cover
Contact Name
Basri
Contact Email
basri05@gmail.com
Phone
+6285242695485
Journal Mail Official
mitzaljurnalunasman@gmail.com
Editorial Address
akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Al Asyariah Kampus 1 Polewali Mandar Gedung FISIP Jl. Budi Utomo No.2 Manding. Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi
ISSN : 25414364     EISSN : 25414372     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/mitzal.v6i2
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Merupakan jurnal enam bulanan yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Al Asyariah Mandar, Sulawesi Barat. MITZAL Menerima tulisan ilmiah hasil penelitian yang belum pernah di publikasikan. Terutama yang berhubungan dengan studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi.
Articles 161 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENARIK MINAT CALON KLIEN PADA KANTOR BANTUAN HUKUM AAC LAW OFFICE DI KOTA MAKASSAR Opniel Harsana B Pongkapadang; Sukriansyah S Latief; Alem Febri Sonni
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i1.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Public Relation dalam pelayanan di kantor hukum pada AAC Law Office Di Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian pendekatan kualitatif deskriptif yakni penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, tindakan, motivasi dan data penelitian ini dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Public Relations di AAC Law Office Di Kota Makassar dapat dilihat dari pengabdian kepada masyarakat telah membantu masyarakat dengan baik untuk memenuhi apa keinginan atau kebutuhan mereka sesuai dengan sub bagian atau bidangnya Karena Public Relations di AAC Law Office Di Kota Makassar belum berada pada satu bidang atau sub bagian. Dalam memelihara hubungan yang baik Public Relations dapat dikatakan baik artinya telah memberikan pelayanan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dalam hal pelayanan Public Relations telah memberikan pelayanan yang cepat, memberikan prosedur-prosedur pelayanan dalam meningkatkan Layanan Bantuan Hukum. Moral dan tingkah laku Public Relations dalam memberikan pelayanan sudah menerapkan salam, senyum dan sapa namun masih ada pegawai yang belum menunjukkan moral dan tingkah laku yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK DESA MOSSO KECAMATAN BALANIPA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Kamaluddin Kamal Kamal
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.5766

Abstract

ABSTRAKUntuk meningkatkan layanan informasi bagi Pemerintahan Desa salah satu terobosannya adalah dengan menggunakan sistem informasi berbasis IT yang bermanfaat untuk mendukung efektivitas pelayanan dan memudahkan dalam pengolahan Data supaya bisa lebih efektif dan efisien, Tujuan kajian ini adalah untuk melihat Implementasi kebijakan teknologi informasi dalam pelayanan pub­lic Desa dilihat dari aspek komunikasi, sumber daya manusia, disposisi, struktur birorasi, Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, sebagai upaya untuk membuat deskripsi, gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai Implementasi kebijakan teknologi informasi dan komunikasi pelayanan public di Desa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1) aspek komunikasi , sudah sangat jelas dan dapat meningkatkan konsistensi dan pengembangan. 2. Aspek sumberdaya sudah memadai meskipun Pada tanggung jawab implementator belum berjalan karena aturan yang ada masih lemah 3. Aspek disposisi sudah berjalan karena adanya dari dukungan dari pihak pemerintah dalam Im­plementasi kebijakan teknologi infor­masi dalam pelayanan public di Desa, 4 struktur birokrasi belum dapat terlaksana karena adanya hambatan penerapan dan pemberlakuan SOP dalam setiap program. Kata kunci: Implementasi, Kebijakan, Pelayanan, Pablik TIK
HUBUNGAN KOMUNIKASI EKSEKUTIF-LEGISLATIF DALAM MENETAPKAN APBD DI KABUPATEN TAKALAR Muhammad Hasbi; Andi Vita Sukmarini; Mujahid Mujahid
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.4990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi eksekutif-legislatif tentang mekanisme konsultasi digunakan DPRD dengan Pemda dalam pembahasan kebijakan daerah berupa penetapan APBD Kabupaten Takalar dan untuk menganalisis praktek mekanisme komunikasi eksekutif-legislatif dalam upaya penyelesaian masalah penetapan APBD Kabupaten Takalar. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini DPRD pada prinsipnya mempunyai kewenangan untuk memberikan persetujuan penetapan atas usulan RAPBD yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah. Disamping itu DPRD juga dapat menolak usulan RAPBD melalui fraksi-fraksi yang ada di DPRD apabila terjadi kesalahan dalam APBD APBD. Olehnya itu, hadirnya hubungan komunikasi dalam bentuk kegiatan informal dapat mencairkan hubungan baik diantara kedua lembaga (DPRD dan Pemda). Hubungan komunikasi yang dibangun antar lembaga DPRD dan Pemda dilakukan diluar agenda formal seperti silaturrahmi dan pertemuan di musrembang. Hal itu dilakukan agar suasana tetap harmonis dan mencair sehingga dalam menyusun APBD pemerintah tidak terkesan ada titipan ataupun desakan dari keduanya untuk memuluskan APBD tersebut yang dapat terjadi adalah pelaksanaan kegiatan-kegiatan pemerintahan di masing-masing instansi tidak dapat terlaksana dengan baik dan berakibat fatal pula terhadap pembangunan di daerah Takalar.
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA INFORMASI PENGURUS HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA MASSENREMPULU KOMISARIAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR Harmin Hatta; Nurjayanti Nurjayanti; Muhammad Zia Ulhaq
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.5849

