cover
Contact Name
Taufik Hidayat
Contact Email
besthd22@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
buletin_thpipb@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
ISSN : 23032111     EISSN : 2354886X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JPHPI publishes manuscripts in the field of marine post-harvest, aquatic biotechnology, aquatic biochemistry, aquatic product diversification, and characteristic of aquatic raw materials. In addition, JPHPI also publishes research about aquatic product quality, standardization, and other researches within the field of aquatic product technology.
Arjuna Subject : -
Articles 811 Documents
KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT YANG DIISOLASI SELAMA FERMENTASI BAKASANG yanti, Dwi Indah widya; Dali, Faiza Abdurrahim
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.585 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari bakteri asam laktat (BAL) yang berperan selama fermentasi15 hari pada produk fermentasi bakasang. Selama fermentasi dilakukan pengukuran terhadap pH dantotal asam, total plate count, dan bakteri asam laktat dilanjutkan dengan uji morfologi dan biokimia. Hasilpengukuran pH terjadi kecenderungan penurunan pH pada sampel bakasang disebabkan asam laktat yangdihasilkan oleh aktifi tas BAL. Tiga spesies BAL yang teridentifi kasi yaitu Lactobacillus acidophilus danL. plantarum dengan karakteristik Gram-positif batang, tidak membentuk spora, non motil, indol negatif,katalase negatif, oksidase positif, uji Sitrat bervariasi, Voges-Proskauer (VP) bervariasi, methyl red (MR)positif dan hasil fermentasi karbohidrat bervariasi. Streptococcus faecalis dengan karakteristik Gram-positifkokus, non motil, katalase negatif, indol negatif, VP positif, sitrat negatif, dan uji fermentasi karbohidratpositif .Kata kunci: bakasang, bakteri asam laktat, cakalang, karakteristik, nike
PROFIL ASAM LEMAK DAN KESTABILAN PRODUK FORMULASI MINYAK IKAN DAN HABBATUSSAUDA Suseno, Sugeng Heri; nurjanah, - -; Faradiba, Tenny -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.397 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8048

Abstract

Minyak ikan dan minyak habbatussauda saat ini banyak digunakan untuk meningkatkan kecerdasandan mencegah berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik dan kestabilanproduk kombinasi minyak ikan dan habbatussauda. Formulasi kombinasi minyak ikan dan habbatussaudayaitu sebesar 1:1, 3:1, 5:1, dan 7:1. Analisis profi l asam lemak menunjukkan bahwa minyak ikan didominasioleh EPA dan DHA, sedangkan komponen utama minyak habbatussauda adalah asam oleat dan asamlinoleat. Minyak habbatussauda memiliki aktivitas antioksidan sebesar 551,17 mM AEAC, sedangkanminyak ikan sebesar 61,15 mM AEAC. Formulasi terbaik berdasarkan uji FFA, bilangan peroksida, dananisidin adalah formulasi 1:1 dengan nilai masing-masing 1,68%, 26,67 meq/kg dan 13,65 meq/kg. Hasilterbaik berdasarkan uji kestabilan adalah produk kombinasi 3:1 dengan nilai FFA terendah hingga harike-9 sebesar 5,94%, sedangkan untuk uji organoleptik adalah formulasi 7:1, paling disukai panelis karenamemiliki warna yang paling cerah.Kata kunci: anisidin, kestabilan, organoleptik, peroksida
PENGHAMBATAN PEMBENTUKAN HISTAMIN PADA DAGING IKAN TONGKOL (Euthynnus affi nis) OLEH QUERCETIN SELAMA PENYIMPANAN Prasetiawan, Nanda Radithia; Agustini, Tri Winarni; Ma'ruf, Widodo Farid
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.301 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8049

Abstract

Pengaruh penambahan quercetin terhadap kadar histamin daging ikan tongkol (Euthynnus affi nis)selama penyimpanan pada suhu ruang dibahas melalui penelitian ini. Penambahan 0,5; 1,0; dan1,5% quercetin menyebabkan penurunan kadar histamin dan TPC daging ikan tongkol lumat padapenyimpanan jam ke-12, 24, dan 36. Kadar histamin mengalami penurunan yang signifi kan pada jamke-12 dari (74,613±0,513) mg/100 g menjadi (15,805±1,061) mg/100 g, (9,510±0,658) mg/100 g, dan(3,635±0,580) mg/100 g pada perlakuan penambahan 0,5; 1,0; dan 1,5% secara berurutan. Asam aminohistidin daging ikan tongkol dengan perlakuan penambahan quercetin mengalami penurunan yang lebihlambat selama penyimpanan dibandingkan perlakuan tanpa penambahan quercetin (kontrol).Kata kunci: histamin, histidin, ikan tongkol, quercetin, total plate countPENDAHULUANHistamin adalah senyawa amin biologisheterosiklik primer
PROFIL ASAM AMINO DAN ASAM LEMAK KERANG BULU (Anadara antiquata) Abdullah, Assadatun -; nurjanah, - -; Hidayat, Taufik -; Yusefi, vitriyone -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.888 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8050

