cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,863 Documents
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGGILINGAN PADI (Oryza Sativa L) DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Retno Muntarsih; Erlinda Yurisinthae; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26240

Abstract

This study aims to analyze the financial feasibility level of rice milling business and to analyze the sensitivity of rice milling business in Simpang Tiga Village, Sukadana sub-district, Kayong Utara Districk. This research was conducted in 3 sub-villages namely Siduk Hamlet as much as 3 units, 2 units of Semanai Hamlet and 2 units of Dusun Parit Bugis. The population in this research is 7 rice milling business and all become the research sample chosen purposive (intentionally). The analytical method used is with the investment criteria (NPV, Net B / C, IRR, and PP) and sensitivity analysis. The results showed that the rice mill business is feasible to run financially because the value of NPV is Rp. 218.709.133, IRR ranges 79%, Net B / C Ratio of 3,4, and PP ranges from 1 years 7 months. Result of sensitivity analysis showed that rice milling business did not affect to increase of operational cost 3,68% and decrease of benefit equal to 3,86%.
kajian pembuatan nugget ayam dengan substitusi umbi keribang terhadap tepung terigu YOUNG DELLA OKTARI; retno budi lestari; sulvi purwayanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.559 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18030

Abstract

study on making chicken nugget by substitution keribang tuber for flour
PENGARUH ABU KAYU DAN PUPUK PHONSKA TERHADAP HASIL TANAMAN MENTIMUN DI TANAH GAMBUT Tri Indra Wijaya; Agustina Listiawati; Rini Susana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2574

Abstract

Tanah gambut dalam pemanfaatannya sebagai lahan pertanian banyak dijumpai kendala dan hambatan, salah satunya seperti pH dan ketersediaan unsur hara yang rendah. Abu kayu dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pH dan memperbaiki kesuburan tanah, sedangkan pupuk phonska mengandung unsur N, P, K dan S yang bermanfaat untuk hasil tanaman. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi abu kayu dan pupuk phonska serta dosis yang terbaik terhadap hasil mentimun di tanah gambut. Metode yang digunakan dalam penetitian ini adalah dengan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 2 faktor yaitu faktor abu kayu (a) dan faktor pupuk phonska (p). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan, faktor pertama adalah abu kayu terdiri dari 3 taraf yaitu a1 = 6,82 ton/ha abu kayu, a2 = 11,12 ton/ha abu kayu, a3 = 15,35 ton/ha abu kayu, Faktor kedua pupuk phonska terdiri dari 3 taraf yaitu p1 = 300 kg phonska/ha, p2 = 400 kg phonska/ha, p3 = 500 kg phonska/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat rata-rata buah per tanaman, diameter buah per tanaman, produksi per petak dan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu kayu 6,82 ton/ha, 11,12 ton/ha, 15,35 ton/ha dan pupuk phonska 300 kg/ha, 500kg/ha memberikan pengaruh yang sama pada tanaman mentimun yang ditunjukan dengan berpengaruh tidak nyata pada variabel jumlah buah, berat buah, berat rata-rata, diameter buah dan berat per petak. Pemberian abu kayu dengan dosis 11,12 ton/ha dan pupuk phonska 400 kg/ha memberikan rerata tertinggi pada variabel jumlah buah, berat buah, berat rata-rata buah per tanaman, pemberian abu kayu dengan dosis 11,12 ton/ha dan pupuk phonska 500 kg/ha memberikan rerata tertinggi pada variabel diameter buah pertanaman, sedangkan abu kayu dengan dosis 15,35 ton/ha dan 400 kg/ha memberikan rerata tertinggi pada variabel berat per petak. Kata kunci : Abu Kayu, Mentimun, Pupuk Phonska, Tanah Gambut.
PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI VARIETAS PAKCOY PADA KOMBINASI AB-MIX DAN POC DAUN LAMTORO SECARA HIDROPONIK SINA SINA; SETIA BUDI; NURJANI NURJANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.799 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26354

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI VARIETAS PAKCOY PADA KOMBINASI AB-MIX DAN POC DAUN LAMTORO SECARA HIDROPONIK Sina (1), Setia Budi (2), Nurjani (3)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian (2)Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpurae-mail : deforessina123@gmail.com ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi nutrisi AB–MIX dan Pupuk Organik Cair daun lamtoro terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy. Penelitian dilaksanakan di rumah plastik yang berada di Gang. Citra Perdana Jalan Perdana Kelurahan Bansir Darat Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Waktu Penelitian dari tanggal 1 Januari 2018 sampai dengan 6 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan  metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor  perlakuan yaitu  kombinasi AB-MIX dan POC daun lamtoro. Perlakuannya (l0)100% AB-MIX, (l1)100% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l2)75% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l3)50% AB-MIX + POC daun lamtoro 10 ml/L air, (l4)75% AB-MIX + POC daun lamtoro 20 ml/L air, (l5)50% AB-MIX + POC daun lamtoro 20 ml/L air. Perlakuan  diulang sebanyak 4 kali Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, volume akar, berat segar bagian atas tanaman, luas daun dan berat kering tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB-MIX dan POC daun lamtoro berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat segar bagian atas tanaman, dan luas daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap variabel volume akar dan berat kering tanaman. Nilai rerata setiap perlakuan menunjukan penurunan dan belum bisa lebih baik dari kontrol 100% nutrisi AB-MIX.  Kata kunci : hidroponik, nutrisi AB-MIX, POC daun lamtoro, sawi pakcoy
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI LOKAL TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE PEMBIBITAN mardiansyah mardiansyah; Tantri Palupi; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.997 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.25222

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok di Indonesia yang kebutuhannya selalu meningkat. Peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan usaha ekstensifikasi pada lahan marginal salah satunya lahan pasang surut perlu dilakukan dikarenakan lahan produktif semakin berkurang. Permasalahan utamanya pada lahan pasang surut adalah pertumbuhan tanaman mengalami gangguan akibat cekaman salinitas. Penggunaan varietas toleran terhadap cekaman salinitas. Varietas padi toleran mampu tumbuh dengan baik dibanding varietas padi peka cekaman salinitas.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon varietas padi lokal yang toleran terhadap cekaman salinitas pada fase pembibitan. Penelitian dimulai dari bulan September sampai November 2017 bertempat di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu 10 varietas padi (8 varietas padi lokal dan 2 varietas padi unggul). Perlakuan yang digunakan adalah A=Tamsere, B=Ketumbar, C=Kristan, D=Asmo, E=Ringkak Semut, F=Banjar, G=Brantas, H=Dewi Ratih, I=Cisadane Dan J=Ciherang. Variabel pengamatan terdiri dari skoring toleransi bibit secara visual terhadap kerusakan daun serta pengamatan karakteristik agronomi bibit yaitu tinggi bibit (cm), panjang akar (cm), jumlah anakan (batang), berat kering tajuk (g) dan berat kering akar (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tamsere, Ketumbar, Kristan, Asmo, Ringkak Semut, Banjar, Brantas dan Cisadane termasuk kategori toleran dan varietas Dewi Ratih dan Ciherang termasuk kategori moderat toleran berdasarkan skoring menggunakan standar evaluasi dari IRRI (2003).
Kajian Pembuatan Minuman Herbal Celup Kayu Sepang dengan Penambahan Jahe dan Daun Jeruk Purut Sebagai Minuman Fungsional rizki rizki; Retno Budi Lestari; Lucky Hartanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formula minuman herbal celup kayu sepang dengan penambahan jahe dan daun jeruk purut sebagai minuman fungsional yang tepat dengan sifat fisikokimia terbaik dan sensori yang dapat diterima masyarakat. Metode penelitian  menggunakan rancangan acak lengkap dengan 1 faktor perlakuan yang terdiri dari 6 taraf perlakuan.Taraf perlakuannya adalah: t0 (1g kayu sepang : 0g jahe : 0g daun jeruk purut), t1 (1 g kayu sepang : 0 g jahe : 1 g daun jeruk purut), t2 (1g kayu sepang : 0,25g jahe : 0,75g daun jeruk purut), t3 (1g kayu sepang : 0,50g jahe : 0,50g daun jeruk purut), t4 (1g kayu sepang : 0,75g jahe  : 0,25g daun jeruk purut), t5 (1 kayu sepang : 1g jahe : 0 g daun jeruk purut), masing-masing perlakuan diulang 4 kali. parameter pengamatan meliputi: sifat fisikokimia minuman herbal celup kayu sepang , yaitu: kadar air (serbuk), kadar abu (serbuk), pH (serbuk dan seduhan), vitamin C (serbuk dan seduhan), total fenol (serbuk dan seduhan), jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Uji sensori menggunakan metode Kruskal-Wallis selanjutnya untuk mendapatkan perlakuan terbaik dilakukan uji indeks efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan dengan penambahan jahe dan daun jeruk purut berpengaruh nyata terhadap vitamin C serbuk dan seduhan, pH serbuk dan seduhan, kadar air dan kadar abu serbuk, total fenol serbuk dan seduhan, rasa, aroma, warna, dan kesukaan. Perlakuan minuman herbal celup kayu sepang dengan penambahan jahe dan daun jeruk purut terbaik adalah formula t3 (1g kayu sepang: 0,50g jahe : 0,50g daun jeruk purut) dengan karakter fisikokimia vitamin C 35,5 mg/100g (serbuk); 23 mg/100g (seduhan), pH 6,44 (serbuk); 6,26 (seduhan), kadar air 9,69% (serbuk), kadar abu 1,33(serbuk), total fenol 1,26% (serbuk); 0,97% (seduhan), total asam 2,44% (serbuk); 1,70% (seduhan), dengan karkter sensori aroma 3,28 (agak wangi), warna 3,07 (agak jingga), rasa 3,17 (agak pedas jahe), dan kesukaan 3,79 (suka).
RESPON BEBERAPA VARIETAS PADI UNGGUL TERHADAP SERANGAN PENGGEREK BATANG AMELIA AMELIA; Ir. SARBINO, MP Ir. SARBINO, MP; Dr. Ir. TRIS HARIS RAMADHAN, MP Dr. Ir. TRIS HARIS RAMADHAN, MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19703

Abstract

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama yang dapat mengakibatkan penurunan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat serangan hama penggerek batang padi pada 5 varietas padi unggul yaitu Inpara 1, Inpara 2, Inpara 3, Cilosari dan Ciherang. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Itik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdapat 120 rumpun padi dalam satu petak dengan  jumlah sampel yang diamati sebanyak 12 rumpun per perlakuan dengan jarak tanam 20 x 20 cm dan  menggunakan sistem jajar legowo 4:1 dengan luas setiap petakan masing-masing petakan 2 x 3 meter. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tingkat serangan penggerek batang padi, jumlah malai perumpun, intensitas serangan malai perumpun, berat gabah perumpun, dan jenis penggerek yang menyerang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 varietas yang diteliti yang paling rentan terhadap serangan penggerek batang padi adalah varietas Inpara 1 dan Inpara 3. Kata kunci : Penggerek Batang Padi (PBP), Respon tanaman, Tingkat serangan
Diversity of Arthropods in Soybean Crops (Glycine max L. Merill) with Insecticidal Treatment Madjidi, Madjidi; Ramadhan, Tris Haris; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSRTACTOne of the main obstacles to increasing soybean production is the presence of pest attacks that can reduce yields by up to 80%. Efforts to control pests on soybean plants are generally still rely on the application of synthetic insecticides in a way that is not wise, resulting in negative impacts for agroecosystems, especially the decline in arthropod diversity that plays a role in maintaining the stability of ecosystems against pest attacks. The purpose of this study is to explore the level of diversity and the presence of arthropods in insecticide controlled soybean crops. The study was conducted in Rasau Jaya 2 sub-district, Kubu Raya District, and Plant Pest Laboratory of Agriculture Faculty of Tanjungpura University for 4 months from June to September 2017. This study used Randomized Block Design consisting of 2 types of insecticide treatment with 4 replications that is insecticide Sipermetrin (0.25 ml/l, 0.50 ml/l, 0.75 ml/l, 1.00 ml/l of concentrations) and Profenofos (0.25 ml/l, 0.50 ml/l, 0.75 ml/l, 1.00 ml/l, 1.50 ml/l, and 2.00 ml/l of concentrations). The results showed that in general the diversity of arthropods in soybean plants was high, with total arthropods found as many as 3,297 individuals, 9 orders, 53 families, and 89 species. The highest decrease of diversity after application was found in the treatment of insecticide containing Sipermetrin with concentration 0.50 ml/l with value of H '= 2,085 and Profenofos with concentration 1.00 ml/l with value H' = 2,135. Keywords: Arthropod Diversity, Insecticide, Pest Attack.
PENGARUH KULIT PISANG KEPOK(Musa paradisiacaformatypica) DAN DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP KUALITAS NUTRISI PAKAN KELINCI BERBENTUK PELET Sri Rohani Rohani; Ahmad Tohardi; Duta Setiawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31873

Abstract

Feed is one of the most important factors for the success of a livestock business.Rabbit’s growth can be optimal when the amount as well as the quality of the feed, and the nutrient is fulfilled decently. This study aims to determine the nutritional quality of rabbit feed that is in the form of pelet combined with musa paradisiacal formatypica and carica papaya. This study had been conducted for 3 months (March - June 2018) at the laboratory of Teknologi Hasil Pertaniandan Kesuburan Tanah, agriculture department, Universitas Tanjungpura Pontianak. This study used randomized block design which are 5treatments and 5 repetitions; P1 (24% of Banana peel+ 0 % Papay leaves), P2 (18% Banana peel + 6 Papay leaves), P3 (12% Banana peel + 12 Papay leaves), P4 (6% Banana peel + 18% Papay leaves) and P5 (0% Banana peel + 24% Papay leaves). The analysis showsthat the treatment has significant effect (P<0,05) on moisture, ash, crude fat, crude protein, crude fibre and carbohydrates. The results of this study concluded that the value of the nutritional content in accordance with the needs of rabbits was obtained in treatment 4, namely 6% kepok banana peel and 18% papaya leaves. Based on the nutritional content produced, the feed can be given to adult rabbits.Keywords: Banana Peel, Papay Leaves, Proximate Analysis, Pellets
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TAMBAK POLIKULTUR SISTEM SILVOFISHERY DI DESA SARANG BURUNG DANAU KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS Lilin Paramita; Eva Dolorosa; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4101

Abstract

Perikanan tambak polikultur sistem silvofishery merupakan kegiatan usaha pemeliharaan atau pembesaran ikan lebih dari satu jenis yang terdiri atas rangkaian kegiatan terpadu antara kegiatan budidaya ikan dan udang windu dengan kegiatan pemeliharaan, pengelolaan dan upaya pelestarian hutan mangrove yang terdapat di sekitar tambak. Jenis budidaya polikultur yang banyak dilakukan yaitu antara ikan bandeng dan udang windu, karena ikan bandeng dan udang windu merupakan komoditas potensial guna meningkatkan produktivitas tambak dan pendapatan petani tambak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha perikanan tambak polikultur sistem silvofishery di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Teknik penentuan sampel yang digunakan Simple Random Sampling (sampel acak sederhana). Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis kelayakan finansial yaitu NPV, Net B/C, IRR, Payback period dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NPV sebesar Rp. 7.467.143, B/C net sebesar 1,77, IRR 33,01 %, Payback Period sebesar 4 tahun 9 bulan. Analisis sensitivitas dilakukan terhadap kenaikan biaya operasional sebesar 10 persen dan penurunan benefit sebesar 5 persen. Hasil analisis kelayakan finansial tersebut menunjukkan, bahwa usaha perikanan tambak polikultur sistem silvofishery di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas layak untuk diusahakan.

Page 7 of 187 | Total Record : 1863