cover
Contact Name
YULIANAH PRIHATIN
Contact Email
disastrijournal@gmail.com
Phone
+6285856391479
Journal Mail Official
disastrijournal@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia, Jl. Irian Jaya No 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Tel 085856391479
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 2716411X     EISSN : 27223329     DOI : https://doi.org/10.33752/disastri
Core Subject : Education,
Disastri adalah jurnal ilmiah bahasa dan sastra Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia Universitas Hasyim Asyari. DISASTRI (Jurnal Bahasa dan Sastra Program Studi) berfokus pada studi bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ilmiah ini adalah kumpulan studi ilmiah dari komunitas akademik Program Studi Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia Universitas Hasyim Asyari dan komunitas akademik dan peneliti yang memiliki studi sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal Disastri. Jurnal Ilmiah ini diterbitkan tiga kali dalam satu tahun yaitu bulan April, Agustus dan Desember. Tim editor dan pengulas adalah personil yang sesuai dengan bidangnya, sehingga menjamin konten artikel yang substansial dan diterbitkan. Editor dan tim akan terus meningkatkan kualitas artikel yang diterbitkan untuk meningkatkan nilai akreditasi jurnal.
Articles 424 Documents
NILAI RELIGIUITAS NOVEL HIJAB FOR SISTERS KARYA ANASTASHA HARDI KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Dewi Alfira Maulita; Kamidjan
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman membawa perubahan pada tata nilai yang telah ada di dalam kehidupan seperti tergerusnya nilai keagaamaan, sehingga dampak nya moral anak bangsa menjadi menurun. Ajaran nilai-nilai baru dan gaya hidup tersebut masuk melalui berbagai hal seperti melalui media sosial, maupun media cetak seperti novel. Novel adalah bacaan yang digemari oleh anak remaja. Pada penelelitian ini, penulis akan menganalisis nilai religius yang terkandung dalam sebuah novel berjudul “ Hijab for sisters “ karya Anasthasha Hardi menggunakan kajian sosiologi. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menyampaikan nilai-nilai religiusitas pada novel Hijab For sisters karya Anastasha Hardi, Adapun tujuan khusus nya yakni menganalisis dimensi peribadatan, dimensi pengetahuan, dimensi konsekuensi, dimensi pengalaman, dimensi keyakinan pada novel Hijab For Sisters. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural. Hasil dari penelitian ini adalah 1. Bentuk Dimensi Keyakinan dalam Novel Hijab For Sisters, 2. Dimensi peribadatan/praktik dalam Novel Hijab For Sisters, 3. Dimensi pengalaman dalam Novel Hijab For Sisters, 4. Dimensi Pengetahuan dalam Novel Hijab For Sisters, 5. Dimensi Konsekuensi dalam Hijab For Sisters.
BENTUK CAMPUR KODE BAHASA GAMERS PADA LINGKUNGAN ANAK SEKOLAH DASAR (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Udhulul Jannati Said; Haris Supratno
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk diuraikan macam-macam campur kode bahasa gamers terhadap lingkungan anak sekolah dasar dalam perspektif sosiolinguistik. Penelitian ini berupa deskriptif kualitatif, Penelitian ini menggunakan metode, meliputi pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Campur kode bahasa gamers pada lingkungan anak dasar yang menjadi fenomena campur kode yang umumnya digunakan dalam percakapan saat bermain game dan dipakai untuk kegiatan keseharian nya yang sacara tidak sadar di ucapkan secara spontan. Bahasa Madura, Indonesia dan inggris merupakan bahasa yg paling sering digunakan, Indonesia dan inggris. Bahasa Madura menjadi bahasa dominan sebagai B-1 sedangkan bahasa Indonesia dan inggris sebagai B-2 yang menjadi bahasa lain yang menjadi bahasa kedua terjadinya campur kode. Campur kode merupakan sering terjadi didalam perbincangan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. Bahkan campur kode juga banyak terjadi disosial media misalnya saat bermain game. Hal tersebut menjadi fenomena bahasa yang dikaji menggunakan teori sosiolinguistik.
