and mortality as well as the exploitation rate of freshwater prawns. The data were collected in October - December 2019 from collectors in Batu Ampar Village. The data were then analyzed using Ms. Excel Software and FISAT II (FAO-ICLARMStock Assessment TolII). The results showed the frequency distribution of carapace lengths in male and female prawns with sizes of 31-36 mm. Analysis of the relationship between the length and weight showed a negative allometric growth pattern with b-values of 1.98 for male prawns and 1.82 for female prawns. Male prawns have an asymptotic length of (L?) 91.5 mm, with a growth coefficient of 0.40 per year. Meanwhile, female prawns have values of (L?) 75 mm with a coefficient of 0.38 per year. The slow growth of female prawns was due to the allocation of energy needed to ripen the gonads until spawning. The exploitation rate (E) of the result of prawn catches in Batu Ampar Village showed a low utilization rate (under exploited).

Page 100 of 191 | Total Record : 1901