cover
Contact Name
Lilin Ika Nur Indahsari
Contact Email
lilinika.nurindahsari@iain-palangkaraya.ac.id
Phone
+6285730925556
Journal Mail Official
jurnalmipa@iain-palangkaraya.ac.id
Editorial Address
Jl. G. Obos, Kompleks Islamic Center, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP)
ISSN : 27767531     EISSN : 27756580     DOI : https://doi.org/10.23971/jpsp
Core Subject : Science, Education,
The Journal publishes scientific articles in Indonesian language which are the research results in the field of Biology, (Ecology, Microbiology, Zoology, Botany, Systematics, Molecular, Bioinformatics), Physics (Material physics, Instrumentation, Astrophysics, Computing), Biology Education, Physical Education, Chemistry Education, Mathematics Education and Science / Science Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Peningkatan Keterampilan Argumentasi Ilmiah Peserta Didik SMP melalui Model Problem-Based Learning pada Materi Struktur Bumi dan Perkembangannya Susanti, Yunita; Jariyah, Ita; Inayah, Nailil
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/txky8z81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan argumentasi ilmiah melalui penerapan model Problem-Based Learning. World Economic Forum (WEF) menekankan pentingnya membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir mendalam dan berbasis bukti, salah satunya keterampilan argumentasi ilmiah. Penelitian ini mengkaji peningkatan keterampilan argumentasi ilmiah secara komprehensif berdasarkan enam indikator Toulmin (claim, evidence, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal) pada materi struktur bumi dan perkembangannya pada jenjang SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain one-group pretest-posttest. Desain ini digunakan untuk mengidentifikasi perubahan kemampuan peserta didik sebelum dan setelah perlakuan dalam konteks pembelajaran nyata tanpa melibatkan kelompok kontrol. Subjek penelitian berjumlah 31 peserta didik yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes keterampilan argumentasi ilmiah. Hasil menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93,4% dengan kategori sangat baik. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001), dengan nilai N-Gain 0,71 kategori tinggi. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, yaitu claim 95%, evidence 89%, warrant 86%, backing 78%, qualifier 73%, dan rebuttal 94%. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan argumentasi ilmiah setelah penerapan Problem-Based Learning, meskipun aspek backing dan qualifier perlu ditingkatkan.
Kajian Etnobotani Tumbuhan Paku Sebagai Sumber Pangan Tradisional Pecel Pakis di Lereng Gunung Muria Nurdiana, Erlina; Hamida, Alfiya; Manan, Abdul; Widagdo, Satrio
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/4h2yxx50

Abstract

Lereng Gunung Muria memiliki kondisi ekologis yang mendukung pertumbuhan berbagai jenis tumbuhan paku, namun dokumentasi ilmiah mengenai keragamannya serta kaitannya dengan praktik budaya masyarakat masih terbatas. Selain itu, informasi mengenai spesies yang aman dikonsumsi dan dipilih dalam tradisi kuliner lokal belum banyak dikaji secara etnobotani. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman tumbuhan paku di lereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus, serta mendeskripsikan pengetahuan lokal masyarakat dalam memilih dan memanfaatkan satu spesies sebagai bahan utama pecel pakis. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi melalui observasi lapangan, inventarisasi botani, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 spesies tumbuhan paku yang tersebar pada berbagai habitat lembap, tepi sungai, dan kawasan berhutan. Dari seluruh spesies tersebut, hanya Diplazium esculentum yang dipilih sebagai bahan pangan karena memiliki tekstur lunak, rasa tidak pahit, dan dianggap aman setelah diolah. Pemilihan ini didasarkan pada pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun mengenai ciri morfologi, cara pemanenan, dan pengolahan yang tepat. Tradisi ini menunjukkan hubungan erat antara masyarakat dan lingkungan serta mencerminkan pemanfaatan biodiversitas yang selektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendokumentasian etnobotani sebagai upaya pelestarian sumber daya hayati dan penguatan identitas budaya lokal.
Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Kelas X di SMA Islam Insan Madani dan SMA Negeri 10 Banjarmasin Sarianti, Dewi; Riefani, Maulana Khalid; Arsyad, Muhammad Rifani; Rokhima, Rumaisha Zahra Hanifa; Musliha, Musliha; Rahmah, Nur Aulia
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/yb7yhv93

