cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRASI DAN FREKUENSI POC KULIT NANAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL Lushyharti, Ayu; Wasi'an, Wasi'an; Mustamir, Elly
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi buncis yang menurun mengakibatkan tidak terpenuhinya permintaan. Penurunan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, seperti kondisi lahan suboptimal dan kualitas hasil yang kurang baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan frekuensi pemberian POC kulit nenas yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Pontianak, dari bulan Maret hingga Mei 2020,. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit nanas sebanyak 3 taraf. Faktor kedua adalah frekuensi pemberian POC kulit nanas sebanyak 3 taraf sehingga jumlah total kombinasi perlakuan sebanyak 9 dan 3 ulangan. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Faktor pertama adalah konsentrasi pemberian POC kulit nanas (K) K1 = 150ml/l, K2 = 200ml/l, K3 = 250ml/l. Faktor kedua adalah frekuensi pemberian POC kulit nanas (I) I1 = 4 hari sekali, I2 = 7 hari sekali, I3 = 10 hari sekali. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong, dan berat polong. Konsentrasi 150 ml/l dan frekuensi 4 hari sekali terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bucis pada tanah aluvial.Kata kunci: Alluvial, Buncis, Kulit Nanas, Pupuk organic cair. 
EVALUASI KETAHANAN MUTAN PADI BERAS HITAM TABAH HASIL IRADIASI SINAR GAMMA Co-60 TERHADAP PENYAKIT Siti Raihany Luthfiyyah; Fadjar Rianto; Edy Syahputra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36556

Abstract

The production of black rice has decreased due to disease attacks. One way to improve rice resistance to disease is through the induction of mutations with gamma ray radiation. The purpose of this study is to evaluate the resistance of black rice induced by Co-60 by 0 Gy, 200 Gy and 300 Gy against disease. The research was conducted on BBI's land in Sungai Kakap Village, Kubu Raya Regency during one planting season, from October 2017 to April 2018. This research used a descriptive research method. Each treatment was observed as many as 50 rice plants, so that the total sample of observation is 150 plants. Observations were made 3 times, during vegetative, maximum vegetative, and generative periods. Disease identification is done in two ways which are macroscopic and microscopic. Assessment of the severity of the disease is guided by the guidebook. The results of the study found 4 diseases that attack black rice mutant plants, namely narrow brown spots, leaf and collar blast disease, fusarium disease, and midrib blight. Narrow brown spot disease, rice irradiated by 200 Gy is the most resistant with medium - rather resistant category. Leaf blast disease, rice that is not irradiated is most resistant with medium - rather resistant category. Panicle blast disease, rice irradiated by 200 Gy is most resistant with medium - resistant category. Keywords: Black rice, Cobalt-60 induction, disease scoring
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN DI DESA SUNGAI JELAYAN KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG Rini Hazriani Feira Budiarsyah Arief Sani Jainudin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.48350

Abstract

ABSTRAKDesa Sungai Jelayan merupakan salah satu Desa yang ada di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang yang masih mempunyai potensi untuk dilakukan pengelolaan berkelanjutan. Evaluasi Kemampuan lahan merupakan salah satu upaya untuk mengatasi penurunan degradasi lahan. Kemampuan lahan adalah penilaian atas satuan lahan untuk penggunaan tertentu yang dinilai dari masing-masing faktor penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lahan sesuai parameter kemampuan lahan, menilai sub kelas kemampuan lahan dan memberikan saran penggunaan lahan berdasarkan sub kelas kemampuan lahan di Desa Sungai Jelayan. Tahapan penelitian dimulai dari persiapan, survei pendahuluan, penentuan lokasi penelitian berdasarkan satuan lahan yang terdiri dari jenis tanah, kelas lereng, penggunaan lahan dan terdapat 9 satuan lahan, dan  penentuan titik pengamatan, serta pengamatan dilapangan dan pengambilan sampel tanah, analisis laboratorium, pengolahan data dan penyajian hasil. Hasil penelitian diperoleh 2 ordo tanah yaitu Entisols dan Inceptisols. Hasil evaluasi kemampuan lahan terbagi menjadi lima kelas kemampuan lahan dan sub kelas yaitu kelas II-s, III-s, IV-w, V-w dan VIII-es. Usaha perbaikan atau upaya penggunaan lahan secara lestari dapat dilakukan dengan 5 upaya yaitu garapan intensif, garapan sedang, garapan terbatas, cagar alam/hutan lindung, dan pengembalaan intensif.Kata Kunci: Degradasi Lahan, Kemampuan Lahan, Sub Kelas.
Fish Community Structure in Lake Sayok in Telabang Hilir Hamlet Subah Village Tayan Hilir Sub-district Sanggau District Andri Andri; Ahmad Mulyadi Sirojul; Inpurwanto Inpurwanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42240

Abstract

Lake Sayok has been utilized by the community for fishing. Its close location to oil palm plantations affects the quality of the waters. This study aims to identify the fish community structure in Lake Sayok, Telabang Hilir Hamlet, Subah Village, Tayan Hilir Sub-district, Sanggau District including Relative Abundance (KR%), Species Diversity (H'), Domination (C), and Uniformity (E), as well as supporting physical, chemical and biological parameters in aquatic environments. The research used a purposive sampling method in which the determination of station points was divided into 4 points to represent the area of the lake. The result showed that the number of fish species reached 985 species individuals consisting of 9 families and 20 species. The highest relative abundance value was Kumpang fish (Belontia hasselti) with a value of 12.18% and the lowest abundance was Lais species (Belodontichthys dinema) with a value of 0.91%. The Diversity Index value was 2.70 included in the medium category. The Dominance Index value was 0.08 included in the low category. The Uniformity Index value reaches 0.90 indicating the high uniformity of the type at the station with even distribution or the number of individuals of each species is relatively the same.
Studi Serangan Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) di Singkawang ardianto, ardianto; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGejala serangan mirip penyakit Hawar daun bakteri (HDB) padi telah ditemukan di beberapa tempat di Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen penyakit mirip HDB yang dilaporkan telah menyebar di Singkawang. Penelitian yang dilakukan meliputi mengukur tingkat serangan dan sebaran penyakit HDB pada daerah yang ada kasus serangan, serta karakterisasi patogen penyebab penyakit. Serangan penyakit tertinggi mencapai 26.6% dengan insiden serangannya 81% dan serangan terendah 3.3% dengan insiden serangannya 23%. Didapatkan 10 dari 15 isolat bakteri yang mencirikan koloni bakteri Xoo. Hasil identifikasi (isolasi) pada media selektif Wakimoto, uji Gram dan uji Postulat Koch menunjukan bahwa patogen penyebab penyakit HDB adalah Xoo.
PENGARUH NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL YANG APLIKASI PUPUK KANDANG AYAM Nurul Asmita; Nurjani Jani; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36880

