cover
Contact Name
Yafi Sabila Rosyad
Contact Email
lppm.yogyakarta@gmail.com
Phone
+6282388417765
Journal Mail Official
Lppm.stikesyo@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Yogyakarta Jl. Nitikan baru nomor 69 umbulharjo kota Yogyakarta, DIY
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
ISSN : 20862210     EISSN : 28278216     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal kesehatan “Samodra Ilmu” merupakan salah satu jurnal ilmiah yang mempunyai tujuan menerbitkan, menyebarluaskan serta mendiskusikan berbagai tulisan ilmiah guna untuk meningkatkan derajad kesehatan dari masyarakat. Jurnal ini menerima naskah dari para peneliti dan kemudian akan dilakukan penyaringan untuk keaslian dan relevansinya.
Articles 202 Documents
PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG ASI EKSKLUSIF Murti, Aprilica Manggalaning
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.867 KB)

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi selama 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, kecuali obat, vitamin dan mineral. ASI dapat menurunkan angka kematian bayi karena meningkatkan daya imunitasnya sehingga lebih tahan terhadap penyakit.Selain itu, ASI mengandung zat gizi guna mencukupi kebutuhan gizi bayi dan pertumbuhan bayi yang lebih baik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang ASI Eksklusif di Wilyah Kerja Puskesmas Ngrampal Sragen. Metode penelitian: Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dengan populasi ibu yang menyusui bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Ngrampal Sragen sebanyak 31 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang telah di uji validitas dan realibilitas. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariate. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sample. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Ngrampal Sragen ada 31 responden ibu menyusui dengan pengetahuan baik sebanyak 20 responden (64,51%), cukup 28 responden (25,80%) dan kurang 3 responden ( 9,67%). Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Ngrampal Sragen termasuk kategori baik sebanyak 20 responden (64,51%).
MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP TINGKAT NYERI KALA 1 FASE AKTIF Handayani, Sri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.597 KB)

Abstract

Latar Belakang: Nyeri saat persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara umum dialami oleh hampir semua ibu bersalin. Metode yang sangat efektif dalam menanggulangi nyeri adalah dengan memberikan tindakan massage effleurage yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi dikemukakan oleh Melzak dan Wall. Massage effleurage merupakan analgesia psikologi yang dilakukan sejak saat bersalin (inpartu). Apabila nyeri tidak segera diatasi janin yang ada di dalam kandungan akan terjadi hipoksia akibat asidosis, detak jantung janin semakin cepat yang akan mengakibatkan kematian pada janin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat nyeri kala 1 fase aktif sebelum dan sesudah dilakukan massage effleurage, serta perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan tindakan massage Effleurage di BP/RB Mareta Husada Srandakan Bantul Metode: Penelitian ini menggunakan metoda kuantitatif eksperimental, dengan menggunakan pendekatan One group pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu sampling dengan kriteria yang ditetapkan peneliti. Jumlah sampel dalam penelitian ini 28 orang. Hasil: Tingkat nyeri kala I fase aktif sebelum dilakukan massage effleurage: 15 responden (53,6%) mengalami tingkat nyeri sedang dan 12 responden (39,3%), mengalami tingkat nyeri berat, serta dua responden (7,1%) yang mengalami tingkat nyeri ringan. Tingkat nyeri kala I fase aktif sesudah dilakukan massage effleurage : dua responden (7,1%) mengalami tingkat nyeri ringan, 14 responden (50,0%) mengalami tingkat nyeri sedang, dan dua responden (7,1%) mengalami tingkat nyeri berat. terdapat perubahan nyeri pada kala I fase aktif, yaitu sebelumnya ada 15 responden (53, 2%) menjadi 14 responden (50%) dengan nyeri tingkat sedang, dan 12 responden (39,3%) dengan nyeri berat menjadi dua responden dengan nyeri berat 7,1(%). Kesimpulan: Hasil analisa uji wilcoxzon menunjukan bahwa pemberian massage effleurage terhadap ibu inpartum kala 1 fase aktif, berpegaruh signifikan terhadap tingkat nyeri ibu inpartum kala 1 fase aktif (p<0,05).
DETEKSI DINI KANKER SERVIKS: STUDI CROSS SECTIONAL PADA IBU RUMAH TANGGA DI PEDESAAN Sunarti, Nining Tunggal Sri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1345.885 KB)

Abstract

Latar belakang: Pembangunan kesehatan merupakan suatu investasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung percepatan pembangunan nasional serta mencapai sasaran Millenium Development Goals. Salah satu sasaran MDG’s adalah peningkatan kesehatan ibu. Data Riset Kesehatan Dasar 2013 prevalensi kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk dan kanker serviks menempati urutan kedua setelah kanker payudara. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 4,1 perseribu atau 4,1 dari 1000 penduduk merupakan prevalensi tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur, tingkat pendidikan, penghasilan keluarga dan pekerjaan ibu dengan tindakan deteksi dini kanker serviks. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel 81 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportionate stratified random sampling penelitian dilaksanakan di Desa Srigading Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Instrument penelitian menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan 35 (43,2%) berumur >35-49 tahun, pendidikan terbanyak SMA 31 (38,3%), sebagian besar bekerja 62 (76,5%), penghasilan keluarga sebagian besar ≤ 1 juta (61,7%). Perilaku deteksi kanker servis sebagian besar tidak pernah pap smear 62 (76,5%). Hasil analisis uji chi square menunjukkan bahwa umur berhubungan p=0,258, pendidikan tidak berhubungan nilai p=0,0,382, pekerjaan terbukti tidak berhubungan p=0,249, penghasilan keluarga berhubungan p=0,033. Kesimpulan: variabel penghasilan keluarga berhubungan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks, sedangkan variabel lain umur, pendidikan istri dan pekerjaan tidak berhubungan dengan tindakan deteksi dini kanker serviks.
ANALISIS PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI ASUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI Chasanah, Siti Uswatun
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.826 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan zat gizi pada ramaja sangat dibutuhkan untuk pertumbuhannya, karena remaja merupakan yang perlu diperhatikan kebutuhannya. Kebutuhan gizi dipengaruhi oleh pertumbuhanpada masa pubertas, sehingga dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksinya, agar menghasilkan kesehatan reproduksi dengan status gizi yang baik. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak remaja putri yang tidak menyiapkan kondisi tubuhnya dengan makan makanan sumber zat gizi yang baik, dan menyiapkan kesehatan reproduksinya sejak masa masa pubertas. Metode: Penelitian ini dengan metode survei dan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, dan didapatkan 59 remaja putri dalam penelitian ini. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman Rank Correlation. Hasil : Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kategori cukup (57,6%), asupan energi dan asupan protein masing-masing dalam kategori baik (74,6%), tidak terdapat hubungan yang bermakna anatara asupan energi dan asupan protein dengan status gizi Sig 0,717 (p > 0,05). Dan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan status gizi nilai sig 0,044 (p < 0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara asupan energi dan asupan protein dengan status gizi, terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan status gizi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA Khasanah, Uswatun; Sari, Galuh Kartika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.405 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kematian balita di Indonesia yang disebabkan oleh diare sering mengalami kenaikan. Oleh sebab itu perlu adanya pencegahan dan penanganan yang cepat dan tepat untuk mengurangi angka kejadian diare pada balita dan mewujudkan salah satu tujuan MDG’s pada tahun 2015. Dari hasil wawancara pada 11 ibu yang memiliki balita masih ada 3 ibu yang tidak mengetahui cara penularan diare dan pencegahan diare.Tujuanpenelitian ini diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang diare dengan perilaku pencegahan diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kotagede II Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian ini meupakan Kuantitatif Korelasionaldengan pendekaan Cross Sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Populasi penelitian sebanyak 72 ibu, sampel sejumlah 61 ibu dengan metode Total Sampling. Teknik analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat uji korelasi Kendal Tau. Hasil : Tingkat pengetahuan ibu tentang diare sebagian besar berada dalam kategori cukup (54,1 %) dan perilaku pencegahan diare dalam kategori positif (77%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang diare dengan perilaku pencegahan diare pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Kota Gede II Yogyakarta dengan nilai korelasi Kendall Tau sebesar 0,416 dengan p value 0,000. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang diare dengan perilaku pencegahan diare pada ibu di wilayah kerja Puskesmas Kota Gede II Yogyakarta.
PENGGUNAAN AROMA TERAPI SEBAGAI STIMULASI MENINGKATKAN ASUPAN MAKAN PADA BALITA Fatmawati, Ery
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.033 KB)

Abstract

Latar belakang: Anak balita yang berusia 1–5 tahun merupakan kelompok yang rawan terhadap masalah gizi. Pada masa ini anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, sehingga membutuhkan asupan makanan yang cukup dan bergizi. Data Dinas Kesehatan 2010-2012 Balita dengan gizi buruk di wilayah Kabupaten Bantul terdapat 55 kasus. Kecamatan Banguntapan 50 %, Jetis 43%, Imogiri 14% dan Srandakan 12%. Sedangkan Tahun 2013 kasus gizi buruk menurun menjadi 6 kasus. Berdasarkan data Puskesmas Banguntapan I Tahun 2013, kasus gizi kurang sebanyak 166 kasus. Kamilah (2014) salah satu faktor penyebab gizi kurang pada balita di Puskesmas Banguntapan I didapatkan hasil prevalensi gizi kurang yang disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya akibat pemenuhan nutrisi yang tidak adekuat adalah 19,6,2 %. Penanganan dalam meningkatkan nafsu makan yang sudah cukup banyak dipublikasikan adalah pijat teknik kunci sedangkan penggunaan aromaterapi belum banyak dipublikasikan. Metode: Penelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan pretest-posttet design group, untuk mengetahui efektivitas penggunaan aromaterapi dalam meningkatkan asupan makan pada balita. Lokasi penelitian: lokasi di Puskesmas Banguntapan I dengan jumlah sampel 30 responden yang diambil secara purposive sampling, rencana analisis data dengan statistik univariat dan bivariat. Hasilpenelitian: menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian aroma terapi minyak sereh yang signifikan terhadap peningkatan asupan makan balita dalam kategori asupan makanan pokok, lauk nabati, sayur dan buah (p<0,05), sedangkan terdapat peningkatan yang signifikan pemberian aromaterapi minyak sereh terhadap asupan makan balit dalam kategori lauk hewani. Kesimpulan:pemberian aroma terapi minyak sereh meningkatkan asupan makan balita dalam kategori asupan lauk hewani.
KESIAPAN IBU HAMIL TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Marzida, Marzida; Nugraha, Diyah Paramita; Johandika, Masyi Wimi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.073 KB)

Abstract

Latar belakang: Tingkat pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih sangat rendah yaitu15,3% bayi yang mendapat ASI Eksklusif hingga 6 bulan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih sangat jauh dari target nasional yaitu 80%.Hasil pencatatan Dinas Kesehatan Bantul capaian bayi yang diberi ASI eksklusif di Kabupaten Bantul tahun 2014 sebesar 71,55 % naik bila dibandingkan tahun 2013 sebanyak 62,05 %. Berdasarkan pencatatan Dinas Kesehatan Bantul, capaian bayi yang diberi ASI eksklusif dari 17 kecamatan yang terdiri dari 27 Puskesmas yang ada di Kabupaten Bantul, cakupan ASI eksklusif terendah adalah di Kecamatan Bambanglipuro yaitu Puskesmas Bambanglipuro sebesar 47,04. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu kurangnya pengetahuan ibu, pendidikan, pekerjan, dukungan suami ataupun keluarga dan faktor sosial budaya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui kesiapan ibu hamil terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bambanglipuro, Bantul Yogyakarta tahun 2016. Metode Penelitian: Metode penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional, populasi penelitian ibu hamil sebanyak 60 orang, teknik sampel menggunakan sampling kuota, instrumen penelitian kuesioner. Hasil penelitian ini: Kesiapan ibu hamil terhadap pemberian ASI Eksklusif yang sangat siap memberikan ASI Eksklusif berjumlah 2 ibu hamil (3,3%), siap berjumlah 43 ibu hamil (71,7%), tidak siap berjumlah 15 ibu hamil (25,0%) dan yang sangat tidak siap memberikan ASI Eksklusif berjumlah 0 ibu hamil (0%). Kesimpulan: sebagian besar responden yang ada di Puskesmas Bambanglipuro siap Untuk memberikan ASI Eksklusif sebanyak 43 orang (71,7 %).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG MENOPAUSE DENGAN KECEMASAN IBU MENGHADAPI MENOPAUSE Nomnafa, Paulina; Wulandari, Setyo Retno
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.179 KB)

Abstract

Menopause merupakan tahap akhir masa reproduksi seorang perempuan. Perempuan yang akan memasuki menopause akan mengalami masalah fisik dan psikologis, apabila hal tersebut tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan kecemasan, sehingga diperlukan adanya pengetahuan yang cukup. Hasil studi pendahuluan di Kelurahan Sorosutan menunjukkan bahwa dari 10 wanita, terdapat 6 wanita tidak mengerti tentang menopause dan 7 wanita mengalami kecemasan dalam menghadapi menopause. Penelitian ini bertujuan Membuktikan hubungan antara pengetahuan ibu tentang menopause dengan kecemasan ibu menghadapi menopausedi Kelurahan Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian survei analitikdan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 40 orang dengan metode total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner tertutup. Metode analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Kendall’s tau. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan signifikan pengetahuan ibu tentang menopause dengan kecemasan ibu dalam menghadapi menopause sebesar – 0,304 dengan p value 0,011.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PIJAT BAYI TERHADAP KEAKTIFAN IBU DALAM MELAKUKAN PIJAT BAYI DI POSYANDU TEMUIRENG 10 SOROSUTAN UMBULHARJO YOGYAKARTA Wulandari, Setyo Retno; Kuswanti, Ina; Suprihatin, Alifa
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.359 KB)

Abstract

Latar belakang: Prevalensi gizi buruk di dunia adalah 14,9% dan secara regional dengan prevalensi tertinggi di Asia Tenggara sebesar 27,3% (WHO, 2015). Berdasarkan data dari laporan Gizi Global pada tahun 2016, Indonesia menempati urutan ke-108 di dunia dengan jumlah kasus gizi buruk terbanyak. Sementara itu, menurut Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tahun 2016 jumlah kasus gizi buruk tertinggi di kota Yogyakarta, yaitu 96 orang, diikuti oleh 43 orang di Bantul, 32 orang di Sleman, 31 orang di Kulonprogo, dan 27 orang (kantor kesehatan). DIY, 2016). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pijat bayi pada aktivitas ibu dalam melakukan pijat bayi di Posyandu Temuireng 10 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta. Metode penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian one-group pretest-posttest yang dilakukan pada bulan Februari 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Posyandu Temuireng 10 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan adalah statistik Wilcoxon. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling berpengaruh terhadap aktivitas ibu dalam melakukan pijat bayi di Posyandu Temuireng 10 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta. Sedangkan konseling berpengaruh terhadap aktivitas ibu dalam melakukan pijat bayi di Posyandu Temuireng 10 Sorosutan Umbulharjo Yogyakarta.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TEH DAUN KELOR TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA WANITA DEWASA Karuniawati, Benny
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.752 KB)

Abstract

Latar belakang: Asam urat adalah penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Kelainan ini berkaitan dengan penimbunan kristal urat monohidrat monosodium dan pada tahap yang lebih lanjut terjadi degenerasi tulang rawan sendi, insiden penyakit gout sebesar 1-2%, terutama terjadi pada usia 30-40 tahun dan 20 kali lebih sering pada pria daripada wanita9. Tanaman kelor (Moringa oleif-era) merupakan bahan makanan lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan untuk menyembuhkan penyakit asam urat secara alami, sebab didalam daun kelor mengandung senyawa aktif yaitu flovonoid dan alkoloid yang dapat mencegah pembentukan asam urat, selain itu daun kelor juga dapat digunakan sebagai anti infamasi (peradangan) dan analgesik (pereda rasa sakit)18. Adapun jenis alkoloid yang dapat menghambat pembentukan asam urat adalah kholkisin, selain itu senyawa tersebut juga dapat menghilangkan reaksi radang, jika reaksai tersebut dapat dihambat maka dapat menghindari timbulnya bengkak merah pada persendian. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas teh daun kelor terhadap penurunan kadar asam urat. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita dewasa dengan jumlah 48 responden. Metode Penelitian : Penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan setelah pemberian teh daun kelor selama 14 hari. Uji analisis yang digunakan adalah untuk mengetahui efektivias teh daun kelor menggunakan t-test. Hasil : Hasil uji T-test diperoleh nilai sig sebesar 0,000 yang artinya teh daun kelor efektif untuk menurunkan kadar asam urat

Page 3 of 21 | Total Record : 202