cover
Contact Name
Nursan
Contact Email
mnursan@yahoo.co.id
Phone
+6281915849785
Journal Mail Official
jurnal.agroteksos@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Majapahit No 62 Mataram, NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agroteksos
Published by Universitas Mataram
ISSN : 08528268     EISSN : 26854368     DOI : https://doi.org/10.29303/agroteksos
Agroteksos merupakan jurnal pertama yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Agroteksos terdaftar di LIPI dengan p-ISSN (p-ISSN No. 0852-8268) pada 25 Mei 2007, dan e-ISSN (e-ISSN No. 2685-4368) pada 19 Juli 2019, Agroteksos menerbitkan minimal 6 artikel dalam satu edisi yang terbit 3 kali dalam setahun. Untuk peningkatan kualitas, Agroteksos telah menggunakan sistem jurnal online OJS 3. Agroteksos adalah Jurnal Ilmiah Pertanian yang memuat tulisan-tulisan hasil penelitian dan gagasan ilmiah di bidang Ilmu Pertanian, yang meliputi aspek Agronomi (termasuk kajian Pemuliaan, Produksi dan Perlindungan Tanaman, dan Ilmu Tanah), Teknologi dan Sosial Ekonomi Pertanian ( Agroteksos). Agroteksos diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram tiga kali dalam setahun (April, Agustus, dan Desember). Redaksi menerima artikel dalam bahasa Indonesia dan Inggris, baik dari universitas maupun luar universitas, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 442 Documents
ANALISIS DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KAKAO INDONESIA DI PASAR GLOBAL Biky, Muhammad Amir; Hermawan, Andy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1283

Abstract

Kakao merupakan komunitas perkebunan subsektor pertanian yang menyumbang pertumbuhan perekonomian Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis daya saing dan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kakao Indonesia di pasar internasional. Metode dalam penelitian ini menggunakan data sekunder. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), databoks, UN Comtrade, dan International Cocoa Organization (ICCO). Untuk menilai daya saing kakao Indonesia di pasar global, data diolah secara kuantitatif dengan menggunakan analisis Revealed Comparative Advantage (RCA). Kemudian dilanjutkan dengan analisis Regresi Linier Berganda yang mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi daya saing dan fakto-faktor yang mempengaruhi ekspor kakao Indonesia di pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya saing ekspor kakao Ekuador dan Nigeria jauh di atas Indonesia. Namun, karena Indonesia memiliki nilai RCA rata-rata 2.255, maka Indonesia lebih berdaya saing dibandingkan negara lain yang mengekspor biji kakao, seperti Jerman dan Kolombia. Volume Ekspor Kakao Indonesia-Global adalah satu-satunya faktor yang mempengaruhi ekspor kakao indonesia secara signifikan dengan nilai Sig. 0,000 dan nilai t hitung 7,774. Harga ekspor kakao dan nilai tukar AS tidak memiliki dampak yang terlihat. Daya saing kakao Indonesia harus ditingkatkan, demikian pula bantuan dan keterlibatan pemerintah, termasuk diseminasi teknologi budidaya kepada petani kakao di indonesia.
STUDI KUALITAS VERMIKOMPOS DARI CACING AFRICAN NIGHT CRAWLER (EUDRILLUS EUGENIAE) PADA MEDIA CAMPURAN BAGLOG JAMUR TIRAM DAN KOTORAN SAPI YANG DITAMBAHKAN BERBAGAI JENIS BAHAN ORGANIK Nirmala, Tiara Dwi; Susilowati, Lolita Endang; Dewi, Rika Andriati Sukma; Suriadi, Ahmad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1260

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas vermikompos dari cacing African Night Crawler (Eudrillus eugeniae) pada media campuran baglog jamur tiram dan kotoran sapi yang ditambahkan berbagai jenis bahan organik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan: V0 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi 1:1), V1 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Bayam 1:1:1), V2 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Kangkung 1:1:1), V3 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Rumput Teki 1:1:1), V4 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Rumput Gajah 1:1:1), V5 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Eceng Gondok 1:1:1), dan V6 (Baglog Jamur Tiram + Kotoran Sapi + Biomassa Jagung 1:1:1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan organik pada media vermikompos berpengaruh nyata terhadap C-Organik, N-Total, C/N Rasio, Fe-Total dan Zn-Total dan tidak berpengaruh nyata terhadap pH vermikompos. Rata-rata semua perlakuan telah memenuhi spesifikasi layak berdasarkan SNI No. 19-7030-2004 sehingga sudah dapat digunakan sebagai pupuk organik.
ANALISIS SUMBER NAFKAH RUMAHTANGGA NELAYAN DI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Yusuf, Muhammad -; Husni, Syarif; Nursan, Muhammad
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1359

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1). Mengidentifikasi jenis sumber nafkah rumah tangga nelayan di Kecamatan Sape Kabupaten Bima; (2) Menganalisis pendapatan dari sumber nafkah dan kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga nelayan di Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rumah tangga nelayan di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, memiliki empat sumber utama mata pencaharian, yakni: (a) nelayan mikro dengan kapal 15 DWT, (b) kapal 7,5 DWT, (c) kapal 4,5 DWT, dan (d) buruh nelayan; (2) Pendapatan bulanan nelayan mikro berkisar antara Rp10,25 juta hingga Rp56,46 juta. Nelayan dengan kapal 15 DWT mencatat pendapatan tertinggi sebesar Rp56,46 juta, berkontribusi 94,75% terhadap total pendapatan rumah tangga. Nelayan 7,5 DWT memperoleh Rp45,34 juta (93,80%), sedangkan nelayan 4,5 DWT hanya Rp8,65 juta (23,20%). Sementara itu, buruh nelayan mencatat pendapatan Rp3,87 juta dengan kontribusi 50,26%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERAPAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) PADA TANAMAN SAYURAN KABUPATEN AGAM, SUMATERA BARAT Sari, Nila
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1300

Abstract

Integrated pest management (IPM) is a planned and coordinated effort for sustainable and environmentally sound agricultural development so that pests and diseases remain at the threshold and production continues to increase. The purpose of this paper is to analyze the factors that influence the application of IPM. The research was conducted in Kenagarian Koto Tinggi, Agam Regency. The number of research samples was 90 farmers who were determined using the Slovin formula. Field research began in April to May 2022. Primary data were collected through questionnaires, in-depth interviews and observations for farmer characteristics variables including age, formal education, length of farming, land area owned, family dependents, status in farmer groups and farmer motivation towards IPM. IPM. Furthermore, the research variables also include perceptions of IPM extension variables, the role of extension agents, environmental support and the nature of innovation. Data processing is done descriptively and to see the factors that influence the application of IPM with multiple linear regression test by previously transforming ordinal data into intervall data. The results of multiple linear regression test showed that the factors that significantly affect the application of IPM by farmers are the length of farming, farmer motivation, the role of extension workers as facilitators and motivators, the availability of production facilities and market opportunities as well as relative advantage and easy to observe.
MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADes) (Studi Pada BUMDes Batu Penaning Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa) Hidayat, Rahmat; Supriyadi, Supriyadi; Husni, Husni
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i3.1326

Abstract

BUMDes adalah lembaga ekonomi yang dibentuk dan dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa berdasarkan kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa tersebut. Tujuan pembentukannya adalah untuk memperkuat perekonomian desa dengan berlandaskan pada kebutuhan serta potensi lokal. Sebagai lembaga ekonomi, Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) Menganalisis struktur manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Penaning di Desa Berare kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. 2) Menganalisis cara pengelolaan dana yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Penaning di Desa Berare kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam strategi dan praktik manajemen yang diterapkan oleh BUMDes Batu Penaning. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh BUMDes dalam menjalankan usahanya, termasuk keterbatasan modal, dukungan kebijakan, dan kemampuan manajerial. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa anggaran BUMDes Batu Penaning pada tahun 2021 sebesar Rp. 70.000.000, sedangkan pada tahun 2022-2023 mengalami peningkatan sebesar. 100.000.000. Adapun bentuk usaha BUMDes Batu Penaning yaitu simpan pinjam, dan pemberian modal khusus untuk pertanian. Dengan adanya program dan anggaran yang diberikan oleh pemerintah desa, BUMDes memiliki tanggung jawab untuk mengelola dana tersebut guna mendukung peningkatan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Berare. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa Manajemen BUMDes Batu Penaning Desa Berare berfokus pada peningkatan pendapatan asli desa melalui implementasi berbagai program. Program-program ini dijalankan secara kolaboratif dengan masyarakat desa, Pengelolaan dana oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Penaning di Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, memanfaatkan dana desa sebagai sumber utama modal untuk mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat. Dalam pengelolaannya, BUMDes ini menjalankan beberapa usaha yang relevan dengan potensi lokal, seperti simpan pinjam, dan pemberian modal untuk pertanian. Dengan demikian, BUMDes berperan strategis dalam memberdayakan masyarakat dan memajukan ekonomi desa secara mandiri.
KEAMANAN PANGAN PRODUK OLAHAN LAHAN KERING DI KOTA MATARAM Aini, Kurratul; Sjah, Taslim; Zainuri, Zainuri; Hayati, Hayati; Budastra, I Ketut
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi berbagai jenis produk olahan pangan yang berasal dari komoditas lahan kering; (2) Menganalisis keamanan pangan produk olahan lahan kering yang dipasarkan di Kota Mataram; dan (3) Menentukan tindakan lanjutan untuk menjamin keamanan produk olahan pangan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kota Mataram dengan metode survei. Produk olahan pangan yang di pasarkan di Kota Mataram dijadikan sebagai unit analisis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku yang berasal dari komoditas lahan kering adalah jagung, ubi kayu, ubi jalar, sorgum, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang mete, dan lebui. Masing-masing bahan baku menghasilkan produk yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 6 jenis produk olahan. Bahan baku dari kedelai menghasilkan 6 jenis produk olahan, yaitu cookies, kripik tahu, peyek, kripik tempe, kedelai goreng dan sambal kedelai. Sebagian besar (78%) produk olahan lahan kering di Kota Mataram, telah memiliki izin P-IRT, sehingga dapat dikelompokkan sebagai produk yang telah memenuhi standar keamanan pangan. Produk olahan pangan yang memiliki izin P-IRT termasuk tortilla, opak, tepung sorgum, beras sorgum, cookies, keripik ubi kayu, keripik ubi jalar, kremes, pia, sambal kedelai, kedelai goreng dan kacang mete goreng. Sebagian kecil (22%) produk olahan pangan di Kota Mataram belum memiliki izin P-IRT termasuk marning, keripik talas, nting-nting, dipang, kripik tahu dan peyek. Produk olahan pangan yang sudah memiliki izin P-IRT harus mempertahankan izinnya dengan baik. Jika sudah habis masa berlakunya maka harus diperpanjang supaya keberlangsungan usahanya tetap berjalan dengan baik. Produk olahan pangan yang belum mempunyai izin P-IRT harus mengurus izin P-IRT supaya cakupan usahanya lebih besar segmen pasarnya.
EVALUASI SIFAT KUANTITATIF FAMILI SAUDARA TIRI (HALF-SIB) PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN KERING Sudika, I Wayan; Sutresna, I Wayan; Sanggabuana, Lalu Juan Wisnawadi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat kuantitatif seluruh famili saudara tiri tanaman jagung berdasarkan total skor sifat sudut daun, umur panen, dan hasil serta mengetahui parameter genetik sifat kuantitatif seluruh famili saudara tiri. Penelitian dilakukan pada bulan April – Agustus 2023. Rancangan acak kelompok, digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah perlakuan sebanyak 225 entres yang berasasal dari 75 tetua jantan. Setiap perlakuan diulang sebanyak dua kali sehingga terdapat 450 unit percobaan. Data hasil penelitian dianalisa dengan sistem skoring atas dasar sifat sudut daun, umur panen dan hasil. Analisis sidik ragam pada taraf 5 persen, juga digunakan untuk memperoleh nilai parameter genetik (heritabilitas). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa famili saudara tiri terpilih sebanyak 13, yaitu famili nomor 48, 50, 26, 28, 42, 47, 12, 43, 20, 32, 61, 64, dan 60. Faktor genetik dan lingkungan berkontribusi sama terhadap hampir seluruh sifat kuantitatif kecuali sifat umur keluar malai dan umur keluar rambut tongkol yang dipengaruhi oleh lingkungan. Sifat hasil memiliki korelasi genotipik positif nyata dengan tinggi tanaman, diameter batang, umur panen, bobot 1.000 biji, panjang tongkol, diameter tongkol dan bobot brangkasan segar. Sifat sudut daun memiliki korelasi genotipik negatif nyata dengan diameter batang, umur panen, panjang tongkol, jumlah daun segar, dan bobot berangkasan segar. Sifat umur panen memiliki korelasi genotipik negatif nyata dengan sudut daun. Ketiga belas famili terpilih, perlu dilakukan rekombinasi genetik untuk membentuk populasi hasil seleksi saudara tiri siklus pertama.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN BURUH TANI WANITA DI KECAMATAN PONDOK KUBANG KABUPATEN BENGKULU TENGAH Saputra, Andes Andrean; Romdhon, Muhamad Mustopa; Sukiyono, Ketut; Saleh, Yopi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1307

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis pendapatan buruh tani wanita di Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah, kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder. Sampel penelitian menggunakan metode sensus dengan melibatkan seluruh buruh tani wanita sawah yang berjumlah 146 orang sebagai responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Uji F menunjukkan nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel dan signifikan sehingga secara simultan semua variabel berpengaruh signifikan terhadap pendapatan buruh tani wanita. Uji T menunjukkan tingkat pendidikan berpengaruh positif signifikan. Jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan. Sedangkan usia dan pengalaman kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan buruh tani wanita di Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Diharapkan buruh tani yang lebih berpengalaman dapat berbagi keterampilan dengan yang lebih baru untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatannya. Kata kunci: pendapatan; faktor-faktor yang mempengaruhi; usahatani padi; buruh tani wanita Abstract This study analyzes the income of female farm laborers in Pondok Kubang District, Central Bengkulu Regency, their contribution to household income and the factors that influence it. The research method uses a quantitative descriptive approach with primary and secondary data. The research sample uses a census method involving all 146 female rice field farm laborers as respondents. The data were analyzed using multiple linear regression. The F test shows that the F count value is greater than the F table value and is significant so that simultaneously all variables have a significant effect on the income of female farm laborers. The T test shows that the level of education has a significant positive effect. The number of family members does not have a significant effect. While age and work experience have a negative and significant effect on the income of female farm laborers in Pondok Kubang District, Central Bengkulu Regency. It is hoped that more experienced farm laborers can share skills with newer ones to increase their productivity and income. Keywords: income; influence factors; rice farming; woman farm workers
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN RETURN ON INVESTMENT USAHATANI TOMAT DI KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nabilah, sharfina; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Febrilia, Baiq Rika Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai BEP dan ROI usahatani tomat di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif analisis. Penelitian dilaksanakan di tiga Desa di Kecamatan Batukliang Utara, yaitu Desa Karang Sidemen, Desa Aik Bukak, dan dan Desa Lantan. Penentuan responden dilakukan secara sensus yaitu dengan pengambilan sampel secara keseluruhan dari populasi. Jumlah responden ditetapkan sebanyak 25 petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) BEP produksi sebesar 282,49 kg, BEP penerimaan sebesar Rp2.219.052, dan BEP harga sebesar Rp3.812/kg, artinya petani sudah mendapatkan keuntungan dari kegiatan usahatani tomat karena hasil produksi tomat di kecamatan Batukliang sebesar 1.876 lebih tinggi dari nilai BEP produksi; kemudian penerimaan yang diperoleh petani yaitu sebesar Rp14.124.000 lebih tinggi dari nilai BEP penerimaan, dan harga jual tomat yaitu sebesar Rp7.720 lebih tinggi dari nilai BEP harga. (2) Nilai ROI yang diperoleh sebesar 97% artinya usahatani tomat di Kecamatan Batukliang Utara layak dijalankan karena menguntungkan.
ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI UBI KAYU DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Hidayanti, Anna Apriana; Mandalika, Eka Nurminda Dewi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1349

Abstract

Food security at the farmer household level can be measured through several indicators, one of which is income and food and non-food expenditure. These factors can be a reference to see household-level food security. The greater the income, the greater the purchasing power and thus the greater the level of household welfare. One of the many agricultural products in Indonesia is cassava. In an effort to maintain the stability of food security of cassava farmers, this study aims to determine what factors affect the food security of cassava farming households in Central Lombok Regency. With the dependent variable is market share and the independent variable is the level of monthly income, participation in PKK activities, the number of dependents and age and food and non-food expenditures. And the results of this study are variables that have a significant influence on the food security of farmer households are participation in PKK activities and household expenditures of cassava farmers, with a significant value of 0.03 less than the value of 0.05, and the second variable that has a significant influence on household food security is the variable food and non-food expenditure of 0.0001.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025 Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025 Vol 34 No 3 (2024): Jurnal Agroteksos Desember 2024 Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024 Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024 Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023 Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023 Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023 Vol 32 No 3 (2022): Jurnal Agroteksos Desember 2022 Vol 32 No 2 (2022): Jurnal Agroteksos Agustus 2022 Vol 32 No 1 (2022): Jurnal Agroteksos April 2022 Vol 31 No 1 (2021): Jurnal Agroteksos April 2021 Vol 31 No 3 (2021): Jurnal Agroteksos Desember 2021 Vol 31 No 2 (2021): Jurnal Agroteksos Agustus 2021 Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Agroteksos Agustus 2020 Vol 30 No 3 (2020): Jurnal Agroteksos Desember 2020 Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Agroteksos April 2020 Vol 29 No 3 (2019): Jurnal Agroteksos Desember 2019 Vol 29 No 2 (2019): Jurnal Agroteksos Agustus 2019 Vol 29 No 1 (2019): Jurnal Agroteksos April 2019 Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Agroteksos Agustus 2018 Vol 24 No 3 (2014): jurnal Agroteksos 3 Desember 2014 Vol 13 No 3 (2003): Jurnal Agroteksos 3 Oktober 2003 Vol 28 No 3 (2018): Jurnal Agroteksos Desember 2018 Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Agroteksos April 2018 Vol 13 No 4 (2003): Jurnal Agroteksos januari 2003 Vol 7 No 3 (1997): JURNAL ILMIAH AGROTEKSOS 1997 Vol 26 No 2 (2016): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2016 Vol 26 No 1 (2016): jurnal agroteksos 1 April 2016 Vol 26 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 3 Desember 2015 Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Agroteksos 2 Agustus 2015 Vol 25 No 1 (2015): jurnal agroteksos 1 April 2015 More Issue