cover
Contact Name
Askar Nur
Contact Email
staiddimakassar@gmail.com
Phone
+6285299775325
Journal Mail Official
jurnal.addariyah@gmail.com
Editorial Address
Sultan Alauddin
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ad-Dariyah
ISSN : -     EISSN : 28097815     DOI : -
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya is a scientific journal published by Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad (STAI DDI) Kota Makassar. This Journal contains research and conceptual articles (either qualitative field or qualitative literature) with a focus on studies of Religious, social sciences, history, economics, sociology, geography, anthropology, social gender, learning in social studies, culture, and Cultural Studies. Here are some scopes issues that can be illustrated in Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya. These scopes include Tradition or custom in Islamic society, Belief, and Ritual system in Islam, Islamic institution and organization, Quranic studies, Exegesis, Politics, Sufism, Ideas of Muslim scholars, Spanning the history, Philosophy, Islamic manuscripts, Islamic art, Social movements, ritual, and philanthropy. Editors invite scientists, scholars, researchers, and students to develop their scientific and publish the results of their research after the selection mechanism of the manuscript, review of peer reviewers, and editing process. This Scientific journal published twice a year, in the period of June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mengkonsumsi Makanan Halal pada Daerah Minoritas Muslim di Kabupaten Tana Toraja Ibrahim, Arnis Inrani; Fathurrahman; Trisno Wardy Putra
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): Dialektika, Sosial dan Budaya (Desember 2023)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v4i2.256

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh religiusitas, tingkat pemahaman dan tingkat kepedulian terhadap makanan halal pada daerah minoritas muslim Kabupaten Tana Toraja. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode asosiatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang dikumpulkan langsung dari responden dan data sekunder yang diperoleh dari sumber lain. Pengambilan sample dilakukan dengan mengambil seluruh populasi berdasarkan kriteria Krijcie dan Morgan, sehingga jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 383 orang. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS. Religiusitas berpengaruh positif terhadap makanan halal dimana thitung 7,189 > ttable (1,996)dengan nila signifikansinya yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,000 (0,000 < 0,05). Pemahaman berpengaruh positif terhadap makanan halal dimana nila thitung (5,184) dan nilai ttable (1,996) dengan nilai signifikansi berada di bawah 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan hasil pengujian hipotesis untuk variabel kepedulian dimana nilai thitung (3.908) > ttable (1,996) dengan nilai signifikansinya yang berada di bawah 0,05 yaitu 0,000 (0,000 < 0,05), yang artinya variabel kepedulian (X3) memiliki pengaruh terhadap variabel mengkonsumsi makanan halal. Kata Kunci : Religiusitas, Pemahaman, Kepedulian dan Makanan Halal.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Kemajuan Teknologi Informasi terhadap Minat Generasi Milenial di Kota Makassar Berinvestasi di Pasar Modal Syariah Handayani, Futri; Ayu Ruqayyah Yunus; Muslihati
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 5 No 1 (2024): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2024)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, pengaruh kemajuan teknologi informasi serta untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kemajuan teknologi informasi secara parsial terhadap minat generasi milenial di Kota Makassar berinvestasi di pasar modal syariah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan kuantitatif yaitu dengan mengumpulkan dan mengelolah data yang berupa angka melalui analisis statistik dan menjelaskan secara menyeluruh sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti dengan menggunakan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan antara dua atau lebih variabel. Sampel dalam penelitian ini adalah generasi milenial yang tinggal di Kota Makassar sebanyak 383 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survey dengan menggunakan penyebaran kuesioner berupa google form yang disebarluaskan kepada generasi milenial di Kota Makassar. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat generasi milenial berinvestasi di pasar modal syariah dibuktikan dengan nilai signifikan lebih tinggi daripada tingkat kesalahan (0,303 > 0,05), selain itu, nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (1,032 < 1,996), sedangkan kemajuan teknologi informasi berpengaruh positif atau signifikan terhadap minat generasi milenial berinvestasi di pasar modal syariah dibuktikan dengan nilai tingkat signifikan lebih rendah daripada tingkat kesalahan (0,000 > 1,996), serta literasi keuangan dan kemajuan teknologi informasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berinvestasi. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung (1409.647) > Ftabel (263) dengan signifikan 0,000 < 0,05.
Strategi Pemasaran Usaha Mikro dalam Perspektif Syariah (Studi pada Olahan Kepiting Desa Ampekale, Kabupaten Maros) Rismah; Sirajuddin; Idris Parakkasi
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 5 No 1 (2024): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2024)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produk sangat tergantung pada kiat-kiat dan strategi pemasaran yang dilakukan karena dengan penerapan strategi pemasaraan yang tepat, maka perusahaan dapat menciptakan dan memelihara serta mengembangkan permintaan konsumen secara meyakinkan dan berkesinambungan. Sejalan dengan hal tersebut berdasarkan observasi awal, peneliti mendapatkan informasi bahwa usaha ini sudah berdiri sejak tahun 2011 sampai sekarang, namun dari hasil pengamatan peneliti usaha ini belum mengalami perkembangan yang cukup signifikan, padahal produk yang dipasarkan memiliki keunikan dibandingkan dengan produk sejenisnya. Hal ini menimbulkan suatu pertanyaan, kenapa usaha ini sulit untuk berkembang padahal usaha ini memiliki potensi yang besar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pemasaran pada usaha ini dan untuk mengetahui apakah bauran pemasaran (marketing mix) sudah terimplementasi berdasarkan perspektif syariah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada atau peristiwa yang terjadi saat ini, yang bersifat alamiah. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu data diperoleh secara langsung dengan data di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada usaha mikro olahan kepiting ini, sudah mampu memenuhi dan melaksanakan dengan baik strategi pemasaran pada 12 elemen marketing mix. Namun, usaha ini juga memiliki kendala yaitu dari segi pemasaran online yang belum cukup maksimal karena minimnya pengetahuan tentang memasarkan produk dengan melalui media sosial. Hal inilah yang menjadi penghambat pada perkembangan usaha ini.
Peran Dinas Pariwisata terhadap Pengembangan Wisata Halal di Kabupaten Gowa Nur Rahmia Syam; Idris Parakkasi; Muhammad Nasri
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 5 No 2 (2024): Dialektika, Sosial dan Budaya (Juni-Desember 2024)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/ad.v5i2.379

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah tentang Peran Dinas Pariwisata terhadap Pengembangan Wisata Halal di Kabupaten Gowa. Pokok masalah penelitian yaitu 1. Bagaimanakah peran Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan terhadap pengembangan wisata halal di kabupaten Gowa? 2. Bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan parawisata halal di Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan terhadap pengembangan wisata halal di Kabupaten Gowa diantaranya: a) Motivator b) Fasilitator, c) Dinamisator Faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan parawisata halal di Kabupaten Gowa. Faktor Pendukung meliputi a) Pentahelix Pariwisata, b) Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan c) Fasilitas beribadah umat muslim yang lengkap 2) Faktor Penghambat meliputi a) Kurangnya anggaran dana, b) Infastruktur yang tidak memadai, c) Keterbatasan lahan parkir khususnya di daerah dataran tinggi dan d) Transportasi ke tempat wisata belum ada, e) Medical center (pusat layanan kesehatan) belum memadai.
Pemikiran Emanasi Al-Farabi dan Nur Muhammad dan Relevansinya dengan Sains Modern dengan Asal Usul Penciptaan Alam Semesta Muh Tabran; Muhammad Amri; Andi Aderus
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to integrate classical Islamic philosophy and Sufism with the findings of modern science to understand the essence of the origin of the universe. The primary focus of this study is to explore the intersection between Al-Farabi’s Theory of Emanation and the concept of Nur Muhammad with the Big Bang cosmological theory and quantum physics. The method employed is qualitative library research using a philosophical and descriptive-analytical approach to analyze primary texts and scientific data. The results reveal a strong correlation between the concept of “Singularity” in the Big Bang event and the “First Sense” in the emanation system, where both represent a single point as the source of energy for all existence. Furthermore, the phenomenon of quantum entanglement in modern physics serves as a tangible reflection of the Nur Muhammad doctrine as the primordial substance unifying all dimensions of reality. The conclusion of this study affirms that the intellectual heritage of Islam, such as the thought of Al-Farabi and the Sufi tradition, remains highly relevant as a philosophical foundation for the development of contemporary science. This integration demonstrates that there is no contradiction between faith, philosophy, and science, but rather a harmony that provides a holistic understanding of the meaning and mechanisms of the universe.
Tinjauan Yuridis Paradigma "Enam Agama Resmi" di Indonesia: Analisis Kritis dari Perspektif Hukum HAM Internasional Ferco Arvian
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paradigm of the "six official religions" in Indonesia is an administrative construction that has been rooted in the implementation of state policies since the New Order Era, even though Indonesia constitutionally guarantees religious plurality. This paper analyzes the compatibility of administrative restrictions on minority religions such as Baha'is, Jews, Sikhs, and Believers with international human rights protection standards, especially the International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) which Indonesia has ratified through Law Number 12 of 2005. This study uses a normative juridical method with a comparative approach of international law. The results of the analysis show that although the term "six official religions" is not explicitly found in national laws and regulations, administrative practices that distinguish adherents of religions outside the six religions violate the principle of non-discrimination guaranteed in Article 18 of the ICCPR and Article 2 of the Universal Declaration of Human Rights (UDHR). The study's conclusions recommend a paradigm shift from a model of theological recognition toward inclusive protection of civil and political rights.
Perlawanan WALHI terhadap Rencana Pembangunan PLTN di Bangka Tengah: Strategi Politik Ekstra-Parlementer dalam Advokasi Lingkungan Hijriyanto; Revana; Elza Putri; Marta Arya
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the resistance of the Indonesian Forum for the Environment (WALHI) against the planned construction of a Nuclear Power Plant (PLTN) in Central Bangka through an extra-parliamentary political perspective. The background of this study is the emergence of public resistance to development projects that are considered to have the potential to cause ecological, social, and economic risks, as well as minimal public participation in the policy-making process. This study aims to analyze the forms of WALHI's resistance and the extra-parliamentary political strategies constructed and practiced in environmental advocacy. The method used is a qualitative approach with a case study type, through data collection techniques such as interviews, observation, and documentation. The results show that WALHI's resistance is carried out through policy advocacy, public campaigns, community mobilization, and the use of mass media and social media in building public opinion. In addition, the extra-parliamentary political strategies implemented include framing environmental issues, producing counter-knowledge (counter-expertise), strengthening grassroots movements, and political pressure on the government and corporations. These findings indicate that WALHI plays a role as a political actor outside parliament that is able to influence public policy and fight for environmental justice. Thus, extra-parliamentary movements have become an important instrument in strengthening civil society participation in democracy and oversight of development policies.
Prinsip An-Taradhin dalam Transaksi Jual Beli Perspektif Hadis Tematik dan Hukum Islam Andi Tenritappu; Muhammadiyah Amin; Abdul Rahman Sakka; Muh Tabran
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the normative and practical background of the principle of mutual consent (an-taradhin) in muamalah transactions from the perspective of Islamic law. The method used is qualitative research based on library research with a textual and contextual approach to the hadiths narrated by Ibn Majah and other similar chains of transmission. The results of the study indicate that in Islamic jurisprudence, the principle of an-taradhin is not merely a formal aspect but an absolute legal instrument to prevent practices of injustice, fraud (tadlis), uncertainty of information (gharar), and coercion (ikrah). In a modern context, the implementation of this principle requires transparency regarding product information, freedom of choice (khiyar), and legal awareness on both sides to ensure transactional justice. Theologically and sociologically, fulfilling this pillar of consent serves to maintain the economic stability of the community and ensure blessings in every activity related to meeting life’s necessities. The research conclusion affirms that an-taradhin is the primary filter and an absolute requirement for the validity of a contract. If this element of consent is lost due to coercion, manipulation, or hoarding of goods (ihtikar), then the transaction is automatically considered legally defective, invalid, or null and void according to Sharia.
Keadilan Upah dalam Perspektif Hadis: Analisis Praktik Ijarah pada Guru PPPK Paruh Waktu di Dinas Pendidikan Kabupaten Bantaeng Yasir Arafat; Abdul Rahman Sakka; Muhammadiyah Amin
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the wage practices of part-time PPPK teachers at the Department of Education in Bantaeng Regency from a hadith perspective, particularly concerning the principle of justice within the framework of Ijarah. The research employs a qualitative approach using field research combined with a thematic hadith analysis. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving seven purposively selected informants and were analyzed using a descriptive-comparative method. The findings reveal that the wage system for part-time PPPK teachers has not been implemented optimally. Most informants have not received any wages since their appointment, while others receive very minimal compensation that is not proportional to their workload. Additionally, the study identifies the absence of clear employment contracts and prolonged delays in wage payments, which significantly affect teachers’ welfare and work motivation. From a hadith perspective, particularly the Prophet’s saying narrated by Ibn Majah regarding the obligation to pay wages before the worker’s sweat dries, it is emphasized that wages must be paid promptly, fairly, and proportionally. The comparison between empirical findings and hadith principles indicates a significant gap, suggesting that current wage practices are not fully aligned with the principles of justice in Islam. This study contributes to the development of thematic hadith studies by integrating normative and empirical approaches and provides practical implications for policymakers in designing a more just wage system for educators.
Determinan Kualitas Laba pada Perbankan Syariah: Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas Periode 2021–2024 Gustika Nurmalia; Bagas Herdi Prasetio; Muhamad Iqbal; Endang Marlina
Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): Dialektika, Sosial dan Budaya (Januari-Juni 2026)
Publisher : STAI DDI Kota Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of Debt to Equity Ratio (DER) and Financing to Deposit Ratio (FDR) on Quality of Earnings (QoE) in Islamic banking. The study employs a quantitative approach using secondary data analyzed through panel data regression with the assistance of EViews software. The results indicate that, partially, DER has a negative but insignificant effect on Quality of Earnings (QoE), with a probability value of 0.2320 (>0.05) and a coefficient of -0.005391. Meanwhile, FDR has a positive and significant effect on Quality of Earnings (QoE), with a probability value of 0.0226 (<0.05) and a coefficient of 0.054601. Simultaneously, DER and FDR have a significant effect on Quality of Earnings (QoE), as indicated by the Prob. F-statistic value of 0.005474 (<0.05). The Adjusted R-squared value of 0.262013 indicates that DER and FDR are able to explain 26.2013% of the variation in Quality of Earnings (QoE), while the remaining 73.7987% is explained by other factors outside the research model. Based on these findings, it can be concluded that only Financing to Deposit Ratio (FDR) has a significant effect on Quality of Earnings (QoE), whereas Debt to Equity Ratio (DER) does not have a significant effect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Quality of Earnings (QoE) pada perbankan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi data panel melalui aplikasi EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DER berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Quality of Earnings (QoE) dengan nilai probabilitas sebesar 0,2320 (>0,05) dan koefisien sebesar -0,005391. Sementara itu, FDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap Quality of Earnings (QoE) dengan nilai probabilitas sebesar 0,0226 (<0,05) dan koefisien sebesar 0,054601. Secara simultan, DER dan FDR berpengaruh signifikan terhadap Quality of Earnings (QoE), yang ditunjukkan oleh nilai Prob. F-statistic sebesar 0,005474 (<0,05). Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,262013 menunjukkan bahwa DER dan FDR mampu menjelaskan variasi Quality of Earnings (QoE) sebesar 26,2013%, sedangkan sisanya sebesar 73,7987% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hanya Financing to Deposit Ratio (FDR) yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap Quality of Earnings (QoE), sedangkan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh yang signifikan.