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pemberian NPK terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang diaplikasikan pupuk kotoran ayam pada tanah aluvial. Mendapatkan dosis NPK dan pupuk kotoran ayam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil cabai rawit pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dan dilakukan di lahan petani desa Kalimas Tengah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 2 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 3 desember 2016. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam yang terdiri dari 2 taraf dan faktor kedua yaitu pupuk NPK dinar yang terdiri dari 5 taraf. Jumlah tanaman sampel yaitu 4 tanaman perpetak sehingga jumlah sampel 120 tanaman dan jumlah seluruh tanaman cabai rawit  yaitu 300 tanaman. Perlakuan yang di maksud adalah k1a1 = 10 kg pukan /bedeng + 10 g NPK /tanaman k1a2 = 10 kg pukan / bedeng + 8 g NPK / tanaman k1a3 = 10 kg pukan / bedeng + 6 g NPK / tanaman k1a4 = 10 kg pukan / bedeng + 4 g NPK / tanaman k1a5 = 10 kg pukan / bedeng + 2 g NPK / tanaman k2a1 = 20 kg pukan / bedeng + 10 g NPK / tanaman k2a2 = 20 kg pukan / bedeng + 8 g NPK / tanaman k2a3 = 20 kg pukan / bedeng + 6 g NPK / tanaman k2a4 = 20 kg pukan / bedeng + 4 g NPK / tanaman k2a5 = 20 kg pukan / bedeng + 2 g NPK / tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu Tinggi Tanaman (cm), Volume Akar (cm), Berat Kering Tanaman (g), Berat Buah Pertanaman (g), Jumlah Buah Pertanaman (buah). Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Interaksi pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK memberikan pengaruh terhadap volume akar pada tanaman cabai rawit. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam 10 kg/bedeng dan pupuk NPK 4 g/bedeng menghasilkan rata-rata tertinggi pada variabel pengamatan volume akar tanaman cabai rawit. Kata kunci: Cabai Rawit, Tanah aluvial, Pupuk kandang ayam, Pupuk NPK,                                          Mulsa plastik hitam perak, kapur dolomit, dan Gelas plastik..
PERAN KOMODITAS UNGGULAN SEKTOR PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN EKONOMI WILAYAH DI KABUPATEN KETAPANG C, Fulgensius Rio; Yusra, Abdul Hamid A.; Hidayat, Rakhmat
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian inibertujuan untuk mengetahui peran komoditas unggulan terhadap sektor pertanian dalam meningkatkan ekonomi wilayah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis LQ (Location Quotient), tipologi klassen, DLQ ((Dynamic Location Quotient). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambi dari BPS (badan pusat statistik) kabupaten ketapang. Hasil penelitian untuk mengetahui komoditas unggulan sektor pertanian yang terdapat di kabupaten ketapang. Mententukan komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan sektor basis dan non basis yang menjadi komoditas unggulan disektor pertanian. Hal ini menunjukan bahwa komoditas unggulan harus tetap dipertahankan dalam peningkatan ekonomi wilyah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MARJIN PEMASARAN NANAS DI KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA Taufik, Taufik; Dolorosa, Eva; Suharyani, Anita
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi marjin pemasaran nanas di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilakukan terhadap 78 orang petani serta dari pedagang pengumpul sebanyak 3 orang, dan pedagang pengecer sebanyak 4 orang, petani nanas berasal dari desa Sungai Malaya dan desa Mega Timur dan responden ditentukan dengan metode Random Sampling. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga berpengaruh secara signifikan terhadap marjin pemasaran, sedangkan variabel volume dan jarak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap marjin pemasaran nanas di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.
Pengaruh Upah dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PT Citranusa Intisawit di Desa Kedukul Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau Talidi, Silvester Ewaldus; Yusra, Abdul Hamid A.; Hutajulu, Josua Parulian
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan: apakah ada pengaruh upah dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan? tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada pengaruh upah dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di area perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh PT Citranusa Intisawit, Perkebunan Indofood yang terletak di Kabupaten Mukok dan Kabupaten Jangkang, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 131 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling, menggunakan rumus slovin yang berjumlah 79 orang. Jenis dan sumber data diperoleh dari data primer dan data dari kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah tes kualitas data, tes asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Alat analisis yang digunakan adalah koefisien determinasi, uji F, dan uji T. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara upah dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Citranusa Intisawit. Hasil ini dapat dibuktikan dengan hasil uji t dan uji F yang telah dilakukan peneliti setelah mendapatkan data dari lapangan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI AKIBAT PEMBERIAN POC AIR KELAPA PADA TANAH GAMBUT Santuri, Roni; Mustamir, M.Sc, Ir. Elly; Bandem, MMA, Ir. Putu Dupa
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan tanaman hortikultura yang perludikembangkan oleh petani di Kalimantan Barat karena tingginya permintaan pasardan terjadinya penurunan produksi, upaya pengembangan budidaya sawi dapatdilakukan dengan ekstensifikasi lahan yaitu pada tanah gambut dengan pemberianPOC air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC airkelapa yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi padatanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada lokasi yang terletak di Jl. Parit HajiMuksin 2, Perumahan Mega Mas blom G 50. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 11April – 22 Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitupemberian berbagai konsentrasi POC air kelapa dengan 6 taraf yaitu a = 15 ml/l; a2 = 20 ml/l; a3 25 ml/l; a4 = 30 ml/l; a5 = 35 ml/l; dan a = 40 ml/l. Setiap perlakuandiulang sebanyak 4 kali, dan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel yang diamatidalam penelitian ini adalah jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segartanaman, dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh berbagaikonsentrasi POC air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pada tanahgambut menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi POC air kelapa yangterbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi tetapi konsentrasi yang efektif ditunjukkanpada pemberian konsentrasi POC air kelapa sebanyak 25 ml/l.61