cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 231 Documents
PERHITUNGAN KAJIAN KOMPUTASI INTERAKSI ANTARA POLISTIRENA (PS) DENGAN POLIKAPROLAKTON (PCL) Nur Anisa Anggita; Muhammad Yusuf; Floren Miani Sihotang; Dilla Rama Dina; Andhika Febrian Pulungan; Meygrees Swimayu Panggabean; Giovani Mei Anggasta Telaumbanua
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13191

Abstract

Studi ini mengeksplorasi interaksi molekuler antara polistirena (PS) dan polikaprolakton (PCL) menggunakan pendekatan komputasional berdasarkan metode Complete Neglect of Differential Overlap (CNDO). Optimasi struktural dan perhitungan kimia kuantum dilakukan untuk mengevaluasi jarak antaratom, muatan atom parsial, dan energi interaksi. Hasil simulasi menunjukkan adanya ikatan hidrogen antara atom hidrogen dari PS dan atom oksigen dari PCL, dengan jarak ikatan yang diukur sebesar 2,8 Å dan 2,2 Å. Ikatan ini disertai dengan perbedaan muatan yang signifikan, menunjukkan interaksi non-kovalen yang kuat. Energi interaksi total yang diperoleh adalah –16084 kkal/mol, menunjukkan bahwa kompleks PS–PCL stabil secara termodinamis. Hasil ini menunjukkan kompatibilitas PS dan PCL sebagai sistem poliblend dan memberikan bukti komputasional untuk potensi mereka dalam pengembangan material berbasis polimer yang ramah lingkungan.
FUTURE OF ASPHALT DEVELOPMENT: A REVIEW OF SUSTAINABLE ADDITIVES AND ADVANCED TECHNOLOGIES FOR ENHANCED ASPHALT PERFORMANCE Hussein Hatem Meteab; Amal Shakir Abbood; Ghufran Hamed Nail
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12187

Abstract

This review explores the latest advancements in enhancing asphalt performance, focusing on the use of additives that improve the properties of bitumen and fillers in asphalt mixtures. The study includes innovative materials such as calcite, quartz, various soils, liquid sulfur, Gil Sonite, traditional fillers, and polymeric additives. It also examines advanced materials like graphene oxide, biochar, and phase-change materials, and investigates the use of both natural and recycled rubber. Special attention is given to sustainable practices, highlighting the use of waste resources such as used motor oil, ceramic fibers, recycled asphalt aggregate, and leftover cooking oil. The review also looks into the integration of advanced technologies like microwave energy and synthetic fibers to enhance the performance and durability of asphalt. By summarizing current research and development efforts, this review provides an in-depth look at these innovations and their potential to revolutionize the asphalt industry. It discusses future prospects, including self-healing asphalt, digital tools for optimizing asphalt production, and autonomous maintenance systems. The review aims to support researchers, engineers, and policymakers in developing more durable, efficient, and sustainable asphalt solutions, offering a comprehensive assessment of the current state and future directions of asphalt enhancements. Through this review, stakeholders can gain a better understanding of current and future innovations that could significantly impact the development and maintenance of road infrastructure.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA MELALUI TES DIAGNOSTIK CRI: STUDI KASUS DI SMAN 2 MUARA BADAK Siti Rahma; Farah Erika; Sri Lestari
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11373

Abstract

Kesalahpahaman dalam pembelajaran kimia, khususnya mengenai larutan penyangga, masih menjadi tantangan bagi banyak siswa. Studi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana kesalahpahaman ini terjadi pada siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 2 Muara Badak dengan menerapkan metode Indeks Kepastian Respons (CRI). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang melibatkan 69 siswa yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik berupa pertanyaan esai dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi pola kesalahpahaman yang muncul. Hasil analisis menunjukkan bahwa 41,12% siswa mengalami kesalahpahaman, 32,97% tidak memahami konsep tersebut, dan hanya 25,91% siswa yang memiliki pemahaman yang benar. Faktor utama penyebab kesalahpahaman ini adalah kurangnya pemahaman tentang prinsip-prinsip kesetimbangan kimia dan kecenderungan siswa untuk menghafal rumus tanpa memahami konsep dasar. Berdasarkan temuan ini, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, seperti penggunaan media interaktif dan pendekatan berbasis pemecahan masalah, untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep larutan penyangga.
STUDI KOMPARATIF BILANGAN ASAM PADA BERBAGAI PRODUK MINYAK GORENG DAN LEMAK PANGAN SEBAGAI INDIKATOR MUTU MENGGUNAKAN METODE AOCS Pevi Riani; Syafrinal Syafrinal; M Ikhlas Armin; Hafnimardiyanti Hafnimardiyanti; Renny Futeri; Selfa Dewati Samah
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13909

Abstract

Bilangan asam merupakan salah satu parameter penting yang digunakan untuk menentukan mutu minyak dan lemak pangan. Parameter ini terbentuk akibat reaksi hidrolisis yang terjadi selama proses penggorengan. Bilangan asam menunjukkan jumlah asam lemak bebas yang terkandung dalam minyak dan dinyatakan sebagai miligram kalium hidroksida (KOH) yang diperlukan untuk menetralkan asam lemak bebas dalam satu gram minyak. Nilai bilangan asam yang lebih tinggi mencerminkan tingkat kerusakan minyak yang lebih besar akibat meningkatnya pembentukan asam lemak bebas. Penelitian ini mengevaluasi bilangan asam dari beberapa sampel minyak dan lemak, meliputi minyak goreng kemasan, minyak bekas penggorengan ayam, minyak bekas penggorengan camilan, minyak bekas penggorengan ikan, dan margarin. Analisis dilakukan menggunakan metode resmi AOCS Cd 3d-63 (*Acid Value of Fats and Oils*). Bilangan asam yang diperoleh untuk minyak goreng kemasan, minyak bekas penggorengan ayam, minyak bekas penggorengan camilan, minyak bekas penggorengan ikan, dan mentega berturut-turut adalah 0,2299; 0,3815; 0,5307; 0,5762; dan 0,3344 mg KOH/g. Hasil ini menunjukkan bahwa minyak goreng kemasan memiliki mutu terbaik, sebagaimana dibuktikan oleh nilai bilangan asam yang paling rendah. Sebaliknya, minyak bekas penggorengan ikan menunjukkan tingkat kerusakan tertinggi, yang ditandai dengan nilai bilangan asam tertinggi.
A COMPREHENSIVE REVIEW OF PETROLEUM-DERIVED PRODUCTS, REFINING PROCEDURES, AND CRUDE OIL FRACTIONS Hussein Muteb Hatam; Ola Abdulhay Ali; Ayaat Khamess Ftekan
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.12873

Abstract

Petroleum,  known as crude oil in many countries is a non-renewable resource. It's a naturally-occurring liquid that exists beneath the Earth’s surface (lithosphere) and can potentially be extracted as an alternative fuel. Petroleum is a fossil fuel, having been made from the remains of dead plant and animal matter that was trapped under layers of sediments over millions of years. It forms in sedimentary rock where the heat and pressure is extreme. An example of a process that can demonstrate these principles is the cracking of crude oil into many useful fractions, including gasoline and its sisters in distillation known as "middle distillates" (see Petroleum Act) such as kerosene and diesel fuel: which is petroleum, a mixture of hydrocarbons between C1 to C50 Some characteristics are properties I think.and depending on one's location it may contain many chemical or physical differences. In this lesson, we discussed fractional distillation to obtain various products of petroleum from crude oil and its compositions
MINAT BELAJAR MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS SAPTA MANDIRI PADA MATA KULIAH IPA SD Siti Nadiya Hajati
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki minat belajar mahasiswa PGSD pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Dasar (IPA SD). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di program PGSD, Universitas Sapta Mandiri, pada tahun akademik 2024/2025. Sampel terdiri dari enam mahasiswa dari kelas P3 dan P4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar mahasiswa PGSD pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Dasar rendah. Hasil penelitian, berdasarkan dokumentasi nilai ujian tengah semester dan data wawancara, menunjukkan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya minat belajar, yaitu metode pengajaran yang monoton, interaksi kelas yang terbatas, latar belakang pendidikan mahasiswa, kemampuan mengajar dosen, sifat materi kuliah, dan ketersediaan fasilitas pendukung.
STUDI FENOMENOLOGI PADA ASPEK KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PENGALAMAN GURU KIMIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA Ni Putu Widhi Linda Rahayu; I Wayan Redhana; Ida Bagus Nyoman Sudria
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13669

Abstract

This study aims to explore the lived experiences of chemistry teachers in integrating Social Emotional Competence (SEC) into the learning process amidst the challenges of a crowded school environment and a suboptimal science learning climate. The study used a qualitative approach with phenomenological methods to uncover how SEC manifests in emotional management, social interactions, and decision-making in chemistry lessons at Singaraja 4 Public Senior High School. Data were collected through observation of the learning process, in-depth interviews, and documentation of student learning outcomes. Data validity was achieved through technical and source triangulation to enhance the credibility of the research findings. The results indicate that chemistry teachers are able to consistently integrate Social Emotional Competence into their learning despite limited facilities and classroom crowding. Teachers' social awareness and relationship skills are evident through their attention to students' psychological well-being as an effort to increase motivation to learn chemistry. In terms of self-management, teachers demonstrate stable emotional regulation skills through educational reprimands that respect students' rights. Furthermore, responsible decision-making is realized through a transparent and fair assessment system that considers aspects of the process, product, and student attitudes. The research findings confirm that the integration of KSE by chemistry teachers plays an important role in creating a supportive, humanistic, and meaningful learning environment, thereby supporting the improvement of the quality of chemistry learning in schools.learning environment that supports the holistic development of students' character. Keywords: Phenomenological Study, Social Emotional Competence (SEC), Chemistry Teachers.
ANALISIS PENGUASAAN KONSEP DASAR ILMU KIMIA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SERIRIT Putu Dinda Pratiwi; I Wayan Subagia; I Nyoman Suardana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tingkat penguasaan siswa kelas XII terhadap konsep dasar kimia dan mendeskripsikan dan menjelaskan penyebab rendahnya penguasaan siswa kelas XII terhadap konsep dasar ilmu kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data kuantitatif diperoleh melalui tes pilihan ganda dengan teknik sampling total, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan teknik sampling purposive. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata indikator untuk subtopik zat murni (unsur dan senyawa) adalah 67,70%, campuran (homogen, heterogen, dan pemisahan campuran) adalah 62,63%, dan partikel materi (atom, ion, dan molekul) adalah 58,83%. Distribusi tingkat penguasaan konsep kimia siswa adalah sebagai berikut: 5 siswa dalam kategori sangat tinggi, 21 siswa dalam kategori tinggi, 15 siswa dalam kategori sedang, 48 siswa dalam kategori rendah, dan 49 siswa dalam kategori sangat rendah. Penyebab penguasaan konsep dasar kimia yang sangat rendah di kalangan siswa kelas 12 adalah miskonsepsi, literasi yang rendah, dan tidak tahu konsep.
ANALISIS PERBANDINGAN RENDEMEN MINYAK EUKALIPTUS (EUCALYPTUS OIL) DARI BAGIAN DAUN DAN PANGKAL DAUN MELALUI DESTILASI UAP AIR Rika Silvany; Putri Rizky; Resti Ayu Ningrum
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik fisik minyak kayu putih yang diperoleh dari daun dan pangkal daun Eucalyptus sp. melalui metode distilasi uap. Parameter yang diamati meliputi rendemen, berat jenis, dan indeks bias. Bahan baku daun dan pangkal daun kayu putih masing-masing ditimbang sebanyak 3 kg dan didistilasi selama 2 jam menggunakan alat distilasi uap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan baku berpengaruh nyata terhadap kualitas minyak yang dihasilkan. Rendemen minyak dari daun sebesar 0,64%, sedangkan dari pangkal daun sebesar 0,51%. Berat jenis minyak daun kayu putih sebesar 0,9286, dan berat jenis dari pangkal daun sebesar 0,9260, keduanya masih dalam rentang Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3954-1995) yaitu 0,910–0,930. Indeks bias minyak dari daun adalah 1,4773, sedikit lebih tinggi daripada indeks bias dari pangkal daun, yaitu 1,4751, dan sedikit di atas rentang SNI 8834:2019 (1,4600–1,4750). Perbedaan ini menunjukkan bahwa daun eukaliptus mengandung konsentrasi senyawa teroksigenasi seperti 1,8-sineol yang lebih tinggi dibandingkan dengan pangkal daun. Secara keseluruhan, daun eukaliptus menghasilkan minyak dengan rendemen yang lebih tinggi dan sifat fisik yang lebih baik, sehingga menjadikannya bahan baku yang paling sesuai untuk produksi minyak eukaliptus.
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN SAAT MELAKUKAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK DENGAN SELF-EFFICACY MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS MULAWARMAN Adinda Nur Hidayah; Usman Usman; Farah Erika
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.11786

Abstract

Praktikum laboratorium kimia organik menuntut keterampilan teknis seperti distilasi, ekstraksi, dan kromatografi, yang seringkali memicu kecemasan yang dapat memengaruhi efikasi diri mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kecemasan selama praktikum laboratorium kimia organik dan efikasi diri mahasiswa Pendidikan Kimia di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman. Desain penelitian korelasional kuantitatif digunakan dengan sampel 30 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS, termasuk korelasi Pearson, regresi linier sederhana, dan koefisien determinasi. Uji korelasi Pearson menunjukkan korelasi negatif yang signifikan (r = -0,370, p = 0,044). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan koefisien regresi -0,282 dan konstanta 37,882, dengan kecemasan menyumbang 13,7% dari varians dalam efikasi diri. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat efikasi diri yang lebih rendah di antara mahasiswa selama praktikum laboratorium kimia organik.