Abstract

Instagram has been present in all aspects of society's life without exception, this also happens to regional organizations originating from Massenrempulu, Enrekang Regency, the Massenrempulu Student Association (HPMM) UIN Alauddin Makassar Commissariat. Where the existence of Instagram as an information center can facilitate the performance of the HPMM Kom Management. UINAlauddin Makassar in publishing information and also as a medium to improve the organization's image. This research aims to find out and describe how Instagram is used and what the advantages and disadvantages are of using Instagram among HPMM Kom Management. UIN Alauddin Makassar as a source of information. Using Instagram is very helpful and beneficial for users because with Instagram we can find out about events or events that occur in society. Several advantages, specifically allowing HPMM Kom administrators. UIN Alauddin Makassar to be successful in publicizing activities via Instagram social media includes having good mastery of information technology. The ability to operate the Instagram platform and understand the various features and tools provided is a strong basis for compiling and presenting interesting content. The first inhibiting factor is the very limited facilities and equipment that are expected to support publication activities and the second is the classic problem related to the budget.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) TERHADAP PROGRAM ACARA “ANAK INDONESIA” DI TVRI STASIUN MALUKU Sittin Maswoy; Wahda Nur Pailokol; Moh Said Bugis
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.5844

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam program acara “Anak Indonesia”ini merupakan sebuah   program yang menyajikan perjuangan anak-anak yang berada di timur Indonesia yang berjuang sekolah dengan jarak sangat jauh. Penelitian ini  menggunakan penelitian deskriptif  kualitatif.  Hasilpenelitian menunjukan bahwa: SOP ( Standar Operasional Prosedur) Terhadap  Program “Anak Indonesia” di TVRI Stasiun Maluku sudah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan Freud Wibowo , yaitu : tahapan pra produksi ( penemuan ide, perencanaan dan persiapan), tahapan produksi ( Visualisasi konsep, gagasan/ide, Tahapan editing dan evaluasi. Serta telah menerapkan empat unsur fungsi dasar manajemen yaitu: Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan dan Pengawasan. Pesan-pesan yang disampaikan dalam program acara Anak Indonesia merupakan kegiatan yang merupakan dasar dari manajemen. Dalam perencanaan, manajemen melibatkan tujuan dari organisasi  juga rencana dan strategi untuk mencapainya. Indonesia adalah menyampaikan pesan-pesan yang mngedukasi anak-anak, Program acara anak Indonesia , menyampaikan pesan-pesan yang edukasi tentunya,  konten di sesuaikan pertama dengan format acara itu sendiri kedua disesuaikan dengan apa yang menjadi tujuan  disiarkannya anak indonesia, tentunya tidak melupakan visi misi yang sudah di tetapkan  oleh kantor pusat jadi tidak mungkin program anak yang tujuannya mengedukasi . Kata Kunci.  SOP, Program ,Acara, Anak Indonesia
TRADISI MBOLO WEKI UNTUK MENGUATKAN NILAI SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT TANSMIGRAN SUKU MBOJO DI PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA anwar anwar; aswar tahir
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.5826

Abstract

This research is a socio-cultural research with a qualitative descriptive approach which aims to find out about strengthening the value of solidarity, social relations of the Mbojo Tribe transmigrant community in the Mbolo Weki Tradition in SP Perode Village, Plampang District. This research method is to use an interview approach to understand the attitudes, views, feelings and behavior of individuals and groups of people as well as observation and documentation. Informants in this research include village government figures and transmigration community figures who live in Perode Village. Thus, the results of the research show that the people in SP Parode Village, Plampang District have a variety of communities, including the Bima, Lombok, Samawa and Tribal tribes, and each tribe has different cultural patterns
EFEKTIVITAS INFLUENCER MARKETING UNTUK UMKM DI PANGKALPINANG DAN SUNGAILIAT Robing Robing; Dian Fitri K
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 2 (2024): MITZAL, Volume 9, Nomor 2, November2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v9i2.5830

Abstract

This study is to evaluate the efficacy of influencer marketing as a strategic approach for Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Pangkalpinang and Sungailiat. This research employed a qualitative methodology, conducting semi-structured interviews with 12 UMKM proprietors and various influencers engaged in product marketing collaborations. The results demonstrate that influencer marketing substantially improves the visibility and sales of UMKM products. UMKM proprietors recognized the need of choosing appropriate influencers based on their credibility, audience engagement, and content relevancy to the brand. The study also identified problems, including prices that do not consistently align with outcomes and insufficient control over the content generated by influencers. These findings highlight the significance of influencer marketing within the realm of digital marketing for UMKM in Indonesia. This research aims to offer insights and ideas for UMKM seeking to utilize influencer marketing to improve their market competitiveness.
MODEL COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DAN RELEVANSINYA BAGI PROVINSI SULAWESI BARAT Muhammad Ishak Najamuddin; Rahayu Rahayu; Muhammad Irvan Nur’Iva; Herman Herman
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2026): MITZAL, VOLUME 11, NOMOR 1, MEI 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v11i1.7056

Abstract

Waste management issues constitute a strategic agenda that requires a collaborative governance approach considering the number of actors involved, limited government capacity, and the importance of community engagement. This study aims to synthesize various collaborative governance models in the implementation of waste management policies in Indonesia and examine their relevance to strengthening waste governance systems in West Sulawesi Province.The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA protocol on scientific publications from 2010–2026 collected from reputable databases. The selection process resulted in 15 articles that met the inclusion criteria and were analyzed thematically.The findings show that the most widely applied collaboration patterns include Collaborative Governance, Public–Private Partnership (PPP), and Penta-Helix Collaboration. The implementation of these models contributes to improving waste service quality, expanding public participation, increasing funding efficiency, and fostering community-based innovation. Additionally, the government’s role has shifted from a dominant actor to a facilitator and coordinator of cross-stakeholder collaboration. However, collaborative practices still face challenges such as weak institutional coordination, limited resources, sectoral ego, and suboptimal public participation.In the context of West Sulawesi, several governance issues highlight the importance of adopting a more integrated and adaptive collaborative model. Therefore, this study recommends strengthening collaborative regulations, establishing multi-stakeholder forums, optimizing public–private partnerships, empowering communities, and utilizing digital technology as sustainable policy strategies.Keywords: collaborative governance, systematic literature review, public policy, waste management, multi-stakeholder partnership
MODEL TRANSFORMASI BERBASIS NILAI LOKAL DALAM PENGUATAN TRIDHARMA DI PERGURUAN TINGGI SWASTA DAERAH (Studi Kasus Universitas Al Asyariah Mandar Menuju Kampus Berdampak) Muhammad Syibli Sahabuddin
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 10, No 1 (2025): MITZAL, VOLUME 10, NOMOR 1, MEI 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v10i1.6138

Abstract

Artikel ini menganalisis transformasi Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) dalam merespons kebijakan nasional “Kampus Berdampak” yang menekankan peran aktif perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan nyata masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kepustakaan, artikel mengeksplorasi strategi integratif berbasis nilai-nilai budaya lokal Mandar dalam tridharma perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan sinergi antara kurikulum transformatif, riset aplikatif, dan pengabdian kontekstual dapat menjadikan Unasman sebagai prototipe kampus berbasis lokal yang relevan dan berkelanjutan. Implementasi transformasi memerlukan roadmap strategis, restrukturisasi kelembagaan, serta partisipasi aktif sivitas akademika dan mitra eksternal. Artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan budaya sebagai instrumen peningkatan daya saing dan relevansi sosial kampus di wilayah Sulawesi Barat.
SEKSUALITAS DAN MEDIA SOSIAL: STUDI PERILAKU DIGITAL SISWA SMAN 10 BOMBANA Aldilal Aldilal
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2026): MITZAL, VOLUME 11, NOMOR 1, MEI 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v11i1.6759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku ekspresi seksual siswa melalui media sosial di SMAN 10 Bombana, Sulawesi Tenggara. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) dengan siswa yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil siswa, atau kelompok minoritas dari peserta FGD, yang secara aktif menggunakan simbol digital seperti stiker dan emoji bernuansa seksual dalam komunikasi mereka di aplikasi WhatsApp. Ekspresi ini muncul dalam konteks percakapan pribadi maupun grup, dan umumnya dimaknai sebagai bentuk humor, kedekatan, atau sindiran seksual yang tidak eksplisit. Fenomena ini mencerminkan adanya pola komunikasi seksual terselubung yang berkembang di ruang digital privat, terutama di kalangan remaja yang hidup dalam lingkungan sosial-budaya yang konservatif. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendidikan literasi digital dan seksualitas yang kontekstual untuk membantu remaja memahami batasan serta risiko dalam berekspresi secara daring.