cover
Contact Name
Joko Kusmanto
Contact Email
okokusmanto@polmed.ac.id
Phone
+6281536203332
Journal Mail Official
jurnalberkat@polmed.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Medan Jurusan Teknik Mesin, Jalan Almamater No. 1 Kampus USU Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27770060     DOI : -
BERKAT menerima artikel-artikel hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat (community development) dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah proses yang melibatkan satu atau sekelompok orang sebagai satu agen pendukung dan satu atau sekelompok anggota masyarakat sebagai mitranya. Proses pemberdayaan tersebut meliputi kerja sama antara agen pendukung dengan anggota masyarakat sebagai mitra dalam mengidentifikasi isu-isu penting yang perlu mendapat perhatian hingga penyelesaiannya. Kerja sama tersebut selanjutnya akan mengubah satu atau sekelompok anggota masyarakat menjadi lebih mandiri dan selanjutnya mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat yang lebih luas. Proses kegiatan pemberdayaan tersebut melibatkan beragam isu penting dalam masyarakat, beragam metode pelaksanaan, dan beragam hasilnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Penerapan Mesin Pencacah Pakan Ternak untuk Peternak Kambing di Dusun II Desa Keramat Gajah Deli Serdang Irianto, Achmad; Armansyah; Sumartono; Ansharuddin; Bin Abdul Ghani, Ts. Mohd. Azri
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengangkat penerapan mesin pencacah pakan ternak untuk peternak kambing di Dusun II Desa Keramat Gajah, Deli Serdang. Mitra kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah Usaha Ternak Kambing Domba milik Bapak Samanta. Permasalahan utama mencakup kurangnya pengetahuan dalam pengolahan pakan ternak, manajemen usaha yang belum optimal, budidaya ternak tradisional, dan penggunaan peralatan manual dalam mencacah pakan hijauan. Solusi yang diajukan melibatkan pelatihan keterampilan pembuatan pakan fermentasi, peningkatan manajemen usaha, pemahaman beternak kambing yang sehat, dan pengenalan teknologi mesin pencacah pakan. Metode yang digunakan melibatkan pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan. Hasil yang diharapkan termasuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan pakan fermentasi, peningkatan manajemen usaha ternak, pengetahuan beternak kambing yang sehat, serta pemahaman tentang pemberian pakan seimbang dan desain kandang yang sehat. Peternak juga diberikan bantuan teknologi mesin pencacah rumput dengan kapasitas 150 kg/jam, meningkatkan ketersediaan pakan yang berkualitas.
Peningkatan Proses Pembelajaran pada Madrasah Mahfuzon Desa Pekan Sialang Buah Kabupaten Serdang Bedagai Fauzi, Indra; Nursuar; Seputro, Bintarto P.; Infarizal
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas upaya meningkatkan proses pembelajaran di Madrasah Mahfuzon, Desa Pekan Sialang Buah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Fokus utama adalah pengadaan sarana belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dengan harapan memperbaiki infrastruktur pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa. Metode observasi, wawancara, dan analisis data digunakan dalam kegiatan pengabdian ini untuk mengukur dampaknya. Temuan diharapkan memberikan rekomendasi konstruktif untuk Madrasah Mahfuzon dan lembaga pendidikan sejenis dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Perbaikan sarana belajar di Madrasah Mahfuzon melalui kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung kreativitas siswa, dan memberikan dampak positif pada pencapaian tujuan pendidikan. Hasil kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan kebijakan pendidikan di tingkat lokal dan nasional untuk meningkatkan kualitas Madrasah Mahfuzon di Desa Pekan Sialang Buah dan sekitarnya.
Penjernihan Air Sungai Paluh Bahorok bagi Masyarakat Dusun XIII Desa Pematang Cengal Kecamatan Tanjung Pura Abd. Rahman; Anwar; Irianto, Achmad; Siregar, Sarmedi Agus; Bin Wan Ismail, Wan Zuhari
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan air bersih layak konsumsi di Dusun XIII Paluh Bahorok, Desa Cengal, Langkat sangat mendesak karena sumber air keruh, berbau, dan terdapat kotoran. TPQ Ibnu Qoyyim di wilayah tersebut juga mengalami masalah serupa. Tujuan kegiatan ini adalah membantu mengatasi permasalahan tersebut dengan mengolah air Sungai Paluh Bahorok menggunakan instalasi dan teknologi penyaring air. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, air bersih juga diperlukan untuk keperluan ibadah. Melalui penerapan iptek dan penyuluhan, diterapkan metode sederhana untuk pengolahan air. Hasilnya mencakup satu unit instalasi dengan teknologi sand filter dan satu unit pengolahan air dengan Filter Air FRP 1054. Air bersih yang dihasilkan dapat digunakan oleh Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Ibnu Qayyim dan masyarakat Dusun XIII. Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PTTG) ini berhasil memberdayakan masyarakat, melibatkan warga Dusun XIII dan TPQ Ibnu Qayyim dalam seluruh rangkaian kegiatan, sehingga mereka memahami proses penjernihan air dan mampu membangun instalasi air bersih.
Rekayasa Mesin Pencacah Pakan untuk Peternak Kambing di Desa Sei Rotan Kabupaten Deli Serdang Bahri, Nisfan; Sugiyanto, Bambang; Kusmanto, Joko; Syahdewa, Budi Indra; Syafitri, Winda
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan pakan merupakan komponen pentingan dalam beternak. Namun, pakan ternak yang dengan susah payah didisediakan tidak semuanya dimakan oleh ternak. Kurang lebih 15 – 20% pakan ternak tersebut terbuang menjadi sampah karena ternak tidak mau memakannya seperti ranting-ranting muda. Keadaan ini membuat biaya pengadaan pakan menjadi boros dan juga kuantitas serapan pakan oleh ternak juga menjadi rendah. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara mencacah pakan ternak yang telah tersedia. Dengan dicacah, ternak dapat memakan semua pakan ternak tanpa memilih-milihnya. Lebih dari itu, pakan ternak yang sudah dicacah dapat dengan mudah dicampur sekaligus dengan pakan tambahan seperti ampas tahu atau konsentrat. Di samping pengadaan rekayasa mesin pencacah pakan ternak, mitra juga dilatih dan didampingi dalam membuat manajemen biaya produksi. Mitra dilatih untuk mencatat biaya pengadaan pakan, perkembangan penggemukan, dan biaya jualnya. Dengan memahami dan mempraktikkan manajemen tersebut secara tertulis, mitra dapat mengetahui berapa biaya produksi yang dikeluarkan dan berapa keuntungan yang didapatkan. Pengetahuan dan praktik manajemen tersebut tidak hanya bermanfaat untuk mengetahui dengan tepat berapa biaya produksi yang dikeluarkan dan berapa keuntungan yang didapat tetapi juga bermanfaat untuk perencanaan pengembangannya.
Implementasi Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0 Pada Siswa SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Pratama, Angga Bahri; Saragi, Jandri Fan HT; Sahat, Sahat; Sinaga, Franklin Taruyun Hudeardo
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sudah memasuki era Industri 4.0, dimana semua aspek mulai terhubung secara digital. Dari pemilihan material hingga perakitan dan kontrol kualitas yang dapat diotomatisasi, kemajuan teknologi telah mengubah karakteristik industri manufaktur. Untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, SMK harus terus berkembang secara dinamis dan mampu menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengubah cara pandang siswa dan menambah ilmu pengetahuan mereka terkait dengan Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini, dibagi menjadi empat tahap, yakni persiapan, pelaksanaan di lokasi, penyusunan laporan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PMKM ini adalah siswa mulai paham tentang Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, cara pandang mereka terhadap perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0, juga ikut berubah, sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus dari SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar. Hasil lain dari kegiatan ini adalah timbulnya hubungan mutualisme antara Politeknik Negeri Medan dan SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar dalam bentuk kerjasama. Hal ini juga terlihat dari hasil survey mencapai 82.3%, artinya baik siswa maupun pihak sekolah setuju, kegiatan ini dilanjutkan kedalam tahap kerjasama antar instansi.
Penerapan Mesin Pembuat Pelet Pakan Ikan bagi Peternak Ikan di Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa Rahman, Abdul; Salman, Aulia; Sarjianto; Pranoto, Heru; Fikri, Mohd; Amin, Mohd; Izham, Kamarul; Azizi, Nik
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian yang telah dilakukan merupakan kegiatan dalam rangka peningkatan dan pengembangan usaha mitra. Tujuan dari pengabdian ini adalah tercapainya pendayagunaan produk teknologi hasil litbang berupa mesin pembentuk pelet untuk menghasilkan pakan secara mandiri dengan kapasitas dan kualitas yang ekonomis. Selain itu, melalui Pengabdian Tematic Community Service Collaboration (TCSC) ini, diharapkan mitra terpacu untuk meningkatkan budaya iptek serta berperan dalam aktivitas sosial ekonomi. Penggunaan teknologi kepada peternak ikan dalam membuat pakan secara mandiri dapat mengurangi biaya operasional peternak. Target yang ingin dicapai adalah mitra sebagai peternak ikan mampu memproduksi pakan sendiri, mengurangi ketergantungan terhadap pakan pabrikan, serta meningkatkan produksi ikan. Dengan meningkatnya kebutuhan pakan, tentunya harus diimbangi dengan pemenuhan kapasitas pakan untuk ternak ikan. Pemberian pakan yang kurang akan mempengaruhi perkembangbiakan ikan. Tahapan kegiatan program ini meliputi proses persiapan mesin, persiapan bahan baku dan sarana pendukung, pelaksanaan, serta penerapan teknologi. Hasil dari program ini diharapkan mitra mampu memproduksi pakan sendiri dengan bahan baku campuran batang pisang yang dapat mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan, meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi dengan mesin berteknologi sederhana dan tepat guna yang mampu memproduksi pakan pelet sebanyak 75 kg/jam, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pakan untuk sekitar 1.500 ekor ikan nila setiap hari.
Mesin Pencacah Pakan untuk Penggemukan Sapi bagi Peternak Sapi di Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sugiyanto, Bambang; Bahri, Nisfan; Kusmanto, Joko; Syahdewa, Budi Indra
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternak sapi sering mengalami pemborosan dalam penyediaan pakan karena sebagian besar rerumputan yang disediakan tidak dimakan oleh sapi, mengakibatkan pemborosan pakan sebesar 10-15%. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan mesin pencacah rumput hijau yang memungkinkan pencampuran yang lebih efektif dengan konsentrat dan bahan tambahan lainnya untuk meningkatkan kualitas pakan sapi. PPTTG ini mencakup perancangan, pembangunan mesin, serta pelatihan bagi peternak dalam pengoperasian dan pemeliharaan mesin. Hasilnya, semua pakan yang dihasilkan oleh mesin tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sapi, mengurangi pemborosan pakan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Selain itu, PPTTG ini juga berhasil meningkatkan keterampilan peternak dalam teknologi mesin, memfasilitasi transfer pengetahuan teknis dari pendidikan tinggi kepada masyarakat lokal. Dengan demikian, pengembangan mesin pencacah rumput hijau tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap pemborosan pakan sapi, tetapi juga berdampak positif pada kemampuan dan pengetahuan teknis para peternak dalam pengelolaan ternak secara berkelanjutan.
Peningkatan Kualitas Jasa Layanan Perbaikan Sepeda Motor di Kelurahan Jati Karya, Kota Binjai Purwo Seputro, Bintarto; Fauzi, Indra; Nursuar; Rosanti, Raina
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat di Desa Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, melibatkan kerja sama antara institusi Pendidikan Tinggi dan pengusaha bengkel sepeda motor. Tujuannya adalah memenuhi tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menekankan alih teknologi dan penyediaan teknologi yang dibutuhkan masyarakat. Program ini tidak hanya mentransfer teknologi dari tim pengusul kepada mitra, tetapi juga melengkapi peralatan teknik yang sudah ada. Mitra mengalami kesulitan dalam usaha perbengkelan mereka karena keterbatasan peralatan. Kurangnya dan sederhananya peralatan teknik yang dimiliki menyebabkan proses perbaikan sepeda motor menjadi lambat dan kurang berkualitas. Hal ini mengakibatkan banyak keluhan dari pelanggan, yang berujung pada penurunan jumlah pelanggan. Jika masalah ini terus berlanjut, ada kemungkinan mitra akan kehilangan pelanggan sepenuhnya, yang berdampak pada penurunan penghasilan. Untuk mengatasi masalah ini, peningkatan dan penambahan peralatan teknik menjadi sangat penting dan mendesak. Dengan adanya peralatan yang lebih lengkap dan canggih, mitra diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan, sehingga dapat memenuhi harapan pelanggan dan mempertahankan keberlangsungan usaha mereka.
Mesin Pencacah Pakan Bagi Peternak Kambing di Desa Sugo, Pancur Batu, Deli Serdang Rahmawaty; Dithisari, Indri; Dharma, Surya; Hartika, Lia; Ibrahim, Husin
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian makanan kepada kambing merupakan faktor penting dalam meningkatkan perkembangan ternak. Banyak makanan bernutrisi tinggi, seperti batang muda daun singkong, batang rumput gajah, bonggol jagung, sisir pisang, dan pelepah pisang, tidak dapat langsung dimakan oleh kambing karena ukurannya yang besar dan keras. Untuk mengatasi hal ini, pengabdian ini bertujuan membantu peternak mengolah makanan tersebut agar lebih mudah dikonsumsi, menambah persediaan makanan, dan meningkatkan perkembangan kambing. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat menghemat biaya pemenuhan kebutuhan makanan kambing. Program kemitraan masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menghemat dan meningkatkan kualitas pakan ternak kambing dengan cara mencacah pakan hijauan. Solusi yang diberikan adalah merekayasa mesin pencacah pakan guna menghemat persediaan pakan. Peternak juga dilatih mengoperasikan dan merawat mesin tersebut, sehingga terjadi transfer teknologi dan pengetahuan dari dunia pendidikan tinggi kepada masyarakat. Dengan adanya mesin pencacah pakan ini, diharapkan peternak mampu mengolah pakan ternak lebih efektif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan bobot ternak dan produksi susu kambing.
Mesin Penggiling Jagung untuk Pakan Ternak Ayam bagi Peternak di Desa Limau Manis, Tanjung Morawa, Deli Serdang Supriyanto; Suherman; Sari, Dewi Comala; Saputra, Ngairan Banu
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harga pakan ternak ayam yang tinggi menyulitkan peternak, termasuk Bapak Suyitno dengan 80 ekor ayam. Ayam bisa makan biji-bijian, sayuran, dan sisa makanan rumah tangga, tetapi ketersediaannya terbatas. Oleh karena itu, mitra pengabdian harus membeli jagung giling dan dedak padi halus dari toko, dengan biaya Rp 44.000 per hari atau Rp 1.320.000 per bulan. Untuk mengurangi biaya, mitra berencana menggiling sendiri jagung bulat yang harganya Rp 6.000 per kg, sedangkan jagung giling Rp 8.000 per kg, sehingga bisa menghemat Rp 2.000 per kg. Jika mitra memberi 3 kg jagung giling per hari, penghematan mencapai Rp 6.000 per hari atau Rp 180.000 per bulan. Dorongan untuk mengurangi biaya pakan dan potensi keuntungan membuat mitra bekerja sama dengan tim pelaksana mencari solusi. Tim pelaksana menilai bahwa memberikan bantuan mesin penggiling jagung adalah solusi terbaik. Mesin ini diharapkan bisa menghemat biaya pakan hingga Rp 180.000 per bulan. Program ini melibatkan survei lokasi, wawancara, analisis situasi, penentuan solusi, pembuatan dan hibah mesin, serta pelatihan dan evaluasi. Hasil program ini adalah sebuah mesin penggiling jagung dengan kapasitas 100 kg per jam, menggunakan motor listrik 7,5 hp dan menghasilkan butiran jagung berukuran 1-2 mm yang cocok untuk semua umur ayam.