cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH ABU KULIT DURIAN DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA TANAH GAMBUT Saifuddin saifuddin; Henny Sulistyowati; Evi Gusmayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19474

Abstract

The research is aimed to determine the effect of ash and cow manure on growth and yield of sweet corn cultivated  on peat soil. Ash applied in this study was prepared from durian shell. The research was held at Sungai Kakap, one of durian producer area in Kubu Raya District, West Kalimantan. The experiment is arranged  according to factorial randomize block design with two factors, i.e., dosage of ash (Factor A) and dosage of cow manure (Factor B). Factor A consists of three levels is, a1 (30 ton/ha equivalent to 8,07 kg/plot), a2 (41 ton/ha equivalent to 11,21 kg/plot), a3 (47 ton/ha equivalent to 14,35 kg/plot) and factor B also consists of b1 (10 kg/ha equivalent to 5kg/plot), b2 (20 kg/ha equivalent to 10 kg/plot), b3 (30 kg/ha equivalent to 15 kg/plot). Every treatments is replicated 4 times, and each of this experimental unit has three sample crops. The results showed that interaction of factor A and factor B has not significantly affected growth and yield of sweet corn. The main effect of Factor B has been identified statistically significant. Among the levels of Factor B, application of 10 kg cow manure per plot (equivalent to 20 ton/ha) is considered as the best dosage in this study.
THE EFFECT OF PLANT SPACING AND CHICKEN MANURE ON GROWTH AND RESULT OF RICE PLANTS USING THE SRI METHOD ON TIDAL LAND Ema Ema; Mulyadi Safwan; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31624

Abstract

This study aims to determine the effect of plant spacing and chicken manure on the growth and yield of rice plants by using the SRI method on tidal land and their interactions. The study was carried out in Kalimas Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya District, on tidal land. This research was conducted from November 2017 - March 2018, using a divided plot design consisting of spacing of 20 cm x 20 cm, 30 cm x 30 cm, and 40 cm x 40 cm as sub plot and chickens manure 5 tons/ha and 10 tons/ha as main plot. Each treatment was repeated 4 times, with 5 sample plants per map. The observation variables in this study were plant height, maximum number of tillers, number of productive tillers, panicle length, total grain per panicle, percentage of filled grain per panicle, weight of 1000 grain items, weight of grain per clump and weight of grain per plot. The results showed that the treatment of spacing had a significant effect on the variable number of maximum tillers, number of productive tillers, total grain count per panicle, weight of 1000 grains and weight of grains per clump. The results of the analysis of the diversity of doses of chicken manure significantly affected plant height, number of tillers, number of productive tillers, weight of grain per grain and weight of paddy grain. Interactions between treatments only significantly affect the number of productive tillers. Effective spacing is found at a spacing of 40 cm x 40 cm, and the best dose of chicken manure is at a dose of 10 tons/ha. Interactions occur in observing the number of productive tillers, namely the best combination at a spacing of 40 cm x 40 cm and the provision of 10 tons/ha of chickens manure.Keywords : rice, spacing , chicken manure, situ bagendit variety, SRI method. 
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI UN GGUL BARU PADA SAWAH TADAH HUJAN RIDWAN RIDWAN; TANTRI PALUPI; FADJAR RIANTO
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari daya adaptasi dan produksi beberapa varietas padi unggul baru pada sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung dari Desember 2015 sampai April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 5 jenis varietas padi yakni: A (Inpari 30), B (Inpari 32), C (Inpari 33), D (IPB 3S) dan E (IPB 4S). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaanterdiri dari 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, persentase anakan produktif, panjang malai, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, persentase gabah bernas per malai, jumlah biji total per rumpun, berat gabah per petakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan dan produksinya yang ditanam tidak optimal dibandingkan dengan deskripsinya yang disebabkan oleh faktor genetik dan factor lingkungan. Kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian yaitu serangan hama tikus yang mengakibatkan 3 varietas padi tidak dapat dipanen.     Kata kunci: adaptasi, padi, pertumbuhan, produksi, sawah tadah hujan, varietas unggul baru.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI HITAM PADA TANAH ALUVIAL ALIAMIN ALIAMIN; HENNY SULISTYOWATI; EVI GUSMAYANTI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31642

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI HITAM PADA TANAH ALUVIAL Aliamin(1), Henny Sulistyowati (2), Evi Gusmayanti(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan(2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dosis pupuk urea yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai hitam pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2018 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel dengan jumlah tanaman seluruhnya 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah u0 = tanpa pemberian urea, u1 = 25 kg/ha setara dengan 0,2 g/polybag, u2 = 50 kg/ha setara dengan 0,4 g/polybag, u3 = 75 kg/ha setara dengan 0,6 g/polybag dan u4 = 100 kg/ha setara dengan 0,8 g/polybag. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat biji per tanaman dan berat 100 biji kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk urea memberikan hasil yang sama untuk variabel volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman dan berat biji kering per tanaman. Pemberian urea dengan dosis 50 kg/ha atau setara dengan 0,4 g/polybag merupakan dosis terbaik untuk variabel berat 100 biji kering tanaman kedelai hitam di tanah aluvial.Kata kunci : Kedelai hitam, pupuk urea, tanah aluvial.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK BAWANG MERAH TERHADAP VIABILITAS BENIH SRIKAYA Beata Kandu; Dr. Ir. Wasian, M.Sc Dr. Ir. Wasian, M.Sc; Asnawati, S.Hut, M.Si Asnawati, S.Hut, M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah yang terbaik terhadap viabilitas benih srikaya. Penelitian ini dilaksanakan dikebun percobaan lab Agronomi Fakultas Pertanian  Universitas Tanjungpura Pontianak,dimulai pada tanggal 6 April sampai 6 Juni 2016. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor tiga kali ulangan yang terdiri dari faktor konsentrasi  ekstrak bawang merah dan lama perendaman perlakuan, yang dimaksud adalah : k0= Tanpa pemberian ekstrak k1= Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi  25%, k2 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi  50%, k3 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 75% dan  k4 = Dengan ekstrak bawang merah konsentrasi 100% dan  lama perendaman w1 = 3  w2 = jam 6, w3 = 9 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Kadar Air benih, Daya Kecambah Benih, Kecepatan Tumbuh, Indeks vigor, Keserempakan Tumbuh . Hasil  penelitian menunjukan pemberian ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 75% memberikan hasil terbaik terhadap viabilitas benih srikaya, namun tidak terjadi pengaruh lama perendaman dan tidak ada interaksi antara konsentrasi ekstrak bawang merah dan lama perendaman.   Kata kunci:Benih Srikaya,Ekstrak Bawang Merah, Konsentasi dan Lama Perendaman
KAJIAN KUALITAS AIR AKIBAT PENAMBANGAN EMAS PADA SUB DAS SEKAYOK KABUPATEN BENGKAYANG Selly Asadi Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.4639

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Sub DAS Sekayok Kabupaten Bengkayang. Penelitian di laksanakan untuk mengamati dan mengambil sampel air yang berjumlah 9 sampel. Penelitian dilakukan pada tiga titik yaitu bagian Hulu, Tengah dan Hilir Sub DAS Sekayok Kabupaten Bengkayang. Pengukuran di lapangan meliputi temperatur, kecerahan dan debit aliran, sedangkan pengukuran di laboratorium meliputi pengamatan Total Suspended Solid (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Dissolved Oxygen (DO), pH Air, Merkuri (Hg). . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air akibat penambangan emas di Sub DAS Sekayok Kabupaten Bengkayang. Lingkup penelitian hanya dibatasi pada kualitas air sungai untuk para meter yang berhubungan dengan uji kualitas air kelas satu. Berdasarkan hasil pengukuran di lapangan rata-rata suhu air sub DAS Sekayok pada titik I sebesar 26,4 0C, titik II sebesar 30 0C dan titik III sebesar 26,10C. Rata-rata debit aliran sub DAS Sekayok pada titik I sebesar 0,33 m3/detik, titik II sebesar 0,09 m3/detik dan titik III sebesar 0,14 m3/detik. Untuk nilai rata-rata kecerahan air pada titik I sebesar 48,5 cm, titik II sebesar 18,3 cm dan titik III rata-rata kecerahan air sebesar 17,3 cm. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Penggolongan Kriteria Kualitas Air Kelas I, Standar Nilai rata-rata Total Padatan Tersuspensi sebesar 50 mg/l. Standar Nilai rata-rata Oksigen Terlarut sebesar 6 mg/l. Untuk Standar Nilai rata-rata COD sebesar 10 mg/l. Standar Nilai rata-rata pH Air sebesar 6-9 mg/l. Standar Nilai rata-rata BOD sebesar 10 mg/l dan Standar Nilai rata-rata Merkuri sebesar 0,001 mg/l. Kata kunci : Kualitas Air Dan Penambangan Emas
STUDI KUALITAS AIR SUNGAI MELAWI UNRUK IRIGASI DI KECAMATAN ELLA HILIR KABUPATEN MELAWI Edi Dastra; Tino Orciny Chandra; Riduansyah Riduansyah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i2.15758

Abstract

Penelitian  dilaksanakan pada bulan Oktober tanggal 05 sampai tanggal 21 Oktober 2015 di Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Kualitas dan Kesehatan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Irigasi merupakan pemakaian air untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sungai Melawi yang ada di daerah administrasi  Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi apakah memenuhi standar jika digunakan sebagai sumber air untuk irigasi. Penelitian ini di lakukan pada 2 (dua) lokasi, di wilayah Desa Nanga Nuak pada bagian Hulu dan pada wilayah Desa Popai bagian Hilir, jarak antara Hulu dan Hilir sekitar 3 kilo meter. Metode pengumpulan data kelas lereng, penggunaan lahan, jenis tanah dan curah hujan. Metode analisis kualitas air yang dilakukan yaitu Pengukuran langsung di lapangan dan di laboratorium meliputi debit aliran, profil melintang sungai, Total suspended solid, Kecerahan, Temperatur, pH, Salinitas, Alkalinitas, Ca++, Mg++, Na+, Sodium Absorption Ratio (SAR/sodium Absrobtion Ratio), RSC (residual sodium carbonate), Boron dan Merkuri. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan, kualitas air pada Sungai Melawi di Kecamatan Ella Hilir dapat digunakan karena memenuhi syarat kriteria air untuk irigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata debit aliran bagian Hulu 18,300 m3/detik dan pada bagian Hilir 24,452 m3/detik, profil melintang sungai pada bagian Hulu dan Hilir berbentuk segitiga, total suspended solid rata-rata pada bagian Hulu 72,2 mg/liter dan pada bagian Hilir 56,2 mg/liter, kecerahan air rata-rata pada bagian Hulu 30,8 cm dan pada bagian Hilir 29,1 cm, temperatur rata-rata pada bagian Hulu 28,20C dan pada bagian Hilir 290C, derajat keasaman rata-rata pada bagian Hulu 7,14 dan bagian Hilir 6,56, alkalinitas rata-rata pada bagian Hulu 18,8 mg/liter setara CaCO3 dan pada bagian Hilir 20,4 mg/liter setara CaCO3, salinitas rata-rata bagian Hulu 0,0297 dS/m dan bagian Hilir 0,0292 dS/m, Ca++ rata-rata pada bagian Hulu  0,94 mg/liter dan bagian Hilir 0,79 mg/liter, Mg++ rata-rata bagian Hulu 1,12 mg/liter dan bagian Hilir 1,11 mg/liter, Na+ rata-rata pada bagian Hulu 2,84 mg/liter dan bagian Hilir 3,04 mg/liter, sodium Absorption Ratio (SAR / sodium Absrobtion Ratio) rata-rata pada bagian Hulu 0,4691 dan bagian Hilir 0,5177, RSC (residual sodium carbonate) rata-rata pada bagian Hulu 0,1694 meq/liter dan bagian Hilir 0,2039 meq/liter, Boron rata-rata pada bagian Hulu 0,03 mg/liter dan bagian Hilir 0,10 mg/liter, merkuri rata-rata pada bagian Hulu 0,0005 mg/liter dan Hilir 0,0006 mg/liter. Kata Kunci: Sungai Melawi, Kualitas air, Irigasi  
INFLUENCE OF BRAND AWARENESS AND PERCEIVED QUALITY TOWARD INTEREST IN REPURCHASING DAIRY PRODUCT ANLENE Widi Astuti; Dewi Kurniati; Maswadi Maswadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31673

Abstract

ABSTRACTEarly cases of bone loss or osteoporosis in Indonesian are higher than the world average, because two out of five Indonesians are at risk for this disease, while the world average is only one in three people at risk of developing osteoporosis. So that public awareness needs to be raised about the dangers of osteoporosis. Preventing osteoporosils can be done by drinking Anlene's milk. The purpose of the study was to analyze the effect of brand awareness and perceived quality on the interest in repurchasing Anlene milk products, in 150 respondents selected purposively. Data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) with Lisrel software. The results showed that brand awareness has a positive effect on repurchase interest, with the most influential indicators being the peak of the mind. Then the perception of quality has a positive effect on repurchase interest, with the most influential indicators being product characteristics. This can be used by producers to pay more attention to brand awareness through peak thinking and perceived quality through product characteristics so that consumers always re-purchase Anlene milk products.Keywords: brand awareness, perceived quality, interest in repurchasing, Anlene dairy products, Structural Equation Modeling (SEM).
PENGARUH TEPUNG CANGKANG KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL MULYADIN, MULYADIN; SURACHMAN, SURACHMAN; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH TEPUNG CANGKANG KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL  Mulyadin1), Surachman2), Maulidi2) 1)Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura 2)Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura  ABSTRAKKubis bunga atau bunga kol (Brassica oleraceae) merupakan jenis sayuran dari famili Cruciferae. Pengembangan budidaya kubis bunga dapat menunjang perbaikan gizi, memperluas kesempatan kerja, mengembangkan agribisnis dan melestarikan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis tepung cangkang keong mas yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dengan waktu penelitian selama 3 bulan dimulai sejak               11 Desember 2016 sampai 10 Maret 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan, untuk setiap ulangan digunakan 3 sampel tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhannya   4 x 6 x 3= 72 tanaman, dengan kode perlakuan yaitu k. Perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut: k1=  tanpa pemberian tepung cangkang keong mas (kontrol), k2 =  pemberian tepung keong mas dengan dosis 9,39 g/polybag, k3 =  pemberian tepung keong mas dengan dosis 14,08 g/polybag dan k4 =  pemberian tepung keong mas dengan dosis 17,93 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai), volume akar (cm3), berat kering bagian atas tanaman (g) dan berat segar bunga (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah aluvial memberikan pengaruh yang sama, sehingga pada penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian tepung cangkang keong mas tidak mampu meningkatkan pH tanah aluvial, sehingga tidak dapat memberikan respon pertumbuhan dan hasil yang berbeda bagi tanaman kubis bunga.Kata kunci : tepung cangkang keong mas, kubis bunga, tanah aluvial 
Efektifitas Bakteri Bintil Akar Asal Lahan Pasang Surut Desa Rasau Jaya Pada Tanaman Kedelai di Media Pasir ROMA ROMA; SAERI SAGIMAN; ISMAHAN UMRAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari isolat bakteri bintil akar tanaman kedelai dari lahan pasang surut Rasau Jaya yang memiliki efektifitas tinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan yaitu isolat bakteri bintil akar yang terdiri dari 12 taraf perlakuan (10 isolat dan 2 kontrol) dengan 3 ulangan. Perlakuan yang dimaksud adalah RJ 1.1 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 1.1), RJ 1.2 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 1.2), RJ 1.3 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 1.3), RJ 1.4 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 1.4), RJ 1.5 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 1.5), RJ 2.1 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 2.1), RJ 2.2 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 2.2), RJ 3.1 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 3.1), RJ 4.1 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 4.1), RJ 4.2 (Isolat Bakteri Bintil Akar RJ 4.2), T1 + N (Tanaman Kedelai Tanpa Inokulasi + Nitrogen), T1 - N (Tanaman Kedelai Tanpa Inokulasi dan Tanpa Nitrogen). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Hasilnya diamati di Laboratorium Biologi dan Bioteknologi Tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat bakteri bintil akar asal Rasau Jaya memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar, berat basah bintil akar, berat kering bintil akar, dan kandungan N tanaman kedelai. Isolat bakteri bintil akar RJ 3.1 menunjukkan pengaruh yang tertinggi pada jumlah bintil akar (64,67 bintil), berat basah bintil akar (420 mg), dan berat kering bintil akar (130 mg), sedangkan isolat bakteri bintil akar RJ 1.5 memberikan pengaruh yang tertinggi pada kandungan N tanaman kedelai (2,15%).. Kata kunci : isolat bakteri bintil akar, kedelai, lahan pasang surut

Page 33 of 191 | Total Record : 1901