cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023" : 29 Documents clear
Faktor-Faktor Sosial Budaya yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Hipertensi : Literature Review: Social Cultural Factors Affecting Quality of Life Hypertension Patients : Literature Review Muhamad David Setiadi; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2487

Abstract

Latar Belakang: Budaya dan kesehatan sangat erat hubungannya adapun masalah kesehatan yang sering terjadi sekarang ini salah satunya karena budaya masyarakat itu sendiri. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kualitas hidup hipertensi. Metode: Pada penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari metode inklusi didapatkan 6 sumber literatur yakni artikel ilmiah yang sudah dinilai kelayakannya Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa sosial budaya mempengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan seseorang. Laki-laki atau perempuan keduanya memiliki resiko yang sama. Kesimpulan: Systematic review ini menjelaskan multifaktor sosial budaya yang terkait dengan kualitas hidup dan kejadian hipertensi di Indonesia. Faktor-faktor dalam penelitian ini adalah, umur, ekonomi, dukungan keluarga, jenis makanan yang dikonsumsi, serta sosial budaya.
Efektivitas Pemberian Kompres Daun Kubis Dingin dan Breast Care untuk Menangani Bendungan ASI pada Ibu Postpartum : Literature Review: The Effectiveness of Giving Cold Cabbage Leaf Compress Breast Care to Handle Breast Milk on Postpartum Mother : Literature Review Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Muliatul Jannah; Vera Yulvina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2903

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan ketika menyusui yang akan muncul selama nifas atau selama menyusui adalah Bendungan ASI yaitu terdapat pembengkakan pada payudara. Bendungan ASI ini dapat terjadi karena dibatasinya saluran laktiferus oleh organ-organ yang tidak habis sama sekali. Tujuan : Tujuan dari literatur review ini untuk menelusuri keefektivitasan Kompres Daun Kubis Dingin dan Breast Care untuk menangani bendungan ASI saat ibu postpartum. Metode: Penyusunan artikel memakai metode peninjuauan literature termuat pada jurnal kesehatan yakni Science and Technology Index (SINTA), PubMed dan Google Scholar. Artikel diambil berlandaskan teks lengkap, akses terbuka, dalam bahasa Inggris dan Indonesia serta terbit pada 5 tahun belakang (2016 – 2021). Hasil: 1 artikel PubMed, 1 artikel dari Science and Technology Index (SINTA) dengan peringkat 4, dan 8 artikel dari Google Scholar. Daun kubis berisi Sulfur yang mampu mengecilkan pembesaran serta pembengkakan pada payudara. Selain itu terdapat kandungan Metionin Amino Korosif yang berfungsi sebagai anti infeksi, beberapa zat lain seperti Sinigrin (Allylisothiocyanate), Minyak Mustard, Magnesium juga Oksalat Heterosida Sulfur. Kandungan zat-zat itu dapat membantu memperlancar pembuluh darah yang berfungsi untuk memperluas aliran darah, sehingga tubuh dapat menampung kembali cairan yang tertahan pada payudara. Kesimpulan: Kompres Daun Kubis Dingin dan Breast Care lebih berhasil mengatasi masalah payudara bengkak bagi ibu postpartum.
Pola Makan sebagai Faktor Risiko Hipertensi pada Pekerja : Diet as a Risk Factor for Hypertension in Workers Handayani, Rini; Mutiara Sanni, Nada; Ayu, Ira Marti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2963

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensi Hipertensi pada tahun 2018 sebesar 34,1%. Di Kota Tangerang, jumlah kejadian Hipertensi mencapai 93.820 kasus. Pada tahun 2019, prevalensi Hipertensi di PT. Jalan Laut Abadi mencapai 54,5%. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan kejadian Hipertensi pada pekerja bagian office di PT. Jalan Laut Abadi Tangerang. Metode: Desain penetian Cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bagian office di PT. Jalan Laut Abadi tahun 2020. Sampel penelitian adalah 167 pekerja bagian office di PT. Jalan Laut Abadi tahun 2020. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data hipertensi didapatkan dengan pengukuran menggunakan tensimeter dan data pola makan berupa kebiasaan mengonsumsi sayur, buah, daging merah, makanan berlemak, garam dan penyedap, makanan cepat saji, gorengan, kopi dan alkohol didapatkan dari wawancara dengan menggunakan FFQ (Food Frequency Questionnaire). Analisis dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat 65,9% pekerja bagian office yang mengalami Hipertensi. Uji Chi-square menunjukkan ada hubungan antara konsumsi sayuran (p-value: 0,015), konsumsi buahan (p-value: 0,001), konsumsi makanan berlemak (p-value: 0,017), konsumsi makanan cepat saji (p-value: 0,032), konsumsi gorengan (p-value: 0,015) dan hipertensi pada pekerja. Analisis juga menunjukkan tidak ada hubungan antara konsumsi daging merah (p-value: 0,261), konsumsi garam dan penyedap (p-value: 0,765), konsumsi kopi (p-value: 0,680), dan konsumsi alcohol (p-value: 0,577) dengan hipertensi. Kesimpulan: Jadi, faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian Hipertensi pada pekerja bagian office di PT. Jalan Laut Abadi adalah konsumsi sayuran, konsumsi buahan, konsumsi makanan berlemak, konsumsi makanan cepat saji, dan konsumsi gorengan.
Tinjauan Sistematis terhadap Pengetahuan, Persepsi, Motivasi Masyarakat Tentang Vaksinasi HPV bagi Remaja Putri dan Wanita Usia Subur : Literature Review: Systematic Review of Knowledge, Perception, Community Motivation About HPV Vaccination for Young Women and Women of Reproductive Age : Literature Review Ayumaruti, Dewi; Dien Anshari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.2988

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan vaksinasi Human Papilomavirus (HPV) di dunia termasuk Indonesia, yang masih menunjukkan peningkatan yang tergolong rendah dan lambat, sedangkan perkembangan kasus kejadian dan kematian yang diakibatkan kanker serviks masih sangat tinggi dan bertambah setiap tahunnya. Percepatan vaksinasi HPV harus dilakukan karena Indonesia menargetkan bebas kanker serviks di tahun 2030, yang juga merupakan target global WHO yaitu 90 % dari remaja di dunia sudah tervaksinasi HPV. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat tingkat pengetahuan, persepsi, motivasi, serta perilaku untuk melakukan vaksinasi HPV bagi masyarakat khususnya bagi anak - anak remaja muda yang sudah memenuhi syarat usia untuk vaksinasi HPV serta mendorong kelompok berisiko lainnya untuk dapat melakukan vaksinasi HPV secara mandiri. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode tinjauan sistematis melalui pencarian artikel dengan penggunaan basis data online PubMed dengan variabel dependen penelitian yaitu vaksinasi HPV, dan variabel independen yaitu pengetahuan, persepsi, motivasi, perilaku. Hasil: Gambaran kurangnya pengetahuan, persepsi individu, motivasi, serta aspek lainnya, sangat mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat yang mempengaruhi perilaku masyarakat terhadap pengambilan keputusan untuk melakukan vaksinasi HPV sebagai upaya penurunan risiko terjadinya kanker serviks. Peran dan komitmen orang tua menjadi faktor yang sangat krusial dalam keberlanjutan pelaksanaan vaksinasi HPV pada anak – anak karena dibutuhkan waktu yang cukup lama (2-3 kali vaksinasi dalam kurun waktu 6 bulan) dan biaya yang besar. Vaksinasi dinilai sebagai intervensi kesehatan yang lebih efektif jika dibandingkan dengan biaya intervensi perawatan. Kesimpulan: Pengetahuan akan manfaat vaksinasi HPV di Indonesia perlu terus ditingkatkan melalui pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan dengan penggunaan berbagai saluran informasi dan komunikasi, seperti media massa (cetak dan internet) serta pemanfaatan aplikasi yang telah diterapkan Pemerintah, yang dapat diakses oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia seperti aplikasi PeduliLindungi. Pemerintah juga diharapkan untuk dapat terus mengembangkan skema program subsidi dan penganggaran untuk vaksinasi HPV serta terus memperluas cakupan vaksinasi HPV nasional secara bertahap sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bagi generasi mendatang.
Pengaruh Usia Ibu, Kadar Hemoglobin, Trombosit, dan Leukosit Darah pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) (Studi Observasi Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung) : The Effect of Maternal Age, Hemoglobin, Platelet, and Blood Leukocyte Levels in Pregnant Women on the Incidence of Low Birth Weight (LBW) (Analytical Observational Study at Sultan Agung Islamic Hospital) Nurrahma, Herlin Ajeng; Yulice Soraya Nur Intan; Andreanyta Meliala; Paramita Narwidina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3009

Abstract

Latar belakang: Kelahiran bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menjadi penyebab utama kematian prenatal dan terjadinya masalah pada masa tumbuh kembang. Banyak faktor yang menyebabkan kejadian BBLR meningkat, diantaranya usia Ibu saat melahirkan, kadar Hemoglobin (Hb), trombosit dan leukosit yang tidak berada dalam rentang normal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara usia saat melahirkan, kadar Hb, trombosit, dan leukosit Ibu hamil dengan kejadian BBLR di RS Islam Sultan Agung Semarang, periode Januari 2017-2018. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross sectional menggunakan data rekam medis pasien. Data diambil dari 63 Ibu hamil yang dirawat selama periode Januari 2017-2018 di RS Islam Sultan Agung. Data penelitian dianalisis mengunakan uji Chi Square. Hasil: Ibu dengan usia beresiko berpotensi 0,912 kali melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan dengan Ibu berusia tidak beresiko, walaupun secara statistik tidak bermakna. Ibu dengan kadar leukosit ≤13.000/µL memiliki kecenderungan 0,260 lebih kecil secara signifikan (nilai P<0,05) untuk melahirkan bayi dengan BBLR , sedangkan untuk parameter Hb dan trombosit memiliki nilai OR sebesar 0,673 dan 1,326, hal ini berarti Ibu dengan kadar Hb<11 g/dL memiliki kecenderungan 0,673 kali memicu kejadian BBLR, sedangkan kelompok Ibu dengan kadar trombosit <150.000/µL memiliki resiko 1,3 kali lebih besar dibandingkan dengan Ibu dengan kadar trombosit ≥150.000/µL untuk mencetuskan kejadian BBLR. Kesimpulan: Hubungan antara usia Ibu hamil, kadar Hb, dan trombosit dengan kejadian BBLR tidak bermakna secara statistik, namun Ibu dengan kadar leukosit ≤13.000/µL memiliki kecenderungan 0,260 lebih kecil secara signifikan untuk melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan dengan Ibu dengan kadar leukosit >13.000/µL.
Implementasi Penggunaan Sosial Media dalam Program Promosi Kesehatan di Puskesmas Kota Enrekang : Implementation of the Use of Social Media in the Health Promotion Program at the City Health Center of Enrekang Devy Febrianti; Sulaiman, Zulkarnain; Mardhatillah; Sunandar Said; Khaeriyah Adri; Pratiwi Ramlan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3030

Abstract

Latar belakang: Puskesmas merupakan peranan penting dalam mencapai program Indonesia Sehat. Peningkatan pelayanan puskesmas sebagai upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui kegiatan program promosi kesehatan erat kaitannya dengan media yang digunakan salah satuya adalah sosial media pada program promosi kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui implementasi penggunaan sosial media di Puskesmas Kota Enrekang. Metode: Penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi kasus, Teknik yang digunakan dalam penentuan informan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil: Pada input, program promosi kesehatan menggunakan media sosial dianggap cukup efektif , pada process, pelaksanaan program promosi kesehatan terlaksana sesuai dengan perencanaannya jika dilakukan diawal tahun namun terdapat beberapa perencanaan yang sudah ditetapkan sering tidak sesuai di lapangan, dan tidak semua SDM terlibat dalam program promosi kesehatan. Pada output, program berjalan sesuai tujuan yang direncanakan tetapi belum ada indicator capaian sehingga belum bisa terlaksananya evaluasi secara optimal. Kesimpulan: Diharapkkan kepala puskesmas lebih memahami mengenai manajemen puskesmas dan koordinasi dalam menentukan suatu perencanaan serta tenaga promosi kesehatan lebih serius dalam peningkatan pelayanan promosi kesehatan terkhusus pada program berbasis sosial media.
Analisis Sikap dan Pengetahuan Petugas terhadap Keselamatan Pasien di Rumah Sakit X, Tangerang Selatan, Banten : Analysis of Staff Attitudes and Knowledge of Patient Safety at X Hospital, South Tangerang, Banten Dwi Anggraini, Fitri; Ilyas, Yaslis
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.3140

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan pasien merupakan prioritas rumah sakit. Pengukuran budaya keselamatan pasien di RS X tahun 2021 masih tergolong rendah, selain itu tercatat 37 insiden keselamatan pasien di RS X tahun 2021 yang salah satunya adalah kejadian sentinel. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan keselamatan pasien oleh petugas, mengetahui gambaran sikap dan pengetahuan petugas terhadap keselamatan pasien dan hubungannya, serta mendapatkan strategi perbaikan terkait penerapan keselamatan pasien di RS X. Metode: Penelitian ini menggunakan mix methode kuantitatif-kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden penelitian kuantitatif adalah 75 orang (total sample), sedangkan jumlah informan penelitian kualitatif adalah 11 orang. Pada penelitian ini dilakukan survei kuesioner sikap dengan SAQ-INA, survei kuesioner pengetahuan, wawancara mendalam dan Focus Group Discussion, serta dilakukan tela’ah dokumen OPPE bagian Keperawatan tahun 2021 dan dokumen terkait keselamatan pasien lainnya. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan 54% petugas pelaksana menerapkan keselamatan pasien dengan baik, 56% petugas pelaksana bersikap negatif terhadap keselamatan pasien dan 78% petugas pelaksana berpengetahuan baik mengenai keselamatan pasien. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dan pengetahuan petugas dengan keselamatan pasien (p =1 dan p=0,08). Pada wawancara mendalam diketahui berbagai kendala dalam penerapan keselamatan pasien di RS X. Dari FGD didapatkan berbagai strategi perbaikan terkait penerapan keselamatan pasien di RS X yang akan diterapkan tahun 2023. Kesimpulan: Masih banyak petugas yang belum menerapkan keselamatan pasien dengan baik dan masih banyak kendala dalam pelaksanaan keselamatan pasien di RS X. Pengetahuan petugas sudah baik, namun masih banyak petugas yang bersikap negatif terhadap keselamatan pasien.
Analisis Faktor Kendala dalam Pelaksanaan Contact Tracing COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Poncol : Analysis of Constraint Factors in the Implementation of Contact Tracing COVID-19 in the Poncol Health Center Work Area Riyadi Nasution, Azhar; Soedirham, Oedojo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3154

Abstract

Latar belakang: Contact Tracing COVID-19 merupakan kegiatan untuk mengidentifikasi kasus berdasarkan kronologi, riwayat kontak dan pemantauan harian kepada kasus konfirmasi maupun kontak erat sampai dengan rentan waktu yang telah ditentukan. Kondisi pandemi yang tidak menentu seperti adanya lonjakan kasus secara signifikan dianggap sebagai faktor yang dapat menimbulkan kendala di lapangan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang dianggap sebagai kendala dalam pelaksanaan contact tracing di wilayah kerja Puskesmas Poncol, Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data langsung melalui wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri dari penanggungjawab program COVID-19 dan tracer yang pernah bertugas di Puskesmas Poncol selama kurun waktu tahun 2020 sampai dengan 2022. Hasil wawancara nantinya dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Hasil: Seluruh informan penelitian menyampaikan bahwa terdapat faktor kendala baik dari internal maupun eksternal dalam pelaksanaan contact tracing. Kendala internal yang pernah ditemukan diantaranya sempat terjadi kekurangan petugas tracer saat kenaikan kasus COVID-19 secara signifikan, aplikasi siLacak yang terkadang eror sehingga tidak dapat dilakukan pencatatan harian, anggaran pelaksanaan dan terkait panduan pelaskanaan. Kendala eksternal yang disampaikan oleh informan baik saat kondisi normal maupun saat kenaikan kasus yang meliputi sikap kepada petugas, tidak mau melakukan tes dan alamat yang tidak sesuai. Kesimpulan: Faktor kendala internal yang ditemukan meliputi man (manusia), machine (alat bantu) dan method (tatalaksana) sedangkan faktor kendala eksternal berkaitan dengan sikap kurang kooperatif kasus konfirmasi dan alamat yang tidak sesuai dengan KTP.
Perbedaan Berat Badan Bayi, Asupan Zat Gizi Ibu dan Bayi serta Pengetahuan Ibu Sebelum dan Sesudah Program Keluarga Binaan di Desa Kaliwangi, Purwokerto, Jawa Tengah : Differences in Baby Weight, Maternal and Infant Nutrient Intake and Mother's Knowledge Before and After the Assisted Family Program in Kaliwangi Village, Purwokerto, Central Java Yesica, Stephanie; Asih Setiarini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3167

Abstract

Latar Belakang: Program Gerakan Nasional Sadar Gizi dimana gerakan ini merupakan penguat dari program sebelumnya yaitu KADARZI (Keluarga Sadar Gizi). Pendidikan kesehatan melalui pendekatan keluarga dalam program keluarga binaan merupakan upaya perbaikan gizi melalui pendekatan terhadap keluarga yang memiliki masalah gizi dan kesehatan atau keluarga yang membutuhkan bimbingan tenaga kesehatan untuk memelihara maupun meningkatkan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu keluarga sesudah pemberian intervensi gizi keluarga binaan di Desa Kaliwangi, Purwokerto, Jawa Tengah. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kasus, peneliti memberikan intervensi secara teratur dan terukur hanya kepada 1 keluarga terpilih dengan masalah gizi lebih dari 1 di Desa Kaliwangi, Jawa Tengah dan melihat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa edukasi dan pemberian makanan tambahan. Penelitian dilakukan pada 13 Januari 2018 hingga 9 Februari 2018, media KIE yang digunakan diantaranya leaflet, brosur, booklet, video yang dikembangkan oleh Kemenkes RI, pengumpulan data menggunakan formulir recall 1x24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ), analisis data menggunakan perbandingan nilai pre dan post test sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil: Peningkatan berat badan bayi sebesar 600 gram selama 10 hari , asupan zat gizi ibu dari 65% menjadi 80%, asupan gizi bayi dari 65% menjadi 109,5% (hasil rata-rata 4 hari pemberian Makanan Pendamping ASI), pengetahuan gizi dan kesehatan bagi ibu (nilai rata-rata pre 73 dan post test 96). Kesimpulan: Ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa edukasi dan pemberian makanan tambahan berupa peningkatan berat badan bayi sebesar 600 gram selama 10 hari , peningkatan persentase pemenuhan asupan zat gizi ibu dari 65% menjadi 80%, asupan gizi bayi dari 65% menjadi 109,5%, pengetahuan gizi dan kesehatan bagi ibu dari 73 menjadi 96.
Efektivitas Pemasaran melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Kunjungan Pasien di Rumah Sakit : Literature Review: Marketing Effectiveness through Social Media in Increasing Patient Visits at Hospitals : Literature Review Fattah, Reynaldi; Nadjib, Mardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3173

Abstract

Latar Belakang: Wabah virus COVID-19 menyebabkan penurunan kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap dan mengakibatkan penurunan tingkat okupansi rumah sakit. Hal ini membuat rumah sakit kesulitan menutupi biaya operasional rumah sakit. Penyusunan strategi yang tepat untuk memulihkan kondisi rumah sakit perlu dilakukan. Salah satunya dengan mendorong sarana promosi kreatif dengan media sosial. Di masa pandemi media sosial semakin diminati dan menjadi sarana masyarakat untuk mencari informasi seputar kesehatan. Media sosial sangat efektif dalam mempromosikan segala sesuatu karena mudah dioperasikan, gratis, dan memiliki pangsa pasar yang besar. Bagi fasilitas pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit, kehadiran media sosial berpotensi memperluas jangkauan organisasi, mendukung permintaan pasien dalam membuat janji temu kunjungan, serta meningkatkan citra dan reputasi rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemasaran melalui media sosial dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien di rumah sakit semasa pandemi COVID-19 yaitu tahun 2019 – 2022. Metode: Kajian sistematis ini menggunakan metode PRISMA mengkaji artikel yang dipublikasi pada tahun 2019 hingga 2022 melalui database pencarian Google Scholar dan PubMed. Sumber artikel penelitian didapatkan menggunakan kata kunci “social media account” dikombinasikan dengan kata kunci “hospital” dan “patient visit”. Hasil: Sebanyak 7 artikel dipilih untuk kajian sistematis. Hasilnya diklasifikasikan dan dilaporkan berdasarkan dua kategori, yaitu jenis platform dan efektivitasnya dalam meningkatkan kunjungan pasien. Jenis platform yang paling sering digunakan adalah Facebook kemudian diikuti dengan Instagram dan Twitter. Sedangkan manfaat terpenting adalah meningkatkan kepekaan merek (brand awareness) dan mempengaruhi minat kunjungan pasien. Kesimpulan: Media sosial memungkinkan pasien untuk berkontribusi dalam pengetahuan, pengalaman pribadi, dan umpan balik tentang operasional rumah sakit. Kepuasan pasien akan menyebar ke kolega mereka dan efek ini tidak dapat dilakukan melalui iklan.

Page 1 of 3 | Total Record : 29


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): February 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue