cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Pemahaman Remaja dan Keluarga terhadap Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo: Understanding of Adolescents and Families on the Prevention of Drug Abuse in the Village of Kampung Salo Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Cece Indriani; Nurdin; Abdul Rahim Sya'ban
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.3530

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang paling krusial. Penyalahgunaan NAPZA telah menjadi masalah global, yang mewabah hampir di semua negara di dunia, tidak terkecuali dengan Indonesia. KPAI menjabarkan bahwa jumlah pengguna narkoba di Indonesia pada usia remaja mencapai 14 ribu jiwa dengan rentang usia 12 – 21 tahun. Berdasarkan data BNNP Sulawesi Tenggara bahwa, pada tahun 2018 berjumlah 331 orang, tahun 2019 berjumlah 290 orang dan tahun 2020 berjumlah 433 orang. hampir 70% pengguna narkoba remaja yang telah menyelesaikan tahap rehabilitasinya kembali menggunakan narkotika. Hal tersebut terjadi karena adanya stigma negatif yang diterima oleh pengguna serta tidak adanya dukungan lingkungan terdekat, terutama keluarga dan faktor lingkungan pergaulan. Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) mempunyai dampak negatif yang sangat luas baik secara fisik, psikis, ekonomi, sosial, budaya, hankam, dan lain-lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman remaja dan keluarga terhadap pencegahan penyalahgunaan NAPZA di Kelurahan Kampung Salo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Kampung Salo pada bulan Agustus 2022 dengan metode wawancara mendalam terhadap 10 orang partisipan (5 orang keluarga dan 5 orang remaja), dimana partisipan tersebut merupakan keluarga dan remaja yang tidak pernah terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian: Penelitian ini menghasilkan 5 tema, yakni (1) kurang pengetahuan tentang NAPZA, (2) NAPZA dapat merusak masa depan remaja, (3) khawatir dan takut dengan pengedaran NAPZA, (4) tidak berani melaporkan penyalahgunaan NAPZA, (5) tema 5: peran orangtua dirumah sangat dibutuhkan remaja. Kesimpulan: Peran orang tua sangat dibutuhkan remaja sebab proses tumbuh kembang dan pengetahuan remaja tergantung dari pola asuh keluarga dan pengetahuan orang tua yang diberikan kepada remaja.
Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6-59 Bulan di Kota Palu Sulawesi Tengah: Relationship between Basic Sanitation Facilities and Stunting Incidence in Toddlers Aged 6-59 Months in Palu City, Central Sulawesi Ketut Suarayasa; Bertin Ayu Wandira; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.3547

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO- 2010. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara sarana sanitasi dasar dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kota Palu Tahun 2022. Metode: Penelitian menggunakan desain kasus kontrol dengan populasi adalah seluruh anak usia 6 sampai 59 bulan di 2 (dua) Puskesmas Kota Palu. Kasus 100 balita stunting diambil dari 2 Puskesmas, kontrol adalah 100 balita status normal yang berada satu lokasi posyandu dengan kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, pengukuran dan observasi. Analisis data univariat, bivariat (uji kai kuadrat), dan multivariat (uji regresi logistik ganda). Hasil: Dari analisis bivariat menemukan delapan variabel yang berhubungn dengan kejadian stunting. Hasil analisis multivatiat didapatkan dua variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu akses ke jamban sehat OR=5,99 (95% CI: 2,98-9,23), akses ke sumber air bersih OR=5,99 (95% CI: 3,31-10,83), setelah dikontrol dengan variabel riwayat penyakit infeksi, riwayat pemberian MPASI dan riwayat pemantauan pertumbuhan. Akses ke jamban sehat dan akses ke sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko stunting. Kesimpulan: Terdapat dua faktor lingkungan yang secara bersama-sama berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia enam sampai 59 bulan, yaitu akses ke jamban sehat dan akses ke sarana air bersih.
Peran Faktor Determinan Sosial terhadap Kejadian Kematian Ibu di Kota Palu – Sulawesi Tengah: The Role of Social Determinant Factors on the Incidence of Maternal Mortality in Palu City – Central Sulawesi Ketut Suarayasa; Bertin Ayu Wandira
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.3560

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan ibu dan anak masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional bidang kesehatan. WHO berupaya menekan angka kematian ibu dengan melihat faktor determinan sosial seperti kultur/budaya, tingkat pendidikan, kemiskinan dan kesetaraan gender menjadi kajian penting dalam upaya mengungkap kegagalan berbagai program yang selama ini dijalankan. Komplikasi obstetri terjadi lebih disebabkan oleh kompleksitas sosial budaya dan kemiskinan masyarakat sehingga ibu hamil tidak berdaya mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berdampak terhadap 3 (tiga) terlambat. Ketiga keterlambatan ini berhubungan erat dengan kehidupan sosial di masyarakat termasuk peranan anggota keluarga dalam pengambilan keputusan. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor determinan sosial terhadap kejadian kematian ibu di Kota Palu, khususnya peran faktor pendidikan, pekerjaan, dukungan suami serta peran dari faktor 3 (tiga) terlambat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control study untuk menjawab besarnya faktor risiko yang berkaitan dengan kematian ibu. Penelitian ini dilakukan di 14 Puskesmas kota Palu. Sampel kasus di ambil dari data kematian ibu 3 (tiga) tahun terakhir (2018 – 2020) dan sampel kontrol diambil dari lokasi Puskesmas yang sama dengan sampel kasus, dengan perbandingan 1 : 2. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa determinan sosial berisiko 2,534 kali meningkatkan kematian ibu (OR=2,534). Sedangkan factor 3 (tiga) terlambat memberikan kontribusi risiko sebesar 1,680 (terlambat 1), 2,038 kali (terlambat 2) dan 6,500 kali (terlambat 3). Kesimpulan: Determinan sosial dan keterlambatan ibu mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan (terlambat 3) merupakan faktor yang signifikan berpengaruh terhadap kejadian kematian ibu di Kota Palu.
Pengaruh Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) terhadap Kejadian Stunting pada Anak Balita : Literature Review: Effect of Antenatal Care Examination (ANC) on Stunting Incidents in Toddlers : Literature Review Ketut Suarayasa
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v4i3.3561

Abstract

Latar Belakang: Masih tingginya kejadian stunting yang terjadi merupakan sebuah masalah yang harus diperhatikan terutama terkait pelayanan Antenatal Care. Antenatal care dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan profesional dapat mencegah dan mendeteksi komplikasi pada janin dan ibu hamil lebih awal sehingga tidak terjadi. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan terhadap individu yang bersifat preventif care untuk mencegah terjadinya masalah yang kurang baik bagi ibu maupun janin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan ANC terhadap kejadian stunting pada anak balita. Jenis: Penelitian ini menggunakan literatur review. Informasi Literature Review berasal dari beberapa macam sumber seperti jurnal nasional maupun internasional. Hasil: Literatur review menunjukkan: 1) Ibu hamil dengan frekwensi ANC kurang berisiko 1,2 kali (OR = 1,22) memiliki balita stunting; 2) Ibu hamil yang tidak melakukan ANC sesuai standar berisiko 3,8 kali (OR = 3,756) memiliki balita stunting; 3) Ibu dengan kunjungan dan kualitas ANC yang kurang, memiliki risiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Sementara bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) berisiko 5 kali (OR = 5,3) menjadi balita stunting; 4) Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) memiliki risiko 8,3 kali (OR= 8,383) memiliki balita stunting dibanding ibu hamil yang tidak KEK; Kesimpulan: Pemeriksaan antenatal care (ANC) berpengaruh terhadap kejadian stunting pada anak balita
Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan dengan Penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada Ibu Hamil di Kota Palu: Relationship between Education and Knowledge and Use Book on Maternal and Child Health (MCH) for Pregnant Women in Palu City Ketut Suarayasa; Bertin Ayu Wandira; Parmin; Anti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i11.3562

Abstract

Latar belakang: Buku KIA merupakan buku catatan dan informasi tentang kesehatan ibu dan anak yang terdiri dari beberapa kartu kesehatan dan kumpulan berbagai materi penyuluhan KIA. Buku KIA sangat bermanfaat bagi ibu dan keluarga karena bisa memberikan informasi lengkap tentang kesehatan ibu dan anak, mengetahui adanya resiko tinggi kehamilan, mendeteksi secara dini adanya gangguan dan masalah kesehatan ibu dan anak serta mengetahui kapan dan jenis pelayanan apa saja yang dapat diperoleh ditempat pelayanan kesehatan. Buku KIA sudah beberapa kali mengalami revisi. Revisi terakhir adalah tahun 2020. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) edisi tahun 2020 pada ibu hamil yang berkunjung ke Puskesmas Kota Palu. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 321 ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan di 14 Puskesmas kota Palu. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan checklist. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan nilai kemaknaan (α) = 0,05. Hasil: 1) Sebagian besar ibu hamil sudah menggunakan buku KIA edisi tahun 2020; 2) Ada hubungan pendidikan dan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (p value = 0,013); 3) Ada hubungan pengetahuan dan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (p value = 0,000) Kesimpulan: Ada hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada ibu hamil di Kota Palu
Efektivitas Efektivitas Strategi Segmenting, Targeting, Positioning terhadap Pelayanan Kesehatan : Literature Review: The Effectiveness of Segmenting Strategy, Targeting, Positioning on Health Services : Literature Review Oka Wilsen Joung; Wahyu Sulistiadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.2931

Abstract

Latar belakang: Di era globalisasi, rumah sakit dituntut selalu berinovasi serta mampu mempertahankan pelanggan serta melakukan penyesuaian terhadap perubahan pasar. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan strategi promosi, diantaranya melalui segmenting, targeting, dan positioning. Tujuan: Untuk membahas bagaimana strategi segmenting, targeting, dan positioning diterapkan sebagai salah satu strategi pemasaran rumah sakit. Metode: Studi literature review dengan jurnal penelitian yang sudah dipublikasikan di rentang waktu 5 tahun terakhir. Hasil: Rumah sakit telah melakukan strategi pemasaran berupa Segmenting, Targeting, dan Positioning. Ketiga hal tersebut menjadi cara yang tepat dalam memperbaiki pelayanan kesehatan berdasarkan apa yang dibutuhkan pasien Kesimpulan: perlu melakukan penguatan strategi promosi khususnya segmenting, targeting, dan positioning untuk meningkatkan kualitas layanan, meninggalkan kesan yang baik, dan memperoleh profit.
Hubungan Kejadian Dismenore dengan Kualitas Hidup Siswi Kelas X dan Kelas XI di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin Tahun 2022 : The Relationship of the Incidence of Dysmenorrhea with the Quality of Life of Class X and Class XI Students at Senior High School 1 Rantau Tapin Regency in 2022 Noor Savna Lisda Amalia; Norfai; Abdullah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3076

Abstract

Latar belakang: Pertumbuhan pada remaja disebut dengan pubertas. Salah satu tanda seseorang yang mengalami pubertas adalah terjadinya menstruasi. Beberapa gangguan menstruasi dapat menyebabkan ketidaknyamanan fisik yang mampu mengganggu aktivitas, salah satunya adalah dismenore. Dismenore adalah nyeri saat menstruasi atau sebelum menstruasi. Dampak dari dismenore mampu mengganggu fungsi fisik, emosional, sosial dan sekolah dan mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian ini berjumlah 64 responden dengan cara pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin tahun 2022 dengan p-value (0,006). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswi yang mengalami dismenore sebanyak 52 orang (81,3%) dan siswi yang tidak mengalami dismenore sebanyak 12 orang (18,8%), sebanyak 36 siswi memiliki kualitas hidup yang kurang (56,3%) dan sisanya memiliki kualitas hidup yang baik sebanyak 28 siswi (43,8%) serta adanya hubungan yang signifikan antara kejadian dismenore dengan kualitas hidup siswi di kelas X dan kelas XI di SMAN 1 Rantau yaitu p-value (0,006) <α (0,05).
Hubungan antara Pengetahuan dan Perilaku Kesehatan Gigi dengan Tingkat Karies pada Anak Usia 12 Tahun : Literature Review: The Relationship between Oral Health Knowledge and Behaviour with Dental Caries in 12-Year- Old Children : Literature Review Friadita, Karina; Dien Anshari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3206

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi atau gigi berlubang menjadi penyebab penyakit gigi dan mulut tertinggi di Indonesia. Karies gigi dapat terjadi pada semua golongan umur, termasuk anak-anak sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas proses belajar mengajar di sekolah. Tujuan: Penelitian ini berdasarkan tinjauan sistematis atas studi terdahulu yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku kesehatan gigi dengan tingkat karies pada anak usia 12 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan 4 mesin pencari untuk mengumpulkan artikel, yaitu Scopus, Science Direct, Taylor & Francis, dan JSTOR. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kata kunci: “12 years old”, “Oral Health Knowledge”, “Behaviour”, “Dental Caries”, dan “DMF-T Index”. Dari pencarian, didapatkan hasil 338 artikel dan terdapat 6 artikel yang di review dalam tinjauan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Hasil: Pada anak usia 12 tahun, telah ditemukan pengalaman kejadian karies atau gigi berlubang. Berdasarkan artikel penelitian dengan desain studi kuantitatif, ditemukan bahwa pengetahuan dan perilaku terkait kesehatan gigi berpengaruh terhadap kejadian karies. Terdapat beberapa faktor yang juga turut mempengaruhi pengetahuan dan perilaku yang dimiliki seseorang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara pengetahuan dan perilaku kesehatan gigi dengan tingkat karies pada anak usia 12 tahun. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan dan perilaku yang mempengaruhi karies pada anak.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pasien BPJS terhadap Loyalitas Pasien : Literature Review: Effect of Service Quality and Patient Satisfaction of BPJS on Patient Loyalty : Literature Review Agra Nabilfavian Evandinnartha; Muhammad Syamsu Hidayat; Rosyidah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3256

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang sering muncul bagi masyarakat yang sering berobat ke rumah sakit sering mengalami perbedaan pelayanan kesehatan, apalagi jika masyarakat menggunakan BPJS untuk berobat, beberapa tenaga medis kesehatan yang menangani seringkali sering melakukan diskriminasi dalam memberikan pelayanan kesehatan baik dari pasien umum dan pasien BPJS. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien BPJS. Permasalahan yang sering muncul bagi masyarakat yang sering berobat ke rumah sakit sering mengalami perbedaan pelayanan kesehatan, apalagi jika masyarakat menggunakan BPJS untuk berobat, beberapa tenaga medis kesehatan yang menangani seringkali sering melakukan diskriminasi dalam memberikan pelayanan kesehatan baik dari pasien umum dan pasien BPJS. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan desain dari sumber literature review. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan memberikan sejumlah kuesioner yang harus diisi. Kualitas pelayanan pada responsiveness, assurance dan direct evidence berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan di beberapa rumah sakit umum pemerintah di kota Tangerang, begitu juga dengan kualitas pelayanan pada direct evidence berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien, selanjutnya kepuasan pasien berpengaruh berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien lebih kecil daripada pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pasien pada dimensi responsiveness, assurance dan direct evidence bernilai p<0,05 sedangkan pada loyalitas pasien pada dimensi direct evidence bernilai p<0,05 dan pada loyalitas pasien dimediasi oleh kepuasan pasien pada dimensi direct evidence p<0.05. Kesimpulan: Kualitas pelayanan terhadap daya tanggap, jaminan dan bukti langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan dibeberapa rumah sakit umum pemerintah di Kota Tangerang, serta kualitas pelayanan pada bukti langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien, kemudian kepuasan pasien berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien lebih kecil dibandingkan pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien.
Penyebab Terjadinya Obesitas pada Remaja Putri (10-24 Tahun) : Causes of Obesity in Adolescent Girls (10-24 Years Old) Rizka Auliyaur Rahmah; Christin Panjaitan; Lucia Yovita Hendrati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3263

Abstract

Latar belakang: Kasus obesitas pada perempuan (15,55%) di Kabupaten Ponorogo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki (10,72% ). Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja putri meliputi riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol dilakukan selama Mei-Agustus 2021. Besar sampel dihitung dengan rumus besar sampel kasus kontrol dengan perbandingan 1:1 sehingga diperoleh 27 sampel kasus dan 27 sampel kontrol. Cara pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja putri yaitu riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik. Nilai OR (95% CI) pada riwayat obesitas orang tua sebesar 15,29 (1,79-130,59) dan nilai OR (95% CI) pada aktivitas fisik sebesar 5,64 (1,75-18,14). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja putri.

Page 53 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue