cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 101 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013" : 101 Documents clear
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA BUKIT BENTANGAN SASTRA LISAN MASYARAKAT DESA RIAM DANAU KABUPATEN KETAPANG Purnanda, Ripan; Martono, Martono; Sanulita, Henny
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.974 KB)

Abstract

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Bukit Bentangan Sastra Lisan Masyarakat Desa Riam Danau Kabupaten Ketapang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter cerita Bukit Bentangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bentuk kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Berdasarkan hasil analisis data Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) nilai jujur dalam cerita Bukit Bentangan dapat diwujudkan berupa jujur dalam bertutur kata, jujur dalam mengakui sesuatu, dan jujur dalam perbuatan; 2) nilai kerja keras dalam cerita Bukit Bentangan dapat diwujudkan dengan tidak mudah menyerah dan mampu memanfaatkan sumber daya dengan baik; 3) nilai ikhlas dalam cerita Bukit Bentangan dapat diwujudkan dengan perbuatan ikhlas dalam melakukan sesuatu dan ikhlas mendapatkan sesuatu.Kata kunci: nilai, pendidikan karakter dan Bukit Bentangan. Abstract: Character Education Value Bukit Bentangan Oral Literary Riam Danau Village Ketapang Regency. The purpose of this research is to describe character education value Bukit Bentangan. This research uses descriptive method, in form of qualitative and literary sociology approach. Accordingly to data analysis, the result can be concluded that : 1) honesty values in Bukit Bentangan story, can embodied in form of honesty in uttering, admitting something and acting. 2) toiled values in Bukit Bentangan story can be shown by hard to give up and taking into account any resources in appropriate way : 3) sincerity value in Bukit Bentangan story can be shown by sincerity deeds when acting and getting something sincerely.Key words: value, character education, and Bukit Bentangan.
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE MAKE A MATCH F34211035, Maisyarah; ., Marzuki; Asran, Mastar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan aktivitas belajar matematika peserta didik dengan model cooperative learning type make a match di kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pontianak Barat? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar Matematika peserta didik dengan model Cooperative Learning Type Make a Match di Sekolah Dasar Negeri 18 Pontianak Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sedangkan instrument untuk mengumpulkan data adalah IPKG 1 untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran,IPKG 2 untuk pelaksanaan pembelajaran dan lembar observasi untuk aktivitas peserta didik. Hasil penelitian ini adalah rancangan pembelajaran telah disusun sesuai dengan KTSP dan Permendiknas No. 41 tahun 2007. Pelaksanaan pembelajaran juga telah sesuai dengan urutan langkah-langkah yang dibuat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Penerapan cooperative learning type make a match juga telah dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik baik aktivitas fisik, mental dan emosional. Simpulannnya adalah model cooperative learning type make a match dapat meningkatkan rancangan dan pelaksanaan pembelajaran serta dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental, dan emosional peserta didik dalam pembelajaran Matematika. Kata kunci : aktivitas, model cooperative learning type make a match Abstract, the problem in this research is how increased activity students learn mathematics cooperative learning type make a match model in the fourth grade Primary School West Pontianak? The purpose of this study is to describe the increase in activity of learning mathematics learners with models of Cooperative Learning Type Make a Match in State Primary School 18 West Pontianak. The method used in this research is descriptive method. While the instrument tools for collecting data are IPKG 1 for Lesson Plan, IPKG 2 for implementation of learning and observation sheet for activity learners. Results of this study was the design of learning has been prepared in accordance with KTSP and Permendiknas No. 41 in 2007. Implementation of learning has also been in the order of the steps that were made in the lesson plan. Implementation of cooperative learning make a match type has also been able to improve the learners' learning activities both physical activity, mental and emotional. Concluded that the implementation type of cooperative learning models make a match could improve the design and implementation of learning and can improve physical, mental, emotional activity and learners in the learning of Mathematics. Keywords: activities, cooperative learning models make a match type
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENGGUNAKAN TEKNIK THINK PAIR SHARE DI KELAS IV F34210488, Murni; ., Zainuddin; ., Suryani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to improve the activity of the fourth grade students on learning sciences Social Sciences using techniques Think-Pair-Share (TPS) Private Elementary School Al-Kauthar. The method used is descriptive. The research subjects were teachers and learners. By using Think-Pair-Share (TPS) in grade fourth in Private Elementary School Al-Kauthar proven to improve learners' learning activities. Of data that have been obtained increase in physical activity prior to the research from 25% in the first cycle into 66.67% and the second cycle increased as big as 84.72%. Increased mental activity prior to the research increased as big as 27.78% increased in the first cycle into 67.78% and the second cycle increased as big as 84.44%. Increased emotional activity prior to the research as big as 24.07% increased in the first cycle as big as 72.22% and the second cycle increased into 87.04%. Keyword : Increased, activity learning learning sciences Social Sciences,of Think- Pair- Share(TPS) technique Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas peserta didik kelas IV pada pembelajaran ilmu Pengetahuan Sosial menggunakan teknik Think-Pair-Share (TPS) di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Kautsar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik. Dengan menggunakan teknik Think-Pair-Share(TPS) di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al-Kautsar terbukti mampu meningkatkan aktivitas belajar peserta didik. Dari data yang telah diperoleh peningkatan aktivitas fisik sebelum dilakukan penelitian sebesar 25% meningkat pada siklus I menjadi 66,67% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 84,72%. Peningkatan aktivitas mental sebelum dilakukan penelitian sebesar 27,78% meningkat pada siklus I menjadi 67,78% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 84,44%. Peningkatan aktivitas emosional sebelum dilakukan penelitian sebesar 24,07% meningkat pada siklus I sebesar 72,22% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 87,04%. Kata Kunci: Peningkatan, Aktivitas Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, Teknik Think-Pair-Share.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DI KELAS V SDN 04HULU SUNGAI KETAPANG F34210023, Emiliana; Halidjah, Siti; Margiati, K.Y
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Kemampuan Berbicara Menggunakan Media Gambar Di Kelas V SDN 04 Hulu Sungai Ketapang.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang peningkatan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 04 Hulu Sungai Ketapang dengan menggunakan media gambar.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa observasi langsung kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru maupun siswa dan praktik berbicara dengan menggunakan media gambar. Berdasarkan analisis dan pengolahan data diperoleh hasil nilai rata-rata tes awal pada siklus I adalah 62,8 dan nilai rata-rata tes akhir pada siklus II adalah 73,5. Nilaiyang diperoleh menunjukan bahwa terdapat peningkatanhasil kemampuan berbicara siswa pada siklus I dan siklus II dengan menggunakan media gambar. Hal ini berarti bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia. Kata kunci: Peningkatan,kemampuan berbicara, media gambar. Abstract:Increased ability to speak using media images in fifth gradeSDN 04 Hulu Sungai Ketapang. This study aims to gain an overview of the students' speaking ability improved in fifth grade SDN 04 Hulu Sungai Ketapang using media images. This research is a classroom action research conducted in two cycles each cycle consisted of two meetings. Data collection techniques using instruments such as direct observation of learning activities undertaken by teachers and students and practice speaking using image media. Based on the analysis and processing of data obtained by the results of the average value of the initial test on the first cycle is 62.8 and the average value of the final test on the second cycle is 73.5. Values ??obtained results show that there is an increase in students' speaking ability in the first cycle and second cycle using the method of images. This means that the use of media images can improve the ability to speak Indonesian studentsin the lesson. Keywords:improvement, speech, media images.
PENGARUH MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS MAN PONTIANAK ., Sardini; Buwono, Sri; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is ti know the influence of learning interest to the learning outcomes of class XI student IPS MAN in Pontianak derby. The research method in this research is assosiative method. The sample of this research are i55 students. The result of this research shows (1) There is significant influence of learning interest to the learning outcomes, it show by t value calculation -2,859, t table -1,975, so that Ho rejected and Ha accepted. (2) The simple linear regression obtain the equation Y=80,83-0,331X, it means that constant value is 80,83, if the learning interest was 0, so the learning outcomes is 80,83. The variable regresion coeffecient of learning interest is -0,331. It means all increation of learning interest is 1, so that the learning outcomes will decrease 0,331. It shows that there is negative regresion coeffecient between learning interest to the learning outcomes of class XI students IPS MAN Pontianak derby. (3) The result of determination coeffecient shows the effect of interest in learning to the learning outcomes 5,1% in the other side the rest is influenced by other variable. Key word: Learning Interest, Learning Outcomes, MAN Pontianak. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS MAN Se-Kota Pontianak. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 155 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap hasil belajar ditunjukkan nilai t hitung sebesar -2,859 > t tabel sebesar -1,975, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.(2) Perhitungan regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y= 80,830,331X, artinya nilai konstanta adalah 80,83, jika minat belajar bernilai 0, maka hasil belajar bernilai 80,83. Nilai koefesien regresi variabel minat belajar yaitu -0,331. Artinya setiap peningkatan minat belajar sebesar 1,maka hasil belajar akan mengalami penurunan sebesar 0,331. Ini menunjukkan terdapat koefisien regresi negatif antara minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS MAN se-Kota Pontianak. (3) Koefesien Determinasi penelitian ini menunjukkan konstribusi pengaruh minat belajar tehadap hasil belajar sebesar 5,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci : Minat Belajar, Hasil Belajar, MAN Pontianak.
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN Bintang, Risde; ., Marzuki; Asran, Mastar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Common problem of this research is "whether the role playing method can improve student learning activities fourth grade elementary school in Sungai Raya 46 Citizenship Education learning?" Objective studies to provide information and clarity regarding the actual improvement of student learning activities in the classroom teaching Citizenship Education IV. The method used is descriptive method. The subjects were teachers of Citizenship Education and Elementary School fourth-grader State 46 Sungai Raya. Setting research in the classroom setting. Techniques used direct observation techniques. While the data collection tool is the observation sheet. The data collected is data about the activities of teachers and students in the learning process.The results of physical activity on average 66.5% in the first cycle to 80.5% in the second cycle. Average of 59.2% of mental activity in the first cycle to 81.4% in the second cycle. Average of 68.4% emotional activity in the first cycle to 81.4% in the second cycle. Based on the above results it can be concluded that the increased activity bejalar to play a role in the learning method Citizenship Education can increase physical activity by 14%, 22.2% mental activity, emotional activity of 13%. Based on these conclusions, it can be concluded that the method can be used as an alternative to play a role in improving student learning activity. Keywords: Activity, learning and role playing method. Abstrak: Tujuan penelitian untuk memberikan informasi dan kejelasan yang aktual mengenai peningkatan aktifitas belajar murid dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas IV. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar Pendidikan Kewarganegaraan dan murid kelas IV Sekolah Dasar Negeri 46 Sungai Raya. Setting penelitian setting dalam kelas. Teknik yang digunakan teknik observasi langsung. Sedangkan alat pengumpul datanya adalah lembar observasi. Data yang dikumpulkan adalah data tentang aktivitas guru dan murid dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian rata-rata aktivitas fisik 66,5% di siklus I menjadi 80,5% di siklus II. Rata-rata aktivitas mental 59,2% di siklus I menjadi 81,4% di siklus II. Rata-rata aktivitas emosional 68,4% di siklus I menjadi 81,4% di siklus II. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas bejalar dengan metode bermain peran dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkatkan aktivitas fisik sebesar 14%, aktivitas mental 22,2%, aktivitas emosional 13%. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan aktivitas belajar murid. Kata kunci : Aktifitas, belajar dan metode bermain peran.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MELALUI METODE DEMONSTRASI KELAS IV SDN 08 TERENTANG Yasin, M; ., Suryani; ., Kaswari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Peningkatan aktivita belajar siswa menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas IV SDN 08 Terentang. Banyak siswa terlihat kurang senang, kurang bersemangat, kurang antusias, bahkan cepat bosan dalam belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Sehingga aktivitas belajar siswa rendah, akibatnya nilai belajar siswa rendah dan di bawah KKM yaitu 62. Jika dalam proses pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia guru menggunakan metode demonstrasi kemungkinan aktivitas belajar dan nilai belajar siswa akan meningkat. Sebanyak 33 siswa dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk membuat dan melakukan sesuatu setelah membaca petunjuk terlebih dahulu. Dari tabel hasil belajar diketahui nilai siswa meningkat dari pelaksanaan siklus I dan setelah dilaksanakan siklus II. Tampaknya penggunaan metode demonstrasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia tepat digunakan. Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Metode Demonstrasi, Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Abstract : Improved student learning normaly use demonstration method in teaching Indonesian language and literature Class IV SDN 08 Terentang. Many students look less happy, less passionate, less enthusiastic, even get bored in learning Indonesian language and literature. So low student learning activities, students learn the value of low consequence and under KKM is 62. If in the process of learning Indonesian language and literature teacher demonstration of the possibility of using learning activities and the value will increase student learning. A total of 33 students were divided into small groups to create and do something after reading the instructions first. From the table of student learning outcomes are known to increase from the implementation of the first cycle and after the second cycle executed. It seems the use of demonstration method in teaching Indonesian language and literature appropriate to use. Keywords : Learning Activities, Demonstration Method, Learning Indonesian Language and Literature
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN KELAS V SDN 10 HULU SUNGAI KETAPANG Regi, Maximilianus; Halidjah, Siti; Margiati, K.Y
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan Hasil Belajar IPA Menggunakan Metode Eksperimen Di Kelas V SDN 10 Hulu Sungai Ketapang.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan metode eksperimen pada siswa kelas V SDN 10 Hulu Sungai Ketapang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa observasi langsung kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru maupun siswa dan pemberian evaluasi dengan menggunakan metode eksperimen. Berdasarkan analisis dan pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil nilai rata-rata tes evaluasipada siklus I pertemuan pertama adalah 61 dan nilai rata-rata evaluasipada siklus I pertemuan kedua adalah 78.Hasil nilai rata-rata tes evaluasipada siklus II pertemuan pertama adalah 60 dan nilai rata-rata evaluasipada siklus II pertemuan kedua adalah 76.Nilaiyang diperoleh menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA pada setiap siklus dengan menggunakan metode eksperimen. Kata kunci:peningkatan,hasil belajar, IPA, metode eksperimen Abstract: Improved Method Using Learning Outcomes Science Experiment In Class V SDN 10 Hulu Sungai Ketapang. This study aims to gain an overview of the science learning outcomes improved by using experimental methods in the Class V SDN 10 Hulu Sungai Ketapang. This research is a classroom action research conducted in two cycles each cycle consisted of two meetings. Data collection techniques using instruments such as direct observation of learning activities undertaken by teachers and students and administration evaluations using experimental methods. Based on the analysis and processing of data is done shows the average value of an evaluation test at the first meeting of the first cycle was 61 and the average value in the evaluation of the first cycle of the second meeting is 78. The average value of the results of evaluation tests at the first meeting of the second cycle was 60 and the average value in the evaluation of the second meeting of the second cycle is 76. Value obtained indicates that there is an increase in science learning outcomes in each cycle using the experimental method. Keywords: improvement, learning, science, experimental methods
FACTORS INFLUENCING INFERENCE MAKING DIFFICULTY OF LISTENING COMPREHENSION Mulyaningsih, Tri; Salam, Urai; Novita, Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menganalisa kemampuan mahasiswa semester enam program pendidikan bahasa Inggris di Universitas Tanjungpura dalam membuat kesimpulan dari kegiatan mendengarkan. Penelitian ini juga melaporkan kesulitan mereka ketika ikut serta dalam mendengarkan teks percakapan. Hasil penelitian menunjukkan buruknya kemampuan siswa untuk mengambil kesimpulan dari memahami teks yang didengar. Selain itu, data dari kuesioner menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan faktor linguistik dan faktor paralinguistic, faktor selain linguistik seperti: strategi yang tidak efektif, ketidakmampuan untuk menerapkan strategi pengambilan kesimpulan, dan ketidakcukupan latar belakang pengetahuan, lebih dominan dalam mempengaruhi kesulitan mahasiswa dalam menarik kesimpulan yang tepat. Kata Kunci: pemahaman mendengarkan, membuat kesimpulan Abstract: This study analyzed the ability of sixth semester students of English Education study program in Tanjungpura University to make inference in listening activity. It also revealed factors that influence students to have difficulty in making inference while engaged in conversational listening. The result indicated that students listening comprehension in making inference was poor. Besides, the data from the questionnaire showed that non-linguistic factors such as ineffective strategy, inability to apply inference strategy, and insufficient background knowledge were more dominant influencing students difficulty in making appropriate inference rather than that of linguistic and paralinguistic factors. Keywords: listening comprehension, making inference
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL F34211085, Rudiansyah; Halidjah, Siti; Margiati, K.Y
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Number Head Together (NHT) Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (Penelitian Tindakan di Kelas VI SDN 14 Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang). Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan dampak penerapan model cooperative learning tipe number head together (NHT) terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroon Action Research). Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran sebesar 0,66. Terdapat peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sebesar 0,93. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 82,40 (tuntas). Terjadi peningkatan sebesar 28,80 poin. Kata Kunci: penerapan, model cooperative learning tipe number head together (NHT), pembelajaran ilmu pengetahuan sosial Abstract: Application of Cooperative Learning Model Type Number Head Together (NHT) in the Social Sciences Learning (Action Research in the Classroom VI SDN 14 South Matan Hilir Ketapang). This study aimed to describe the impact of the application of cooperative learning model of type number head together (NHT) to student learning outcomes. The method used is descriptive method of research is a form of classroom action research (Classroon Action Research). Based on the results of the research are increasing the ability of teachers in designing learning by 0.66. There is an increase in the ability of teachers to implement learning by 0.93. There is an increase in student learning outcomes at 82.40 (completed). An increase of 28.80 points. Key Words: application, type of cooperative learning models number head together (NHT), social science learning.

Page 1 of 11 | Total Record : 101


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue