cover
Contact Name
Maulida Nurhidayati
Contact Email
nurhidayati@iainponorogo.ac.id
Phone
+628563245777
Journal Mail Official
niqosiya@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Rumah Jurnal FEBI Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo Kampus II Krajan Pintu Jenangan Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia Telp. (0352) 3576565 Fax. (0352) 3591451 E-mail:niqosiya@iainponorogo.ac.id
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research
ISSN : 27986373     EISSN : 28077660     DOI : https://doi.org/10.21154/niqosiya
Core Subject :
Scope of study of scientific writings by students or collaboration of students and lecturers in the form of research on Islamic economic studies, Sharia economics, Sharia banking, zakat and waqf management in the realm of Islamic economics and business studies as well as scientific fields.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
ANALISIS STRATEGI MEMPERTAHANKAN LOYALITAS KERJA KARYAWAN PADA TOKO BATIK SOEMOWARSO SURODIKRAMAN PONOROGO Desi Nur Safitri; Iza Hanifuddin
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.614

Abstract

Abstract: Work loyalty is one of the elements that can be used in employee assessment which includes loyalty to their work, position and organization. By paying attention to the factors that influence employee work loyalty, it can improve performance and keep employees committed to one company. Retaining employees is one of the main things for a company to do. This study uses a qualitative approach. The purpose of qualitative research is to explain a phenomenon in detail by collecting detailed data, which shows the importance of the data being studied. Meanwhile, the type of research used is field research, which means aresearch that is carried out systematically by lifting data from the field. Field research aims to reveal facts and realities that exist in society. Based on the results of this study indicate that the strategy to maintain employee loyalty at the Soemowarso Batik Shop can be said to be quite good. It is said to be quite good because the strategy used is in accordance with the strategy theory of maintaining employee work loyalty. However, in reality the implementation of a fairly good strategy has not been able to maintain employee loyalty. It can be concluded that there are still many factors that influence employee work loyalty that are not realized at the Soemowarso Batik Shop. So that it affects the results of implementing the strategies that have been carried out at the Soemowarso Batik Shop. Abstrak: Loyalitas kerja adalah salah satu unsur yang dapat digunakan dalam penilaian karyawan yang mencakup kesetian terhadap pekerjaannya, jabatannya dan organisasinya. Dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas kerja karyawan dapat meningkatkan kinerja dan mempertahankan karyawan agar tetap berkomitmen pada satu perusahaan. Mempertahankan karyawan merupakan satu hal yang utama untuk dilakukan oleh suatu perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian kualitatif yaitu menjelaskan suatu fenomena secara detail dengan cara pengumpulan data yang detail juga, yang menunjukkan pentingnya kedalam data yang diteliti. Sedangan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field reseach) yang berarti suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan mengangkat data yang ada di lapangan. Penelitian lapangan (field research) bertujuan untuk mengungkap fakta dan kenyataan yang ada di masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi untuk mempertahankan loyalitas kerja karyawan pada Toko Batik Soemowarso bisa dikatakan cukup baik. Dikatakan cukup baik karena strategi yang digunakan sesuai dengan teori strategi mempertahankan loyalitas kerja karyawan. Namun, pada kenyataannya dengan penerapan strategi yang cukup baik belum dapat mempertahankan loyalitas karyawan. Disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas kerja karyawan masih banyak yang tidak terealisasikan di Toko Batik Soemowarso. Sehingga mempengaruhi hasil dari penerapan strategi yang telah dilakukan di Toko Batik Soemowarso.
ANALISIS SWOT SEBAGAI UPAYA MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA DEPO AIR MINUM ISI ULANG TIRTO UTOMO SIWALAN MLARAK PONOROGO Elmi Ulin Nafi'ah; Ruliq Suryaningsih
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.665

Abstract

SWOT analysis is used as a tool to conduct strategic analysis for the company. Tirto Utomo's business in the last year has stagnated or even experienced a decrease in his income, namely on normal days spending around 400 gallons, while in the rainy season it has decreased by only 250-300 gallons. To anticipate this problem, Tirto Utomo improves product quality by paying more attention to cleanliness. However, in reality, their income has stagnated, and orders have often decreased. Therefore, this business requires a marketing strategy that can maximize its strengths and opportunities, while minimizing its weaknesses and threats by using a SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) matrix. This study aims to identify and analyze the marketing strategy applied to the Tirto Utomo refill drinking water depot business and to identify and SWOT analysis as an effort to determine the marketing strategy for the Tirto Utomo refill drinking water depot business. This type of research is field research using a qualitative approach. With data collection techniques through interviews, observation and documentation. Then analyzed using IFAS, EFAS, and SWOT matrices. The results of this study conclude that Tirto Utomo in terms of product, price, place, promotion and process Tirto Utomo has carried out a marketing strategy that is right on target with the company's goals. However, in terms of people and physical evidence, it is not appropriate, so an evaluation is needed in the future. Based on the results of the SWOT analysis diagram, Tirto Utomo is in quadrant 1, which is supporting an aggressive growth policy. Abstrak: Analisis SWOT digunakan sebagai alat untuk melakukan analisis strategi bagi perusahaan. Usaha Tirto Utomo di tahun terakhir mengalami stagnasi atau bahkan mengalami penurunan pada pendapatannya yaitu dihari-hari normal menghabiskan kisaran 400 galon, sedangkan di musim penghujan mengalami penurunan yaitu 250-300 galon saja. Untuk mengantisipasi masalah tersebut Tirto Utomo melakukan peningkatan kualitas produk dengan lebih memperhatikan kebersihan. Namun pada kenyataanya tetap saja pendapatannya mengalami stagnasi bahkan sering mengalami penurunan pesanan. Maka dari itu, usaha ini memerlukan strategi pemasaran yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang, disaat yang sama dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman yang dimilikinya dengan menggunakan matrik SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan pada usaha depo air minum isi ulang Tirto Utomo serta mengetahui dan analisis SWOT sebagai upaya menentukan strategi pemasaran pada usaha depo air minum isi ulang Tirto Utomo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan matriks IFAS, EFAS, dan matriks SWOT. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Tirto Utomo segi product, price, place, promotion dan prosess Tirto Utomo sudah melakukan strategi pemasaran tepat sasaran dengan tujuan perusahaan. Namun dari segi people dan physical evidence kurang tepat maka perlu adanya evaluasi untuk kedepanya. Berdasarkan hasil diagram analisis SWOT Tirto Utomo berada pada posisi kuadran 1 yaitu mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif.
PENGARUH UPAH DAN BEBAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KERJA PARA PEKERJA BURUH TANI DUSUN PANDEAN, DESA BANJARSARI WETAN, KECAMATAN DAGANGAN, KABUPATEN MADIUN Aziz Rivai; Dwi Setya Nugrahini
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.671

Abstract

Abstract: Pandean Hamlet, Banjarsari Wetan Village, Dagangan District, Madiun Regency, the average community works as farm laborers. The large number of farm laborers is because the location is part of the outskirts of the city and is influenced by the education level of some people, which is arguably not too high and close to agricultural land. Based on observations and interviews, farm workers in Dusun Pandean receive a certain amount of wages and long hours. However, the fact is that farm laborers are still loyal to their employers and this contradicts the existing theory. The purpose of this study was to determine the effect of wages and workload both variable and concurrently on work loyalty. This type of research uses quantitative associative methods, with a population of 49 agricultural laborers in Pandean Hamlet. The sampling technique used is total sampling, meaning that the entire population is taken as a sample. Processing and analyzing data with the help of SPSS 23 software. The data analysis technique used was multiple linear regression. The results showed that partially the wage variable obtained a value of (sig) 0.013 <0.05 and the workload variable of (sig) 0.523 > 0.05. Simultaneously obtained a value (sig) of 0.024 <0.05. The R2 value obtained is 14.9%, the remaining 85.1% is influenced by other factors not examined by the researcher.Dusun Pandean, Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, rata-rata masyarakatnya bekerja sebagai buruh tani. Banyaknya pekerja buruh tani ini karena tempat termasuk bagian pinggiran kota dan dipengaruhi tingkat pendidikan sebagian orang yang bisa dibilang tidak terlalu tinggi serta dekat dengan lahan pertanian. Berdasarkan observasi dan wawancara buruh tani yang terdapat di Dusun Pandean menerima upah dengan besaran tertentu dan jam waktu panjang. Namun, faktanya para pekerja buruh tani masih setia pada pemberi kerja yang mereka tempati dan ini bertentangan dengan teori yang ada. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh upah dan beban kerja baik secara pervariabel maupun bersamaan terhadap loyalitas kerja. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif, dengan populasi para pekerja buruh tani Dusun Pandean sebesar 49 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling total, artinya seluruh populasi diambil untuk dijadikan sampel. Pengolahan dan analisis data dengan bantuan software SPSS 23. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil menunjukkan secara parsial variabel upah diperolah nilai sebesar (sig) 0,013 < 0,05 dan variabel beban kerja sebesar (sig) 0,523 > 0,05. Secara simultan diperoleh nilai (sig) sebesar 0,024 < 0,05. Nilai R2 diperoleh sebesar 14,9% sisannya 85,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.
STRATEGI USAHA PEDAGANG KAKI LIMA DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS KONSUMEN SINGKONG KEJU DI PONOROGO Aprilia Nurul Widiyanti; Ratna Yunita
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.676

Abstract

In the modern era, many unique and trendy snacks have emerged following the times. However, there are still traditional snacks that still exist following the times, namely cassava cheese. In Ponorogo Regency, cassava cheese street vendors can be said to be in the minority, but this does not make cassava cheese competitive with today's trendy snacks.The research aims to analyze the business strategy of street vendors in maintaining consumer loyalty and also the influencing factors in maintaining consumer loyalty to cassava cheese street vendors. The object of this research is a street vendor who sells cassava cheese in Ponorogo Regency, especially in Balong District which has its own uniqueness compared to other traders. The method used in this research is a qualitative descriptive method that is field research. The technique used is in the form of observation, interviews and also documentation. The results of the study concluded that the business strategy of street vendors in maintaining consumer loyalty of cassava cheese, especially in Balong District, Ponorogo Regency was in accordance with the theory related to the factors that influence consumer loyalty. In terms of Islamic perspective analysis in general all variables in it have been fully met with the Islamic marketing mix theory. While the factors that influence the trading business strategy in maintaining consumer loyalty to the cassava cheese street vendor in Balong District have been said to be good, because according to the theory associated with the factors that influence the business success strategy. This study contributes to developing the concept of an in-depth study of strategies to maintain consumer loyalty to cassava cheese street vendors in Ponrogo Regency, especially in Baalong District. Abstrak: Di era modern saat ini banyak bermunculan berbagai macan jajanan yang unik dan trendi mengikuti perkembangan zaman. Akan tetapi masih terdapat jajanan tradisional yang masih eksis mengikuti perkembangan zaman yakni singkong keju. Di Kabupaten Ponorogo PKL singkong keju dapat dikatakan minoritas, namun hal tersebut tidak membuat singkong keju merasa tersaingi dengan jajanan trendi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strategi usaha PKL dalam mempertahankan loyalitas konsumen dan juga faktor yang mempengaruhi dalam mempertahankan loyalitas konsumen pada PKL singkong keju. Objek pada kajian ini adalah PKL yang menjual singkong keju di Kabupaten Ponorogo khususnya yang berada di Kecamatan Balong yang mana memiliki keunikan tersendiri dibanding pedagang lainnya. Metode yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang bersifat penelitian lapangan. Teknik yang digunakan berupa observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi usaha PKL dalam mempertahankan loyalitas konsumen singkong keju khususnya di Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo sesuai teori yang dikaitkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen. Dari segi analisa perspektif Islam secara umum semua variabel di dalamnya sudah sepenuhnya terpenuhi dengan teori marketing mix Islami. Sedangkan faktor yang mempengaruhi strategi usaha dagang dalam mempertahankan loyalitas konsumen pada PKL Singkong Keju di Kecamatan Balong sudah dikatakan baik, karena sesuai teori yang dikaitkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi keberhasilan usaha. Penelitian ini berkontribusi mengembangkan konsep kajian mendalam mengenai strategi mempertahankan loyalitas konsumen pada PKL singkong keju di Kabupaten Ponorogo khususnya di Kecamatan Balong.
IMPLEMENTASI EXPERIENTIAL MARKETING DAN INSTAGRAM UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA SEJAHTERA HATI WARUNG KOPI MADIUN Candra Dyah Utami; Ajeng Wahyuni
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.682

Abstract

Experiential marketing has been widely applied to cafes as a marketing strategy. Likewise, marketing using social media Instagram is no stranger to the business world. However, the use of these two things is not always successful. Sejahtera Hati coffee shop is one of the cafes that was established during the covid-19 pandemic, at which time many business actors experienced setbacks or even went out of business. By implementing experiential marketing and promotions through Instagram, which is said to be very simple, coffee shops can thrive during a pandemic. The purpose of this study was to describe the implementation of experiential marketing in the prosperous liver of coffee shops, to find out the promotional strategies through social media Instagram that were applied by the prosperous hearts of coffee shops, and to know the impact of the application of experiential marketing and Instagram as promotional media in an effort to increase sales volume on prosperous hearts. coffee shop. The type of research used is filed research with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out using the interview method, and also observation. Interviews were conducted with eight respondents, namely the owner, two employees, and also five visitors from the Prosperous Heart coffee shop. Data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation, drawing conclusions or verification, and also checking the validity of the data. The result of this research is that the Prosperous Heart of the coffee shop has implemented experiential marketing starting from the dimensions of sense, feel, think, act, and relate. The promotion strategy for the Prosperous Heart of a coffee shop through Instagram media is by consistently uploading content through Instagram stories, and also reels, as well as maintaining good relations with customers through social media. The implementation of experiential marketing and Instagram as promotional media has a positive impact on the sales volume of the Prosperous Heart of the coffee shop. ABSTRAK Experiential marketing sudah banyak diterapkan pada cafe sebagai strategi pemasaran. Begitu juga pemasaran menggunakan media sosial instagram yang sudah tidak asing dalam dunia bisnis. Akan tetapi penggunaan kedua hal tersebut tidak selalu berhasil. Sejahtera hati warug kopi merupakan salah satu cafe yang berdiri pada masa pandemi covid-19 yang mana pada saat itu banyak pelaku usaha yang mengalami kemunduran atau bahkan gulung tikar. Dengan menerapkan experiential marketing dan promosi melalui media instagram yang dibilang masih sangat sederhana, sejahtera hati warung kopi dapat berkembang pada masa pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi experiential marketing pada sejahtera hati warung kopi, mengetahui strategi promosi melalui media sosial instagram yang diterapkan oleh sejahtera hati warung kopi, serta mengetahui dampak dari penerapan experiential marketing dan instagram sebagai media promosi dalam upaya meningkatkan volume penjualan pada sejahtera hati warung kopi. Jenis penelitian yang digunakan adalah filed research dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, dan juga observasi. Wawancara dilakukan kepada delapan responden yaitu owner, dua karyawan, dan juga lima pengunjung dari sejahtera hati warung kopi. Teknik analisis data dalam peneitian ini yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan atau verifikasi, dan juga pengecekan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini bahwa sejahtera hati warung kopi telah menerapkan experiential marketing mulai dari dimensi sense, feel, think, act, dan relate. Strategi promosi sejahtera hati warung kopi melalui media instagram yaitu dengan cara konsisten mengunggah konten melalui instagram story, dan juga reels, serta menjaga hubungan baik dengan pelanggan melalui media sosial. Implementasi experiential marketing dan instagram sebagai media promosi berdampak positif terhadap volume penjualan dari sejahtera hati warung kopi.
MANAJEMEN PRODUKSI HOME INDUSTRY KERIPIK GALIH KURNIA USAHA DESA BUBAKAN KECAMATAN TULAKA KABUPATEN PACITAN Elvin Marselina; Ridho Rokamah
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.706

Abstract

Management is the process of coordinating the resources owned by a company to achive goals. According to Henry Fayol, management functions well if it implements five management functions, namely planning, organizing, directing, controlling and evaluating. However, based on the facts in the field obtained from observations, there are several problems in theimplementation of production management, namely the direction and control functions have not been running well. The research was conducted at home industry Galih Kurnia Usaha, which is located at Rt. 007/Rw. 002, Pageran Hamlet, Bubakan Village, Tulakan District, Pacitan Regency. The research method used is descriptive qualitative, namely examining the reality that occurs in the research field. The series of research activities produces descriptive data in the form of written words. Based on the results of the studym the application of home industry production management for chips Galih Kurnia Usaha has implemented five management functions in accordance with Henry Fayol’s theory. However, the implementation of production management has not run optimally because the direction and control has not been carried out properly. The impact of the implementation of production management in the development of this home industry did not have imployees who work in the home industry because previously the home industry did not have employees, the achievement of the production targets, production results that meet market needs, as well as increasing networks that work together with home industries wich make profits increase. Abstrak: Manajemen merupakan proses pengkoordinasian sumber daya yang dimiliki oleh sebuah prusahaan untuk mencapai tujuan. Menurut Henry Fayol, manajemen berfungsi dengan baik jika menerapkan lima fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian dan evaluasi. Namun berdasarkan fakta dilapangan yang diperoleh dari observasi, terdapat beberapa masalah dalam pelaksanaan manajemen produksi yaitu fungsi pengarahan dan fungsi pengendalian belum berjalan dengan baik. Penelitian ini dilakukan di Home Industry Galih Kurnia Usaha, yang beralamat Rt. 007/ Rw. 002, Dusun Pageran, Desa Bubakan, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif yaitu meneliti realita yang terjadi di lapangan penelitian, Rangkaian kegiatan penelitian menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan manajemen produksi home industry Keripik Galih kurnia Usaha sudah menerapkan lima fungsi manajemen sesuai dengan teori Henry Fayol. Namun, penerapan manajemen produksi belum berjalan dengan optimal karena pada bagian pengarahan dan pengendalian belum dijalankan dengan baik. Dampak penerapan manajemen produksi terhadap perkembangan home industry ini adalah adanya karyawan yang bekerja di home industry karena sebelumnya home industry belum memiliki karyawan, tercapainya target produksi, hasil produksi yang memenuhi kebutuhan pasar, serta bertambahnya jaringan yang bekerja sama dengan home industry yang membuat keuntungan semakin bertambah.
PERILAKU PEDAGANG DI PASAR WISATA PLAOSAN DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM Novita Ambarsari; Luhur Prasetiyo
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.732

Abstract

This research is motivated by the trading activities of traders in the Plaosan Tourism Market, Magetan Regency which are not fully in accordance with Islamic business ethics. This study aims to determine the applied Islamic business ethics along with the factors that can influence and impact on business activities for traders at the Plaosan Tourism Market, Magetan Regency. This research uses qualitative methods, namely field research and uses a qualitative approach. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. As well as informants in this research are market managers, traders and buyers. The results of this study found that the behavior of traders in the Plaosan Tourism Market had not fully implemented the principles stated in Islamic business ethics, and there were several factors that influenced the behavior of these traders. While the impact of the behavior of traders causes negative and positive effects, both of which have an effect on the behavior of traders in the Plaosan Tourism Market. The impact of traders' behavior can affect business activities such as positive impacts on social and financial aspects. As well as the negative impact if traders do not provide good service it will have an impact on income which will decrease. Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan transaksi jual beli pedagang di Pasar Wisata Plaosan Kabupaten Magetan yang belum sepenuhnya sesuai dengan etika bisnis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika bisnis Islam yang diterapkan beserta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dan dampaknya terhadap kegiatan bisnis terhadap pedagang di Pasar Wisata Plaosan Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yakni penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta informan ada penelitian ini adalah pengelola pasar, pedagang serta pembeli. Hasil penelitian ini menemukan bahwa perilaku pedagang di Pasar Wisata Plaosan belum sepenuhnya menerapkan prinsip yang telah tertera pada etika bisnis Islam, serta terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pedagang tersebut. Sedangkan dampak perilaku pedagang menimbulkan pengaruh negatif dan juga positif yang keduanya sama-sama berpengaruh kepada perilaku pedagang di Pasar Wisata Plaosan. Dampak perilaku pedagang tersebut dapat mempengaruhi terhadap kegiatan bisnis seperti dampak positif bagi aspek sosial maupun finansial. Serta dampak negatifnya apabila pedagang melakukan pelayanan kurang baik maka akan berdampak pada pendapatan yang akan menurun.
ANALISIS PERILAKU KONSUMSI PENGGEMAR KPOP DI KALANGAN MAHASISWI JURUSAN EKONOMI SYARIAH IAIN PONOROGO ANGKATAN 2018 (PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH) Arohma Putri Kaharidoni; Yulia Anggraini
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.736

Abstract

Abstract: Kpop fans who are loyal to their idols will not hesitate to spend a lot of money on various items related to their idols. Consumption behavior that can provide satisfaction to consumers according to Islam is that the goods consumed must be halal and sacred according to the Shari'ah. In which the Islamic consumption behavior of the maqashid sharia perspective cannot be separated in the sense that the two are interrelated. The purpose of this study is to analyze the consumption behavior of Kpop fans of students majoring in Islamic Economics class 2018 at IAIN Ponorogo towards products related to Kpop from the perspective of maqashid sharia. This study uses qualitative research which is a type of field research. The results show that, the consumption behavior of Kpop fans of Islamic Economics Department class 2018 at IAIN Ponorogo with a maqashid sharia perspective, namely Kpop goods are not included in the needs of dharuriyat, hajiyat, and tahsiniyat because they are not everything that must exist for the sake of survival and is also not an item that is prescribed by Islam, and has also taken actions to maintain the five basic goals of maqashid sharia, which include: religion (al-dien), soul (nafs), (aql ) offspring (nas), and property (al-maal). Except for maintaining offspring. From the concept of maqashid sharia it has a negative impact because feeling satisfied with the world is a behavior that deviates from Islamic law (maslahah). Abstrak: Penggemar Kpop yang setia kepada idola tidak akan ragu untuk mengeluarkan banyak uang untuk berbagai barang yang berhubungan dengan idolanya. Perilaku konsumsi yang dapat memberikan kepuasan kepada konsumen menurut Islam yaitu barang-barang yang dikonsumsi haruslah halal dan suci menurut syari’at. Yang mana perilaku konsumsi Islam perspektif maqashid syariah keduanya tidak dapat dipisahkan dalam arti keduanya saling berkaitan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku konsumsi penggemar Kpop mahasiswi jurusan Ekonomi Syariah angkatan 2018 di IAIN Ponorogo terhadap produk yang berkaitan dengan Kpop di pandang dari perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang merupakan jenis penelitian lapangan (field research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perilaku konsumsi mahasiswi penggemar Kpop Jurusan Ekonomi Syariah angkatan 2018 di IAIN Ponorogo perspektif maqashid syariah yaitu barang Kpop bukan termasuk kebutuhan dharuriyat, hajiyat, dan tahsiniyat karena bukan merupakan segala sesuatu yang harus ada demi kelangsungan hidup dan juga bukan bukan merupakan barang yang disyariatkan oleh agama Islam. Dan juga sudah melakukan perbuatan untuk memelihara lima tujuan dasar maqashid syariah, yang meliputi: agama (al-dien), jiwa (nafs), (aql) keturunan (nas), dan harta (al-maal). Kecuali dalam memelihara keturunan. Dari konsep maqashid syariah berdampak negatif karena merasa puas akan dunia merupakan perilaku yang menyimpang dari syariat Islam (maslahah).
PENGARUH DISPLAY PRODUK, LOKASI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SWALAYAN SURYA MANDIRI SIWALAN MLARAK PONOROGO Bella Aldama Widyana; Maulida Nurhidayati
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.749

Abstract

Abstract Surya Mandiri supermarket, Mlarak sub-district, is a retail business located in the Mlarak sub-district which has a branch in the gunung sari market and is based in Siwalan, Mlarak, Ponorogo. Based on observations and interviews, it is known that there is a discrepancy between theory and real conditions. Where product display, loaction and service quality are still not good. However, in reality the loyalty of this self-service customer has increased over time and has a high turnover on a regular basis. This study aims to determine whether product display, location and service quality affect customer loyalty at Surya Mandiri Siwalan Mlarak Ponorogo supermarket. This type of research is a quantitative method with the population is self service cutomers surya mandiri siwalan mlarak ponorogo. The sample of this study amounted to 97 people. Sampling using the incedental sampling method, namely the determination of the sample by chance. The data is processed using the SPSS application while the data analysis technique are in the form of multiple linear regression analysis. The results showed that partially product display and location had a significant effect on customer loyalty while service quality had no significant effect on cutomer loyalty at swalayan surya mandiri siwalan mlarak ponorogo. Then simultaneously product display, location, and service quality have a significant effect on customer loyalty with the value of R2 indicates that the effect of procut display, location and service quality on customer loyality is 63,4% and 36,6% is influenced by factors other than product display, location and service quality not in the regression model Abstrak :Swalayan Surya Mandiri kecamatan Mlarak adalah sebuah bisnis ritel yang berada diwilayah kecamatan Mlarak yang memiliki cabang di pasar Gunung Sari dan berpusat di Siwalan Mlarak Ponorogo. Berdasarkan observasi dan wawancara diketahui adanya ketidaksesuaian antara teori dengan kondisi nyata. Dimana display produk, lokasi dan kualitas pelayanan yang masih belum baik. Namun, pada kenyataannya loyalitas pelanggan swalayan ini seiring berjalannya waktu terus meningkat dan memiliki omset tinggi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah display produk, lokasi dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Swalayan Surya Mandiri Siwalan Mlarak Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan populasinya adalah pelanggan swalayan Surya Mandiri Siwalan Mlarak Ponorogo. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 97 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode incidental sampling yaitu penentuan sampel secara kebetulan. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS sedangkan teknik analisis data berupa analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial display produk dan lokasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan sedangkan kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan Swalayan Surya Mandiri Siwalan Mlarak Ponorogo kemudian Secara simultan Display produk, lokasi dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan Nilai R2 menunjukkan bahwa pengaruh display produk, lokasi dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 63,4% dan 36,6% dipengaruhi oleh faktor lain selain display produk, lokasi dan kualitas pelayanan yang tidak ada dalam model regresi.
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI PARIWSATA RELIGI DI MASJID JAMI TEGALASARI PONOROGO Nijla Shifyamal Ulya; Faruq Ahmad Futaqi
Niqosiya: Journal of Economics and Business Research Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/niqosiya.v2i1.750

Abstract

Religious tourism as a sector that focuses on Muslim tourists whose implementation is in accordance with sharia principles. The development of sharia tourism, especially economic pontential, needs to be done to improve people’s welfare and increase income. Background Problems: The existence of a religious tourism object at the Jami Tegalsari mosque in Ponorogo indirectly plays a role in the welfare of the community to increase income. All tourism development activities are carried out by the village government and managers to provide satisfaction to tourism and bussiness actors who are around the religious tourism object of the jami Tegalsari mosque. Novelty: This research was conducted in Tegalsari Ponorogo, there has been no similar researchers discussing the same theme. Data collections techniques used include observation, interview, and documentation. Interviews were coducted with several element, namely mr. Khairul Huda as the village head of Tegalsari, mr. Hamdan Rifa’i as the ta’mir of the jami Tegalsari mosque, and mrs Puji Rahayu, one of the traders who was in the area of the jami Tegalsari mosque. Meanwhile the data analysis obtained by the researcheris data reduction and data presentation. Methods: The method used in this reseacrh is descriptive qualitative method. Finding/ Results: The Results of the study show that the development of religious tourism includes the construction of shop houses, repair of tombs, expansions of the hall, management by POKDARWIS, expansion of parking areas. Efforts made in this tourism development include publications, promotions related to toeurism development activities, structuring street vendors, parking, improving the quality of human resources, collaborating with relevant agencies and agencies that are aware of religious tourism development activities, building bridges between Tegalsari villages and hamlests. Setono the grave of Mbah Donopuro, carried out the development of the tomb of Mbah Donopuro, Prince Semende. The factors behind thedevelopment are socio-cultural fators, namely ancestral culture that needs to be preserved, economic factors to improve people’s quality of life, and religious factors which are the forerunners of Indonesian Islamic boarding scholls. Conclusion: the conclusion that can be drawn from this research is that this researchs gives very good results, seen from the direct involvemnt of village goverment, ta’mir, and also the surrounding community. The existence of this development can increase the income of people who trade around tourism objects. Keywords: Development, Economic Potential, Religious Tourism Abstrak: Pariwisata religi sebagai salah satu sektor pariwisata yang terfokus pada wisatawan muslim yang pelaksanaannya sesuai prinsip syariah. Pengembangan wisata syariah khususnya potensi ekonomi perlu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan. Adanya obyek wisata religi masjid jami Tegalsari ponorogo secara tidak langsung berperan dalam kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. Semua kegiatan pengembangan pariwisata dilakukan pemerintah desa beserta pengelola untuk memberikan kepuasan kepada wisatawan dan pelaku usaha yang berada di sekitar obyek wisata religi masjid Jami Tegalsari. penelitian ini dilakukan di Tegalsari Ponorogo, belum adanya penelitian yang sama yang dilakukan oleh peneliti lain yang membahas tema yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya observasi, wawancara, serta dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan beberapa elemen yakni bapak Khoirul Huda selaku kepala desa Tegalsari, bapak Hamdan Rifa’i selaku ta’mir masjid jami Tegalsari, dan ibu Puji Rahayu salah satu pedagang yang berada di area masjid jami Tegalsari. Sedangkan analisa data yang diperoleh peneliti yakni reduksi data dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan wujud pengembangan pariwisata religi mencakup pembangunan ruko, perbaikan makam, perluasan aula, pengelolaan oleh POKDARWIS, perluasan lahan parkir. Upaya yang dilakukan dalam pengembangan wisata ini mencakup publikasi, promosi terkait dengan kegiatan pengembangan wisata, melakukan penataan PKL, parkir, meningkatkan kualitas SDM, bekerja sama dengan dinas terkait maupun instansi yang sadar akan kegiatan pengembangan wisata religi, membangun jembatan penghubung antara desa Tegalsari dengan dukuh Setono makam Mbah Donopuro, melakukan pengembangan makam Mbah Donopuro Pangeran Semende. Faktor yang melatarbelakangi adanya pengembangan terdapat faktor sosial budaya yakni budaya leluhur yang perlu dilestarikan, faktor ekonomi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta faktor agama yang merupakan cikal bakal pesantren Indonesia. kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini yakni perelitian ini memberikan hasil yang sangat baik, dilihat dari keterlibatan langsung pihak Pemerintah desa, ta’mir, dan juga masyarakat sekitar. Adanya pengembnagan ini dapat meningkatka pendapatan masyarakat yang berdagang disekitar obyek wisata.