cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Literasi Kesehatan dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus : Relationship between Health Literacy and Quality of Life Diabetes Mellitus Patients Safitri, Rina; Ahmad Syafiq
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2797

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyakit kronik yang menyebabkan penderitaan seumur hidup dan menjadi 10 penyakit teratas yang menyebabkan kematian . Prevalensi tahun 2018 yaitu 8,5% dan Sumatera barat menempati urutan ke- 14 prevalensi tertinggi diabetes melitus di Indonesia. Penderita diabetes melitus tipe 2 memiliki kualitas hidup yang rendah yaitu 53 %. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan literasi kesehatan dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr.Rasidin Padang. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi yaitu seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang sedang berobat jalan dan sampel sebanyak 57 responden. Pengambilan sampel dilakukan teknik Consecutive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kuesioner, dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariate. Hasil: Hasil univariat diperoleh responden yang memiliki kualitas hidup rendah 57,9%, self care yang baik 52,6%, literasi kesehatan rendah 56,1%, sedangkan hasil bivariat terdapat hubungan antara self care (p=0,038), diet (p=0,022), aktivitas fisik (p=0,005), perawatan kaki (p=0,029), dan literasi kesehatan(p=0,032), serta self efficacy (p=0,041) dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 dan tidak terdapat hubungan antara pengobatan dan kontrol gula darah dengan kualitas hidup. Pemodelan akhir multivariat menunjukkan bahwa faktor dominan berhubungan dengan kualitas hidup adalah aktivitas fisik (POR=7,6). Self care, diet, aktivitas fisik, perawatan kaki, literasi kesehatan, dan self efficacy berhubungan dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan: Perlunya edukasi kesehatan bagi pasien dalam merawat kesehatan, praktik secara mandiri, dan keyakinan diri yang positif serta memahami sumber informasi kesehatan.
Efektifitas Pelatihan APD Ramah Anak terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Penggunaan Masker dalam Pencegahan Penularan COVID-19 pada Siswa SD Marjinal di Kota Makassar: The Effectiveness of Child Friendly PPE Training on Increasing Knowledge and Compliance with the Use of Masks in Preventing the Transmission of COVID-19 in Marginal Elementary School Students in Makassar City Sulistyaningtyas, Nunik; Nanang Rahmadani; Adi Hermawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2798

Abstract

Latar belakang: Masker dapat berfungsi secara efektif dalam pencegahan penularan COVID-19 jika mengerti cara pemakaian yang benar dan patuh dalam penggunaannya. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas pelatihan APD ramah anak terhadap pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker dalam rangka pencegahan COVID-19 pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar. Metode: Desain Penelitian ini menggunakan randomized pre test – post test with control group design. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa dengan 20 siswa pada kelompok control dan 20 siswa pada kelompok eksperimen. Tehnik pengambilan sampel secara simple random sampling yaitu dengan melakukan pemilihan sekolah secara acak. Hasil: Analisis data menggunakan tehnik analisis Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan adanya perbedaan pengetahuan dan kepatuhan penggunaan masker pada siswa SD Marjinal di Kota Makassar dengan nilai Asymp. sig > α 0.05. Nilai Asymp.sig untuk pengetahuan penggunaan masker pada kelas eksperimen = 0,125, sedangkan pada kelas kontrol nilai Asymp.sig = 0,356. Untuk kepatuhan penggunaan masker nilai Asymp.sig pada kelas eksperimen bernilai 0,186, sedangkan pada kelas control nilai Asymp.sig = 0,406. Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: bahwa pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19 setelah diberikan pelatihan mengalami peningkatan. Pelatihan sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan siswa dalam penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19.
Potensi Cuka Apel Sebagai Antimikroba Topikal : Literature Review: The Potential of Apple Cider Vinegar as Topical Antimicrobial: Literature Review Djuang, Justin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2799

Abstract

Latar belakang: Resistensi antibiotik adalah masalah yang sangat mengancam kesehatan seluruh manusia, dan penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang berlebihan dan lambatnya penemuan antibiotik yang baru. Namun, penggunaan antibiotik pada berbagai situasi tidak dapat dihindarkan, seperti pada penggunaan antibiotik profilaksis. Cuka apel adalah hasil fermentasi jus apel yang diubah menjadi asam asetat oleh acetobacter. Cuka apel berpotensial menjadi alternatif antimikrobial topikal yang efektif menghambat pertumbuhan beberapa patogen bakterial yang termasuk dalam kriteria 1 dan 2 pada daftar bakteri yang membutuhkan antibiotik baru dan segera oleh WHO. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kegunaan cuka apel sebagai antimikrobial alternatif. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan literatur tentang penelitian yang dipublikasi pada 10 tahun terakhir. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan search engine Google Scholar dan Pubmed. Kemudian artikel disintesis menjadi sebuah tinjauan. Hasil: Penelitian pada kultur menunjukkan hasil yang sangat baik dalam mengatasi Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa. Terdapat perbedaan yang jauh untuk kadar minium cuka apel untuk mencapai angka kematian bakteri sebesar 99,9%. Eksperimen awal terhadap manusia menunjukkan resiko iritasi dan tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap jumlah Staphylococcus aureus pada kulit. Kesimpulan: Masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah cuka apel dapat digunakan secara aman sebagai antimikroba topikal. Peneliti menyarankan untuk dilakukannya penelitian lebih lanjut tentang dosis minimal cuka apel dan penelitian pada sampel in vivo pada hewan.
Perbandingan Tarif Unit Cost Cesarean Sectio dengan Tarif Sebelumnya : Literature Review: Comparison Between Tariff of Cesarean Sectio Unit Cost and Current Tariff : Literature Review Atthahirah, Amelia Intan; Budi Hidayat; Silvia Vinawaty Soetedja
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2801

Abstract

Latar belakang: Proporsi ibu hamil yang menjalani persalinan dengan metode cesarean section menunjukkan tren meningkat namun tarif rumah sakit untuk cesarean section umumnya masih menggunakan metode tradisional yang kurang tepat dan akurat. Penetapan tarif melalui penghitungan unit cost akan membantu rumah sakit mengetahui biaya sesungguhnya cesarean section dan meningkatkan efisiensi. Tujuan: Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk membandingkan penelitian terdahulu yang menghitung unit cost cesarean section dan hasil penghitungan dibandingkan dengan tarif yang berlaku sebelumnya. Metode: Artikel ini adalah sebuah tinjauan sistematis yang melakukan review, analisis dan klasifikasi terhadap penelitian tersedia di database Proquest, Scopus, Springerlink dan Google Scholar. Tinjauan sistematis ini menggunakan metode PRISMA, kriteria inklusi dan eksklusi untuk menentukan artikel yang akan dikaji. Artikel kemudian dikaji untuk membandingkan tarif unit cost dan tarif yang berlaku sebelumnya. Hasil: Dari hasil pencarian diperoleh sebanyak empat belas artikel penelitian yang menghitung unit cost cesarean section. Sebanyak empat penelitian membandingkan tarif unit cost dengan tarif INACBGs dan tarif RS. Terdapat lima artikel yang menyebutkan faktor yang memengaruhi unit cost dan dua artikel menyarankan perubahan clinical pathway. Biaya obat, BMHP dan besarnya capital cost disebut sebagai penyebab selisih tarif unit cost. Kesimpulan: Dengan penghitungan unit cost cesarean section didapatkan perbedaan dengan tarif yang berlaku sebelumnya dan hasil penghitungan dapat menjadi dasar bagi rumah sakit untuk melakukan kendali biaya.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kesembuhan Pasien Gangguan Halusinasi: Literature Review: Relationship Between Family Support and Recovery In Patients With Hallucination: Literature Review Indah Sari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2808

Abstract

Latar Belakang: Halusinasi adalah ketidakmampuan pasien untuk mempersepsikan dan menginterpretasikan rangsangan yang ada dengan panca indera. Keluarga memiliki hubungan yang paling dekat dengan pasien dan "pengasuh utama". Tujuan: Literature review bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang hubungan dukungan keluarga dengan kesembuhan pasien halusinasi. Metodologi: Yang digunakan dalam tinjauan pustaka didasarkan pada pendekatan sistematis terhadap analisis data dengan pendekatan yang sederhana. Merancang uji coba terkontrol secara acak (RCT) pada hasil artikel penelitian yang memberikan hasil pengamatan atau pengalaman praktis, termasuk abstrak, pendahuluan, metode, hasil dan diskusi, untuk membahas strategi pencarian artikel di database google scholar, database Perpustakaan Nasional RI termasuk artikel dari EBSCO, PubMed, dan Springer Link. Hasil: Terdapat 5 artikel yang memenuhi dengan kriteria inklusi pencarian “dukungan keluarga”, “penyembuhan”, dan “gangguan halusinasi”. Berdasarkan hasil kajian pustaka disarankan agar perawat dapat lebih meningkatkan perawatan pasien dengan halusinasi dengan melibatkan anggota keluarga dalam setiap proses perawatan. Keluarga juga menentukan peran dan tanggung jawab untuk kesembuhan serta memberikan dukungan yang diperlukan selama pemulihan pasien. Kesimpulan: Dengan adanya dukungan keluarga yang diberikan, kemampuan keluarga dalam merawat, dan kemampuan dalam mengontrol halusinasi dengan demikian terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kesembuhan pasien halusinasi.
Media Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting : Literature Review: The Effect of Educational Media on Increasing Knowledge of Pregnant Women in Stunting Prevention : Literature Review Christin Desi Anggreyenti; Apoina Kartini; Martini Martini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2847

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Penanggulangan stunting dapat dilakukan melalui upaya pencegahan dan penanganan, pencegahan dapat dilakukan dengan memastikan kesehatan yang baik dan gizi yang cukup pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), imunisasi dan pola hidup bersih sehat sedangkan penanganan dapat dilakukan melalui stimulasi pengasuhan dan pendidikan berkelanjutan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting. Metode: Article review dibuat dengan menggunakan metode telaah pustaka. Artikel yang digunakan didapat dari artikel yang relevan yang diambil dari mesin pencarian jurnal yang dilakukan di Google Scholar, Pubmed, NCBI, Science Direct, Cochran Library dengan artikel yang relevan dalam 10 tahun terakhir dengan database pada sepuluh tahun terakhir (2012-2022) dari jurnal nasional maupun jurnal internasional. Hasil: Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan bahwa media edukasi pada ibu hamil memiliki pengaruh yang bermakna dalam upaya pencegahan stunting. Upaya perbaikan yang diperlukan untuk mengatasi stunting salah satunya melalui intervensi gizi spesifik pada ibu hamil. Edukasi memberikan pengaruh bermakna dalam peningkatan pengetahuan Ibu hamil dalam pencegahan stunting. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap ibu hamil yang signifikan mengenai pencegahan stunting pada waktu sebelum dan sesudah pemberian edukasi gizi stunting melalui media edukasi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Salakan Kabupeten Banggai: Factors Related to Compliance with Taking Anti-Hypertension Drugs in Patients in the Work Area of the Salakan Health Center, Banggai Regency Yulianus Sudarman; Selvi Alfrida Mangundap; Rina Tampake; Firdaus J. Kunoli; Titi Suryani Y. D
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i10.2861

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan pasien hipertensi merupakan hal penting karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi harus selalu dikontrol atau dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang dapat berujung pada kematian. Masalah ketidakpatuhan umum dijumpai dalam pengobatan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang seperti hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diwilayah kerja Puskesmas Salakan Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan metode rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penilitian ini adalah 104 pasien lama menderita > 1 tahum, dan jumlah sampel 51 responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner mengenai kepatuahan,dukungan,dan keterjangkauan pelayanan dalam kepatuahn minum obat, dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dan menganalisa data menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square ( X2 ). Hasil: Analisis univariat diperoleh berpengetahuan baik 52.9% kurang baik 47.1%, mendukung 58.8% dan tidak mendukung 41.2%, keterjangkauan pelayanan baik 58.8% dan kurang baik 41.2%. dan anilisis bivariat menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai p-value 0.001, ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dengan nilai ρ 0.000< 0.05, dan ada hubungan keterjangkauan pelayanan dengan kepatuhan minum obat dengan nilai ρ 0.004< 0.05. Kesimpulan: Dalam penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dukungan keluarga dan keterjangkauan pelayanan kesehatan dengan kepatuhan minum obat anti hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Salakan.
Hubungan Antara Sedentary Lifestyle dengan Kejadian Hipertensi pada Pekerja PT. Pupuk Kalimantan Timur Selama Masa Pandemi COVID-19 di Kota Surabaya: The Relationship Between Sedentary Lifestyle and Hypertension Incidence in PT. East Kalimantan fertilizer during the COVID-19 pandemic in the city of Surabaya Prasetyo, Rachma Wenidayanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2869

Abstract

Latar belakang: Sedentary lifestyle ialah kebiasaan orang tidak melakukan banyak kegiatan fisik. Perilaku sedentary ini dapat menimbulkan bermacam penyakit salah satunya ialah Hipertensi. Hipertensi ialah sebuah kondisi seseorang alami peningkatan tekanan darah diatas normal yang terlihat dari angka sistolik (bagian atas) dan angka diastolik (bagian bawah) pada saat mengukur tekanan darah memakai sphygmomanometer (Alat Tensi) atau pun pengukur tekanan darah digital lainnya. Tujuan: studi ini tujuannya guna analisis kekuatan hubungan antara sedentary lifestyle dengan kejadian hipertensi pada pekerja PT. Pupuk Kalimantan Timur Metode: studi ini termasuk penelitian observasional analitik memakai mendekatan cross sectional. Populasi di studi ini ialah semua pekerja di kantor cabang PT. Pupuk Kalimantan Timur. Sampel di studi ini diambil memakai metode sampel jenuh yakni mengambil dari seluruh total populasi sebanyak 50 orang. Teknik analisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistik memakai uji Chi-square Hasil: Hasil studi memperlihatkan sebagian besar responden berumur 20-39 tahun dan berjenis kelamin laki – laki. Studi ini juga menunjukkan bahwa sedentary lifestyle dan kejadian hipertensi pada pekerja PT. Pupuk Kalimantan Timur memiliki hubungan yang cukup kuat (φ = 0.434) Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah sedentary lifestyle memiliki hubungan yang cukup kuat dengan kejadian hipertensi pada pekerja PT. Pupuk Kalimantan Timur. Pihak perusahaan sebaiknya bekerja sama bersama puskesmas, rumah sakit, atau dinas Kesehatan setempat guna memberi penyuluhan, pembinaan, serta pengecekan Kesehatan pada pekerja
Kurang Energi Kronik dan Pendidikan Ibu Rendah Menjadi Faktor Dominan Berhubungan dengan Stunting pada Balita: Chronic Energy Deficiency and Low Maternal Education are Dominant Factors associated with Stunting in Children Novitasari, Prihatini Dini; Besral
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2876

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di Indonesia masih cenderung tinggi dan deteksi dini stunting belum mempertimbangkan berbagai faktor risiko yang ada. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor risiko yang paling dominan pada kejadian stunting pada balita di Indonesia berdasarkan faktor ibu dan lingkungan. Metode: Penelitian ini dilakukan kepada 3251 responden Riskesdas 2018 dan dianalisis menggunakan metode kompleks survey. Hasil: Hasil analisis diperoleh ibu KEK (aOR: 1.48; 95%CI: 1.1-1.97) dan berpendidikan rendah (aOR: 1.7; 95%CI: 1.38-2.09) berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada balita. Selanjutnya, faktor yang paling mendominasi adalah ibu yang berpendidikan rendah. Kesimpulan: Status nutrisi selama kehamilan dan pendidikan ibu merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita di Indonesia. Selanjutnya, pendidikan rendah menjadi faktor yang paling mempengaruhi kejadian stunting.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Penularan HIV/AIDS: The Effect of Health Education on Adolescent Knowledge About Prevention of HIV/AIDS Transmission Nina Sri; Rosa Susanti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2877

Abstract

Latar belakang: HIV merupakan virus yang menyerang kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan AIDS. Jumlah kumulatif ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Indonesia sampai dengan bulan Maret tahun 2021 yaitu 427.201 kasus. Provinsi Jawa Barat berada pada peringkat kedua dengan ODHA terbanyak di Indonesia yaitu sebanyak 1.115 kasus. Remaja merupakan kelompok usia 15-29 tahun dan beresiko tertular HIV/AIDS. Data kasus ODHA pada remaja dengan umur 5-14 tahun sebanyak 0,5% dan umur 15-19 tahun sebanyak 2,7% serta umur 20-24 tahun sebanyak 16,3%. Tahun 2030 telah ditetapkan menjadi tahun untuk mengakhiri epidemi HIV/AIDS. Sebagai penyakit infeksi yang sampai dengan saat ini belum ada obatnya, promosi kesehatan menjadi upaya yang menjadi dasar untuk mencegah bertambahnya kasus baru HIV. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Metode: Desain penelitian yaitu semi eksperiman dengan one-group pra-post test design yang dilakukan bulan Agustus 2022. Sampel penelitian berjumlah 74 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pada uji Wilcoxon yang dilakukan pada kelompok sample berpasangan terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS didapatkan Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan rata-rata antara hasil pre test dan post test sehingga dapat dikatakan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS SMAS Islam Riyadlul Jannah.

Page 38 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue