cover
Contact Name
imam khowim
Contact Email
innovative@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6281232576146
Journal Mail Official
innovative@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk Jln. Wilis, Kramat, Nganjuk (0358) 324737 Kode Pos 64419
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
ISSN : 23554053     EISSN : 27743640     DOI : https://doi.org/10.53429/innovative.v8i01
Core Subject : Education,
INNOVATIVE: (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) (print ISSN: 2355-4053 , online ISSN :2774-3640) Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah yang berisikan makalah yang diambil dari kajian analisis kritis di bidang pendidikan Islam. Di dalamnya juga terdapat karya asli dari dosen, peneliti, mahasiswa, dan pihak yang terkait lainnya yang belum atau belum dipublikasikan dalam bentuk artikel tentang penelitian dan gagasan konseptual.Jurnal ini terbit dua kali dalam kompilasi: Juni dan November yang populer di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara dalam bentuk cetak dan online.
Articles 98 Documents
Manajemen Peserta Didik dalam Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Srengat soim
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/innovative.v9i1.468

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena manajemen peserta didik dalam penyesuaian terhadap implementasi kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi. Peneliti menyoroti salah satu sekolah yang cukup responsif dalam menghadapi beberapa perubahan semenjak diterapkannya sistem zonasi, yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Srengat, Blitar. Maka dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk mengangkat tema manajemen peserta didik dalam implementasi kebijakan sistem zonasi di SMAN 1 Srengat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan: pendekatan fenomenologi naturalistik. Lokasi penelitian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Srengat, Blitar. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang diperoleh dari sumber data diantaranya kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang humas, panitia PPDB, bimbingan konseling, guru, komite sekolah dan wali murid. Uji keabsahan data menggunakan validasi internal (termasuk didalamnya terdapat perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi), validasi eksternal, uji reliabilitas dan objektivitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Kemudian hasil penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut: 1) Proses pelaksanaan PPDB dalam implementasi kebijakan Sistem Zonasi dilaksanakan secara sistemik dan informatif. Proses PPDB yang sistemik adalah proses yang mengacu pada prosedur dan sistem yang ditetapkan. Sedangkan PPDB yang informatif adalah penyeleggaraan layana informasi PPDB yang prima secara offline maupun online. 2) Pengelolaan peserta didik baru dalam implementasi Kemudian hasil penelitian yang didapatkan adalah sebagai berikut: 1) Proses pelaksanaan PPDB dalam implementasi kebijakan Sistem Zonasi dilaksanakan secara sistemik dan informatif. Proses PPDB yang sistemik adalah proses yang mengacu pada prosedur dan sistem yang ditetapkan. Sedangkan PPDB yang informatif adalah penyeleggaraan layana informasi PPDB yang prima secara offline maupun online. 2) Pengelolaan peserta didik baru dalam implementasi Kata Kunci: Manajemen Peserta Didik, Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi
Manajemen Kurikulum dalam Upaya Penerapan Pendidikan Karakter Siswa di SMP Negeri 1 Sumbergempol imam khowim
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya fenomena perkembangan zaman yang semakin maju dan pesat. Fenomena kenakalan remaja terutama pelajar saat ini menunjukkan bahwa para pelajar mengalami krisis karakter. Pemerintah mulai merancang pendidikan karakter yang terintegrasikan dalam setiap mata pelajaran melalui Kurikulum 2013 yang berbasis kompetensi dan karakter. Pendidikan karakter merupakan sebuah transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuhkembangkan dalam kepribadian seseorang atau peserta didik. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di SMP Negeri 1 Sumbergempol. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: (1) Perencanaan manajemen kurikulum dalam upaya penerapan pendidikan karakter dengan merancang RPP dan silabus serta mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam semua mata pelajaran dengan tujuan agar hasil output peserta didik yang baik serta berakhlakul karimah (2) Pelaksanaan manajemen kurikulum dalam upaya penerapan pendidikan karakter sudah dilaksanakan dengan baik. Dalam pelaksanannya terselip berbagai penerapan pembiasaan dan keteladanan yang dilakukan oleh siswa. Peran guru disini sangat penting dalam membentuk karakter anak, karena seorang guru harus bisa memberi contoh baik kepada peserta didiknya agar nilai-nilai dalam pendidikan karakter ini bisa diterapkan dilingkungan sekolah maupun masyarakat. (3) Evaluasi manajemen kurikulum dalam upaya penerapan pendidikan karakter siswa yaitu dilakukan dengan bentuk penilaian kepada siswa serta bekerjasama dengan wali murid untuk memonitoring siswa saat berada diluar sekolah. Dalam kegiatan evaluasinya sekolah melakukan rapat bersama dengan semua kompen untuk mengevaluasi kegiatan atau program yang mengalami kesenjangan dan nantinya akan dilakukan pengembangan. Kata Kunci: Manajemen Kurikulum, Pendidikan Karakter
Pengaruh Model Flipped Classroom Terhadap Pemahaman Teknik Penulisan Karya Ilmiah pada Perkuliahan Bahasa Indonesia suhartono; anik indramawan
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model flipped classroom terhadap kemampuan pemahaman teknik penulisan karya ilmiah pada perkuliahan bahasa Indonesia di semester awal program studi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasy experiment. Penelitian ini dilakukan pada Perkuliahan Bahasa Indonesia. Subyek penelitian adalah Mahasaiswa semester 1 A dan 1 C program studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk tahun akademik 2022/2023. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh dan uji hipotesis menggunakan uji Anova one way dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model flipped classroom memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman teknik penulisan karya ilmiah pada perkuliahan bahasa Indonesia, yakni (1) hasil skor keterlaksanaan perkuliahan dengan model flipped classroom dengan rata-rata skor 100 atau kategori baik; dan (2) rata-rata nilai tes pemahaman teknik penulisan karya ilmiah pada perkuliahan bahasa Indonesia oleh mahasiswa pada kelas yang dibelajarkan dengan model flipped classroom adalah 72.17 lebih baik dibandingkan rata-rata nilai model direct instruction adalah 66.04. Adapun nilai signifikansi dari hasil uji Anova one way adalah 0,008 atau kurang dari 0,05 (0,008<0,05), maka terdapat perbedaan pengaruh dari kedua model pembelajaran tersebut, dimana model flipped classroom lebih baik dalam pemahaman teknik penulisan karya ilmiah pada perkuliahan bahasa Indonesia bagi mahasiswa daripada penerapan model direct instruction. Hal ini berarti, model flipped classroom dapat dijadikan solusi inovatif model perkuliahan (pembelajaran) untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi teknik penulisan karya ilmiah pada perkuliahan bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Kurikulum Merdeka (Studi Kasus pada jenjang Sekolah Menengah pertama) agus tohawi
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya, Implementasi nilai-nilai Pancasila pada Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Pertama memiliki tujuan untuk membentuk karakter siswa yang kuat, memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan lingkungan. Melalui pembelajaran yang berbasis nilai-nilai Pancasila, siswa diharapkan dapat memahami makna dari setiap nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1.Kurikulum Merdeka dengan fokus pada nilai-nilai Pancasila dapat membantu mengembangkan karakter siswa yang kuat dan menjadikan mereka sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa Pancasila dan dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.2.Variasi dan fleksibilitas: Rencana pembelajaran harus mencakup variasi kegiatan pembelajaran yang menarik dan fleksibel. Variasi kegiatan dapat membantu meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam belajar.Pemanfaatan teknologi: Dalam membuat rencana pembelajaran, guru juga harus mempertimbangkan pemanfaatan teknologi pendidikan yang sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa.3.Membuat kerangka kurikulum: Guru harus membuat kerangka kurikulum sebagai acuan dalam mengembangkan bahan ajar. Kerangka kurikulum harus mencakup kompetensi, standar pembelajaran, serta indikator pencapaian. Mengumpulkan dan memilih materi: Guru harus mengumpulkan dan memilih materi yang relevan dan sesuai dengan tujuan dan kerangka kurikulum yang telah ditetapkan.. Kata Kunci: Implementasi Nilai-Nilai Pancasila, Kurikulum Merdeka
Kepemimpinan Kepala Sekolah Pada Kurikulum Merdeka (Studi Kasus pada jenjang Sekolah Menengah pertama) soim
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya , Kepala sekolah perlu mampu mengarahkan dan mengelola seluruh aspek pendidikan, termasuk implementasi Kurikulum Merdeka, agar dapat berjalan dengan baik dan efektif. Dalam hal ini, kepala sekolah harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik, serta memahami dengan baik visi dan misi kurikulum Merdeka sehingga dapat memimpin dan mengelola implementasinya dengan tepat.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1.Menyusun visi, misi, dan tujuan sekolah yang terukur, spesifik, dan relevan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa dan masyarakat di sekitar sekolah. Mengkomunikasikan visi, misi, dan tujuan sekolah yang telah ditetapkan dengan jelas dan terbuka kepada seluruh stakeholder dan memastikan pemahaman yang sama mengenai visi, misi, dan tujuan tersebut. Memastikan bahwa visi, misi, dan tujuan sekolah menjadi acuan dalam setiap kegiatan di sekolah dan diimplementasikan secara konsisten.2. Memastikan bahwa semua guru dan staff sekolah memahami dengan baik Kurikulum Merdeka dan siap untuk mengimplementasikannya di dalam kelas. Kepala sekolah dapat memberikan bimbingan atau mentoring kepada guru dan staff sekolah yang membutuhkan Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kurikulum Merdeka
