cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
+622863326102
Journal Mail Official
jiars@fastikom-unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Jl. KH. Hasyim Asy'ari Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arsitektur
ISSN : 18299431     EISSN : 27460584     DOI : https://doi.org/10.32699/jiars
Core Subject : Engineering,
Jurnal mengundang penulis dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan penelitian tentang arsitektur dari berbagai bidang ilmu. Jurnal Ilmiah Arsitektur merupakan jurnal open access. Focus jurnal meliputi tema building science, sejarah bangunan, urban design, permukiman, tata ruang dalam dan semua tema yang relevan dengan arsitektur.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2025): Desember" : 9 Documents clear
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL CHANGI SINGAPURA Firmansyah, Mochammad Hanif; Safeyah, Muchlisiniyati
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.9602

Abstract

Di tengah meningkatnya tekanan psikologis dan keterasingan manusia dari alam pada lingkungan perkotaan yang padat, integrasi elemen natural dalam fasilitas publik menjadi kebutuhan yang mendesak. Penelitian ini menyoroti urgensi penerapan arsitektur biofilik sebagai strategi krusial untuk menciptakan lingkungan binaan yang restoratif, dengan mengambil studi kasus pada Bandara Internasional Changi Singapura. Melalui metode deskriptif kualitatif yang meliputi observasi visual dan analisis dokumen, penelitian ini mengkaji implementasi 14 pola desain biofilik menurut kerangka kerja Browning, Ryan, & Clancy. Hasil analisis menunjukkan penerapan komprehensif dari seluruh pola tersebut, terutama pada area Jewel Changi Airport. Temuan ini membuktikan bahwa integrasi biofilik yang efektif mampu mentransformasi bandara dari sekadar simpul transportasi fungsional menjadi ruang publik yang memulihkan, memberikan kenyamanan termal dan visual, serta menghubungkan kembali pengguna dengan alam demi kesejahteraan fisik maupun psikologis.
SIMULASI HEAT MAPPING TERHADAP SIRKULASI PENGUNJUNG TERMINAL JOMBOR Gustama, Muhammad Pradana Alif; Maharani, Rizka Tiara
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.9605

Abstract

Terminal Jombor merupakan terminal tipe B yang memiliki peranan yang strategis di Yogyakarta. Namun, Terminal Jombor menghadapi tantangan keterbatasan lahan yang berdampak pada tidak efisiennya pergerakan pengguna. Jalur pejalan kaki dan kendaraan yang bercampur, ditambah dengan zonasi ruang yang kurang tertata, membuat sirkulasi di dalam terminal menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain sirkulasi terminal terhadap pola pergerakan pengguna Terminal Jombor, serta mengidentifikasi apa saja faktor yang mempengaruhi sirkulasi tersebut untuk menilai seberapa pengaruh desain sirkulasi terhadap pengguna. Metode yang digunakan adalah mix method dimana hasil observasi lapangan dan dan data kuantitatif diolah menjadi skenario simulasi dalam software AnyLogic, yang menggunakan pendekatan agent-based modeling (ABM) untuk memvisualisasikan pola pergerakan pengguna secara dinamis dalam ruang terminal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain sirkulasi Terminal Jombor belum sepenuhnya mendukung sirkulasi pengguna secara efisien. Pada jam sibuk terjadi penumpukan di beberapa titik, terutama di area pembelian tiket dan ruang tunggu, dikarenakan sirkulasi ruang tunggu yang menyatu dengan sirkulasi parkir kendaraan. Faktor utama yang mempengaruhi sirkulasi adalah ketidakjelasan jalur pejalan kaki, serta kurangnya pemisah zonasi kendaraan dan pejalan kaki. Hal ini dapat diidentifikasi melalui simulasi pergerakan dan visualisasi heat mapping
EKSPLORASI METAFORA DALAM DESAIN PUSAT PENGEMBANGAN OLAHRAGA DAYUNG DI LONG STORAGE KALIMATI MOJOKERTO Ikhraam, Dimas Muhammad; Syari’ah, Arfiani; Noverma, Noverma
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10122

Abstract

Olahraga dayung merupakan cabang olahraga air yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan prestasi olahraga nasional sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai wisata olahraga. Long Storage Kalimati di Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu kawasan perairan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pusat olahraga dayung, didukung oleh karakteristik sumber daya air serta rekam jejak sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kompetisi tingkat daerah hingga provinsi. Namun demikian, kondisi fasilitas yang tersedia saat ini belum memadai untuk mendukung kegiatan pelatihan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep desain Pusat Pengembangan Olahraga Dayung di Long Storage Kalimati Mojokerto melalui eksplorasi desain arsitektur metafora guna meningkatkan daya tarik visual, kualitas fungsional, serta popularitas olahraga dayung di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan studi komparasi terhadap fasilitas olahraga dayung sejenis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, potensi kawasan, serta permasalahan tapak sebagai dasar perumusan konsep perancangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan metafora kombinasi unsur air dan perahu dengan konsep Flowing to Dream mampu merepresentasikan nilai kontinuitas, proses, dan pencapaian prestasi dalam wujud arsitektur yang komunikatif dan estetis. Konsep desain ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan fungsional fasilitas olahraga dayung sekaligus mendorong peningkatan minat masyarakat, prestasi atlet, dan pengembangan wisata olahraga yang berdampak positif bagi kawasan sekitar.
KARAKTERISTIK INVASI DAN FLEKSIBILITAS RUANG MASYARAKAT SEMPADAN SUNGAI (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KARANG MUMUS SAMARINDA) Rahman, Rizky Nur; Putra, Rulliannor Syah; Ririhena, Megan Afkasiga; Kurniawan, Muhammad Aldi; Hidayat, Muhammad Sarma
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10319

Abstract

Permukiman sempadan Sungai Karang Mumus di Samarinda telah eksis sejak lama dan membentuk pola hunian khas yang erat dengan dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Keberlanjutan hunian ini menimbulkan tantangan ekologis dan tata ruang kota, khususnya terkait program relokasi ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi karakteristik invasi ruang dan fleksibilitas spasial masyarakat sempadan sungai serta implikasinya terhadap penerimaan hunian vertikal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis concept-based research melalui observasi lapangan, pemetaan aktivitas, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa invasi ruang terjadi pada ranah domestik, sosial, dan ekonomi, sementara fleksibilitas ruang tercermin dalam negosiasi batas privat, semi privat, dan publik. Temuan ini mengindikasikan adanya mekanisme adaptasi khas yang membentuk gaya hidup masyarakat sempadan, yang sering kali luput dalam perancangan Rusunawa. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan desain hunian kolektif adaptif serta mendukung kebijakan perencanaan kota berkelanjutan di kawasan tepi air.
PERANCANGAN GREENHOUSE AEROPONIK BERBASIS IOT UNTUK OPTIMALISASI MIKROKLIMAT PEMBIBITAN KENTANG DI DATARAN TINGGI TROPIS Al Ashar, Ilham Ariawan; Andini, Jenny Febrina; Hermawan, Hermawan; Irfa’i, Ahmad; Prayoga, Gusti Ilman; Fatah, Ghani Al; Azzahra, Bunga Seroja Sanra; Anggoro, Aditya Dwi; Huda, Slamet Miftahul; Khoirullah, Azzam Ghozi; Rozabin, Abi Thri Nur; Hendrawan, Ahmad Latif; Puspita, Amy; Maulida, Zayyana
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10329

Abstract

Ketersediaan pangan global menghadapi tekanan besar akibat perubahan iklim dan pertumbuhan populasi yang pesat, sehingga diperlukan inovasi arsitektur pertanian yang adaptif terhadap dinamika lingkungan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan greenhouse aeroponik berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan experimental design-based research serta berfokus pada metode smart architecture engineering untuk mendukung pembibitan kentang (Solanum tuberosum L.) di dataran tinggi tropis. Sistem dirancang sebagai ruang arsitektural responsif yang mampu mengontrol suhu, kelembapan, dan pencahayaan secara real-time melalui sensor DHT22, BH1750, dan pH–TDS meter yang terhubung ke mikrokontroler ESP32. Implementasi desain adaptif berstruktur baja ringan dengan ventilasi silang dan material reflektif terbukti menjaga stabilitas suhu dalam rentang 18–21 °C dan kelembapan 80–90%, sesuai kebutuhan fisiologis tanaman. Hasil uji lapangan menunjukkan bahwa integrasi arsitektur tropis adaptif dan sistem kontrol IoT menghasilkan lingkungan mikroklimat yang stabil dengan efisiensi energi dan air yang tinggi. Penelitian ini menegaskan peran arsitektur dalam konteks pertanian presisi sebagai sistem termal dinamis yang responsif terhadap perubahan iklim. Model Sustainable Smart Greenhouse Architecture yang dihasilkan berpotensi menjadi solusi replikatif untuk kawasan dataran tinggi Indonesia dalam mewujudkan transformasi digital pertanian dan ketahanan pangan berkelanjutan.
ANALISIS STRUKTUR PAIRED STONES DAN VEGETASI DALAM PENGENDALIAN EROSI DI BENDUNGAN JLANTAH Prandono, Tri; Hendarti, Lely; Faqih, Nasyiin
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10536

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai respons tingginya laju erosi tanah di daerah rawan longsor sekitar Bendungan Jlantah, Karanganyar, yang dipicu interaksi faktor lingkungan dan aktivitas antropogenik, berimplikasi pada kerusakan ekosistem dan penurunan produktivitas lahan. Tujuan utama riset ini adalah mengembangkan teknik bioteknologi cerdas paired stones mengintegrasikan struktur batu berpasangan dengan vegetasi untuk mencapai pengendalian erosi yang efektif dan berkelanjutan serta meningkatkan stabilitas tanah. Metode yang digunakan meliputi analisis korelasi Pearson untuk mengidentifikasi hubungan antara kerapatan vegetasi, kemiringan lereng dan laju erosi, serta pengembangan model matematis laju erosi. Pelaksanaan eksperimen selama empat bulan dilakukan pada lereng kritis kemiringan 30°- 45°, melibatkan pemasangan paired stones batu vulkanik dan penanaman Vetiver. Meskipun karakteristik tanah menunjukkan kerentanan erosi tinggi (tekstur liat berpasir, pH masam-sedang dan bahan organik rendah), tanaman Vetiver menunjukkan adaptasi sangat baik dengan persentase hidup di atas 90%. Hasil komparasi menunjukkan efektivitas tertinggi pada kombinasi (paired stones + Vetiver), mencapai penurunan laju erosi sebesar 74,2% dengan kehilangan tanah hanya 18,7 ton/ha/tahun. Perlakuan ini melampaui efektivitas paired stones saja 55,1% dan Vetiver saja 45%, dibandingkan area kontrol 72,4 ton/ha/tahun. Secara keseluruhan, teknik paired stones dinilai adaptif, ramah lingkungan, ekonomis dan berkelanjutan, sehingga layak direplikasi sebagai solusi pengelolaan sumber daya alam.
INOVASI DESAIN ARSITEKTURAL DAN TEKNOLOGI CERDAS DALAM MITIGASI KEBISINGAN HUNIAN DI SEKITAR BANDARA ELTARI KUPANG Ndoen, Rhodys; Messakh, Jeni
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10564

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi desain arsitektural, material peredam cerdas, dan pendekatan sosial partisipatif untuk mitigasi kebisingan pada hunian di sekitar Bandara El Tari Kupang. Tingkat kebisingan eksternal yang tercatat 73,1–94,6 dB(A) signifikan melampaui baku mutu kawasan permukiman 55 dB(A), mengindikasikan bahwa selubung bangunan eksisting belum mampu memberikan perlindungan akustik yang memadai dan memerlukan strategi mitigasi yang terencana dan terintegrasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif–komparatif dipadukan dengan metode eksperimental semu dan partisipatif melalui karakterisasi elemen arsitektural eksisting, pengembangan tiga skenario prototipe hunian responsif (modifikasi fasad geometrik, material peredam cerdas, dan vegetasi berlapis), serta evaluasi akustik menggunakan analisis Transmission Loss (TL) dan noise mapping. Pendekatan sosial diintegrasikan melalui kuesioner dan workshop untuk menggali persepsi gangguan, literasi akustik, dan kesiapan masyarakat mengadopsi desain adaptif sebagai bagian dari pemberdayaan. Hasil simulasi menunjukkan skenario material peredam cerdas memberikan reduksi tertinggi (15–18 dB(A)), sedangkan kombinasi ketiga skenario menghasilkan efek peredaman berlapis yang menurunkan kebisingan ruang dalam mendekati batas kenyamanan hunian. Penelitian menghasilkan prototipe hunian adaptif, paket intervensi bertahap sesuai kemampuan warga, dan model edukasi berbasis komunitas yang menawarkan rekomendasi desain berbasis bukti bagi arsitek, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengembangan hunian berkelanjutan di kawasan bising bandara.
ARSITEKTUR ORGANIK UNTUK REVITALISASI PASAR TRADISIONAL BERBASIS SOSIO–EKOLOGI DI KABUPATEN TOLITOLI Ali, Moh. Mudassir
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10628

Abstract

Pasar tradisional memiliki fungsi vital sebagai pusat aktivitas sosial-ekonomi masyarakat, termasuk di Kabupaten Tolitoli yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada sektor perikanan, pertanian, dan perdagangan rakyat. Namun, kondisi fisik pasar tradisional di Tolitoli masih menghadapi sejumlah permasalahan, seperti penataan ruang yang tidak terorganisir, sirkulasi yang semrawut, sanitasi kurang memadai, serta minimnya identitas ruang yang merepresentasikan karakter sosio–ekologi pesisir. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep revitalisasi pasar tradisional berbasis sosio–ekologi melalui pendekatan arsitektur organik yang menekankan keselarasan antara aktivitas pengguna, lingkungan, dan bentuk arsitektur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi literatur, dan analisis ruang terhadap aktivitas pedagang, konsumen, tipe komoditas, serta konteks ekologis pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip arsitektur organik seperti integrasi dengan alam, material lokal, fleksibilitas ruang, dan harmonisasi bentuk-fungsi dapat mengarahkan desain revitalisasi yang adaptif terhadap pola aktivitas sosial dan kondisi ekologis pesisir Tolitoli. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi konsep perancangan pasar tradisional yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas sosio–ekologi kawasan pesisir.
KONSEP ISLAM ARSITEKTUR PINTU PENDEK DI MASJID WALI HADIWARNA KUDUS DAN MASJID AGUNG CIPTARASA CIREBON Hermanto, Heri
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i2.10714

Abstract

Masjid Wali Hadiwarna  yang dibangun tahun 458 M merupakan salah satu peninggalan masjid Jawa kuno yang ada di Kota Kudus. Selain umurnya lebih tua dari Masjid Menara Kudus (459 M), di dalam masjid terdapat gapura yang bentuknya menyerupai candi bentar atau gapura Padureksan  pada arsitektur Hindu. Komponen arsitektur lainnya yang menarik adalah ukuran pintu masuk yang pendek dan kecil pada gapura Padureksan, sehingga hanya cukup untuk satu orang yang masuk dan harus menunduk. Konsep pintu pendek masjid ternyata tidak hanya ditemukan di Kudus tetapi ditemukan juga di beberapa masjid di Cirebon antara lain masjid Agung Sang Ciptarasa. Yang menjadi pertanyaan adalah, konsep apakah yang mendasari terbentuknya arsitektur pintu pendek pada Masjid Wali Hadiwarna dan Masjid Agung Sang Ciptarasa mengingat konsep tersebut tidak terdapat pada Arsitektur candi Hindu ataupun Budha. Maka tujuan dari penelitian ini adalah; 1) Mengidentifikasi penggunaan konsep arsitektur pintu pendek pada arsitektur Islam khusunya masjid Jawa, 2) Menemukan konsep yang dipakai pada arsitektur pintu pendek masjid Wali Hadiwarna kudus dan Masjid Agung Sang Ciptarasa Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan cara  observasi, perekaman data, dan menggali dari sumber primer historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa konsep Arsitektur pintu pendek masjid berasal dari Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 58. Penemuan tersebut sangat penting dan mengindikasikan bahwa para wali penyebar agama Islam di Jawa di dalam membangun arsitekturnya memang mengakomodasi nilai-nilai lokal tetapi juga memegang teguh prinsip prinsip Islam yang bersumber dari Al Qur’an.

Page 1 of 1 | Total Record : 9