cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Dukungan Tempat Kerja terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Pekerja di Kabupaten Bandung Barat: Workplace Support for the Success of Exclusive Breastfeeding to Working Mothers in West Bandung Regency Rodianto, Editha Aldillasari; Dien Anshari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2889

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif berperan dalam tahap tumbuh kembang anak dan merupakan upaya pencegahan serta penanganan masalah gizi. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan ASI eksklusif pada Ibu bekerja, yaitu adanya dukungan dari tempatnya bekerja. Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu kawasan di Jawa Barat yang berhasil mencapai angka 72,12% dalam pemenuhan kebutuhan ASI eksklusif. Kawasan Padalarang adalah kawasan yang memiliki jumlah industri terbanyak ketiga dan jumlah karyawan terbanyak kelima di Kabupaten Bandung Barat. Adapun PT. P merupakan salah satu perusahaan industri di Kawasan Padalarang dengan jumlah karyawan yang didominasi oleh karyawan wanita. Tujuan: Mengetahui gambaran dukungan tempat kerja dalam mencapai keberhasilan ASI eksklusif pada Ibu pekerja di PT. P, Kabupaten Bandung Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan partisipan berdasarkan teknik purposive sampling berjumlah 6 orang ibu menyusui yang menggunakan fasilitas pojok laktasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam yang dilaksanakan pada Mei-Oktober 2022 di PT. P, Kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Panduan wawancara telah diujicobakan pada seorang ibu pekerja dan triangulasi telah dilakukan pada penelitian. Data yang dianalisis berupa verbatim hasil wawancara dan catatan peneliti. Hasil: Kebijakan untuk menyediakan fasilitas menyusui sebagai bentuk dukungan tempat kerja bagi ibu menyusui telah dilaksanakan oleh perusahaan PT. P sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2012 sejak PP tersebut dikeluarkan. Seluruh informan memiliki pengetahuan yang cukup baik terkait ASI eksklusif dan senantiasa memberikan ASI bagi anak mereka. Praktik pemberian ASI terbagi menjadi tiga orang ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI eksklusif dan tiga ibu lainnya yang belum berhasil memberikan ASI eksklusif. Motivasi untuk memberikan ASI eksklusif berasal dari diri sendiri dan lingkungan sekitar, seperti dukungan keluarga dan tempat kerja. Pada penelitian ini, ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif mendapatkan dukungan dari suami dan rekan kerja. Mereka pun memiliki keyakinan yang tinggi dan mampu mengatasi hambatan yang ada, seperti akan tetap memompa ASI seandainya tidak ada fasilitas menyusui di tempat bekerja. Dua dari tiga ibu menyusui yang belum berhasil memberikan ASI eksklusif tidak mendapatkan dukungan dari suami maupun rekan kerja. Mereka pun tidak akan memompa ASI apabila tidak ada fasilitas menyusui di tempat bekerja. Adapun satu ibu lainnya yang belum berhasil memberikan ASI eksklusif memiliki tekad yang kuat, namun dikarenakan ASI yang sedikit menyebabkan dirinya memutuskan untuk mencampur ASI dan susu formula bagi anaknya. Kesimpulan: Keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja tidak hanya berasal dari dukungan tempat kerja saja, namun juga berasal dari motivasi diri sendiri dan dukungan dari lingkungan sekitar. Kebijakan ramah laktasi dari perusahaan dapat memberikan tambahan dukungan bagi keberhasilan program ASI eksklusif bagi para ibu bekerja.
Konsumsi Biji Pinang dengan Kejadian Keputihan pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Rum Kota Tidore Kepulauan: Consumption of Areca Nut With the Incidence of Vaginal Discharge in Women of Childbearing Age in the Area of the Rum Health Center Tidore Islands City Nurdiana Lante; Hardiyanti, Richa Novyana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2892

Abstract

Latar Belakang: Salah satu masalah terkait kesehatan reproduksi wanita yaitu risiko terjadinya keputihan yang dapat dialami oleh berbagai umur terutama Wanita Usia Subur (WUS). Keputihan merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang berlebihan dan tidak normal bisa merupakan gejala awal dari kanker serviks. Keputihan abnormal dapat diterapi dengan penggunaan herbal atau sediaan yang berfungsi sebagai anti fungi yang efektif. Buah Pinang banyak dimanfaatkan masyarakat di wilayah Puskesmas Rum sebagai pengobatan herbal, biji pinang di konsumsi sebagai obat tradisional misalnya untuk keputihan, mengecilkan Rahim setelah melahirkan atau untuk mengatasi masalah haid. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi biji pinang dengan kejadian keputihan pada wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas rum kota tidore kepulauan. Metode: Menggunakan desain observasional analitik dengan metode pendekatan kuantitatif untuk mengetahui kejadian keputihan selama mengkonsumsi biji Pinang. Tekhnik sample yang digunakan secara Purposive sampling. Dimana semua subyek penelitian adalah WUS yang rutin mengkonsumsi biji pinang, dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan sampai jumlah subyek yang diperlukan sebanyak 82 WUS. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar WUS yang mengonsumsi biji pinang lebih dari sekali dalam sehari gejala keputihannya normal (41,5%), yang mengonsumsi biji pinang lebih dari sekali dalam sehari gejala keputihannya tidak normal (14,6%) sedangkan yang mengonsumsi biji pinang hanya sekali sehari gejala keputihan normal (19,5%), yang mengonsumsi biji pinang hanya sekali sehari gejala keputihannya tidak normal (24,4%) hasil analisis Chi Square test didapatkan nilai p 0,006 < dari α (0,05) terdapat hubungan frekuensi konsumsi biji pinang dengan kejadian keputihan pada Wanita usia subur. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan antara Wanita Usia subur yang mengonsumsi biji pinang lebih dari sekali sehari dan yang hanya sekali dalam sehari dengan gejala keputihan. hasil analisis Chi Square test di dapatkan hasil 0,006. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan frekuensi konsumsi biji pinang dengan gejala keputihan.
Hubungan Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Kinerja Perawat Pasien Covid 19 di RSUD Madani: Relationship Between Workload and Work Stress and the Performance of Nurses Patient in Covid 19 at Madani Hospital Sudirman; Mohamad Andri; Nurfianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2907

Abstract

Latar belakang: Era pandemi covid-19 menuntut sumber daya berperan penting dalam melakukan pekerjaannya. Tenaga kerja yang berada pada garis terdepan dalam penanggulangan pandemi ini adalah tenaga kesehatan atau medis khususnya perawat. Perawat memiliki peran penting dalam melakukan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Perawat memiliki beban kerja disertai tuntutan kerja yang tinggi terlebih lagi bagi perawat yang bekerja di Instalasi Rawat Inap. Hal tersebut disebabkan perawat memiliki peran dan tanggung jawab yang besar. Permasalahan umum yang sering dijumpai oleh tenaga kerja dan merupakan bagian darinya adalah kelelahan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dan stres kerja dengan kinerja perawat pasien covid 19 di RSUD Madani. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat pelaksana yang pernah merawat pasien covid tahun 2021 di Rumah Sakit Umum Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah yang berjumlah 130 orang. Sampel berjumlah 57 orang dengan teknik pengambilan sampel acidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji “chi square”. Hasil: Penelitian dari 57 respoden beban kerja ringan sebanyak 28 responden (49,1%) dan beban kerja berat sebanyak 29 responden (50,9%), hasil uji “chi square” nilai p: 0,000 (p value ≤ 0,05). Stres kerja normal sebanyak 13 responden (22,8%) dan yang mengalami stres sebanyak 44 responden (77,2%), hasil uji “chi square” nilai p: 0,014 (p value ≤ 0,05). Kesimpulan: Ada hubungan beban kerja dan stres kerja dengan kinerja perawat covid 19 di RSUD Madani.
Penggunaan Gadget dengan Kejadian Insomnia pada Remaja: Cross Sectional Study pada Siswa SMA di Daerah Urban dan Rural: Gadget Use with Insomnia in Adolescents: A Cross Sectional Study of High School Students in Urban and Rural Areas Andi Selvi Yusnitasari; Andi Tis’a Ramadhani; Andini; Khaeratun Hisan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.2908

Abstract

Latar belakang: Indonesia mengalami peningkatan pengguna gadget setiap tahunnya, pada tahun 2025 diprediksi pengguna gadget mencapai 256,1 juta. Penggunaan gadget yang berlebihan dan mengarah ke adiksi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah insomnia. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap kejadian insomnia pada remaja di daerah urban dan rural. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel penelitian sebanyak 316 orang dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil: Ada hubungan antara lokasi sekolah (p=0.020), tingkatan kelas (p=0.000), penggunaan gadget akses media sosial (p=0.000), adiksi gadget (p=0.004) dan adiksi internet (p=0.000) terhadap kejadian insomnia pada remaja. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=0.881) dan lama penggunaan gadget sebelum tidur (p=0.278) terhadap kejadian insomnia pada remaja. Kesimpulan: Penggunaan gadget yang berlebihan dapat berpengaruh pada kejadian insomnia. Oleh karena itu, perlu pembatasan penggunaan gadget pada remaja agar tidak mengganggu kualitas tidur pada remaja sehingga tidak berdampak pada kesehatan maupun pada prestasi akademik remaja di sekolah.
Penerapan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) di Desa Wisata Plosokuning Turi, Sleman: Implementation of Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) in Plosokuning Turi Tourism Village, Sleman Muchamad Rifai; Machfudz, Machfudz Eko Arianto; Julian Dwi Saptadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2936

Abstract

Latar belakang: Pandemi covid-19 telah menghantam industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia terutama di daerah Yogyakarta. Tujuan: Melakukan analisis penerapan protokol CHSE di Desa Wisata Ploso Kuning, Sleman, Yogyakarta terdiri dari kebijakan CHSE, sarana prasarana, sumber daya manusia, implementasi dan kepuasan pengunjung. Metode: Desain dari penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan teknik Indepth interview atau wawancara mendalam pada bulan September sampai Oktober 2022 Hasil: Desa wisata Plosokuning memiliki empat destinasi yaitu tebing warna - warni, air terjun, sumur panguripan, dan kedung kuning. Fasilitas yang tersedia yaitu Pendopo, Play ground, kebun wisata, Homestay, tempat sampah, toilet, parkiran tempat ibadah, petunjuk arah, spot foto, pemandu wisata lokal dan asing, akses jalan dan penerangan jalan. Desa wisata Plosokuning menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan aspek Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 13 Tahun 2020 yaitu Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan Kesimpulan: Penerapan protokol kesehatan di desa wisata Plosokuning terdapat empat aspek yaitu Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Healthy), Keselamatan (Safety), dan Kelestarian Lingkungan (Environment Sustainability) sesuai dengan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 13 Tahun 2020
Determinan Kesembuhan Penyakit Tuberkulosis (TBC) Paru di Kecamatan Palu Barat: Determinants of Pulmonary Tuberculosis (TB) Cure in West Palu District Muhammmad Jushman Rau; Margaretha Pramudya; Herawanto; Hasanah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2973

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksius yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang parenkim paru. Data laporan Puskesmas pada tahun 2020-2021 Palu Barat merupakan Kecamatan dengan kasus TBC Paru tertinggi dengan penemuan sebanyak 302 kasus. Angka kesembuhan tertinggi ditemukan di Puskesmas Kamonji yaitu sebanyak 82 pasien dari total keseluruhan 95 pasien yang berobat, 36 dari total 47 pasien di Puskesmas Sangurara, 7 dari total 26 pasien di Puskesmas Tipo, dan 8 dari total 18 pasien yang sembuh di Puskesmas Nosarara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan tuberkulosis (TBC) Paru di Kecamatan Palu Barat. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara riwayat pengobatan pasien (p=0,000), komplikasi penyakit (p=0,002), peran PMO (p=0,023) dan tidak ada hubungan antara tingkat pendapatan keluarga (p=0,326), dan peran petugas kesehatan (p=0,098) dengan kesembuhan penyakit tuberkulosis (TBC) paru di Kecamatan Palu Barat. Saran: Disarankan kepada petugas kesehatan untuk bisa lebih tegas kepada pasien maupun PMO agar dapat melaksanakan pengobatan dengan lebih disiplin sehingga angka kesembuhan TBC Paru dapat meningkat.
Pengelolaan Limbah Medis Padat B3 Rumah Sakit Umum Daerah Anantoloko Parigi dalam Skenario Pandemi Covid-19: B3 Solid Medical Waste Management Anuntaloko Parigi Regional General Hospital in the Covid-19 Pandemic Scenario Hamsiah; Sugeng Nuraji
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2981

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan limbah medis padat B3 yaitu barang atau bahan sisa hasil kegiatan yang tidak digunakan kembali kemudian berpotensi terkontaminasi, oleh zat yang bersifat infeksius dan kontak dengan pasien petugas di Fasyankes yang menangani pasien Covid–19. Penerapan pemilahan sampah dan limbah B3 dari sumber merupakan salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid–19 melalui limbah medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fasilitas layanan kesehatan mengatasi terjadinya timbulan limbah medis, komposisi pengelolaan limbah medis baik sebelum pandemi dan selama masa pandemi Covid-19. Metode: Jenis penelitian observasional bersifat deskriptif yaitu dengan menggabungkan jenis penelitian kuantitatif dengan kualitatif yang berguna untuk memperoleh data lebih komprehensif, valid, reliable dan objektif. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah medis padat B3 selama masa pandemi Covid-19 dimulai dari proses, pemilahan, pewadahan, pemanfaatan kembali, dan daur ulang, tempat penampungan sementara, transportasi (pengangkutan), pengolahan, pemusnahan, dan pembuangan akhir limbah cair dan limbah padat. Dari alur pengolahan limbah medis dapat berjalan seiring dengan capaian kinerja yang didapatkan oleh rumah sakit, akan tetapi saat ini proses pengelolaan limbah yang dilakukan masih mengalami kendala utamanya dalam memfungsikan incinerator yang berpengaruh terhadap terjadinya penumpukan limbah medis, serta rambu rambu petunjuk di area penyimpanan sementara. Kesimpulan: Memfungsikan incinerator atau autoclave yang dimiliki untuk meminimalisir terjadinya penumpukan limbah medis, memilah limbah, pengelola limbah medis sewaktu waktu dapat diberikan reward sebagai motivasi dalam mengumpulkan atau memilah limbah medis yang dihasilkan dari tiap ruang penghasil limbah.
Tinjauan Kepuasan Bidan dan Perawat Terhadap Mutu Pelayanan Unit Rekam Medis di Rsia Sitti Khadijah Gorontalo Tahun 2022: Midwife and Nurse Satisfaction Review of Service Quality in the Medical Record Unit at Rsia Sitti Khadijah Gorontalo in 2022 Hartati Inaku; Lilis Handayani; Asrafil Pilomangu; Zuriati Muhamad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2991

Abstract

Latar belakang: Kepuasan perawat dan bidan terhadap mutu pelayan unit rekam medis merupakan salah satu penilaian dalam menggambarkan mutu atau kualitas dari pelayanan dari unit rekam medis yang ada di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo. Tujuan: penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan perawat dan bidan terhadap mutu pelayanan unit rekam medis di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo berdasarkan dimensi reliability, assurance, tangible, emphaty, dan responsiveness. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan dan perawat di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo sebanyak 57 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang yang diambil dengan teknik sampling purposive dengan menggunkan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisoner. Hasil: Penelitian ini yaitu tingkat kepuasan bidan dan perawat pada dimensi reliability 44%, dimensi assurance 47 %, dimensi tangible 44%, dimensi empahty 56% dan dimensi responsiveness 53%. Kesimpulan: Pada penelitian ini yaitu tingkat kepuasan tertinggi berada pada dimensi emphaty yang menunjukkan angka 56% dan yang terendah berada pada dimensi reliability dan tangible yang menunjukan angka 44%. Saran pada penelitian ini yaitu mutu pelayanan unit rekam medis baik di rumah sakit maupun puskesmas agar lebih diperhatikan atau dikembangkan untuk mencapai tingkat kepuasan yang lebih baik.
Pengetahuan Ibu Hamil Pendek Tentang Tugas Kader Kesehatan : Studi Kualitatif: Knowledge of Short Pregnant Women About the Duties of Health Cadre : Qualitative Study Zuriati Muhamad; Bagong Suyanto; Trias Mahmudiono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.2992

Abstract

Latar belakang: Kader merupakan sosok insan yang menarik perhatian khalayak, kesederhanaannya dan asalnya dari masyarakat setempat, telah membuat kader begitu dekat dengan masyarakat sehingga kader dianggap perpanjangan tangan antara petugas kesehatan dan masyarakat. Peran kader sangat diharapkan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan termasuk dalam peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pelayanan kehamilan (ANC). Ibu hamil diberikan pengetahuan dan pemahaman dalam menjalankan kehamilannya maka diharapkan ibu hamil dapat menjalankan kehamilannya dengan sehat dan berdampak bagi ibu dan janinnya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana peran kader kesehatan dalam mendampingi dan memberikan pelayanan kehamilan pada ibu hamil pendek. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi yaitu untuk melihat fenomena pengalaman ibu hamil pendek pada saat pelayanan kehamilan yang diberikan oleh kader kesehatan. Informan pada penelitian ini adalah Ibu Hamil Pendek sebanyak 12 orang, bidan desa sebanyak 9 orang serta kader 6 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui indepth interview dan observasi. Data di analisis dengan menggunakan Interpretasi Fenomenology Analysis (IFA). Hasil: Dari wawancara mendalam dengan para informan tentang peran (tugas) kader dalam mendampingi ibu hamil pendek diperoleh hasil bahwa pengetahuan ibu hamil pendek tentang tugas kader sebagai pendamping berkaitan erat dengan keaktifan melakukan kunjungan ke posyandu dan interaksinya dengan kader dan bidan, dimana membuka pendaftaran posyandu, mengukur berat badan, tinggi badan, megukur tekanan darah, mengukur Lila, mencatat hasil pemeriksaan kehamilan. Kesimpulan: Pendampingan kader kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pelayanan ANC hal ini terlihat dengan meningkatnya kunjungan Posyandu oleh ibu hamil setiap bulannya.
Determinan Model Karakteristik Budaya Kesehatan pada Pemanfaatan Pelayanan Pencegahan Covid-19 di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan: Determinants of the Health Culture Characteristics Model in the Utilization of Covid-19 Prevention Services at the Padangmatinggi Health Center, Padangsidimpuan City Ahmad Safii Hasibuan; Saskiyanto Manggabarani; Indra Maulana; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i2.2993

Abstract

Latar Belakang: Penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar berbagai level ini bertujuan agar rantai penularan Covid-19 dapat terhambat di Indonesia. Berbagai protokol kebijakan telah dipersiapkan oleh pemerintah, termasuk dalam tatanan kesehatan guna memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat di era Covid-19. Kondisi seperti ini ada dihadapan kita dan memerlukan perubahan menuju kehidupan normal, termasuk pemanfaatan layanan puskesmas dalam pencegahan Covid-19 dengan pendekatan karakteristik budaya dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan model karakteristik budaya kesehatan pada pemanfaatan pelayanan pencegahan Covid-19 Di Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan. Metode: Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat yang berdomisili di Puskesmas Padangmatinggi dan teknik pengambilan sampel purphosive sampling, yaitu dengan syarat: penduduk atau masyarakat yang berdomisili Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan ada anggota keluarga yang sakit dalam 3 (tiga) bulan terakhir. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa ada hubungan persepsi (p=0,000), akses layanan (p=0,005), karakteristik budaya kesehatan (p=0,001) dan sikap (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan pencegahan covid-19 di puskesmas padangmatinggi. Kesimpulan: Bahwa persepsi, akses layanan, karakteristik budaya, sikap petugas merupakan faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas dalam pencegahan Covid 19. Sehingga perlunya dukungan dan sinergitas dari berbagai lintas sektor untuk memaksimalkan pencegahan dan penanggulangan covid 19 di tingkat pelayanan primer pusat kesehatan masyarakat.

Page 39 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue