cover
Contact Name
Tambun
Contact Email
tambunsimarsoit@gmail.com
Phone
+6281375020453
Journal Mail Official
tambunsimarsoit@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Romeby Lestari Blok C, No C14 Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi
ISSN : 23029668     EISSN : 28091183     DOI : https://doi.org/10.35335/fruitset
Core Subject : Agriculture,
Diterbitkan oleh Institute Of Computer Science (IOCS). Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Terbit perdana pada Desember 2012. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi merupakan jurnal ilmiah yang dapat memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan penelitian dibidang agroteknologi dan Ilmu Pertanian yang mencakup bidang genetika, pemuliaan tanaman, teknologi benih, hama, gulma, dan penyakit, budidaya tanaman, Ekonomi Pertanian serta ilmu dan kesuburan tanah
Articles 252 Documents
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT PB DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN HORTIKULTURA Donatus Rendo; Maria Tensiana Tima
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi logam berat Pb di kebun hortikultura Kelurahan Rewarangga Selatan. Kontaminasi logam berat Pb diakibatkan oleh penggunaan pupuk fosfat secara terus menerus dan juga logam berat Pb berasal dari limbah domestik yang masuk melalui air irigasi. Logam berat Pb diekstraksi menggunakan metode destruksi basa dan hasil analisis dengan spektrofotometer serapan atom menunjukan konsentrasi Pb sebesar 52 ppm. Hasil analisi sifat kimia tanah menujukkan pH tanah bersifat netral dengan nilai pH 6,2-6,8. Nilai kapasitas tukar kation cukup tinggi yaitu sebesar 65,6 Meq/100g yang menunjukkan tingkat kesuburan tanah yang masih bagus. C-Organik juga menunjukan nilai yang tinggi yaitu sebesar 3,67 %. Hal ini  mengindikasikan banyaknya senyawa organik seperti asam humat dan asam fulfat yang dapat membentuk senyawa kompleks dengan logam berat Pb. Dari hasil analisis sifat kimia tanah diprediksikan bahwa logam berat Pb sulit teradsorpsi oleh tanaman, karena kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan logam berat Pb berada dalam bentuk ion Pb2+ yang mudah diserap oleh tanaman.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG KAPRI (Pisum sativum L.) AKIBAT PEMBERIAN KONSENTRASI POC DAN DOSIS POSFOR Irawaty Rosalyne
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang kapri merupakan salah satu jenis polong-polongan yang banyak digunakan dalam masakan. kacang kapri juga mengandung vitamin, mineral, serta nutrisi yang baik untuk kesehatan jantung dan tulang. Salah satu faktor yang berperan penting dalam peningkatan produktivitas pada tanaman kacang kapri adalah pemupukan, baik itu pupuk organik maupun anorganik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman kacang kapri ( pisum sativum l.) akibat pemberian konsentrasi poc dan dosis posfor maka dilakukan penelitian di Pematang Siantar, Kab.Simalungun dengan ketinggian  ± 700 m dpl  pada bulan Maret-Mei 2022 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan jumlah 16 kombinasi perlakuan, jumlah 3 ulangan, jumlah per plot 50 tanaman, dan ukuran plot 200cm x 200cm. Parameter yang diamati tinggi tanaman (cm), Jumlah polong per tanaman, Jumlah polong per plot, Berat polong per tanaman (g), Berat polong per plot (kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian Poc ada respon nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong per plot, berat polong per tanaman dan berat  polong per plot pada umur 4 MST, 5 MST, dan 6 MST. Pemberian pupuk Posfor ada respon nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong per plot, berat polong per tanaman dan berat polong per plot pada umur 4 MST, 5 MST, dan 6 MST.Kombinasi pemberian poc dan pupuk Posfor ada respon nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah polong per plot, berat polong per tanaman dan berat polong per plot pada umur 4 MST, 5 MST, dan 6 MST.
PERBANDINGAN PERTUMBUHAN TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DENGAN SISTEM PENANAMAN SINGLE ROW DAN DOUBLE ROW Mundhir Muktafa; Anna Kusumawati; Dwi Aryani Suryaningrum; Azhari Rizal; Muhammad Mustangin; Ratna Sri Harjanti; Yunaidi Yunaidi
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v11i4.4240

Abstract

Single row and double row are sugarcane planting systems commonly used for cultivating sugarcane. Sugar cane is a tropical plant that is used as raw material for making sugar. Different sugarcane planting systems can cause different growth of sugarcane plants. The aim of this research is to determine the differences in sugarcane plant growth using single row and double row planting systems. This research was carried out using a non-factorial randomized block plan consisting of 2 treatments, namely single row and double row planting systems with 6 blocks in each treatment with a total of 150 plants per treatment. Observational variables included plant height, stem diameter, number of leaves, number of tillers, number of internodes, stem weight per meter and population. The data obtained were analyzed using the t-test using a level of 5%. The results showed that the one-line treatment had a significant effect on the parameters of plant length, number of tillers, stem weight per meter, and population but did not produce significantly different results on the parameters of stem diameter, number of leaves, and number of internodes
IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG DI KAMPUNG KUPER DISTRIK SEMANGGA KABUPATEN MERAUKE Mani Yusuf; Anwar Anwar; Maya Sari Rupang; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Adrianus Adrianus; Abdul Rizal
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaanya dalam sistem  budidaya tanaman. Keberadaan gulma pada tanaman budidaya dapat menurunkan produksi tanaman secara signifikan jika melewati periode kritisnya. Setiap gulma memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap tanaman termasuk tanaman jagung dan memiliki keanekaragaman gulma yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gulma yang tumbuh pada lahan budidaya tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Kuper Distrik Semangga Kabupaten Merauke dengan menggunakan metode pendekatan kuantitafif dan kualitatif.  Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung jumlah jenis dan kerapatan gulma, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan morfologi akar, nama lokal dan famili gulma. Gulma yang ditemukan di identifikasi dan jumlah gulma yang diperoleh dihitung berdasarkan jenis gulma, kerapatan mutlak, dan kerapatan nisbi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi sederhana untuk jenis gulma yang tumbuh pada tanaman jagung.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma yang ditemukan pada lahan budidaya tanaman jagung sebanyak 13 jenis dengan kerapatan tertinggi diperoleh pada gulma Digitaria ischaemum dibandingkan jenis gulma lainnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KOPI INDONESIA DI PASAR JEPANG Suhela Putri Nastuion Nasution; Abdurrozzaq Hasibuan
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 4 (2023): October: Agriculture
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v11i4.4279

Abstract

The aim of the research is to determine the factors that influence Indonesian coffee exports to the Japanese market. The independent variables contained in this research are Japan's Gross Domestic Product (GDP), world coffee prices, Japanese coffee prices, exchange rates and Indonesian coffee production, while the dependent variable in this research is Indonesian coffee exports to the Japanese market. Monthly secondary data (Time Series) for the period January 2010 to December 2021. Data sources were obtained from the Central Statistics Agency (BPS), the International Coffee Organization (ICO), the Directorate General of Plantations and the World Bank. Data analysis used multiple linear regression. Simultaneous test results (F Test), the variables Gross Domestic Product (GDP), world coffee prices, Japanese coffee prices, exchange rates, and Indonesian coffee production simultaneously have a significant effect on Indonesian coffee exports to the Japanese market. The results of the partial test (t test), the variables Gross Domestic Product (GDP), world coffee prices, Japanese coffee prices and Indonesian coffee production partially have a significant effect on Indonesian coffee exports to the Japanese market. Meanwhile, the exchange rate variable partially has an insignificant effect on Indonesian coffee exports to the Japanese market.
LIMBAH SERABUT KELAPA SAWIT SEBAGAI CAMPURAN MEDIA BUDIDAYA BAWANG DAYAK Jojon Soesatrijo
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 6 (2023): February: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v10i6.3510

Abstract

Limbah serabut kelapa sawit adalah limbah yang dihasilkan dari proses pemanenan dan produksi kelapa sawit. Limbah serabut kelapa sawit masih banyak belum dimanfaatkan dengan baik. Bawang dayak (Eleutherine palmifolia) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang dapat dijadikan sebagai tanaman yang berkhasiat sebagai obat alami yang sudah digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat didaerah Kalimantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sub soil dan limbah serabut kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan kandungan Flavonoid pada tanaman bawang dayak. Penelitian ini dimulai pada Oktober 2022 – Januari 2023 disusun menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAK) non faktorial. Perlakuan yang diujikan pada penelitian ini adalah perbandingan limbah serabut kelapa sawit dengan sub soil yakni P0 (100% sub soil), P1 (75% sub soil + 25% limbah serabut kelapa sawit) dan P2 (50% sub soil + 50% limbah serabut kelapa sawit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam serabut kelapa sawit belum dapat dijadikan sebagai alternatif media tanam untuk budidaya bawang dayak (Eleutherine palmifolia). Komposisi media tanam yang dapat menghasilkan pertumbuhan bawang dayak yang maksimal adalah 100% sub soil dan kandungan Flavonoid pada umbi bawang dayak dengan pemberian sub soil dan serabut kelapa sawit yaitu 0,0749% - 0,0830%.
PERBANYAKAN EUPHORBIA HETEROPHYLLA L. SECARA STEK DENGAN PEMBERIAN ZPT-ATONIK Jojon Soesatrijo
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 6 (2023): February: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v10i6.3567

Abstract

Penelitian tentang perbanyakan tanaman beneficial plants Euphorbia heterophylla L, dilakukan pada bulan Agustus hingga Nopember 2022 yang bertempat di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi hormon atonik yang efektif untuk perbanyakan stek Euphorbia heterophylla. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri atas 5 taraf perlakuan, setiap perlakuan terdiri atas empat ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah P0 = kontrol (tanpa ZPT), P1 = 1 ml atonik/ liter air, P2 = 2 ml atonik/ liter air, P3 = 3 ml atonik/ liter air dan P4 = 4 ml atonik/ liter air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah ruas, jumlah daun, jumlah tunas, persentase hidup, jumlah bunga, dan waktu munculnya bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ZPT atonik memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 8 minggu setelah tanam. Penggunaan ZPT tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah ruas, jumlah tunas dan persentase hidup tanaman Euphorbia heterophylla. Perlakuan terbaik berdasarkan data tinggi tanaman adalah pada perlakuan P1 yaitu 1 ml ZPT per liter air dengan umur 8 MST, berdasarkan jumlah daun perlakuan terbaik adalah pada perlakuan P3 yaitu 3 ml ZPT per liter air dengan umur 8 MST.
ADAPTASI PENYULUH PERTANIAN DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Rusdiyana, Eksa; Permatasari, Putri; Yunita, Fitrin; Astari, Rizka Dwi
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan work from home (WFH) selama pandemi COVID 19 sangat membatasi kegiatan penyuluhan pertanian yang mengakibatkan adanya perubahan dalam pelayanan informasi kepada petani. Akses teknologi petani yang masih rendah menjadi tantangan penyelenggaraan penyuluhan pertanian secara online. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan adaptasi penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta implementasi penyuluhan pertanian selama pandemi COVID 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode analisis model interaktif. Informan penelitian ini adalah penyuluh pertanian lapang seluruh Indonesia yang dipilih secara purposive sampling menggunakan google form sebanyak 200 orang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penyuluh mulai melakukan adaptasi dalam melaksanakan tugas sebagai penyuluh dengan menyesuaikan berbagai kegiatan mulai perlindungan diri sendiri dengan capaian adaptasi sebesar 78,46% (3,92), perlindungan diri dengan orang lain dengan capaian adaptasi sebesar 3,55  (71,03%), dan meningkatkan produktivitas kerja dengan capaian adaptasi sebesar 3,71 (74,24%).
ANALISIS PENDAPATAN INDUSTRI TAHU (Studi Kasus pada Industri Rumah Tangga Tahu “KALKID” di Desa Kalitinggar Kidul Kabupaten Purbalingga) Ayu Sitanini
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v11i5.4305

Abstract

This study aims to identify the tofu processing industry in Kalitinggar Kidul village, Purbalingga district and determine the income level from the production of tofu "KALKID" in Kalitinggar Kidul village, Padamara, Purbalingga district. This study is a type of descriptive study using a quantitative research method that can be represented by numbers that describe and analyze the tofu producers increasing their sales. Based on the description of the research results and the analysis that has been done, it shows that the technology used is still traditional, but the manufacturers process the soybeans to make tofu very clean, which can be a good example. for other tofu industries. and the waste generated from processing soybeans into tofu is sold to beef farmers. Domestic Tofu Industry Sales Analysis "KALKID" achieved a turnover of Rp 28,561,000 in 4 months from October 2022 to March 2023. The business run by tofu maker "KALKID" has been profitable so far, so it's worth continuing. This is demonstrated by the magnitude of the RCR value greater than 1 (one).
PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK KENARI (CANARIUM VULGARE SP) TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK BROWNEIS COKLAT KUKUS Hemy R Djasibanim; Febby S Duka; Anita T Dimu Lobo
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brownies coklat kukus merupakan salah satu produk makanan yang sangat digemari oleh semua kalangan yakni anak-anak maupun orang dewasa. Dalam pengolahan brownies coklat kukus dengan penambahan minyak kenari dengan jumlah yang berbeda akan memperbaiki tekstur dan menambah cita rasa serta meningkatkan nilai gizi dari produk brownies yang dihasilkan. Semakin banyak penggunaan minyak kenari maka brownies yang dihasilkan teksurnya semakin lembut, rasanya semakin gurih atau enak dan warnanya coklat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan salah satu perlakuan terbaik penambahan minyak kenari (Canarium vulgare sp) terhadap kualitas organoleptik browneis coklat kukus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakukan dan 3 ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah uji sensorik yakni tekstur, rasa dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak kenari dalam pembuatan brownies coklat kukus memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tekstur, rasa dan warna brownies. Sedangkan Perlakuan D (200 ml minyak kenari) merupakan perlakuan terbaik dari segi tektur, rasa dan warna brownies coklat kukus yang dihasilkan.

Page 11 of 26 | Total Record : 252