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran biologi tersaji secara interaktif dan kontekstual, sehingga peserta didik memahami konsep yang abstrak dan kompleks. Proses pembelajaran di sekolah masih didominasi metode ceramah dan media statis yang kurang selaras dengan karakter generasi Z, sedangkan pemanfaatan media digital interaktif dan visualisasi materi abstrak masih terbatas. Tujuan penelitian untuk menganalisis kebutuhan peserta didik kelas X terhadap pengembangan media pembelajaran biologi berbasis digital interaktif sebagai dasar perancangan media yang relevan dengan konteks di sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa peserta didik memiliki minat tinggi terhadap biologi, dominansi gaya belajar yang visual dan kinestetik, dan harapan kegiatan pembelajaran dengan praktikum dan media digital yang menarik. Temuan ini berkontribusi pada pemetaan kebutuhan peserta didik yang komprehensif sebagai landasan pengembangan media biologi digital interaktif yang terarah pada karakter generasi Z, serta materi prioritas yang memerlukan visualisasi. Penelitian ini turut menggambarkan karakter belajar generasi Z dengan latar belakang yang berbeda, sehingga perancangan media digital biologi sesuai dengan kebutuhan peserta didik
Integrasi Literasi Sains dan Literasi Halal dalam Pembelajaran Kimia di SMA untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Fajariah, Mila; Windayani, Neneng; Cahyanto, Tri
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/25tnwz91

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan literasi sains dan aktivitas siswa antara pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) terintegrasi literasi sains–literasi halal dan pembelajaran konvensional, serta menguji besarnya efek intervensi terhadap hasil belajar siswa pada materi filtrasi air. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental nonequivalent control group dengan pendekatan mixed methods. Sampel terdiri atas 60 siswa kelas X yang dibagi ke dalam kelas eksperimen (n=30) dan kelas kontrol (n=30). Data dikumpulkan melalui pretest-posttest, angket aktivitas siswa, observasi, dan wawancara. Analisis kuantitatif meliputi N-Gain, uji t independen, paired sample t-test, dan effect size (Cohen’s d), sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi, display, dan verifikasi data. Hasil menunjukkan peningkatan literasi sains kelas eksperimen (N-Gain=0,62) lebih tinggi dibanding kontrol (0,34). Uji t independen menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p<0,05), sedangkan effect size menunjukkan pengaruh intervensi berada pada kategori besar (d=0,81). Aktivitas siswa pada kelas eksperimen juga lebih tinggi (87,3%) dibanding kontrol (67,6%). Temuan kualitatif menguatkan bahwa integrasi literasi halal membuat siswa lebih mampu mengaitkan konsep filtrasi dengan konteks ilmiah dan nilai thayyib. Dengan demikian, model PjBL terintegrasi literasi sains dan halal efektif meningkatkan literasi sains dan aktivitas siswa secara signifikan.
Densitas sebagai Indikator Degradasi Minyak Goreng: Studi Eksperimental Berbasis Hukum Archimedes Arfiani, Yuni; Marwoto, Putut; Nugroho, Sunyoto Eko; Yuenyong, Chokchai
Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : UIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/abyq5f45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji densitas sebagai indikator degradasi minyak goreng akibat pemanasan berulang melalui pendekatan eksperimen berbasis Hukum Archimedes. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengukuran langsung terhadap tiga jenis minyak, yaitu minyak sawit, minyak kelapa, dan minyak jagung. Variabel independen berupa jenis minyak dan jumlah pemanasan (delapan siklus), sedangkan variabel dependen adalah densitas minyak. Pengukuran densitas dilakukan dengan membandingkan berat benda di udara dan di dalam minyak, dengan tiga kali pengulangan pada setiap perlakuan untuk meningkatkan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas ketiga jenis minyak meningkat secara bertahap seiring bertambahnya jumlah pemanasan. Peningkatan densitas tertinggi terjadi pada minyak sawit, diikuti minyak kelapa, dan terendah pada minyak jagung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanasan berulang menyebabkan degradasi kualitas minyak, yang tercermin dari peningkatan densitas. Dalam konteks parameter densitas, minyak jagung menunjukkan stabilitas yang relatif lebih baik terhadap pemanasan berulang dibandingkan minyak kelapa dan minyak sawit. Penelitian ini menegaskan bahwa densitas dapat digunakan sebagai indikator fisik yang sederhana dan aplikatif untuk menganalisis degradasi minyak goreng, meskipun interpretasinya masih terbatas pada aspek fisik dan memerlukan dukungan parameter kimia untuk evaluasi kualitas yang lebih komprehensif.