cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
jurnalalkhidma@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
jurnalalkhidma@gmail.com
Editorial Address
Badan Penelitian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIQ AMUNTAI Jl. Rakha Pakapuran, Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077903     DOI : https://doi.org/10.35931/ak
Al Khidma adalah jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Amuntai. Jurnal Al Khidma memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 121 Documents
Pelestarian Seni Karawitan Sejak Dini pada Anak Usia Sekolah di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo Nurul Hidayah; Kayyis Fithri Ajhuri
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5563

Abstract

Penggunaan gadget yang tinggi di kalangan anak-anak menyebabkan penurunan partisipasi mereka dalam aktivitas sosial dan budaya, termasuk seni tradisional. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan seni karawitan kepada anak-anak di Desa Banaran sebagai cara alternatif untuk belajar, sekaligus membantu mereka melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan adalah pendekatan Pembangunan Komunitas Berbasis Asset (ABCD), yang memanfaatkan potensi lokal seperti pelatih karawitan, gamelan di desa, dan dorongan anak-anak. Siswa dari kelas 4 SD ke atas mengikuti pelatihan secara teratur setiap Sabtu siang. Hasil menunjukkan bahwa pemain sangat antusias dengan kegiatan, tetapi karena usia yang masih dini, ada kesulitan untuk bekerja sama. Anak-anak telah menunjukkan kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas desa, menunjukkan adanya proses regenerasi pelaku seni tradisional. Kegiatan ini telah terbukti memiliki kemampuan untuk menjadi media yang berguna untuk mengajarkan karakter, melestarikan budaya, dan membantu mengurangi kecanduan perangkat secara konstruktif.
BUDIKDAMBER: Inovasi Budidaya Lele dan Sayuran dalam Ember Untuk Masyarakat RW 04 Kelurahan Sambikerep, Kota Surabaya Nevia Desinta Putri; Arrum Marwani; Mochammad Abudrrochman Faiz; Bagus Widduro; Trimono Trimono
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5799

Abstract

Budikdamber (Budidaya Ikan dan Sayuran dalam Ember) merupakan inovasi budidaya akuaponik sederhana yang memadukan budidaya ikan lele dan sayuran dalam satu wadah ember di wilayah RW 04 Kelurahan Sambikerep, Kota Surabaya. Program ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan terbatas secara efisien, sekaligus mendukung upaya penurunan stunting dengan menyediakan sumber protein hewani dan sayuran segar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan oleh mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur kepada masyarakat setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam budidaya ikan lele dan tanaman kangkung secara mandiri, dengan antusiasme tinggi. Budikdamber terbukti sebagai solusi praktis dan berkelanjutan untuk meningkatkan konsumsi gizi keluarga di lingkungan perkotaan. Disarankan adanya dukungan lanjutan dari pemerintah lokal dan perluasan sosialisasi agar program dapat direplikasi ke wilayah lain. Inovasi ini memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan masyarakat di kawasan padat penduduk.
Kajian Subuh Plus Sedekah Sayur Sebagai Model Dakwah Sosial di Lingkungan Masjid At-Taqwa Gedongan Amir Mahmud; Triani Triani; Ahmat Ripahi; Zainal Arifin; Anisa Syahidatullah; Khairrunnisa Khairrunnisa; Maryam Al-Qonitah; Maryam Nur Jannah; Zahwa Ainun Bakti M
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5839

Abstract

Kegiatan Kajian Subuh Plus Sedekah Sayur merupakan inovasi dakwah sosial yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN di Masjid At-Taqwa Gedongan. Program ini bertujuan menumbuhkan semangat keagamaan masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai kepedulian sosial melalui pembagian sayur gratis kepada jamaah. Kegiatan ini juga menjadi upaya memakmurkan masjid sekaligus menghidupkan kembali tradisi kajian subuh yang sarat nilai spiritual dan sosial.Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada Ahad, 19 Oktober 2025, diawali dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan kajian bertema “Istiqamah dalam Ibadah di Tengah Kesibukan Dunia” oleh Ustadz Widan Jauhari, Lc., M.H., kemudian diakhiri dengan sarapan bersama dan pembagian sayur gratis. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, takmir masjid, dan mahasiswa KKN dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Jamaah berpartisipasi aktif dan merasakan manfaat spiritual serta sosial dari program ini. Dengan demikian, Kajian Subuh Plus Sedekah Sayur terbukti efektif sebagai model dakwah sosial berbasis masjid yang mampu meningkatkan spiritualitas, memperkuat solidaritas sosial, serta menjadi inspirasi bagi pengembangan kegiatan dakwah yang kontekstual dan berkelanjutan.
Peningkatan Kemampuan Menulis Huruf Hijaiyah Anak Melalui Modul Huruf Hijaiyah Munfaridah di Madrasah Sore Andi Ruswandi; Tubagus Kesa Purwasandy; Cepi Aris Sandi; Alife Ahmad Dani; Asim Ibrahim Said; Alfareza Syahidan
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5836

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini difokuskan pada pembelajaran menulis huruf hijaiyah bagi anak-anak TK dan SD di madrasah sore sebagai upaya ikut serta menjaga kemurnian Al-Qur’an dan As-Sunnah. Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas anak masih baru dalam keterampilan menulis huruf hijaiyah. Anak-anak TK cenderung mengalami kesulitan dalam mengendalikan pensil karena perkembangan motorik halus masih pada tahap awal, sehingga pembelajaran diarahkan pada pembiasaan menggunakan pensil. Sementara itu, anak-anak SD sudah terbiasa menulis, tetapi bentuk huruf hijaiyah yang mereka hasilkan belum sesuai dengan kriteria penulisan yang benar. Keterbatasan waktu pelaksanaan KKN menyebabkan capaian program belum maksimal. Namun demikian, kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman dasar mengenai bentuk huruf hijaiyah yang benar dan salah, sekaligus membiasakan anak-anak berlatih menulis secara bertahap. Program ini menggunakan pendekatan zone of proximal development (ZPD) dan scaffolding, di mana bantuan diberikan sesuai kesiapan anak. Selain itu, prinsip deliberate practice diterapkan melalui latihan berulang, fokus, dan disertai umpan balik. Keberlanjutan program menjadi kunci untuk hasil yang lebih optimal. Guru dan orang tua perlu melanjutkan pendampingan rutin agar keterampilan menulis huruf hijaiyah berkembang sejalan dengan tahap kognitif dan motorik anak, sekaligus menumbuhkan adab dalam memuliakan Al-Qur’an melalui bacaan dan tulisan.
Implementasi Program KKN Tematik Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Desa Cangkring Rifqy Munif; Hery Nariyah; Abiyasa Abiyasa
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5814

Abstract

Perpustakaan desa di Desa Cangkring tidak lagi berfungsi, sehingga akses siswa sekolah dasar terhadap bahan bacaan terbatas. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kebiasaan membaca dan keterampilan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program KKN Tematik Literasi dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar di Desa Cangkring serta menelaah dampaknya pada aspek sosial, budaya, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles & Huberman, sementara validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN yang meliputi pendataan dan pengelolaan koleksi, pembukaan perpustakaan sementara di posko, layanan baca, kegiatan literasi di sekolah dasar (Bacakan Saya Buku, membaca nyaring, cerdas mengulas buku, proyek buku berbasis bacaan, dan menulis cerita), kunjungan literasi, serta apresiasi tingkat desa, mampu meningkatkan kelancaran membaca, pemahaman isi bacaan, dan motivasi siswa. Selain itu, keterlibatan guru, dukungan masyarakat, dan apresiasi literasi desa memperlihatkan tumbuhnya ekosistem literasi berbasis komunitasDengan demikian, implementasi KKN Tematik Literasi terbukti tidak hanya membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga menjadi katalis dalam membangun budaya literasi di Desa Cangkring.
Workshop Kewarganegaraan Berbasis Metode Interaktif untuk Meningkatkan Kesadaran HAM pada Peserta Asrama PPM Al-Ajwa Rahmad Alfian; Auzan Tawadlu Akbar; Devina Sanchia Samosir; M Arif Budi Shidqi; Muhammad Naufal Al ‘Azizan; Muhammad Haycal; Gabriel Gabe Manalu
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.6339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan rasa peduli peserta terhadap pentingnya hak asasi manusia (HAM) dengan cara mengajar yang interaktif, komunikatif, dan menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi dua arah, diskusi kelompok, serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan peserta didik dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi yang tinggal di lingkungan Asrama Mahasiswa PPM AL-AJWA. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang konsep dasar HAM, jenis-jenis pelanggaran HAM, serta mekanisme perlindungan dan penegakan HAM di Indonesia, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis ketika menghadapi isu sosial di sekitar mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang terlihat dari partisipasi aktif, kemampuan memberikan contoh kasus, dan keberanian menyampaikan pendapat. Selain itu, program ini juga mendorong peserta agar lebih aktif dalam melakukan pengawasan dan melaporkan potensi pelanggaran HAM di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran HAM pada generasi muda dan memiliki potensi menjadi model edukasi yang berkelanjutan di berbagai jenjang pendidikan.
Pencegahan Pernikahan Dini Sebagai Upaya Megurangi Stunting pada Anak di Desa Keciput Zikri Wahyuzi; Muhammad Alfajri; Nurtri Oktavia; Juliana Juliana; Kiranda Kiranda
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6353

Abstract

Pernikahan pada usia anak masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai dan berpengaruh besar terhadap tingginya kasus stunting pada anak. Praktik ini umumnya muncul pada masyarakat dengan tingkat pendidikan yang rendah, pengetahuan kesehatan reproduksi yang terbatas, serta kondisi ekonomi yang belum memadai. Desa Keciput di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, menjadi salah satu wilayah yang menghadapi persoalan tersebut, dengan prevalensi stunting mencapai 22,2% dan masih terdapat remaja yang menikah di usia muda. Untuk menjawab permasalahan itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja dan warga mengenai risiko pernikahan dini serta hubungannya dengan stunting. Sosialisasi yang berlangsung pada 15 September 2025 ini menghadirkan pemateri dari KUA Kecamatan Sijuk dan Puskesmas Tanjung Binga. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah, sajian visual, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan mencakup definisi pernikahan usia anak, kesiapan reproduksi, dampak kesehatan pada ibu remaja, faktor penyebab stunting, serta langkah-langkah pencegahannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan tingginya partisipasi, diskusi yang hidup, dan tanggapan positif terhadap materi. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunda usia pernikahan dan memperkuat upaya pencegahan stunting. Kegiatan serupa disarankan untuk terus dilaksanakan melalui kerja sama antar pihak terkait.
Strategi Pemasaran Produk Halal dengan Prinsip Akad Syariah bagi Pelaku Usaha Mikro di Era Digital Desa Tambak Anyar Ilir Muhammad Sauqi; Rusdiana Rusdiana; Mukhlis Kaspul Anwar; Dairobi Dairobi
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.5846

Abstract

Arikel Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh adanya pelaku usaha mikro di Desa Tambak Anyar Ilir yang menghadapi tantangan dalam memasarkan produk halal secara digital dan kurang memahami tentang prinsip akad syariah. Pengabdian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran produk halal yang efektif bagi usaha mikro setempat dengan memanfaatkan platform digital dan media sosial. Metode Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan 15 pelaku usaha mikro serta observasi praktik pemasaran digital. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa penerapan akad syariah dalam transaksi digital meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pangsa pasar. Strategi pemasaran yang efektif meliputi edukasi konsumen tentang kehalalan produk, penggunaan marketplace syariah, serta promosi melalui media sosial. Temuan ini diharapkan menjadi panduan bagi pelaku usaha mikro di Desa untuk mengembangkan produk halal secara berkelanjutan.
Edukasi Halal Terhadap Pelaku Usaha Bakso di Kabupaten Pandeglang Banten Untuk Meningkatkan Pemahaman Produk Halal Amelia Aliyatul Bayinah; Alfi Salma; Umi Kulsumah; Riski Andrian Jasmi
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6365

Abstract

Pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha bakso di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten mengenai pentingnya penerapan prinsip produk halal dalam usaha makanan. Metode kegiatan ini dilakukan melalui wawancara langsung, melaksanakan pre-test (tahapan awal), menyampaikan edukasi mengenai halal, dan melaksanakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mengenai konsep halal kepada tiga pelaku usaha bakso di Desa Cilanggar, Kaduhejo, dan Maja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan pelaku usaha pertama sebesar 21%, pelaku usaha kedua sebesar 36%, dan pelaku usaha ketiga sebesar 18%. Sebelum dilakukan edukasi, pelaku usaha hanya mengetahui bahwa halal adalah alat dan bahan yang digunakan harus bersih, terdapat pelaku usaha yang belum mengetahui lembaga yang membuat sertifikat halal, dan membeli bahan baku dari produsen yang belum jelas status kehalalannya. Setelah dilakukan edukasi, pelaku usaha sudah mengetahui konsep halal lebih dalam, mengetahui lembaga yang membuat sertifikat halal, proses pembuatan harus bersih, serta membeli bahan utama dari produsen terpercaya. Kegiatan ini sangat efektif dalam membangun kesadaran dan motivasi pelaku usaha bakso untuk menerapkan prinsip halal dan mendorong mereka untuk mengajukan sertifikat halal bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan mampu mengembangkan usaha bakso.
Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi Digital: Studi Kasus Pengabdian Masyarakat UPN Veteran Jawa Timur di Kelurahan Ploso Aldenia Luthfian Ilma; Adinda Wira Zahra Tsabitah; Berliana Rosa Nur Faidah; Mohammad Syarrafah
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 2 April - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i2.6377

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, namun juga menimbulkan tantangan baru seperti meningkatnya risiko penipuan daring, penyebaran informasi palsu, dan perlindungan data pribadi. Untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan teknologi yang aman dan bijak, mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Program ini bertujuan untuk mengembangkan literasi digital warga melalui sosialisasi dan pelatihan berbasis partisipasi aktif. Kegiatan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan 21 peserta dari berbagai latar belakang. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru tentang perlindungan data pribadi, mampu mengenali informasi palsu, serta lebih berhati-hati dalam beraktivitas di ruang digital. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan mitra belajar yang mendorong terwujudnya budaya literasi digital yang aman dan beretika di masyarakat.

Page 11 of 13 | Total Record : 121