cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL SYAHRUDIN SYAHRUDIN; NURJANI NURJANI; WASI'AN WASI'AN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22771

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis pupuk kandang bebek yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas , Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung 12 November 2016 sampai dengan 18 April 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 4 tanaman sampel. Pemberian dosis pupuk kandang bebek sebagai berikut P0 (tanpa perlakuan), P1(500 g/polybag), P2 (1000 g/polybag), P3(1500 g/polybag), dan P4 (2000 g/polybag). Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, cabang produktif, volume akar, berat kering, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Pemberian pupuk kandang bebek berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati.Kata kunci : Pupuk Kandang Bebek, Cabai Rawit, Aluvial
PENGARUH JUMLAH BIBIT DAN PUPUK N, P, K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI HITAM DI TANAH ALUVIAL Fadli Faturahman; Tatang Abdurrahman; Radian Radian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.845 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24233

Abstract

Padi hitam merupakan salah satu jenis padi yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat Khususnya desa Senakin diketahui memiliki kandungan antosianin dan mengandung pigmen lebih baik dari beras merah dan beras putih serta baik untuk kesehatan manusia. Dewasa ini produksi padi di Kalimantan Barat mengalami penurunan akibat berbagai kendala, diantaranya penerapan budidaya padi yan kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi jumlah bibit dan pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan hasil padi hitam di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu jumlah bibit (bibit/polybag) sebanyak 4 taraf (b1=1; b2=5; b3=10; b4=20), Faktor kedua yaitu pupuk N, P, K (dosis anjuran) sebanyak 3 taraf (p1=0,5; p2=1; p3=1,5). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan masing-masing unit perlakuan terdiri dari 3 sampel. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah per malai, berat gabah permalai. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi interaksi jumlah bibit dan pupuk N, P, K terhadap variabel jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, panjang malai dan jumlah gabah per malai. Jumlah bibit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan variabel pengamatan lainnya. Pupuk N, P, K berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, panjang malai dan jumlah gabah per malai, namun berpengaruh tidak nyata terhadap variabel tinggi tanaman.
PENGARUH BOKASI AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH ALLUVIAL Yuspiatuti Yuspiatuti; Agustina Listiawati; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10496

Abstract

Ampas tahu merupakan, bahan organik yang dapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah alluvial bagi pertumbuhan tanaman lobak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis bokasi ampas tahu yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial, yang dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Lahan yang digunakan merupakan lahan dengan jenis tanah alluvial, dengan lama penelitian 45 hari mulai dari persiapan media tanam sampai panen. Rancangan ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan bokasi ampas tahu (B) yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: b1 = 2,88 kg/petak atau setara dengan 15 ton/ha, b2= 5,76 kg/petak setara dengan 30 ton/ha, b3 = 8,64 kg/petak setara dengan 45 ton/ha, b4 = 11,52 kg/petak setara dengan 60 ton/ha dan b5 = 14,4 kg/petak atau setara dengan 75 ton/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi : Luas Daun total (cm2), Kehijauan Daun (spad unit), Berat Kering Tanaman (g), Berat Segar Tanaman (g), Berat Umbi (g), Diameter Umbi (cm), Panjang umbi (cm), dan Hasil/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas tahu sebesar 45 ton/ha merupakan perlakuan yang efektif bagi pertumbuhan dan hasil tanaman lobak pada tanah alluvial.
STUDI STATUS HARA KALSIUM DAN MAGNESIUM UNTUK TANAMAN PADI PADA LAHAN SAWAH DI DESA SEBENTE KECAMATAN TERIAK KABUPATEN BENGKAYANG Mawar, Supriadi; Gafur, Sutarman; Hayati, Rita
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) pada tanah, rekomendasi umum hara Ca dan Mg untuk  menunjang produksi padi yang baik. Penelitian ini dilakukan di Desa Sebente Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang dengan luas Persawahan Desa Sebente 5 Ha. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung dilapangan dan wawancara dengan petani, pengambilan sampel tanah diambil dari 5 petak sawah yang berbeda-beda, dalam satu petak sawah di ambil 5 titik sampel tanah dengan pengambilan sistem diagonal dan dikompositkan. Parameter pengamatan Reaksi Tanah (pH), Ca-dd, Mg-dd, C-Organik Tanah, Tekstur, Kejenuhan Basa, Kapasitas Tukar Kation. Hasil analisis pH tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat masam sampai masam, kadar kalsium (Ca) dapat dipertukarkan tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai rendah, kadar magnesium (Mg) dapat dipertukarkan tanah pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah, rendah sampai sedang, C-Organik pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah,tinggi sampai sangat tinggi, Kejenuhan Basa pada lokasi penelitian tergolong sangat rendah sampai sedang, Kapasitas Tukar Kation pada lokasi penelitian tergolong rendah, sedang sampai tinggi.
Response of Application of Imperata Bokashi on the Growth and Yield of Radish on Alluvial Soil SUARNI, ET; HADIJAH, SITI; SURACHMAN, SURACHMAN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTRadish (Raphanus sativus L) is a horticultural plant that is feasible to be cultivated intensively in West Kalimantan, in which a category of soil that can be used for cultivating radishes is alluvial soil. Providing of bokashi on the soil is expected to improve soil structure so that the growth of radishes can be optimized, loose soil structure will facilitate the development of radish roots. This study aims to find out one of the best dosages of bokashi for the growth and yield of radishes on alluvial soil. This research was carried out in the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University Pontianak, starting on 29 April 2018 to 21 June 2018 using a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatment levels and 5 replications. The treatment in question: K0 = without giving of imperata bokashi, K1 = 400 g/ polybag or equivalent to 10 tons/ha, K2 = 600 g/ polybag or equivalent to 15 tons/ ha, K3 = 800 g/polybag or equivalent 20 tons/ha, K4 = 1,000 g/polybag or equivalent to 25 tons/ ha. Variables observed in this study include: number of leaves, fresh weight of tubers, tuber length, tuber diameter, plant dry weight, leaf area and leaf chlorophyll. From the research that has been done, it can be concluded that the application of alang-alang bokashi dosage of 600 g/polybag was effective in increasing the number of leaves, while the effective diameter of tubers is shown in the allocation of reeds of 400g/polybag. Giving the dosage of bokashi in various dosages gave the growth of radishes that have not different significantly.                                                                                Keywords: Alluvial, Radish, Bokashi, Imperata.
STUDI SIFAT FISIKA TANAH PADA SAWAH IRIGASI SEMI TEKNIS DAN IRIGASI SEDERHANA DI DESA SOMPAK KECAMATAN SOMPAK KABUPATEN LANDAK UJIANTO, VICTOR; CANDRA, TINO ORCINY; ITN, JUNAIDI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat Fisika tanah pada lahan sawah irigasi semi teknis dan irigasi sederhana Kabupaten Landak. Penelitian ini dilaksanakan di  Desa Sompak Kecamatan Sompak Kabupaten Landak. Metode yang digunakan dengan mengambil sampel langsung di lapangan, lahan sawah irigasi semi teknis dan irigasi sederhana masing-masing 5 titik pengamatan dan 2 kedalaman, kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm. Parameter pengamatan terdiri dari sifat fisika yaitu tekstur  tanah, struktur tanah, warna tanah, bobot isi tanah, porositas total, kadar air kapasitas lapangan, dan permeabilitas tanah, parameter pendukung yaitu pH tanah, C-Organik tanah, N-Total tanah dan Ratio C/N. Hasil penelitian berdasarkan uji t hitung menunjukkan bahwa semua parameter tidak berbeda nyata, dan kandungan C-Organik pada kedalaman 0 – 20 tergolong tinggi. Kata Kunci : Sifat Fisika Tanah Sawah, Irigasi Semi Teknis, Irigasi Sederhana
PENGARUH KAPUR DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI LAHAN SULFAT MASAM LUSIANA LUSIANA; DINI ANGGOROWATI; ELLY MUSTAMIR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18690

Abstract

EFFECT OF LIME AND CHICKEN DUNG FERTILIZER ON THE GROWTH AND YIELD OF CORN ON ACID SULPHATE SOIL Lusiana(1), Dini Anggorowati(2), Elly Mustamir(2), Basuni,(2) (1)Student and (2)Lecturer of Agriculture Faculty Tanjungpura University Pontianak Email : lusianauntan@yahoo.com ABSTRACT   This study aims to determine the best dosage of lime and chicken dung fertilizer on the growth and yield of corn on acid sulphate soil and to investigate the interaction between lime and chicken dung fertilizer. The research conducted at Parit Canggek Village District of Sungai Kakap Kubu Raya Regency using a split plot design with two factors. The first factor is lime with two levels of treatment (1 ton/ha and 2 ton/ha), the second factor is chicken dung with 3 levels of treatment (0 ton/ha, 7,5 ton/ha and 15 ton/ha). The observed variables in this study consist of plant height, leaf area, plant dry weight, root volume, cob length, cob diameter, cob weight and weight of 1000 seeds. The results showed that the lime adding is only significant on the root volume, while the chicken dung fertilizer significantly affected all the observed variables, but no interaction between the lime addition and chicken dung fertilizer. In this study, additoin of the dose of lime 1-2 ton/ha and chicken dung fertilizer 7,5-15 ton/ha can increase growth and yield of cord in acid sulphate soil. The addition of chicken dung 7,5 ton/ha dosage for root volume and plant height on fourth week. The addition of chicken dung 15 ton/ha for the dry weight, leaf area and plant height on second, third and fifth week, while the effective dosage results for cob length, cob diameter and weight of 1000 seeds is 15 ton/ha of chicken dung, but for the cob weight is 7,5 ton/ha. The addition of lime 1 ton/ha for plant height on second, third and fifth week, while on generative growth the effective dose for cob diameter is 2 ton/ha of lime dosage and for 1000 grain weight, cob length and cob weight per plot is 1 ton/ha of lime dosage.   Keywords: acid sulphate soil, chicken dung, corn, lime
PENGARUH SUSU KEDELAI SEBAGAI PENGGANTI SUSU SKIM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI SOSIS AYAM Badriyah -; Yohana S.K.D; Retno Budi Lestari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2468

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan volume susu kedelai terbaik sebagai pengganti susu skim dalam pembuatan sosis ayam berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu pengaruh penggunaan susu kedelai sebagai pengganti susu skim sebanyak enam taraf perbandingan susu kedelai : susu skim yaitu0,00ml : 157,50 g, 31,50 ml : 94,50 g , 63,00 ml : 63 g , 94,50 ml : 31,50 , 126,00 ml : 0 g dan 157,50ml : 0 g diulang sebanyak lima kali. Variabel pengamatan meliputi kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar abu, kadar serat kasar, kadar karbohidrat dan uji sensori, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ 5 %. Uji sensori menggunakan metode Kruskal-Wallis selanjutnya untuk mendapatkan perlakuan terbaik dilakukan uji indeks efektifitas. Hasil penelitian pembuatan sosis ayam dengan menggunakana susu kedelai sebagai pengganti susu skim menghasilkan formulasi terbaik dengan perlakuan volume 126. Sosis ayam yang dihasilkan memiliki karakter fisikokima : kadar air 30,60 %, kadar lemak 22,34%, protein 11,32%, kadar abu 3,48%, serat kasar 17,36 %, karbohidrat 24,36 % dan karakter sensori adalah kekenyalan 4,12 (sangat kenyal),warna 2,48 (krem), rasa 4,28 (enak), dan kesukaan 4,28 (sangat suka). Kata kunci:susu kedelai, susu skim, sosis ayam
KARAKTERISTIK FISIKA TANAH SAWAH DAN KEBUN KARET RAKYAT DESA LUBUK ANTUK KECAMATAN HULU GURUNG KABUPATEN KAPUAS HULU Urai Edi Suryadi Bambang Widiarso HoirulAnam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32091

Abstract

ABSTRAK Tanah sawah adalah tanah yang digunakan untuk bertanam padi sawah, baik terus-menerus sepanjang tahun maupun bergiliran dengan tanaman palawija. Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui perbedaan karakteristik fisika tanah sawah kaki bukit (SKB) dan kebun karet (KK) pada kedalaman 0-20 cm =A; 20-40 cm = B. Penelitian berlangsung selama 4 bulan yakni mulai dari bulan Agustus 2018 sampai dengan November 2018. Penelitian ini di laksanakan di Desa Lubuk Antuk Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Pengolahan data dengan menggunakan uji-t Pairet Sample t-test dengan taraf kepercayaan 5 % dan menggunakan program Microsoft Word Exel yang meliputi perhitungan dari hasil porositas total, bobot isi, kadar air kapasitas lapangan, dan permeabilitas tanah antara nilai rata-rata dari dua lahan. Kematangan tanah lahan SKB dan KK yaitu: matang. Reaksi tanah (pH) yaitu: masam dan sangat masam. Carbon organik dan bahan organik rendah, sangat rendah, dan sedang. N-total yaitu: rendah dan sangat rendah. C/N ratio sedang dan rendah. Muka air tanah pada lahan sawah kaki bukit (SKB) dan kebun karet (KK) T1-T5 >120 cm dimana ketinggian masing-masing titik berbeda-beda dan pada saat penelitian saluran irigasinya kering dikarenakan masih dalam perbaikan atau direhap.Warna tanah lahan SKB yaitu: coklat keabu-abuan, kuning agak kecoklatan, dan kuning kecoklatan dan KK yaitu: coklat sangat gelap, coklat kekuning-kuningan, dan coklat agak kuning terang. Tekstur tanah lahan SKB dan KK yaitu: liat dan KK yaitu liat berdebu. Struktur tanah lahan SKB yaitu: gumpal dan KK yaitu: remah hingga gumpal. Hasil uji-t berpasangan menunjukkan bahwa bobot isi tanah pada lokasi SKB A dan KK B tidak berbeda nyata, lokasi SKB A dan KK B berbeda nyata, SKB kedalaman Adan B berbeda nyata, KK kedalaman A dan B tidak berbeda nyata. Porositas total lokasi SKB A dan KK A tidak berbeda nyata, lokasi SKB B dan KK B tidak berbeda nyata, SKB dan KK kedalaman A dan B tidak berbeda nyata. Kadar air kapasitas lapangan SKB A dan KK B tidak berbeda nyata, lokasi SKB B dan KK B tidak berbeda nyata, SKB dan KK kedalaman A dan B cm tidak berbeda nyata. Permeabilitas tanah lokasi SKB A dan KK A tidak berbeda nyata, lokasi SKB A dan KK Btidak berbeda nyata, SKB kedalaman Adan B berbeda nyata, KK kedalaman A dan Btidak berbeda nyata. Kata kunci: Karakteristik Fisika Tanah Sawah, Kebun Karet.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau Pada Tanah Aluvial Terhadap Kombinasi Pupuk Kotoran Ayam dan Posfat Amelia Amelia; Eddy Santoso; Setia Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28248

Abstract

Budidaya kacang hijau di tanah aluvial dihadapkan pada kendala, salah satunya seperti struktur tanah yang padat dan ketersediaan hara yang rendah. Pupuk kotoran ayam dapat dijadikan alternatif untuk memperbaiki kesuburan tanah, sedangkan pupuk posfat untuk menambah ketersediaan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kotoran ayam dan posfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak pada tanggal 10 Oktober sampai dengan 26 Desember 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Perlakuan tersebut yaitu p1 (pupuk kotoran ayam 40 g/polibag + posfat 1,4 g/polibag), p2 (pupuk kotoran ayam 80 g/polibag + posfat 1,12 g/polibag), p3 (pupuk kotoran ayam 120 g/polibag + posfat 0,84 g/polibag), p4 (pupuk kotoran ayam 160 g/polibag + posfat 0,56 g/polibag), dan p5 (pupuk kotoran ayam 200 g/polibag + posfat 0,28 g/polibag). Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong pertanaman, berat kering biji pertanaman dan berat 100 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk kotoran ayam dan posfat dengan dosis 80 g/polibag + posfat 1,12 g/polibag merupakan dosis efektif untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau pada tanah aluvial.

Page 32 of 191 | Total Record : 1901