cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
Biology of Spodoptera litura Fabricius (Lepidoptera: Noctuidae) on Artificial Feeds at Laboratory CICI HARIYANTO PUTRI; SARBINO SARBINO; SRI RAHAYU
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27795

Abstract

      Spodoptera litura (F) is one of the polyphagic pests. This study aims to determine the biological differences of S. litura (F) in artificial feed in the laboratory. The research was carried out in the laboratory of Plant Pest Faculty of Agriculture of Tanjungpura University from February - April. S. litura (F) is preserved in plastic cups (ice hood). The feed used was Phaseolus vulgaris L. and Vigna unguiculata L. The observations were made on 100 tails as individual cohorts per glass. The results of this study showed that Phaseolus vulgaris L. development period of S. litura (F) from hatching to imago ranged from 27 - 34 days, egg stage ranged from 3 - 9 days. The larvae consist of 5 instar, long instar stages I (2-3 days), instar II (4-6 days), instar III (2-4 days), instar IV (2 - 6 days), and instar V (1 - 4 days), pupa (5 - 12 days). The length of life of male imago ranges from 1 - 13 days and female imago 1 - 15 days. The post-spawning period ranges from 1 - 5 days. Fertility of eggs with an average of 84.08%. The number of eggs produced an average of 2,195.7 grains. In the feed Vigna unguiculata L. the developmental period of S. litura (F) from hatching to become imago ranged from 31 - 42 days, the stage of eggs ranged from 3 to 10 days. The larvae consist of 5 instar, long instar stages I (2-4 days), instar II (3 - 10 days), instar III (4 - 13 days), instar IV (3 - 11 days), and instar V (2 - 6 days), pupa (7 - 18 days). The length of life of the male imago ranges from 3 to 14 days and the female imago ranges from 2 - 17 days. Pre-breeding periods range from 3 - 9 days. The post-spawning period ranges from 1 to 6 days. Fertility of eggs an average of 77.06%. The number of eggs produced an average of 802.5 grains. Based on the average life cycle and the number of eggs produced then Phaseolus vulgaris L. can be recommended as feed for mass propagation.Keywords: Artificial Feed, Biology, Phaseolus vulgaris L., S. litura (F),   Vigna unguiculata L.
PENGARUH PUPUK HIJAU DAUN GAMAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI DI TANAH ALUVIAL YOHANES PROTASIUS OOK; SARBINO SARBINO; IMAN SUSWANTO
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk hijau daun gamal yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas  Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian pupuk hijau daun gamal : 0, 160, 208, 256, 304 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g) dan hasil tanaman (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk hijau daun gamal dengan dosis 304 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap variabel  pengamatan volume akar, luas daun, berat segar, berat kering dan hasil tanaman sawi. Kata kunci : Pupuk Hijau Daun Gamal, Sawi, AluvialPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk hijau daun gamal yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sawi di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas  Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian pupuk hijau daun gamal : 0, 160, 208, 256, 304 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), berat kering tanaman (g) dan hasil tanaman (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk hijau daun gamal dengan dosis 304 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap variabel  pengamatan volume akar, luas daun, berat segar, berat kering dan hasil tanaman sawi
Pengaruh Pupuk Hidroponik Sebagai Media Alternatif Pengganti Media MS Terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium sp. Secara Kultur Jaringan Tanjung, Ayu Medang; Asnawati, Asnawati; Arifin, Nur
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pupuk Hidroponik Sebagai Media Alternatif Pengganti Media MS Terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium sp. Secara Kultur Jaringan Ayu Medang Tanjung(1), Asnawati(2), Nur Arifin(3)1Budidaya; UniversitasTanjungpura2Budidaya; UniversitasTanjungpura3Budidaya; UniversitasTanjungpurae-mail:*1ayumdg@gmail.com ABSTRACTThe growth medium in tissue culture has a great influence on growth and development of explants. There are some constrain in obtaining common tissue culture medium, such as hard to make, the chemicals is hard to find and the price is relatively high so it needs an alternative medium that is easily obtained and be able to give the same effect with commonly used tissue culture medium. Hydroponics fertilizer can be used as an alternative medium because it is easy to make and relatively low price compared to MS medium. The research aims to determine wether hydroponic fertilizers can be used as an alternative medium and to find the best type of hydroponic fertilizer to the growth of Dendrobium sp. orchid on tissue culture. The research was conducted from December 20, 2017 to March 20, 2018 at the Laboratory of Biotechnology Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. This research used Completely Randomized Design (CRD) with one factor i.e. MS, WB Mix, Nutrisi Hidroponik, Veggie Mix, and Goodplant. The variables observed in this research include the increase number of leaves (piece), the increase number of root (piece), the time to buds appearance (weeks) and  number of buds (buds). The results showed that in general the use of hydroponic fertilizer as alternative medium for tissue culture medium provide equal response with MS medium to the growth of Dendrobium sp. orchids, but on MS medium the growth of buds is faster than all types of hydroponic fertilizer as alternative medium. Keyword : Alternative Medium, Dendrobium sp. Orchid, MS Medium, Tissue Culture
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KETAN DENGAN PATI SAGU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI DODOL LABU KUNING (Cucurbita moschata Duch) NOVITA LESTARI; Tri Rahayuni; Suko Priyono
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20650

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ketan dengan pati sagu terhadap sifat fisikokimia dan sensori dodol labu kuning.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu substitusi tepung ketan denganpati sagu terhadap pembuatan dodol labu kuning dengan taraf perlakuan masing-masing perbandingannya yaitu (100:0 %), (90:10 %), (20:80 %), (70:30 %), (60:40 %) dan (50:50 %) diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan meliputi kadar air, kadar lemak, total padatan terlarut, uji tingkat kekerasan, aktivitas air (Aw) dan uji sensori, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan uji BNJ 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung ketan denganpati sagu pada pengolahan dodol labu kuning memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kadar lemak, total padatan terlarut, uji tingkat kekerasan, aktivitas air (Aw) dan warna namun tidak berpengaruh nyata terhadap aroma, rasa dan tekstur. Dodol labu kuning pada perlakuan 50 % tepung ketan : 50 % pati sagu memiliki karakteristik fisikokimia dan sensori terbaik menghasilkan kadar air 30,26 %, kadar lemak 3,75 %, total padatan terlarut 23,42 0Brix, tingkat kekerasan 0,56Kg Force dan Aw 0,79 %. Hasil analisis sensori terbaik yaitu tekstur 3,28 (agak elastis), rasa 4,00 (manis), warna 3,40 (agak kuning kecoklatan) dan aroma 3,20 (agak beraroma labu kuning)   Kata kunci: dodol, labu kuning, pati sagu, substitusi, tepung ketan
adsf sakti, dewa
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

asdfa
ANALYSIS OF THE LEVEL OF SATISFACTION OF BROILER CHICKEN MEAT CONSUMER IN TRADITIONAL MARKET AND MODERN MARKET IN PONTIANAK CITY (Case Study of Flamboyan Market and Freshmart Supermarket) Syafii, Abdullah; Kusrini, Novira; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBroiler chicken meat is the most popular meat of the Pontianak community and can be found in traditional markets and modern markets. The way these two type of markets are in maintaining customers is by knowing the level of customer satisfaction. Satisfied customers will certainly make a repeat purchase and can become a regular customer. The Purpose of this study was to determine the suitability between the level of importance of service attributes by consumers and the level of performance provided by retailers/seller (Flamboyan Market and Freshmart Supermarket), so that it can be known the level of customer satisfaction with the quality of services provided by the seller and provide recommendations for alternative improvements. The method used are CSI (Customer Satisfaction Index) and IPA (Importance Performance Analysis) method which are processed using Microsoft Excel software and SPSS Statistic Ver.22.. Questionnaires were distributed were 96 questionnaires, which were given to 48 Flamboyan market respondens and 48 Freshmart Supermarket respondents. The result of CSI method shows a level of customer satisfaction of 74,42% or categorized “satisfied” for the Flamboyan market, and 81,27% or categorized “very satisfied” for the Freshmart Supermarket. The result of IPA method shows that some attributes in both places are in various quadrants that require various treatments, such as : need to be increased, reduced, or maintained.Keywords : Broiler Chicken Meat, CSI (Customer Satisfaction Index), Customer Satisfaction,  IPA (Importance Performance Analysis).
KAJIAN FISIKOKIMIA DAN SENSORI FRUIT LEATHER PEPAYA (Carica papaya) DENGAN SUBSTITUSI JERUK SAMBAL (X Citrofortunella microcarpa) JULIANTI JULIANTI; SUKO PRIYONO; DWI RAHARJO
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19793

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan komposisi terbaik produk fruit leather dari buah pepaya dengan substitusi buah jeruk sambal yang dapat di terima oleh panelis. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu perbandingan buah jeruk sambal dengan buah pepaya dengan 7 taraf perlakuan, dengan 3 kali ulangan sehingga terdapat 21 sampel fruit leather. Perlakuan yang dimaksud yaitu buah pepaya : buah jeruk sambal = 325 g : 175 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 350 g : 150 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 375 g : 125 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 400 g: 100 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 425 g :75 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 450 g : 50 ml, buah pepaya : buah jeruk sambal = 475 g : 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan 400 g buah pepaya : 100 ml buah jeruk sambal merupakan formulasi terbaik dengan karakteristik fisikokimia dan sensori antara lain kadar air 31,61 %, total asam 0,49 %, vitamin C 22 %, pH 3,13, TPT 41,70 0Brix, warna 4,3 (jingga), rasa 3,15 (agak asam), tekstur 3,85 (lentur).Kata kunci: fruit leather, fisikokimia, jeruk sambal, pepaya, sensori
PEMETAAN P-TERSEDIA, K-DD, DAN C-ORGANIK TANAH SAWAH DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA irfan Riduansyah Feira
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.6551

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukanPemetaan P-tersedia, K-dd dan C-organik tanah  Sawah di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Dalam Pemetaan ini diharapkan lebih dalam penentuan rekomendasi pemupukan yang tepat sasaran. Berdasarkan hasil perhitungan analisis di Laboratorium yang di dapat dari hasil mengaplikasikan pupuk tersebut bisa sesuai dengan kondisi di lapangan dalam hasil pemetaan P-tersedia, K-dd, dan C-organik. Metode Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel tanah. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode survei Grid secara komposit pada kedalaman 0-20 cm sebanyak 20 sampel. Hasil analisis labolatorium menunjukan bahwa kandungan P-tersedia bervariasi yaitu sedang, tinggi, dan sangat tinggi. P- tersedia berkisar antara 23,35 ppm - 44,82 ppm. Kandungan K-dd bervariasi yaitu rendah, sedang, dan tinggi. K-dd berkisar antara 0,13(cmol(+)kgˉˡ) - 0,71(cmol(+)kgˉˡ). Kandungan C-organik bervariasi yaitu tinggi dan sangat tinggi.  C-organik berkisar antara 3,53% - 11,72%. Berdasarkan hasil analisis di laboratorium, P-tersedia di lokasi penelitian yang tergolong sedang memerlukan penambahan pupuk SP36 yang sesuai dengan tingkat harkat ketersediaanya yakni 106,8 kg/ha. K-dd yang tergolong rendah memerlukan penambahan pupuk  pupuk KCl sejumlah 48,07 kg kcl/ ha dan sedang memerlukan penambahan pupuk KCl sesuai dengan tingkat harkat ketersediaanya yakni 25,98 kg kcl/ ha.   Kata Kunci : Pemetaan P-tersedia,K-dd, dan C-organik, Tanah Sawah Mahasiswa.Dosen Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.
IDENTIFIKASI KESEBURAN TANAH ULTISOLS DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII PIR V NGABANG KABUPATEN LANDAK Rika Denah Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10829

Abstract

ABSTRAK Keragaman produktivitas kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) disebabkan beragamnya sifat tanah di areal perkebunan kelapa sawit. Proses pembentukan tanah secara alami pada berbagai kondisi lahan menjadi salah satu faktor keberagaman kesuburan tanah sehingga untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit diperlukan tambahan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah pada lahan perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensisJacq) agar dapat memberikan rekomendasi pemupukan guna meningkatkan produktifitas tanah dalam menyediakan unsur hara yang dibutuhkan untuk produksi tanaman kelapa sawit yang optimal di lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari (1) survei lapangan yang meliputi pengumpulan data-data yang dibutuhkan dan pengambilan contoh tanah komposit (disturbed), (2) analisis contoh tanah di laboratorium serta (3) analisis data dan penyajian hasil penelitian mengenai status kesuburan tanah untuk memberikan rekomendasi pemupukan pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan perkebunan kelapa sawit di lokasi penelitian memiliki status kesuburan yang dicerminkan oleh kondisi kimia tanah yang rendah di semua petak penanaman. Reaksi tanah (pH) bersifat masam, C-organik, K-tersedia dan Ca-dd rendah sampai sangat rendah, N-total rendah sampai sedang, P-tersedia sedang sampai sangat rendah, kandungan Na-dd rendah, Mg-dd sangat rendah pada semua blok penanaman, KTK rendah pada semua blok penanaman, Kejenuhan Basa sangat rendah pada semua blok penanaman serta kejenuhan Al-dd yang sedang hingga tinggi di semua blok penanaman.   Kata Kunci :Kelapa sawit, Kesuburan kimia tanah.
PROFILE OF FARMERS OF SWADAYA PALM IN KAYONG UTARA Rahimin - Rahimin; Dewi Kurniati; Maswadi Maswadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.28747

Abstract

ABSTRACT This research is based on the increasing area of oil palm plantation cultivated in Kayong Utara. Thus increasing employment opportunities for the community in Kayong Utara. The purpose of this study was to determine the factors that influence the level of work productivity of independent oil palm farmers in North Kayong Regency. The population in this study were independent oil palm farmers in North Kayong District, with a total of 71 respondents. The analysis used is multiple linear regression. The results of this study are that the variables of Education, Work Experience variables and Other Income variables proved to have a significant influence on the work productivity of independent / independent oil palm farmers in Seponti District, North Kayong Regency. Keyword: oil palm, independent oil palm plantations, work productivity.

Page 34 of 191 | Total Record : 1901