ANALISIS HEGEMONI KARL MARX TERHADAP NOVEL SEKALI PERISTIWA DI BANTEN SELATAN KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Sofiyan Hernando Fatoni; Raras Hafiidha Sari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang hegemoni kekuasaan dan kelas sosial dalam Novel Sekali Peristiwa Di Banten Selatan karya Pramoedya Ananta Toer. Penelitian yang akan dijalankan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk membedah hegemoni yang ada. Karena peneliti menggunakan kata, bahasa, frasa, dan sejenisnya sebagai data penelitian. Penelitian kualitatif adalah studi tentang gagasan, persepsi, pendapat, dan keyakinan orang yang akan diteliti. Terdapat dua hegemoni yang tertuang dalam Novel Sekali Peristiwa Di Banten Selatan karya Pramoedya Ananta Toer. Hegemoni kekuasaan dan hegeomini kelas sosial.
PROSES ALIH KODE DAN CAMPUR KODE INTERAKSI BAHASA PARA PEMUDA DI DESA PURWOREJO, SANANKULON BLITAR Nita Wigati; Udjang Pairin M.Basir
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang bersifat arbitrer. Bahasa berfungsi untuk menyampaikan perasaan serta keinginan manusia. Bahasa dan komunikasi ialah suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Perihal ini di sebabkan bahasa bertujuan buat menginterprestasi gagasan yang di sampaikan oleh penutur serta lawan tutur. Di dalam komunikasi hendaknya komunikator menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh komunikan agar di antara keduanya dapat saling memahami maksud dan tujuan personal dalam berkomunikasi. Dari hasil penelitian tersebut terdapat alih kode serta campur kode. Alih kode menghasilkan data sementara dari penggunaan bahasa Jawa-Indonesia, Indonesia-Jawa, Jawa Ngoko-Kromo, yang telah dilakukan penelitian di desa Purworejo Sanankulon Blitar. Untuk hasil data alih kode permanen tidak ditemukan datanya. Hasil peneltian campur kode ada 2 tipe ialah campur kode negatif serta campur kode positif. Di mana ditemui percampuran bahasa dari Indonesia-Arab, Indonesia Kromo, Jawa-Indonesia, Jawa Inggris, serta Jawa Kromo-Indonesia.
ANALISIS NILAI MORAL PERJUANGAN TOKOH SINTONG MERDEKA DARI BUKU BAJAKAN DALAM NOVEL SELAMAT TINGGAL KARYA TERE LIYE (PENDEKATAN PRAGMATIK) Elok Farihah; Raras Hafiidha Sari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel bisa dimaknai selaku wujud buatan kesusastraan yang ditulis oleh cerpenis dengan tidak membebaskan faktor esensial serta ekstrinsik. Buat itu tujuan dari riset ini merupakan mau mengenali 1) wujud frasa, klausa, serta perkataan pada novel Aman Bermukim buatan Tere Liye, 2) hasil amatan novel Aman Bermukim buatan Tere Liye bisa dijadikan selaku materi didik mata pelajaran bahasa Indonesia. Riset ini ialah riset kualitatif dengan memakai metode ikuti, membebat, serta cakap dengan diawali dari tahap 1) perencanaan, 2) pengumpulan informasi, serta 3) analisa informasi. Ikatan riset ini merupakan (1) Novel Aman Bermukim buatan Tere Liye memiliki Faktor frasa, klausa, serta perkataan. Frasa pada novel Aman Bermukim buatan Tere Liye berbentuk frasa verba, frasa nomina, frasa kata keadaan, frasa numeralia, frasa endosentris, frasa eksosentris. Klausa pada novel Aman Bermukim buatan Tere Liye berbentuk klausa positif serta minus. Perkataan pada novel Aman Bermukim buatan Tere Liye berbentuk perkataan yang didasarkan pada 1) artikulasi, 2) bentuk gramatikal ataupun jumlah frasa, 3) guna, 4) faktor, 5) lapisan, 6) style ataupun wujud penyajian, 7) poin. (2) Hasil amatan novel Aman Bermukim buatan Tere Liye bisa dijadikan selaku materi didik mata pelajaran bahasa Indonesia mulai tahapan sekolah bawah sampai menengah atas bersumber pada KI serta KD pada tiap tahapan pembelajaran itu
Ability to write narrative discourse by using media pictures of students Amelia Widya Hanindita; Nur Rohmah; Bahauddin Azmy
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3564

Abstract

This research aims to describe the ability to write naration discourse by using media picture in fifth grade students at SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya. The research design uses a quantitative approach and the type of research is descriptive statistics. The results of the study in general showed that the ability to write naration discourse by using media picture in fifth grade students at SDN Dukuh Menanggal I/424 Surabaya, namely 14 students (50%) were very capable, 7 students (25%) were able, and 7 students (25%) quite capable. As for specifically the abilities of students in (1) detailing and sorting events chronologically, namely (a) on the indicator detailing events 15 students (54%) were able, 13 students (46%) were quite capable; (b) the indicators order events chronologically, namely 20 students (71%) are capable, 8 students (29%) are quite capable; (2) using language, namely (a) on the indicator of the use of letters only 1 student (3.5%) is capable, 1 student (3.5%) is quite capable, 26 students (93%) are not able; (b) on the word choice indicator, 16 students (57.1%) were able, 11 students (39.3%) were quite capable, 1 student (3.6%) was not able; (c) on the indicator of using sentences, 17 students (61%) were able, 10 students (36%) were quite capable, 1 student (3%) was not able.
The phase of love in the lyrics of the song “di timur” by Sal Priadi (Semiotic analysis) Choirunnisa', Amellia; Alfian Setya Nugraha
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3896

Abstract

The purpose of this research is to examine and interpret the lyrics of a song entitled "Di Timur" on one of Sal's albums entitled "Be careful". The researchers focused on the meaning and signs contained in the lyrics of the song "Di Timur". The method used by researchers is a qualitative research method with hermeneutic analysis techniques, which in this hermeneutic technique has a relationship with examining and interpreting in depth the object being studied. The researcher uses Semiotics theory to dissect and clarify song lyrics as the object of research. In Charles Sanders Pierce's semiotics there is a focus on Signs, Objects, and Interpretants which are commonly known as the triangle of meaning. The researcher conducted an analysis in studying the lyrics of the song "Di Timur" by Sal Priadi using Charles Sanders Pierce's Semiotics theory, so a data was found in the form of the phenomenon of the love phase which could be studied again in depth to get the meaning and signs implied in the lyrics of the song "Di Timur" " the. examines the lyrics of the song "Di Timur" by classifying objects into signs, objects, and interpretants. The phenomenon of the love phase implied in the lyrics of the song "Di Timur" includes the infatuation phase, the calm phase, the stormy phase, the stable phase, and the unconditional love phase.Some of these things can be seen through the data found in the study.
The conflict of characters in novel Sumbang by Musa Ismail (a study of Literary Psychology) and its implications for learning in schools Mulziani
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3931

Abstract

This article describes the conflict of characters in the novel Sumbang by Musa Ismail and its implications in learning in schools This type of research is qualitative research using descriptive methods of analysis. The purpose of this study is to describe the author's views on the social conflicts that occur in the novel Sumbang and its implications for learning in schools. The data collection techniques used are documentation, interview, record and record techniques. The source of this research data is a novel with the title Sumbang and the subject of the informant, namely Mr. Musa Ismail as the author of the novel Sumbang. The results showed that there is an author's view of character conflicts, namely, character conflicts between individuals and individuals and individuals with society or groups.
The tradition of Bele Kampung Malay In Pelanduk Mandah Indragiri (semiotic analysis) Raja Wiwin; Elmustian; Silvia Permatasari
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3981

Abstract

This study aims to analyze the meaning of denotative semiotics and the meaning of connotative in the malay village bele tradition found in the village of Pelanduk Mandah Indragiri. The meaning of denotative semiotics and connotative semiotic meaning were obtained, namely in the form of objects and equipment used during traditional processions or ritual carried out in the village of Pelanduk Mandah Indragiri. This study used deskriptive qualitative method. Qualitative descriptive research is a method used to describen analyze, and summrize various situations and conditions from varius data in the form of observatuons about problems. Data collection techniques in this study are observation techniques, interview techniques. The results of this study found 27 datums in the from of objects and equipment used and have denotative meanings and connotative meanings.
Analysis of screen adaptation form novel to film “Merindu Cahaya De Amstel” Maulida Intan Nafis; Trie Utari Dewi
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v5i2.3987

Abstract

This research aims to describe the process of adaptation from the novel Merindu Cahaya De Amstel by Arumi Ekowati to the film Merindu Cahaya De Amstel directed by Hadrah Daeng Ratu. This study used a descriptive qualitative method to describe the forms of adaptation in the novel and the film. The data sources were the novel and the film. The data were collected through note-taking techniques. The presentation of the analysis results used descriptive analysis techniques with three steps: describing, analyzing the data, and concluding the results. The results of this study showed that there was an adaptation process from the novel to the film, with a total of 15 data found consisting of 3 data on the plot, 7 data on the setting, and 5 data on the characters. Eight data additions were found, consisting of 2 data on the plot, 4 data on the setting, and 2 data on the characters. Then, five data changes were found, consisting of 2 data on the plot, 1 data on the setting, and 2 data on the characters. Thus, the most prominent process of adaptation from the overall data in this study was condensation.

Page 10 of 43 | Total Record : 424


Filter by Year

2019 2025