cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Faktor Risiko Hipertensi pada Wanita Pralansia (45-59 Tahun) Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar: Risk Factors of Hypertension in Preelderly Women (45-59 Years Old) Lhoknga District, Aceh Besar District Melania Hidayat; Erma Wina; Farrah Fahdhienie; Nopa Arlianti; Phossy Vionica Ramadhana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3779

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting diseluruh indonesia karena prevalansinya yang tinggi sebesar 22% pada kelompok usia >18 tahun. Jumlah kasus hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2018 prevalansi hipertensi di Aceh menduduki tingkat ke-10 tertinggi yaitu 9.32%, dan di Puskesmas Lhoknga sebesar 9.71%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan antara obesitas, tingkat stress dan Riwayat dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan design cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 orang diambil dengan metode proporsional random sampling. Sampel diambil berdasarkan laporan puskesmas dengan wilayah hipertensi tertinggi di Puskesmas Lhoknga. Analisis data menggunakan uji chi square dan melihat nilai Odds Rasio (OR). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara obesitas dengan (p value=0.014; OR=3.77 ), tingkat stress (p value=0.009; OR=4.44 ), dan riwayat keluarga (p value=0.001; OR=8.25) dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di 5 Desa Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tahun 2020. Kesimpulan: Bagi petugas Puskesmas bagian PTM, untuk dapat meningkatkan penyuluhan tentang bahayanya hipertensi dan pentingnya hidup sehat dengan cek kesehatan secara rutin
Implementasi Positive Deviance/Hearth sebagai Intervensi Gizi Guna Menurunkan Kekurangan Gizi pada Anak : Literature Review: Implementation of Positive Deviance/Hearth as a Nutritional Intervention to Reduce Malnutrition in Children : Literature Review Wardhani, Leonika Pramudya; Putri, Nuzulul Kusuma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3797

Abstract

Latar belakang: Kekurangan gizi pada anak menjadi masalah yang tak kunjung usai. Berbagai upaya inovatif telah dilakukan untuk menurunkan angka kekurangan gizi, salah satunya adalah penerapan intervensi program Positive Deviance/Hearth (PD/hearth). Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi program Positive Deviance/Hearth sebagai upaya menurunkan kekurangan gizi pada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analytic (PRISMA) dengan rentang penerbitan tahun 2017 hingga 2022. Database yang digunakan untuk mengumpulkan sumber artikel adalah Google Scholar dan PubMed. Artikel tersedia secara full text dan ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Hasil: Ditemukan sebanyak 1.300 artikel yang kemudian diseleksi hingga menjadi 10 artikel yang relevan. Dari 10 artikel tersebut PD/hearth sangat sesuai diimplementasikan bagi masyarakat karena menggunakan sumber daya lokal yang terjangkau. Dan kunci keberhasilan penerapan PD/hearth melalui empat kebiasaan positif ibu yaitu pemberian makan, pola asuh, kebersihan, dan upaya mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini banyak negara yang telah menerapkan program Positive Deviance/Hearth dan berpengaruh dalam meningkatkan status gizi balita.
Intervensi Gizi Sensitif dalam Penurunan Stunting : Studi Kualitatif: Sensitive Nutrition Interventions in Stunting Reducing : A Qualitative Study Devi Sari; Sri Achadi Nugraheni; Mohammad Zen Rahfiludin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3798

Abstract

Latar belakang: Stunting diperkirakan berkontribusi sebesar 15–17% terhadap kematian pada anak balita. Terpilihnya Kabupaten Banyumas menjadi 100 kabupaten/kota prioritas intervensi stunting pada tahun 2018 membuat Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan berbagai strategi dan upaya dalam mengoptimalkan program-program dari berbagai sektor untuk satu tujuan utama yaitu fokus pada pencegahan dan penurunan stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program atau kegiatan apa saja yang telah diimplementasikan oleh pemerintah Kabupaten Banyumas pada intervensi gizi sensitif dalam menurunkan angka stunting. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif berupa data deskriptif dalam kata-kata tertulis ataupun lisan yang diperoleh dari wawancara mendalam (indepth interview) informan utama dan informan triangulasi. Hasil: Semua program/kegiatan telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas sesuai dengan kebijakan penanggulangan stunting baik pada intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Namun pada pelaksanaannya masih banyak ditemukan kendala-kendala selama proses implementasi. Kesimpulan: Implementasi penurunan stunting di Kabupaten Banyumas sudah berjalan cukup baik, hal ini terlihat dari turunnya prevalensi stunting dari 32,02% menjadi 16,6% pada tahun 2022. Intervensi gizi sensitif berkontribusi sangat besar dalam penurunan stunting karena semua OPD dan RS juga ikut terlibat dalam penanggulangan stunting.
Studi Kualitatif Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Melai : Qualitative Study of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Prevention in Households in the Working Area of the Melai Community Health Center Andriani, Rininta; Haeruddin K; Azfari Azis; Eky Endriana A; La Ode Syaiful Islamy H
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3826

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Baubau tahun 2020, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) cukup tinggi di 17 wilayah kerja Puskesmas Baubau, salah satunya di Puskesmas Melai. Tahun 2020 terdapat 7 kasus DBD. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui secara mendalam tentang perilaku pencegahan Demam Berdarah Dengue pada rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Melai Kota Baubau. Metode: Metode Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan peneliti adalah Instrumen utama. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak 10 orang. Analisis data menggunakan Miles and Huberman. Keabsahan data menggunakan Triangulasi. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh bahwa sebagian besar masyarakat belum memahami dengan baik terkait apa itu DBD, penyebab DBD, cara penularan, dan sebagian informan memahami bagaimana pencegahan DBD seperti melalui 3M plus (Menguras, Menutup, Mengubur), menggunakan kelambu, memakai bubuk abate, dan lotion anti nyamuk. Sikap masyarakat positif dimana masyarakat memberikan respon berupa dukungan dan setuju bahwa pencegahan DBD dilakukan dengan 3M Plus. Aspek tindakan sebagian besar sudah melakukan tindakan pencegahan demam berdarah namun masih terdapat beberapa masyarakat yang tidak disiplin dalam melakukan 3M Plus seperti tidak disiplin dalam menguras baknya. Kesimpulan: Mayoritas masyarakat belum paham tentang apa itu DBD, penyebab, cara penuralan dan pencegahan DBD. Sikapnya positif untuk mencegah DBD. Sebagian sudah melakukan tindakan pencegahan DBD seperti memakai abate dan kelambu walaupun kadang tidak disiplin dalam menguras bak penampung air.
Pengaruh Unsur Budaya terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan pada Pasien Stroke : Literature Review: The Influence of Cultural Elements on Health Seeking Behavior in Stroke Patients : Literature Review Dewi Gemilang Sari; Dian Ayubi; Mirnawaty; Ari Purwohandoyo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3845

Abstract

Latar belakang: Unsur budaya sangat mempengaruhi perilaku pencarian pengobatan pasien stroke. Ketepatan pencarian pengobatan pada pasien stroke menjadi penting karena stroke merupakan penyakit kegawatdaruratan yang butuh penanganan segera untuk mencegah kecacatan dan kematian. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini menggunakan empat mesin pencari dalam pengumpulan artikel, yaitu ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan EBSCO. Kata kunci pencarian artikel adalah “Culture”, “Health Seeking Behavior”, dan “Stroke Patients”. Artikel yang didapatkan sebanyak 353 artikel dan 5 artikel di review dalam penelitian ini. Hasil: Unsur budaya berpengaruh terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Terdapat beberapa unsur budaya yang berpengaruh pada perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Dibutuhkan strategi pendekatan melalui unsur budaya untuk meningkatkan ketepatan perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke sehingga kegawatdaruratan stroke dapat ditangani segera.
Peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam Meningkatkan Perilaku Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pariaman: The Role of the Youth Information and Counseling Center (PIK-R) in Improving Compliance Behavior in Consuming Blood Supplement Tablets among Adolescent Girls at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pariaman City Imra’atul Hasanah; Widdefrita; Rapitos Sidiq; Neni Fitra Hayati; John Amos
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3847

Abstract

Latar belakang: Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah anemia. Remaja putri di Provinsi Sumatera Barat yang sudah mendapatkan TTD di sekolah sebanyak 84,13%, sedangkan yang mengkonsumsi ? 52 butir hanya 1%. Penyebab remaja putri tidak mengkonsumsi TTD karena takut dan lupa, sehingga diperlukan teman sebaya menjadi role model dan membantu mengawasi konsumsi TTD di sekolah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran PIK-R dalam meningkatkan perilaku kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif yang bertujuan untuk menggali informasi mengenai peran pusat informasi dan konseling remaja dalam meningkatkan perilaku kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan telaah dokumen, informan dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 10 anggota PIK-R sebagai informan utama, 2 orang guru sebagai informan kunci, dan 4 orang siswi sebagai informan tambahan. Hasil: Pengetahuan informan sebelum pemberian edukasi oleh teman sebaya mengenai anemia yaitu kekurangan darah merah, informan belum memahami secara detail mengenai anemia, setelah dilakukannya edukasi didapatkan bahwa adanya perubahan pengetahuan kearah yang lebih baik, informan sudah mengetahui mengenai anemia. Pengetahuan remaja putri terkait TTD sebleum pemberian edukasi menyatakan bahwa TTD obat untuk penyakit anemia. Sikap remaja putri terkait TTD sebelum pemberian edukasi yaitu penting bagi penderita anemia, setelah dilakukannya edukasi melalui teman sebaya adanya perubahan sikap remaja putri yang menyatakan TTD penting unntuk mencegah anemia. Tindakan remaja putri sebelum diberikan edukasi dan pengawasan konsumsi TTD oleh teman sebaya melalui organisasi PIK-R Sebagian besar reaja putri tidak mengkonsumsi TTD, sedangkan setelah dilakukan pemberian edukasi dan pengawasan oleh anggota PIK-R ada perubahan konsumsi TTD disekolah kearah yang lebih baik. Kesimpulan: Ada perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan siswi mengenai konsumsi TTD untuk pencegahan anemia.setelah dilakukannya pemberian edukasi melalui kelompok teman sebaya (PIK-R) dan pengawsan konsumsi TTD.
Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Tablet Fe : Literature Review: Compliance of Pregnant Women in Consuming Fe Tablets : Literature Review Putri Febriyanti Ludin; Rr. Catur Leny Wulandari; Arum Meiranny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3850

Abstract

Latar belakang: Ketidak patuhan Ibu hamil yang tidak mengkonsumsi suplemen zat besi dengan baik dapat mengalami anemia, yang dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan yang sangat berbahaya bagi ibu dan bayinya, seperti keguguran, pendarahan yang dapat mengakibatkan kematian ibu, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Untuk mencegah anemia pada ibu hamil, mereka rutin meminum minimal 90 tablet penambah darah (TTD). Tujuan: Penelitian literatur ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan ibu hamil dalam penggunaan tablet Fe sehingga dapat menurunkan resiko gangguan kehamilan akibat masalah anemia. Metode: Dengan rentan waktu penerbitan 10 (sepuluh) tahun sebelumnya, pendekatan yang digunakan adalah literature review dengan mencari makalah internasional dan nasional di database PubMed, Google Scholar, dan profil Kesehatan. Hasil: Wanita hamil yang tidak mengonsumsi suplemen zat besi atau tablet Fe secara teratur berisiko tinggi terkena anemia. Dari beberapa jurnal terdapat rendahnya kepatuhan dan ketaatan minum obat. Ibu tidak patuh karna lupa dan mengalami efek samping. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepatuhan ibu dalam penelitian ini sangat rendah. Upaya harus diperkuat untuk meningkatkan kepatuhan pada ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan dan promosi kesehatan mengenai suplementasi zat besi.
Analisis Beban Kerja Perawat Pelaksana dalam Mengevaluasi Kebutuhan Tenaga Perawat di RS X : Literature Review: Analysis Of Implementing Nurse Workload In Evaluating Nurse Requirements In X Hospital : Literature Review Ernest Kissinger, Yulian; Cicillia Ika Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3851