Abstract

Kerang bulu (Anadara antiquata) merupakan salah satu biota laut yang sampai saat ini keberadaannyabelum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menentukan jenis dan jumlah asam amino danasam lemak kerang bulu. Komposisi kimia kerang bulu diuji dengan analisis proksimat. Kandungan asamamino pada daging dan jeroan kerang bulu dapat diuji menggunakan High Performanced Liquid Chromatografy(HPLC). Komposisi kimia daging kerang bulu terdiri atas kadar air 79,69%, abu 1,57%, lemak 2,29%, protein12,89%, dan karbohidrat 3,56%. Komposisi kimia jeroan kerang bulu terdiri dari kadar air 81,50%, abu 1,99%,lemak 4,60%, protein 10,13%, dan karbohidrat 1,78%. Kandungan asam amino yang paling tinggi pada dagingdan jeroan kerang bulu adalah asam glutamat dengan nilai 1,74% dan 1,22%. Asam amino yang terdapatdalam jumlah paling sedikit pada daging dan jeroan kerang bulu adalah histidin dengan nilai 0,15%. Asamlemak jenuh tertinggi yang terdapat pada daging utuh dan tanpa jeroan kerang bulu adalah asam palmitatdengan nilai 5,82% dan 5,67%. Asam palmitoleat adalah asam lemak tak jenuh tunggal tertinggi dengan nilai2,42% dan 2,36%. Asam lemak tak jenuh majemuk tertinggi pada kerang bulu adalah EPA dengan nilai 5,25%dan 4,06%.Kata kunci: asam amino esensial, asam amino non esensial, asam lemak, kerang bulu (Anadara antiquata)
KANDUNGAN ASAM LEMAK DAN KOLESTEROL KAKAP MERAH (Lutjanus bohar) SETELAH PENGUKUSAN jacoeb, agoes mardiono; nurjanah, - -; Saraswati, Aninta -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.188 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8051

Abstract

Ikan kakap merah (Lutjanus bohar) merupakan salah satu ikan ekonomis tinggi yang banyak terdapatdi perairan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh pengukusan terhadap komposisikimia, karakteristik asam lemak, kandungan kolesterol, dan struktur jaringan daging ikan kakap merah.Ikan kakap merah sebelum proses pengukusan mengandung 77,53% air, 1,42% abu, 20,55% protein, 0,27%lemak, dan 0,23% karbohidrat. Setelah proses pengukusan, ikan kakap merah mengandung 76,83% air, 1,48%abu, 20,78% protein, 0,05% lemak, dan 0,86% karbohidrat. Pengukusan yang dilakukan mengakibatkanpenyusutan terhadap kandungan asam lemak daging ikan kakap merah. Ikan kakap merah memiliki rasioPUFA/SFA 0,97 pada kondisi segar dan 0,64 setelah pengukusan. Rasio asam lemak n-3/n-6 6,25 padakondisi segar dan 2,43 setelah pengukusan. Kandungan kolesterol pada daging ikan kakap merah mengalamipenyusutan setelah proses pengukusan dari 95,5 mg/100g menjadi 24,2 mg/100g. Struktur jaringan dagingikan kakap merah setelah proses pengukusan tampak lebih kompak karena mampu mempertahankan dayaawetnya.Kata kunci: asam lemak, ikan kakap merah, kolesterol, Lutjanus bohar, struktur jaringan
Peningkatan Kualitas Gel Sosis Ikan Lele dengan Penambahan Tepung Gracillaria gigas yakhin, lisa amanda; Wijaya, Kristalia Mulya; santoso, joko -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.283 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8052

Abstract

Ikan lele (Clarias gariepinus) memiliki kandungan lemak dan protein sarkoplasmik yang tinggi, berakibatpada rendahnya kemampuan pembentukan gel ikan lele. Perlakuan pencucian bertujuan meningkatkankualitas gel ikan lele. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pencucian satu tahap memberikan kekuatangel 1.560,23 g.cm; daya ikat air 81,30%; dan derajat keputihan 59,00%. Surimi ikan lele kemudian dibuatmenjadi sosis ikan dengan tepung tapioka sebagai bahan pengisi dan tepung rumput laut G. gigas sebagaigelling agent. G. gigas dapat meningkatkan kualitas gel sosis ikan karena kandungan hidrokoloid agaryang dikandungnya. Tepung G. gigas meningkatkan kekuatan gel (1.831,32 g.cm), daya ikat air (88,19%)dari sosis ikan lele tanpa memberi perubahan terhadap kualitas sensori (aroma, flavor, bau asing, warna)sosis ikan. Sosis ikan lele yang diberi penambahan tepung G. gigas (0,50%) memiliki kualitas gel (kekuatangel, hasil uji lipat, dan uji gigit), daya ikat air, dan kualitas sensori sebanding dengan sosis ikan komersialIndonesia. Sosis ikan lele dengan tepung rumput laut juga memiliki kandungan serat pangan yang lebihtinggi dibandingkan dengan sosis ikan komersial.Kata kunci: Gracilaria gigas, ikan lele, sosis ikan, tepung rumput laut
ANALISIS KEKUATAN GEL (GEL STRENGTH) PRODUK PERMEN JELLY DARI GELATIN KULIT IKAN CUCUT DENGAN PENAMBAHAN KARAGINAN DAN RUMPUT LAUT suptijah, pipih -; Suseno, Sugeng Heri; anwar, cholil -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.239 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i2.8053

Abstract

AbstrakPermen jelly merupakan permen bertekstur kenyal dengan penambahan komponen hidrokoloid,misalnya agar, gum, pektin, pati, karaginan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk modifi kasitekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan menentukan kekuatan gel (gelstrength) dan formulasi terbaik dari permen jelly yang berasal dari gelatin kulit ikan cucut dan karaginan.Metode analisis yang digunakan, meliputi analisis proksimat, pH, rendemen, viskositas, analisis sensori,dan kekuatan gel. Konsentrasi asam asetat terbaik dalam pembuatan gelatin adalah 0,1 N dan formulasipermen jelly terbaik terdapat pada permen jelly yang dibuat dari gelatin 1,75% dan karaginan 3,50% denganmenghasilkan kekuatan gel 169,35 N/cm2.Kata kunci: gelatin, ikan cucut, kekuatan gel (gel strength), permen jelly
PENGARUH WAKTU PANEN DAN NUTRISI MEDIA TERHADAP BIOPIGMEN Spirulina platensis setyaningsih, Iriani -; Tarman, Kustiariyah -; satyantini, Woro hastuti; barus, dita aguistina
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.596 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8054

Abstract

Spirulina platensis merupakan alga hijau biru yang mengandung biopigmen fi kosianin dan antioksidanyang bermanfaat bagi kesehatan. Produksi biopigmen dipengaruhi oleh nutrien dan umur kultur. Penelitianini bertujuan menentukan pengaruh media dan umur panen terhadap kandungan fi kosianin dan aktivitasantioksidan. Kultivasi S. platensis dilakukan di dalam laboratorium menggunakan media KT, MT, dan Walne.Ekstraksi fi kosianin dilakukan menggunakan pelarut akuades dan bufer fosfat. Kandungan fi kosianin S.platensis dalam media MT (10,07 mg/mL) tidak berbeda nyata dengan media Walne (7,49 mg/mL), tetapiberbeda nyata dengan media KT (0,71 mg/mL). Aktivitas antioksidan S. platensis pada ketiga media tidakberbeda nyata. Kandungan fi kosianin S. platensis pada hari ke-12 (10,42 mg/mL) berbeda nyata dengan harike-6 (2,70 mg/mL), hari ke-14 (8,14 mg/mL), dan hari ke-17 (3,09 mg/mL). Aktivitas antioksidan S. platensispada keempat umur panen tidak berbeda nyata.Kata kunci: antioksidan, fi kosianin, Spirulina platensis, waktu panen
PENGARUH WAKTU PANEN DAN NUTRISI MEDIA TERHADAP BIOPIGMEN Spirulina platensis setyaningsih, Iriani -; Tarman, Kustiariyah -; satyantini, Woro hastuti; barus, dita aguistina
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.596 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8055

Abstract

Spirulina platensis merupakan alga hijau biru yang mengandung biopigmen fi kosianin dan antioksidanyang bermanfaat bagi kesehatan. Produksi biopigmen dipengaruhi oleh nutrien dan umur kultur. Penelitianini bertujuan menentukan pengaruh media dan umur panen terhadap kandungan fi kosianin dan aktivitasantioksidan. Kultivasi S. platensis dilakukan di dalam laboratorium menggunakan media KT, MT, dan Walne.Ekstraksi fi kosianin dilakukan menggunakan pelarut akuades dan bufer fosfat. Kandungan fi kosianin S.platensis dalam media MT (10,07 mg/mL) tidak berbeda nyata dengan media Walne (7,49 mg/mL), tetapiberbeda nyata dengan media KT (0,71 mg/mL). Aktivitas antioksidan S. platensis pada ketiga media tidakberbeda nyata. Kandungan fi kosianin S. platensis pada hari ke-12 (10,42 mg/mL) berbeda nyata dengan harike-6 (2,70 mg/mL), hari ke-14 (8,14 mg/mL), dan hari ke-17 (3,09 mg/mL). Aktivitas antioksidan S. platensispada keempat umur panen tidak berbeda nyata.Kata kunci: antioksidan, fi kosianin, Spirulina platensis, waktu panen
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI BUAH MANGROVE (Rhizophora mucronata Lamk.) PADA SUHU YANG BERBEDA Purwaningsih, sri -; salamah, ella -; soekarno, aditya yudha prawira; deskawati, eka -
Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia
Publisher : Department of Aquatic Product Technology IPB University in collaboration with Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.126 KB) | DOI: 10.17844/jphpi.v16i3.8057

Abstract

Rhizophora mucronata Lamk. merupakan tumbuhan mangrove di daerah tropis, dimana buahnya biasadigunakan sebagai bahan pangan dan obat tradisional oleh masyarakat yang hidup di pantai. Tujuan daripenelitian ini adalah menentukan senyawa fi tokimia, dan aktivitas antioksidan buah R. mucronata. Prosesekstraksi menggunakan perlakuan suhu evaporasi (40, 50, 60, 70, and 80)oC. Buah R. mucronata Lamk.mengandung kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat secara berturut-turut: (31,96; 1,10; 0,86; 2,59and 63,50)%. Evaporasi pada suhu 70oC menghasilkan aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 sebesar0,72 ppm. ekstrak tersebut mengandung fl avonoid, tanin, hidroquinon, dan saponin.Kata kunci: aktivitas antioksidan, IC50, fi tokimia, Rhizophora mucronata Lamk.

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 28 No. 11 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(11) Vol. 28 No. 9 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(9) Vol. 28 No. 8 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(8) Vol. 28 No. 7 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(7) Vol. 28 No. 6 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(6) Vol. 28 No. 5 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(5) Vol. 28 No. 4 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(4) Vol. 28 No. 3 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(3) Vol. 28 No. 2 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(2) Vol. 28 No. 1 (2025): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 28(1) Vol. 28 No. 10 (2025) Vol. 27 No. 12 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(12) Vol. 27 No. 11 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(11) Vol. 27 No. 10 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(10) Vol. 27 No. 9 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(9) Vol. 27 No. 8 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(8) Vol. 27 No. 7 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(7) Vol. 27 No. 6 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(6) Vol. 27 No. 5 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(5) Vol. 27 No. 4 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(4) Vol. 27 No. 3 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(3) Vol. 27 No. 2 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(2) Vol. 27 No. 1 (2024): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 27(1) Vol. 26 No. 3 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26 (3) Vol 26 No 2 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26(2) Vol. 26 No. 2 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26(2) Vol 26 No 1 (2023): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 26(1) Vol 25 No 3 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(3) Vol 25 No 2 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(2) Vol 25 No 1 (2022): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 25(1) Vol 24 No 3 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 24(3) Vol 24 No 2 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 24(2) Vol 24 No 1 (2021): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(3) Vol 23 No 2 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(2) Vol 23 No 1 (2020): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 23(1) Vol 22 No 3 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(2) Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1) Vol. 21 No. 1 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 21(1) Vol 21 No 3 (2018): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 20 No 3 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 20(3) Vol 20 No 2 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19 No 3 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 19 No 1 (2016): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18 No 3 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18 No 2 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 18 No 1 (2015): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17 No 3 (2014): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17 No 2 (2014): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 17 No 1 (2014): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 3 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 16 No. 2 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 16 No 1 (2013): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 15 No 3 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 15 (3) Vol 15 No 2 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 15 No 1 (2012): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 14 No 2 (2011): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 14 No 1 (2011): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 13 No 2 (2010): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol. 13 No. 1 (2010): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 13 No 1 (2010): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 12 No 2 (2009): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 12 No 1 (2009): Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia Vol 11 No 2 (2008): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 11 No 1 (2008): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 10 No 2 (2007): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 10 No 1 (2007): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 9 No 2 (2006): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 9 No 1 (2006): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 8 No 2 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 8 No 1 (2005): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 7 No 2 (2004): Buletin Teknologi Hasil Perikanan Vol 7 No 1 (2004): Buletin Teknologi Hasil Perikanan More Issue