Manajemen sarana prasarana pada satuan pendidikan (Studi Kasus pada jenjang Sekolah Menengah pertama) mastur
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya , Dalam satuan pendidikan jenjang SMP, manajemen sarana prasarana perlu dikelola secara profesional dan terstruktur agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.[1] Ketersediaan sarana prasarana yang memadai akan membantu meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam belajar serta memberikan kenyamanan dalam proses pembelajaran. Selain itu, manajemen sarana prasarana juga berpengaruh terhadap citra sekolah dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat). Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1.Sebelum memulai proses pengadaan, penting untuk memiliki rencana yang jelas tentang apa yang dibutuhkan, berapa anggaran yang tersedia, dan kapan barang atau jasa tersebut dibutuhkan. Rencana ini akan mempermudah proses pengadaan dan meminimalkan risiko terjadinya kesalahan atau ketidaksempurnaan dalam spesifikasi barang atau jasa.2.Evaluasi dan Monitoring: Setelah sarana prasarana dibangun, perlu dilakukan evaluasi dan monitoring terhadap kinerja sarana prasarana. Hal ini untuk memastikan bahwa sarana prasarana tetap berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna, serta memastikan bahwa perbaikan dan perawatan yang diperlukan dilakukan secara tepat waktu. Kata Kunci: Manajemen sarana prasarana ,satuan pendidikan [1] Sudarsono, A. (2018). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. Yogyakarta: Deepublish.
Perencanaan Kurikulum berbasis pesantren (Studi Kasus Di SMP Internasional darl Akhwan) Imam khowim
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya , kurikulum pesantren juga menekankan pada pengembangan karakter dan akhlak yang baik, sehingga peserta didik tidak hanya menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan bisa menghargai orang lain. Kurikulum pesantren juga mengajarkan keterampilan praktis seperti keterampilan pertanian, kerajinan tangan, dan keterampilan keahlian lainnya yang berguna untuk mempersiapkan peserta didik untuk bekerja atau mengembangkan usaha di masa depan.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1. Meningkatkan kualitas pengajaran: Perencanaan kurikulum berbasis pesantren juga harus memperhatikan kualitas pengajaran. Pesantren harus memiliki guru-guru yang berkualitas dan terlatih dalam mengajar dengan metode yang inovatif dan efektif. Selain itu, pesantren juga harus memperhatikan fasilitas dan teknologi pendidikan yang diperlukan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.2.Menggunakan sumber belajar yang variatif: Pesantren juga perlu menyediakan sumber belajar yang variatif, seperti buku-buku, media pembelajaran berbasis teknologi, dan sebagainya, sehingga siswa dapat belajar dengan cara yang lebih efektif dan efisien.3. Pesantren perlu memberikan pelatihan dan dukungan teknologi kepada guru dan siswa agar mereka dapat memanfaatkan teknologi pendidikan dengan efektif.Memperkuat kerja sama dengan institusi dan perusahaan: Pesantren dapat memperkuat kerja sama dengan institusi dan perusahaan untuk memperoleh dukungan teknologi dan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan teknologi pendidikan.. Kata Kunci: Perencanaan Kurikulum, berbasis pesantren
Manajemen Kelas dalam Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran PAI Siswa SMKNU Wilangan Nganjuk Muhamad Ali Anwar
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Manajemen Kelas ini berusaha untuk memberikan penyelesaian terhadap masalah di kelas, yang cakupannya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi saja, akan tetapi mencakup beberapa hal yang menyeluruh untuk mengorganisasi kelas antara lain: pertama kegiatan akademik berupa perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Kedua kegiatan administratif yang mencakup kegiatan procedural dan organisasional seperti penataan ruangan, pengelompokan siswa dalam pembagian tugas, penegakan disiplin kelas, pengadaan tes, pengorganisasian kelas, pelaporan. Jadi konsep manajemen kelas adalah berusaha memberdayakan potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi edukatif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif khususnya dalam materi PAI
Implementasi ekstrakurikuler keagamaan Islam dalam penguatan etika berbudi luhur pada pelajar Madrasah Aliyah agus tohawi
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 10 No 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konteks Penelitian: kegiatan ektrakurikuler keagamaan yang berada pada tingkat Madrasah Aliyah bertujuan meningkatkan kepahaman siswa terhadap agama sehingga mampu mengembangkan dirinya sejalan dengan norma-norma agama, meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik , budaya dan alam sekitar. mengembangkan keterampilan siswa, membentuk karakter religius siswa.Tujuan Penelitian: untuk mendeskripsikan (1) Pengorganisasian program dalam penerapan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, (2) pelaksanaan program penerapan program kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, (3) pengawasan program kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.Metode Penelitian: (1). pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, (2) kehadiran peneliti: peneliti datang langsung ke lokasi penelitian untuk menggali data langsung, (3). lokasi penelitian di MA Nahdlatul Ulama’ Mojosari Nganjuk, (4). data dan sumber data: kata-kata dan tindakan diperoleh dari subyek wawancara dan observasi, dan data terlulis berasal dari dokumentasi, (5). prosedur pengumpulan data: wawancara, observasi dan dokumentasi, (6). analisis data: reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi, (7). tahap-tahap penelitian: penentuan masalah, penggalian data, analisis, penyusunan laporan. Hasil Penelitian: (1) Secara keseluruhan penerapan ekstrakurikuler keagamaan Islam dalam meningkatkan Etika Beragama peserta didik berjalan dengan baik dan terarah karena memberikan dampak yang baik kepada peserta didik, memberikan perubahan pribadi peserta didik menjadi lebih baik dan juga dapat menumbuhkan sikap siswa untuk bertindak positif yang berorientasi pada nilai-nilai ketuhanan.(2) tetapi terkadang masih ada peserta didik yang kurang disiplin dan istiqomah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler keagamaan ini yang memberikan dampak hambatan bagi tercapai nya hasil kegiatan yang baik. Namun ketika dilakukan evaluasi sehingga hambatan-hambatan itu dapat di selesai kan dengan baik, maka hasil yang didapat dari penerapan ekstrakurikuler keagamaan Islam dalam meningkatkan Etika Beragama peserta didik di MA Nahdlatul Ulama’ Mojosari berhasil maksimal
pengorganisasian Kurikulum berbasis pesantren (Studi Kasus Di SMP Internasional darl Akhwan) Imam khowim
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 10 No 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya , kurikulum pesantren juga menekankan pada pengembangan karakter dan akhlak yang baik, sehingga peserta didik tidak hanya menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan bisa menghargai orang lain. Kurikulum pesantren juga mengajarkan keterampilan praktis seperti keterampilan pertanian, kerajinan tangan, dan keterampilan keahlian lainnya yang berguna untuk mempersiapkan peserta didik untuk bekerja atau mengembangkan usaha di masa depan.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan : Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jika dilihat dari sumber datanya, penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu: wawancara mendalam (in deep interview), observasi partisipatif (participant observation), dan dokumentasi (documentation) sebagai metode pengumpulan data. Sumber data penelitian ini meliputi, 1) Person (orang) yaitu (a) waka kurikulum, (b) waka kesiswaan, (c) guru, dan (d) siswa. 2) Paper (kertas/dokumen) yaitu berupa dokumentasi fotofoto kegiatan hubungan dengan pendidikan karakter. 3) Place (tempat) yaitu di Internasional Darul Akhwan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau (verification). Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan triangulasi sumber, metode dan penyelidikan. Kemudian hasil penelitian ini meliputi: 1. Meningkatkan kualitas pengajaran: Perencanaan kurikulum berbasis pesantren juga harus memperhatikan kualitas pengajaran. Pesantren harus memiliki guru-guru yang berkualitas dan terlatih dalam mengajar dengan metode yang inovatif dan efektif. Selain itu, pesantren juga harus memperhatikan fasilitas dan teknologi pendidikan yang diperlukan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.2.Menggunakan sumber belajar yang variatif: Pesantren juga perlu menyediakan sumber belajar yang variatif, seperti buku-buku, media pembelajaran berbasis teknologi, dan sebagainya, sehingga siswa dapat belajar dengan cara yang lebih efektif dan efisien.3. Pesantren perlu memberikan pelatihan dan dukungan teknologi kepada guru dan siswa agar mereka dapat memanfaatkan teknologi pendidikan dengan efektif.Memperkuat kerja sama dengan institusi dan perusahaan: Pesantren dapat memperkuat kerja sama dengan institusi dan perusahaan untuk memperoleh dukungan teknologi dan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan teknologi pendidikan..Kata Kunci: Perencanaan Kurikulum, berbasis pesantren

Page 4 of 10 | Total Record : 98


Filter by Year

2020 2025