cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,863 Documents
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PADI LOKAL MENGGUNAKAN POLYETHYLENE GLYCOL Bismindar, Bismindar; Sulistyowati, Henny; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benih padi merupakan benih yang cepat mengalami kemunduran kualitas seiring dengan lamanya penyimpanan sehingga menurunkan daya berkecambahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PEG yang terbaik untuk peningkatan viabilitas benih padi lokal. Penelitian dilakukan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktor tunggal yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu: k0 = tanpa PEG, k1 = PEG dengan konsentrasi 1 %, k2 = PEG dengan konsentrasi 2,5 %, k3 = PEG dengan konsentrasi 4 %, k4 = PEG dengan konsentrasi 5,5 %. Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Setiap sampel menggunakan 50 benih padi yang disusun dalam gulungan kertas merang. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air benih (%), daya berkecambah benih (%), indeks vigor (%), keserempakan tumbuh (%), dan kecepatan tumbuh (%/etmal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi PEG yang paling efektif yaitu 1 % dengan rata ? rata indeks vigor 77,20 %, dan kecepatan tumbuh 24,17 %.Kata kunci: padi, polyethylene glycol, viabilitas.
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK TANAMAN MANGGA Aprianto, David; Bandem, Putu Dupa; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman mangga. Penelitian dilakukan di Jalan Tanjung Raya 2 Gg. H Gani. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 11 januari 2014 sampai dengan tanggal 11 maret 2014.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu panjang entris tanaman mangga, dengan 5 taraf perlakuan yakni : (1) a1(panjang entris 7cm); (2) a2(panjang entris 10cm); (3) a3(panjang entris 13cm); (4) a4(panjang entris 16cm); (5) a5(panjang entris 19cm) terdiri dari 5 ulangan, setiap perlakuan dengan 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, persentase tanaman hidup (%), jumlah daun terbentuk (helai), pertumbuhan panjang entris (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang entris tidak memberikan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan (%), jumlah daun yang terbentuk (helai) dan pertambahan panjang entris (cm).   Kata kunci: Sambung Pucuk, Mangga, Panjang Entris
STUDI EFISIENSI PENYALURAN DAN APLIKASI AIR DIPETAK TERSIER PADA LAHAN SAWAH BERIRIGASI DIDESA TIRTAKENCANA KECAMATAN BENGKAYANG KABUPATEN BENGKAYANG DESI DESI; Tino orciny chandra; Junaidi junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.18005

Abstract

Irigasi merupakan pendukung keberhasilan pembangunan pertanian dan merupakan kebijakan Pemerintah yang sangat strategis guna mempertahankan produk siswasembada beras. Diperlukan pengelolaan dan perhatian khusus dalam pengelolaan sumberdaya air karena sangat berpengaruh terhadap pemanfaatan air untuk kebutuhan tanaman, kehilangan air selama proses penyaluran air irigasi (distributionlosses) dan selama proses pemakaian (fieldapplication losses). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penyaluran dan aplikasi air di petak tersier pada lahan sawah beririgasi di Desa Tirtakencana Kecamatan Bengkayang. Pengambilan sampel tanah pada satu penggunaan lahan disesuaikan dengan titik pengamatan dengan jumlah 8 sampel, dengan masing-masing kedalaman 0-20 cm, 20-40cm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pH tanah tergolong masam sampai agak masam dan C/N rasio yang rendah. Profil tanah pada petakan sawah memiliki tiga lapisan tanah  (solum)  yaitu kedalaman 0-40cm, lapisan 40 cm- 50 cm dan lapisan50- 60 cm.  kedalaman 0-20 cm dan 20-40cm menunjukan keretria lempung berpasir. Bobot isi tanah memiliki kriteria sedang tinggi dan sangat tinggi, porositas tanah termasuk kriteria baik, poros sampai kurang baik, permeabilitas tanah menunjukan agak lambat, sementara kadar air kapasitas lapangan Adapun perbedaan nilai rata-rata yaitu pada kedalaman 0-20 cm (58,87%) lebih tinggi sedangkan lapisan tanah kedalaman 20-40 cm (36,43%) lebih rendah. Efisiensi penyaluran air pada keadaan  pintu air dibuka semua nilai efisiensi nya sebesar   98,6 % dan pada saat kedaan pintu air di buka satu arah nilai efisiensinya sebesar  96,3 %. Rata-rata nilai efisiensi penyaluran sebesar 94,65 %. Rata-rata nilai efisiensi aplikasi air pada petak sawah sebesar 69,45 %. Efisiensi keseluruhan 67,68%.   Katakunci :Efisiensi penyaluran, aplikasi air, lahan sawah, petak tersier.
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT DI DESA ENGKASAN KECAMATAN TAYAN HULU KABUPATEN SANGGAU Iyus Iyus; Asmahan Akhmad; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.14859

Abstract

Land evaluation is the process of assessing the potential of the land for specific uses. Land is a medium used for an activity in the field of agriculture or natural resources and at the same major agrarian resources that are essential for support lives and livelihoods of people on earth. This study aims to determine the level/grade suitability of land for oil palm plantations and attempt to provide management recommendations. Results of land evaluation, whether the results obtained from the field and the results of laboratory analysis results will provide information and guidance necessary land use and finally value of production expectations increased. The research was conducted in the village of Engkasan Tayan Hulu subdistrict Sanggau district with an area of 100 hectares. Analysis of soil samples carried out in the Laboratory of Chemistry and Soil Fertility Faculty of Agriculture, University Tanjungpura Pontianak. The study started from April 2015 until the end of April 2016. The research was conducted by survey method using a grid system. Implementation of the research include: 1) Preparation, consisting of cartography topography of the site of research, collecting secondary data research sites and tools and materials used, 2) field observations, consisting of drilling and profiling of land, 3) Analysis soil samples in the laboratory, 4) Analysis and compilation of data, which consists of determining ratings soil chemical properties, determining the nomenclature of land, determination of land suitability classes, determination of the limiting factors of land, 5) Interpretation of the data and presenting the results, the data obtained in the field associated with the results of the analysis in the laboratory. The interpretation of field data and analysis in the laboratory showed that among the sites there are 4 Soil Mapping Unit, but it has one type of soil and is classified into the Order Ultisol, Sub-order Udik, Great-group Kandiudults, Sub-order Typic Kandiudults with epipedon ocric and horizon diagnostic kandik. Soil Mapping Unit 1 has a land suitability classes S3-n (nutrient status) actual and potential land suitability classes S1, Soil Mapping Unit 2 has a land suitability classes S3-ns (slope and nutrient status) actual and potential land suitability classes S1, Soil Mapping Unit 3 has the actual land suitability classes N1-s (slope). N1-s (slope) can not do so any improvement potential land suitability classes Soil Mapping Unit remain N1-s (slope) 3 and Soil Mapping Unit 4 has the actual land suitability classes N2-s (slope). N2-s (slope) can not do so any improvement potential land suitability classes Soil Mapping Unit remain N2-s (slope). Recommended management consists of organic materials recommendation, liming, fertilizing and terracing. The results of the lime requirement calculations amounted to 0.5344 ton / mgCa (CO3) 2 / ha, the result of calculation of P and K fertilizer demand respectively 159.8 kg / ha SP36 and 130 kg / ha KCl. Keywords: Land Suitability Evaluation, Palm Oil, Quality Land.
PENGARUH KOMPOS LIMBAH TALAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MELON PADA TANAH ALLUVIAL Wiji Lestari; Achmad Mulyadi Sirojul; Asnawati -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2446

Abstract

Peningkatan produksi melon selain ditentukan oleh tehnik budidaya yang tepat juga ditentukan oleh faktor tanah. Pemanfaatan tanah alluvial sebagai lahan budidaya memiliki beberapa kelemahan pada sifat fisik, kimia dan biologi, sehingga perlu adanya usaha untuk memperbaiki kondisi tersebut, salah satunya ialah dengan penambahan bahan organik berupa kompos limbah talas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mencari dosis kompos limbah talas yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman melon pada tanah aIluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga jumlah seluruhnya ada 80 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut: Tanpa kompos limbah talas, 448 g/polybag kompos limbah talas, 1115 g/polybag kompos limbah talas, 1781 g/polybag kompos limbah talas, dan 2448 g/polybag kompos limbah talas. Variabel yang diamati adalah: Berat kering bagian atas tanaman (gram), volume akar (cm3), diameter buah (cm), berat buah (gram), ketebalan daging buah (cm) dan kadar gula buah (%). Berdasarkan hasil penelitian, pemberian kompos limbah talas sebanyak 2448 g/polybag, memberikan rerata tertinggi pada variabel pengamatan volume akar (13,5 cm), berat kering bagian atas tanaman (19,41 g), berat buah (972,23 g), dan diameter buah (11,95 cm), akan tetapi berbeda tidak nyata terhadap pemberian kompos limbah talas sebanyak 1781 g/polybag pada variabel berat buah dan diameter buah, dengan demikian dari hasil penelitian ini dapat katakan bahwa efesiensi pemberian kompos limbah talas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon pada tanah alluvial ialah sebanyak 1781 g/polybag kompos limbah talas. Kata Kunci : Kompos Limbah Talas, Melon, Tanah Alluvial
ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PENGOLAHAN KELAPA SAWIT DI PT. CIPTA USAHA SEJATI KABUPATEN KAYONG UTARA JAHIRUDIN JAHIRUDIN; ADI SUYATNO; JOSUA PARULIAN HUTAJULU
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30594

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan budaya kerja terhadap kinerja karyawan bagian pengolahan kelapa sawit di PT. Cipta Usaha Sejati Kabupaten Kayong Utara, dalam penelitian ini  lingkungan kerja dan budaya kerja merupakan variabel bebas dan yang menjadi variabel terikat adalah kinerja karyawan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sensus, yaitu teknik pengambilan sampelnya seluruh anggota populasi yang dijadikan sampel, hal ini dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa lingkungan kerja dan budaya kerja secara bersama- sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, secara parsial variabel independen lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sedangkan variabel independen budaya kerja berpengaruh negatif. Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Budaya Kerja dan Kinerja Karyawan. 
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAYAK Daniati Daniati; Setia Budi; Nurjani Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28888

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencari komposisi media tanam yang paling baik untuk pertumbuhan dan hasil bawang dayak. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang berada di Desa Kuala Ambawang Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dimulai dari tanggal 26 Maret 2018 sampai 17 Juni 2018. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (A= Tanah Alluvial : Pupuk Kandang Ayam (1:1), B = Tanah Alluvial : Pasir (1:1), C= Tanah Alluvial : Pupuk Kandang Ayam : Pasir (1:1:1), D= Tanah Alluvial : Pupuk Kandang Ayam : Pasir (2:1:1) E= Tanah Alluvial : Pupuk Kandang Ayam : Pasir (1:2:1) dan F= Tanah Alluvial : Pupuk Kandang Ayam : Pasir (1:1:2) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 4, 6, 8, 10 dan 12 MST, jumlah umbi, berat basah umbi dan berat kering angin umbi namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun 2 MST dan tinggi tanaman 2, 4, 6, 8, 10 dan 12 MST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh komposisi media tanam 1 tanah alluvial : 1 pupuk kandang ayam : 1 pasir menunjukkan rata-rata pertumbuhan dan hasil terbaik untuk tanaman bawang dayak.Kata Kunci : Bawang Dayak, Komposisi, Media Tanam
PENGARUH KOSARIN TERHADAP HASIL TANAMAN MENTIMUN PADA TANAH ALUVIAL Wahyu Kurniawan; Setia Budi; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8684

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L) merupakan salah satu sayuran buah yang sudah lama dikenal masyarakat Kalimantan Barat dan juga banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dalam bentuk segar. Nilai gizi mentimun cukup baik karena sayuran buah ini merupakan sumber vitamin dan mineral. Dalam mendukung pertumbuhan yang optimal untuk  meningkatkan hasil mentimun dapat dilakukan dengan penggunaan kosarin.Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh pemberian kosarin dan mengetahui kosentrasi kosarin yang terbaik terhadap hasil  tanaman mentimun pada tanah aluvial. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdiri dari3 sampel tanaman. Perlakuan kosentrasi yang dimaksud antara lain p0 (tanpa perlakuan), p1 (25 ml/liter), p2 (50 ml/liter), p3 (75 ml/liter), p4 (100 ml/liter) dan p5(125 ml/liter).Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah buah per tanaman (buah), berat buah per tanaman (g), diameter buah per tanaman (cm) dan panjang buah per tanaman (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kosentrasi kosarin berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan panjang buah per tanaman, akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap variabel diameter buah per tanaman. Perlakuan kosarin dengan kosentrasi 25 ml merupakan perlakuan yang efektif. Kata Kunci : Aluvial, Kosarin, Kosentrasi, Mentimun
STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA LAHAN BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA ( Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH FEBRIANTI RISTHA; Suswati Denah; Hazriani Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.111 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18673

Abstract

STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM PADA TANAH BERGAMBUT UNTUK TANAMAN LADA (Piper nigrum L.) DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH Ristha Febrianti(1), Denah Suswati(2), Rini Hazriani(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura (2)Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak   ABSTRAK Studi status hara merupakan proses untuk mengetahui kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah untuk pertumbuhan tanaman. Studi status hara melibatkan pelaksanaan survey dan analisis pemupukan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hara Nitrogen, Fosfor dan Kalium serta merekomendasi pemberian pupuk Urea, SP-36, dan KCL pada tanah bergambut untuk meningkatkan produksi lada. Hasil rekomendasi menunjukkan bahwa status hara Nitrogen, fosfor, dan Kalium pada masing-masing lokasi LT.1, LT.2, dan LT.3 bervariasi dari yang sangat rendah sampai sangat tinggi. Pada masing-masing lokasi dalam rangka meningkatkan produksi tanaman lada, direkomendasikan untuk melakukan pemupukan dengan pupuk Urea, SP-36 dan KCl. Pada lokasi LT.1 urea (170,35 kg/ha), SP-36 (42,85 kg/ha), KCl (603,08 kg/ha). Lokasi LT.2 urea (169,73 kg/ha), SP-36 (214 kg/ha), KCl (559,03 kg/ha). Lokasi LT.3 urea (174,90 kg/ha), SP-36 (165,98 kg/ha), KCl (510,11 kg/ha).   Kata Kunci : Status Hara, Tanah Bergambut, Lada
PEAT LAND SUITABILITY EVALUATION FOR PEPPER (Piper Nigrum Linn) IN PASAK PIANG VILLAGE SUNGAI AMBAWANG DISTRICTS OF KUBU RAYA REGENCY Teguh Galang Ukhuwah; Joni Gunawan; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.081 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25039

Abstract

ABSTRACT Pasak Piang Village Sungai Ambawang Districts Of Kabupaten Kubu Raya Regency was a location that have a large areas for plantation development, especially for pepper to be the main commodity. This plantation commodity has a strong appeal to individual traders as well as legal entities to make it an object of trade. This study aims to determine the characteristics of peatlands and to determine the level of land suitability for pepper plants (Piper Nigrum Linn) and provide recommendations for improvement. The research method are soil survey using grid system, with 200 x 250 m each survey routes. Soil sample has been analyzed in soil fertility laboratory, University Of Tanjungpura. The result showed that on 80 ha wide area has two land mapping unit, which are typic haplohemist on SPT 1, and typic haplosaprist on SPT 2. The actual land suitability class of SPT 1 and SPT 2 are N1r (temporary not suitable). The inhibited factor of SPT 1 and SPT 2 are root condition (peat depth >200cm). Land management to fix the inhibited factor are soil drainage management, sustainability farming, P and K fertilizer it recommendation will increase the potensial land suitability class to S2 (suitable).

Page 6 of 187 | Total Record : 1863