Abstract

Latar belakang: Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Metode WISN (Workload Indicator Staffing Needs), berfungsi sebagai perhitungan dalam kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dengan menggunakan beban kerja oleh SDM kesehatan pada seluruh unit kerja pada fasilitas pelayanan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk melakukan literature review mengenai Workload Indicator Staff Needes dan menganalisa beban kerja perawat dalam mengevaluasi kebutuhan tenaga perawat. Sehingga hasil dari review jurnal dapat memberikan gambaran mengenai implementasi dari metode Workload Indicator Staff Needes. Metode: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database terdiri dari Wiley, ProQuest, Pubmed dan Google Scholar. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Dengan menggunakan kata kunci “beban kerja, Workload Indicator Staff Needes, WISN, perawat” Hasil: Hasil analisis menunjukan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa salah satu komponen perhitungan kebutuhan tenaga adalah dengan melihat beban kerja. Metode WISN merupakan suatu metode perhitungan kebutuhan SDMK berdasarkan pada beban kerja nyata. Kesimpulan: Metode WISN ini dapat digunakan dalam menghitung kebutuhan jumlah tenaga perawat sehingga kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan tenaga kesehatan dapat ditingkatkan sehingga memungkinkan manajer kesehatan menganalisis beban kerja perawat, menghitung kebutuhan staffing sehingga perawat secara efektif berkontribusi pada proses perencanaan tenaga kerja.
Analisis Hubungan Pelayanan Ante Natal Care (ANC) Terpadu dengan Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas: Analysis of the Correlation between Integrated Ante Natal Care (ANC) Services and Infant Mortality Rate in Banyumas Regency Santika Ekanursita Amicitia; Budiyono; Dwi Sutiningsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3858

Abstract

Latar belakang: Kesehatan ibu dan bayi yang baru lahir adalah masalah penting dalam bidang kesehatan secara global. Angka kematian ibu dan bayi yang tinggi masih menjadi masalah serius. Meskipun ada penurunan angka tersebut di seluruh dunia, beberapa negara termasuk Indonesia masih menghadapi tantangan yang besar. Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas masih tinggi, dan ini menjadi isu penting dalam upaya meningkatkan kesehatan daerah. Salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kematian bayi adalah dengan pelayanan Ante Natal Care (ANC) Terpadu. Dengan demikian, ibu hamil bisa mendapatkan perawatan yang baik dan mencegah risiko kematian bayi yang tidak diinginkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pelayanan Ante Natal Care (ANC) Terpadu dengan Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 40 Puskesmas di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2023. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Moment Product Pearson untuk menguji adanya hubungan antara variabel pelayanan Ante Natal Care (ANC) Terpadu mencakup pemeriksaan 10 Terpadu dengan variabel Angka Kematian Bayi. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa pengukuran tinggi fundus uteri (p value = 0,013), tes kehamilan (p value = 0,031), pemeriksaan hemoglobin (p value = 0,000), dan tatalaksana/penanganan kasus (p value = 0,009) berhubungan secara signifikan dengan Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas. Kesimpulan: Pelayanan ANC Terpadu merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah untuk mengatasi tingginya Angka Kematian Bayi melalui standar kualitas pemeriksaan 10 Terpadu. Kualitas pelayanan ANC yang belum memenuhi standar dapat mempengaruhi Angka Kematian Bayi.
Faktor Yang Berhubungan dengan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Padangmatinggi Kota Padang Sidempuan : Factors Related to Complete Basic Immunization in Infants in the Working Area of the Padangmatinggi Health Center, Padang Sidempuan City Ikrimah Pohan; Alprida Harahap; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3928

Abstract

Latar belakang: Imunisasi saat ini diperkirakan dapat mencegah 2 hingga 3 juta kematian setiap tahunnya. Kendala utama keberhasilan program imunisasi pada bayi yaitu rendahnya kesadaran ibu yang mempunyai bayi untuk membawa anaknya di imunisasi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Padangmatinggi kota Padang Sidempuan. Metode: Jenis dan desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi sebanyak 946 bayi dan sampel sebanyak 281 bayi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, instrumen penelitian dengan kuesioner serta analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan (p=0,007), kepercayaan (p= 0,000), waktu tempuh (p=0,000), peran petugas kesehatan (p=0,008) berhubungan signifikan terhadap imunisasi dasar lengkap pada bayi sedangan pekerjaan (p=0,381) dan sikap (p=0,292) tidak berhubungan terhadap imunisasi dasar lengkap pada bayi serta variabel yang paling berhubungan adalah pengetahuan dengan nilai Exp (B)=7,249. Kesimpulan: Diperoleh bahwa pengetahuan, lokasi tempat tinggal, peran petugas kesehatan merupakan faktor yang berhubungan terhadap imunisasi dasar lengkap rtipada bayi. Sehingga diperlukan intervensi kesehatan yang berkelanjutan berupa edukasi terhadap keluarga.

Page 65 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue