cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
OPTIMASI PRODUK KERAJINAN ROTAN PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) DANGAU DAIK DI DESA PANDU RAYA KECAMATAN KAPUAS KABUPATEN SANGGAU Muhartini, Muhartini; Muani, Ani; Kurniati, Dewi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Kerajinan Rotan merupakan salah satu usaha kecil rumah tangga informal dengan memanfaatkan hasil rotan yang tumbuh di daerah tempat tinggal penduduk menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual tinggi serta memberikan sentuhan seni yang menarik pada setiap produk yang dihasilkan. Setiap usaha menginginkan hasil produksi yang lebih maksimal dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki. Masalah yang sering dihadapi oleh pengrajin salah satunya adalah kesulitan dalam menentukan jumlah produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui jumlah masing-masing produk yang dihasilkan oleh pengusaha kerajinan rotan agar mencapai keuntungan yang optimal. (2) Untuk mengetahui berapa banyak produk optimal yang diproduksi dengan kendala dan keterbatasan yang ada dalam optimasi produk kerajinan rotan pada Industri Kecil Menengah (IKM) Dangau Daik. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa keuntungan optimal sebesar Rp 9.122.396,- dengan kondisi yang sudah optimal terdapat pada jenis produk jarai pengambin besar sebanyak 2 unit, keranjang hiasan sebanyak 0,7816 = 1 unit, tikar bidai ukuran 2x2m sebanyak 4 unit dan tikar bidai ukuran 2x1,5m sebanyak 1 unit. Pengrajin kerajinan rotan menghadapi kendala-kendala dalam upaya memaksimumkan keuntungan, berupa proses produksi dalam bentuk keterbatasan sumberdaya yang dimiliki yaitu meliputi kendala modal, jam tenaga kerja, dan permintaan. Kata Kunci : Optimasi, Keuntungan, Model LP, Software POM For Windows, Produk Kerajinan Rotan.
KEBERADAAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (NEP) PADA PERTANAMAN HORTIKULTURA DI LAHAN GAMBUT DENGAN FREKUENSI APLIKASI PESTISIDA YANG BERBEDA Kurnia Sari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34260

Abstract

Entomopathogenic nematodes are types of biological agents that live on the ground. The population can decrease exposure to chemicals in the form of pesticides that are too frequent. This study aims to determine the population density of EPN on peat land used for horticultural agriculture with the intensity of application of low, medium, and high pesticides (PI). The design of this study uses a Completely Randomized Design (CRD) with 3 preparations, and 15 replications, so that 45 samples will be obtained. Research parameters regarding bait insect mortality, population of NEP / ml, collection of NEP morphology, biochemical collection of bacterial symbionts, and soil analysis.             The results showed that the highest PI was 51.7%, the lowest NEP density was 551 JI / ml and the lowest NEP diversity was only Steinernema carpocapsae. While on medium PI land and low PI land. mortality larvae reached 80.67 % and 78.7 %, and populations of 1.112 JI /ml and 752 JI / ml. The highest diversity was found in the medium PI land with two types of NEP, namely Steinernema carpocapsae and Heterorhabditis bacteriophora. While the abundance of the population of Steinernema carpocapsae is on low PI land.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEHADIRAN HUTAN LINDUNG GUNUNG NANING DI KABUPATEN SEKADAU Lien, Mariata; Sudrajat, Jajat; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Pemanfaatan lahan dan sumber daya hutan yang ideal harus mampu didukung oleh kesadaran untuk menjaga, serta mengoptimalkan setiap elemen yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kehadiran hutan lindung Gunung Naning dan faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kehadiran hutan lindung Gunung Naning di desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Responden dalam penelitian ini berjumlah 87 orang. Persepsi masyarakat dianalisis secara deskriptif dengan bantuan kuesioner dan untuk mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi persepsi masyarakat digunakan analisis korelasi rank spearman dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap kehadiran hutan lindung Gunung Naning berada pada kategori persepsi tinggi yaitu sebesar 61%. Faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi persepsi masyarakat adalah umur dan lama tinggal. Masyarakat menilai baik dan mendukung kehadiran hutan lindung Gunung Naning karena kehadiran hutan lindung Gunung Naning memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat diantaranya pemanfaatan hutan sebagai sumber air bersih dan sumber energi listrik.id
DAMPAK BIOCHAR PLUS DAN MASA INKUBASI TERHADAP KANDUNGAN NPK TANAH GAMBUT Alvin Josua Manurung, Sutarman Gafur, Urai Suci Yulies Vitri Indrawati,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBiochar merupakan produk pirolisis yang dihasilkan dari proses pembakaran dari bahan baku tertentu dengan suhu 300 – 600oC dengan suplai oksigen terbatas dan atau tanpa oksigen sama sekali. Inkubasi ditujukan agar reaksi bahan organik dan tanah dapat bejalan dengan baik, oleh karena itu perlakuan inkubasi sangat perlu diperhatikan agar nantinya unsur hara dapat tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh biochar plus terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut pada masa inkubasi yang berbeda dan mencari masa inkubasi terbaik terhadap ketersediaan hara tanah yang diberi perlakuan biochar plus. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kompos Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan, masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dan 3 jenis perlakuan decomposer sehingga jumlah polybag yang digunakan 54. Hasil menunjukkan bahwa N total tanah sebelum perlakuan yaitu 0,46 % (sedang), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 1,11 (sangat tinggi). P tersedia sebelum perlakuan yaitu 12,02  ppm (rendah), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 294,77 ppm (sangat tinggi). K tersedia sebelum perlakuan 0,12 (cmol (+) kg-1) (rendah), setelah diberikan perlakuan meningkat berkisar 1,20 (cmol (+) kg-1) (sangat tinggi). Perlakuan biochar plus dan masa inkubasi memberikan pengaruh terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata statistik yang terbaik terhadap sifat-sifat kimia tanah gambut terdapat pada perlakuan P1 (Biochar Sekam Padi (750 g) + Dekomposer Beka (13,6 ml.ha-1) + Lumpur Laut (500 g) + Kompos Tankos (500 g) + NPK  (300 kg.ha-1) pada masa inkubasi 4 minggu. Kata kunci : Biochar Plus, Masa Inkubasi, Sifat-Sifat Kimia Tanah, Tanah Gambut.
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN ANGGOTA DAN NON ANGGOTA KELOMPOK TANI DI DESA HARAPAN MULIA KECAMATAN SUKADANAKABUPATEN KAYONG UTARA Saupi, Muhammad; Yusra, Abudl Hamid A.; Hidayat, Rakhmad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by good prospect of rice commodity to increase income of farmer at Harapan Mulia village. The purpose of the research is to find out income level difference between rain containing rice field farmer that is member of farmer group and the rain containing rice field farmer that is not member of farmer group at Harapan Mulia village. Populations of the research are rain containing rice field farmer that is member and outsider of farmer group at Harapan Mulia village, with respondent 36 people of farmer group and 20 people that is not farmer group member. Analysis used is comparative independent sample t test. The result shows no significant difference of income between rain containing rice field farmer that are member of farmer group and outsider of farmer group at Harapan Mulia villageKeyword : farmer work income, rice, comparative
INVENTARISASI PATOGEN CENDAWAN PADA BEBERAPA VARIETAS JAGUNG Dedi Noviardi; Sarbino Sarbino; Edy Syahputra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.40467

Abstract

Jagung merupakan sumber bahan pangan penting setelah beras di Indonesia. Tingginya kebutuhan jagung, sehingga Indonesia harus mengimpor. Faktor penghambat utama dalam budidaya tanaman jagung adalah gangguan organisme pengganggu tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan intensitas serangan penyakit pada beberapa varietas jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Rasau Jaya 2, Kecamatan Rasau, Kabupaten Kubu Raya, pada bulan Maret sampai bulan Juni 2019. Benih jagung yang digunakan adalah, Piooner-21, Bisi-18, Pertiwi-3, dan Hi-Corn. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya terdapat 4 jenis patogen yang ditemukan pada beberapa varietas tanaman jagung yaitu penyakit hawar daun (Helminthosporium sp), penyakit bulai (Peronosclerospora maydis, penyakit bercak daun (Curvularia sp), penyakit hawar pelepah (Rhizoctonia solani Kuhn). Penyakit hawar daun, bercak daun, dan hawar pelepah menyerang varietas Piooner-21, Bisi-18, Pertiwi-3 dan Hi-Corn. Penyakit bulai hanya menyerang varietas Piooner-21 dan Pertiwi-3. Intensitas serangan tertinggi penyakit hawar daun dan bulai terjadi pada varietas Piooner-21, penyakit bercak terjadi pada varietas Bisi-18, sedangkan penyakit hawar pelepah terjadi pada varietas Hi-Corn. Kata kunci : Cendawan, Jagung, Patogen, Penyakit
KORELASI KEDALAMAN MUKA AIR SALURAN DAN MUKA AIR TANAH GAMBUT DI DESA KUALA DUA KABUPATEN KUBU RAYA Tino O Chandra Urai E Suryadi Rudiyansah Rian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.38160

Abstract

ABSTRAKAdanya kegiatan reklamasi dalam pengelolaan lahan gambut untuk tanaman kelapa sawit yang didahului dengan pembuatan saluran drainase. Apabila mengalami pengeringan yang berlebihan akan menyebabkan kedalaman muka air tanah letaknya berada jauh dari permukaan tanah, akibatnya akan menyebabkan perubahan terutama pada sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kedalaman muka air saluran dan air tanah gambut, serta sifat fisika tanah di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan parameter penelitian terdiri dari, identifikasi tingkat kematangan dan kedalaman gambut, pengamatan muka air saluran dan air tanah, kadar air kondisi lapangangan, potensial redoks, kadar serat, bobot isi, porositas total tanah, dan kadar air kapasitas lapangan. Elevasi lahan penelitian berkisar dari 8,73 – 10,41 (m dpl), dengan ketebalan gambut 6,63 – 7,68 m dengan rata-rata kadar serat utuh dengan kematangan saprik sebesar 20-30%, kematangan hemik sebesar 47 – 57%, kematangan fibrik sebesar 77 – 86%. Nilai rata-rata bobot isi tanah gambut berkisar 0,09 – 0,20 g/cm3, serta rata-rata dari porositas total tanah gambut berkisar 89,11 – 95,02%. Hasil korelasi muka air saluran dan air tanah pada jalur U1, U2, dan U3 menunjukan adanya korelasi yang positif, dan koefisien korelasi dengan kategori kuat sampai sangat kuat. Nilai dari kadar air kondisi lapangan berkisar 67-82%Vol, Sedangkan untuk kadar air kapasitas lapangan berkisar 72,17 – 82,02 %Vol. Nilai rata-rata Potensial Redoks berdasarkan baris B2-B6 titik pengamatan berkisar 307 – 333 mV.    Kata kunci : tanah gambut, muka air, sifat fisik tanah
THE FORMULATION OF JACKFRUIT SEED FLOUR AND CASSAVA STARCH AS A FILLER IN SNAKEHEAD FISH (Channa striata) NUGGET Selly Maulina; Maherawati Maherawati; Sulvi Purwayantie
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36200

Abstract

THE FORMULATION OF JACKFRUIT SEED FLOUR AND CASSAVA STARCH AS A FILLER IN SNAKEHEAD FISH (Channa striata) NUGGET Selly Maulina1), Maherawati2) dan Sulvi Purwayantie2)1) Student of Food Science and Technology 2) Lecturer of Agriculture Faculty Tanjungpura University*e-mail: selly123maulina@gmail.com AbstractNugget one of the popular food in Indonesia. The mayor of ingredients were meat or chicken protein mixed with wheat flour which is still import. West Kalimantan was the protein source located of snakehead fish that is still less consumed while the jackfruits seed was the waste that is still not optimally processed too. The aim of this research was to determine the formulation of jackfruit seed flour and cassava starch which produced chemical, physical and sensory characteristic of snakehead fish nugget. The research using Randomized Block Design of one factor (formulation of jackfruit seed flour and cassava starch) with five level treatments (0:20, 5:15, 10:10, 15:5, 20:0, w/w) and five replications. Data were analyzed by using one way ANOVA (α=5%) and if there was significant different followed by BNJ test (α=5%). Result showed that the best formulation based on effective index of snakehead fish nugget was jackfruit seed flour:cassava starch (10:10) that has moisture content of 52.25%; protein of 12.66% while as a albumin of 3.64%; fat of 4.45%; ash of 1.95%; carbohydrate of 28.70% and water holding capacity 51.6%. Meanwhile the hedonic result has taste 3.70 (quite like), flavor 3.53 (quite like) and texture 3.77 (quite like).Key words: flour, jackfruit seed, cassava starch, nugget, snakehead fish
Hubungan Karakteristik Petani dan Kesejahteraan Petani Padi Sawah Tadah Hujan di Kecamatan Sungai Kakap Hardi Dominikus Bancin; Novira Kusrini; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.35486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani apa saja yang memiliki hubungan dengan kesejahteraan petani padi sawah tadah hujan di Kecamatan Sungai Kakap, objek penelitian ini adalah petani yang mengusahakan padi sawah tadah hujan  di Kecamatan Sungai Kakap. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dengan jumlah responden sebanyak 54 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi rank spearman dan analisis kesejahteraan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 54 responden masih ada 11 responden yang dikategorikan belum sejahtera, dan dari 4 karakteristik yang di uji hanya 3 karakteristik yang memiliki hubungan yaitu pengalaman bertani, tingkat pendidikan dan luas lahan, dan yang tidak memiliki hubungan adalah umur petani.
Tabah Black Rice Mutant Performance as the results of Cobalt-60 Gamma 200 Gray Radiation in the Tidal Rice Field ., Osini; Rianto, Fadjar; ., Darussalam
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study to get information on the performanceof morphological and agronomic characteristics of black rice mutant Tabah. Tabah black rice have been irradiated with Co-60 200 Gray . The study was carried out on theBalai Benih Induk, Sungai Kakap Kabupaten, Kubu Raya, from November 2017 -May 2018. The black rice seedling planted ontidal rice field.Observed performance of plant held on the sample, were 40 sample plants. Eachhole be planted by 1 seedling.Planting distane was 25 x 25 cm.The results of the study shows that the average height of seedlings was 33.31 cm. The average of leaf length is 45.58 cm, leaf widthwas 1.62 cm. Medium and hairy leaf surface, erect leaf angle shape, medium flag leaf angle, flat and drooping, light green leaf neck color, white leaf ear color, dark green leaf color, and stout black rice leaf midrib, green. The average length of the leaf ligulaewas 2.34 cm, white and the shape of the ligulae leaves 2-cleft. The number of tillers that appeared on average were 11.58 tillers,  the ability to breed, which was little to moderate. The average plant height was 119.45 cm, the shape of the stem is erect, the color of the item was yellow, and the stiffness of the stem was strong. The panicle emerge of the whole panicle comes out, and the neck was moderate, has an average length of 26.67 cm. compact and medium panicle type, panicle shaft droops. The color of the grain tip has a brown criterion, the average seed length is 9.9 mm / 1 cm. The average seed width is 2.92 mm. The average seed thickness is 1.92 mm. the weight fertilized grain of 100 seeds 2.6g. Average plant age 151.Keywords: Agronomic Characteristics, Black Rice, Mutant, Radiation, Mophological Characteristi

Page 92 of 191 | Total Record : 1901