cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
PENGARUH INOKULASI KAPANG PELARUT FOSFAT Aspergillus niger dan Gliocladium virens TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA GAMBUT Hermawan, Fitra; -, Zakiatulyaqin; -, Sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman jagung yang diberikan perlakuan kapang pelarut fosfat Aspergillus niger dan Gliocladium virens pada gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama A. niger dengan 4 taraf perlakuan a1(10 ml), a2(15 ml), a3(20 ml), a4(25 ml) dan faktor kedua G. virens dengan 4 taraf perlakuan g1(10 ml), g2(15 ml), g3(20 ml), dan g4(25 ml). Variabel pengamatan meliputi perhitungan kerapatan konidia A. niger dan G. virens, tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), bobot kering tanaman (g), dan serapan P tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kerapatan konidia A. niger 0,79 x 1011 dan G. virens 0,082 x 1011, pemberian A. niger dengan kandungan 25 ml isolat tanpa pemberian G. virens memberikan hasil yang baik terhadap volume akar, bobot kering tanaman, dan serapan P tanaman. Kata Kunci : Aspergillus niger, Gambut, Gliocladium virens, Jagung.
Performa dan Hasil Padi Beras Hitam Beliah terhadap Pemupukan Di Lahan Sawah Pasang Surut Sebastian Reni Panturi; Panturi Astina Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.41111

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is one of the main food sources in Indonesia. Beliah black rice from Bengkayang is one of the local rice that is popular in the community. The purpose of this study was to study the performance of Beliah black rice in swam paddy fields to and study how the yield of Beliah black rice which were given fertilizer and were not given fertilizer. The study was conducted in the Solo Trench, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The research period was 8 months starting from March until November 2019. This research uses a field research method with a total sample of 60 plant samples. The treatment consists of no fertilizer, recommended doses and full fertilizer doses. The recommended dosage of fertilizer used were Urea 150 kg / ha (3.24 kg / plot), SP-36 135 kg / ha (2.9 kg / plot), and KCl 100 kg / ha (2.16 kg / plot). The variables observed were total number of tiller, number of productive tiller , plant height, flowering time, panicle length, panicle exert, seed length, seed width , number of grains per panicle, fertility of grain, plant age, weight of 1000 grains, and grains contents per clump. The data obtained by the mean calculation based on the Guide to Characterization and Evaluation System of Rice Crops (Ministry of Agriculture, 2003) and then observing variables that have different characters are carried out Simple Linear Regression Test and Paired Sample t-Test to see how much the fertilizer response. The yield of the study showed that the total number of tillers, number of productive tillers, plant height, first headings, main headings, plant age, and weight of 1000 grains gave fertilizer responses but did not respond to other parameters. Fertilizer treatment, according to recommended doses (150 Urea kg / ha, 135 SP-36 kg / ha, 100 KCl kg / ha) gives the highest yield of filled grain weight which was 18,90 g/clump.
erdahermwan@gmail.com Erda Hermawan; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36509

Abstract

ABSTRACTInformation about the stock of mangrove crabs (Scylla tranquebarica) in West Kalimantan is still very minimal, especially in Kubu Village, Kubu District. The purpose of this study is to estimate the stock of S. tranquebarica the catch of the fishermen from the Village of Kubu sub-District, Kubu Kubu Raya District of West Kalimantan Province. The method used for sampling was the Census method in which the samples to be observed were all the catch of mangrove crabs in 2 (two) collectors in Kubu Village. Sampling of S. tranquebarica was carried out at once time interval in biweekly for 4 (four) months. This study was conducted in September-December 2018. Based on the results of the study, S. tranquebarica which was caught during the study were 413 crabs, in which male crabs were caught of 301 crabs and female crabs of 112 crabs. The distribution of the frequency width of the carapace of male crabs observed ranges from 95-60 mm with a weight of 185-1279 grams, while the females range from 100 to 150 mm and the weight of the 214-962 grams. The relationship of the width and the weight of S. tranquebarica male is allometrik positive, the female is isometric. The width of the asimptotik (L∞) S. tranquebarica males 242 mm, females 165 mm, coefficient of growth (K) male 0.15 per year, the female 0,39 per year. The natural mortality of males 0.236 females 0.492 male arrest mortality of 0.421 females 0.483. The exploitation rate of male crabs is 0.640 per year while females are 0.495 annually which means that males crabs have been over-exploited while females have not been over-exploited. Keywords: Stock estimation, Scylla tranquebarica, Width and weight relationship  
Identifikasi Karakteristik Lahan Sawah Irigasi dan Sawah Tadah Hujan di Desa Batu Ampar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Ardy, Donny; Suswati, Denah; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawah irigasi dan sawah tadah hujan merupakan jenis sawah yang diusahakan di Desa Batu Ampar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. Produksi padi sawah irigasi pada tahun 2011, 2012 dan 2013 yaitu 3,9 ton/ha, 5,3 ton/ha dan 4,94 ton/ha dan sawah tadah hujan 3,9 ton/ha, 4,3 ton/ha, 4,4 ton/ha. Berdasarkan kesamaan hasil produksi padi pada penggunaan lahan sawah tersebut maka diperlukan identifikasi untuk melihat karakteristik lahan sawah irigasi dan sawah tadah hujan. Metode penelitian ini meliputi metode survei lapangan  dengan mengevaluasi sifat fisik dan kimia tanah. Jarak antara titik pengamatan adalah  200 m x 250 m, luas sawah irigasi dan tadah hujan 50 Ha dengan titik pengamatan 10 titik yang dikompositkan menjadi 5 titik untuk mengamati sifat kimia tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa syarat tumbuh tanaman padi pada sawah irigasi memiliki kesesuaian lahan aktual S3-n atau sesuai marginal dengan kendala faktor penghambat hara tersedia (ketersediaan fosfor dan kalium). Pada sawah tadah hujan hasil penilaian kesesuaian lahan aktual S3-n atau sesuai marginal dengan kendala atau faktor penghambat  hara tersedia (kalium). Hasil pengamatan lapangan dan hasil analisis tanah di laboratorium, menununjukan bahwa untuk meningkatkan kesuburan tanah, perlu perlakuan pemupukan yang berimbang antara unsur hara N, P dan K secara merata, pengaturan pemberian air pada sawah irigasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tanaman padi sehingga dapat menigkatkan pH potensial, ketersediaan hara N, P dan K pada sawah irigasi dan sawah tadah hujan menjadi S1 (sesuai). Kata Kunci: Sawah irigasi, sawah tadah hujan, produksi padi, kelas kesesuaian lahan
UPAYA PENINGKATAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALLUVIAL MELALUI PENAMBAHAN PUPUK KANDANG AYAM DAN COCOPEAT” Bahtiar bahtiar; Tantri Palupi; Wasian syafiudin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36784

Abstract

Tanaman bawang merah (Allium ascolonicum L.) adalah tanaman hortikultura yang berpontensi baik di Indonesia. Untuk dapat meningkatkan hasil tanaman bawang merah maka diperlukan pemupukan yang sesuai. Salah satu pupuk organik yang dapat digunakan yaitu pupuk kandang ayam dan cocopeat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pemberian pupuk kandang ayam dan cocopeat tertentu yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah.Penelitian dilaksanakan di desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada bulan Mei sampai Juli 2019. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yakni : Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam terdiri dari 3 taraf yaitu A1: 10 ton. Ha-1, A2: 15 ton. ha-1, A3:20 ton. ha-1. Faktor kedua adalah cocopeat yang terdiri dari 3 taraf yaitu C1:15 ton. ha-1, C2:20 ton. ha-1, C3:25 ton. ha-1.Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi, berat basah umbi , dan berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang ayam 15 ton ha-1 mampu meningkatkan jumlah daun yang lebih banyak. Sedangkan interaksi pupuk kandang ayam sebesar 20 ton ha-1 dan cocopeat 15 ton ha-1 mampu menghasilkan berat basah umbi dan berat kering umbi per rumpun yang lebih baik dari perlakuan lainnya.       Kata kunci : bawang merah, pupuk kandang ayam, cocopeat 
PENGARUH LAMA PERENDAMAN SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN UBI JALAR Tifani, Iva; Sasli, Iwan; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman sabut kelapa terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu lama perendaman (P) yang terdiri dari 5 taraf yaitu p0 (1 hari), p1 (7 hari), p2 (14 hari), p3 (21 hari) dan p4 (28 hari). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 5 sampel, sehingga terdapat 25 satuan perlakuan dan 375 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu berat kering tanaman bagian atas (g), jumlah umbi per tanaman (umbi), berat segar umbi per tanaman (g), berat segar umbi per petak (g). Hasil penelitian lama perendaman sabut kelapa sebagai pupuk cair berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah umbi per tanaman, berat basah umbi per tanaman dan berat basah umbi per petak. Sedangkan lama perendaman sabut kelapa sebagai pupuk cair tidak berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering tanaman bagian atas. Perlakuan lama perendaman14 hari (p3) memberikan rerata tertinggi pada variabel jumlah umbi per tanaman yaitu 3,24 buah, variabel berat segar umbi per petak yaitu 2804,83 g dan berat segar umbi per tanaman yaitu 186,98 g. Perlakuan lama perendaman sabut kelapa 1 hari (p0) memberikan rerata terendah terhadap ketiga variabel namun memberikan rerata tertinggi pada variabel pengamatan berat kering tanaman bagian atas. Kata kunci : Pupuk Cair, Sabut Kelapa, Ubi Jalar
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH SAYURAN HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU PADA TANAH PMK Getrudal Rue; Dwi Zulfita; Maulidi Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i2.38786

Abstract

PENGARUH POC LIMBAH SAYURAN HIJAU TERHADAP  PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU                         PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING  Getruda Laruwe1), Dwi Zulfita 2) dan Maulidi 3)1)Mahasiswa Fakultas Pertanian 2)Staf Pengajar Universitas Tanjungpura 3)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning. dilaksanakan dari tanggal 3 Februari 2019 – 6 Maret 2019. Yang berlokasi di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode  yang  digunakan  Rancangan Acak  Lengkap  (RAL)  terdiri  dari 5 perlakuan, 5 ulangan  dan setiap  ulangan terdapat 4 sampel  tanaman. Perlakuan  sebagai berikut p1 = 5 ml/liter air  POC limbah sayuran hijau , p2= 10 ml/liter air POC limbah sayuran hijau, p3= 15 ml/liter air  POC limbah sayuran hijau, p4= 20 ml/liter air  POC limbah sayuran hijau,   p5= 25 ml/liter air  POC limbah sayuran hijau. Variabel  yang  diamati  pada  penelitian  ini  adalah  Volume  Akar  (cm3),  Jumlah Daun (helai), Berat Kering Tanaman (g), Luas Daun Total (cm2) dan Berat Segar Tanaman (cm2). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pada penelitian ini tidak ditemukan konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning tetapi konsentrasi POC limbah sayuran hijau yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah Podsolik Merah Kuning ditunjukkan dengan pemberian POC konsentrasi 10 ml/liter air.Kata Kunci: POC limbah sayuran hijau, sawi hijau ,Tanah Podsolik Merah Kuning
PENGARUH BOKASHI Pueraria javanica TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH PADA TANAH ALLUVIAL Suryadinata, Robertus; Susana, Rini; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber bahan organik untuk perbaikan tanah alluvial sebagai media tanam cabai merah dapat menggunakan bokashi Pueraria javanica. Penggunaan tanaman Pueraria javanica sebagai bokashi karena tanaman ini memiliki unsur nitrogen yang tinggi, sebab tanaman ini bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium dengan mengikat nitrogen di udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bokashi Pueraria javanica dan dosis yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dimulai dari tanggal 31 Mei 2014 sampai dengan tanggal 29 September 2014. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, untuk setiap ulangan digunakan 4 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu: p0 = tanpa pemberian bokashi Pueraria javanica, p1 = 10% bahan organik atau setara dengan 61,53 g bokashi Pueraria javanica / polybag, p2 = 12,5% bahan organik atau setara dengan 446,15 g bokashi Pueraria javanica / polybag, p3 = 15% bahan organik atau setara dengan 830,75 g bokashi Pueraria javanica / polybag, p4 = 17,5% bahan organik atau setara dengan 1215,35 g bokashi Pueraria javanica / polybag, dan p5 = 20% bahan organik atau setara dengan 1600,00 g bokashi Pueraria javanica / polybag. Variabel pengamatan yang diamati adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi Pueraria javanica berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman, volume akar, dan berat kering tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah cabang produktif, jumlah buah dan berat buah per tanaman. Pemberian bokashi Pueraria javanica dengan dosis 446,15 g / polybag atau setara dengan 12,5% bahan organik merupakan dosis yang terbaik terhadap hasil tanaman cabai merah pada tanah alluvial.
The Effect Of Various Ash To Growth and Yield Of Radish On Peatsoil wahyu fitriani, wahyu fitriani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how much response the giving of various ash to the growth and yield of radish on peat soil. This study was done in the college of agriculture garden of Tanjungpura University Pontianak, the study started on September 5th- October 28th, 2018 The design used in this study was a completely randomized design (CRD), consisting of 5 treatments that is, oil palm empty bunches ash (a1), wood ash (a2), corn stover ash (a3), coconut husk ash (a4) and rice husk ash (a5) repeated 5 replications and each replication consisted of 4 samples. The variables observed were the number of leaves, fresh weight of plants, fresh weight of tubers, tuber length, tuber diameter, plant dry weight. The application of wood ash with a dose of 416 g / 8 kg of soil gave the best response on the growth and yield of radish that is number of leaves, fresh weight pf plants, fresh weight of tubers, tuber length, tuber diameter, and plant dry weight compared to the application of oil palm empty bunches ash, coconut husk ash,  corn stover ash and rice husk ash.
PENGARUH KOMBINASI LIMBAH PADAT BIOGAS DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA N,P,K DAN HASIL TANAMAN SELADA PADA TANAH ALLUVIAL Muhammad Sami Alhaddad, Rita Hayati Abdul Mujib Alhaddad
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Selada Lactuca sativa L merupakan salah satu tanaman sayuran dari famili Compositae. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui ketersediaan unsur hara N,P,K dan subtitusi limbah padat biogas terhadap pupuk anorganik di tanah Aluvial pada tanaman selada. Penelitian ini di laksanakan di Desa Bakau Besar Laut, Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dalam penelitan ini yaitu metode eksperimen lapangan dengan pola rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan limbah padat biogas, perlakuan yang dimaksud : P0 = 100% NPK, P1 = 75% NPK + 25% LPB, P2= 50% NPK + 50% LPB, P3= 25% NPK + 75 % LPB, dan P4 = 100% LPB. Masing – masing perlakuan diulang 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari satu tanaman perpolibag sehingga jumlah polibag yang di gunakan 25. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah padat biogas berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan ketersediaan unsur hara P, K, dan C organik, namun tidak berpengaruh nyata terhadap unsur hara N, pH Tanah dan Berat basah tanaman. Berdasarkan hasil analisis Pada perlakuan P1,P2,P3 dan P4 mampu mensubtitusi penggunaan pupuk anorganik, dan perlakuan P4 penambahan 600 gram limbah padat biogas menunjukan ketersediaan C-Organik, N-Total, P-Tersedia dan K dapat dipertukarkan paling tinggi diantara perlakuan lainya, sehingga penambahan limbah padat biogas sudah mampu menggantikan penggunaan pupuk anorganik namun pada hasil tanaman selada menunjukan bahwa perlakuan P2 (50% NPK + 50% LPB) memberikan hasil berat basah tanaman paling tinggi diantara tanaman lainya, sehingga mensubtitusi 50% penggunaan pupuk anorganik dengan limbah padat biogas mampu meningkatkan produktivitas hasil tanaman selada di tanah aluvial.. kata kunci : Limbah Padat Biogas, Selada, Tanah Aluvial

Page 90 of 191 | Total Record : 1901