cover
Contact Name
Yafi Sabila Rosyad
Contact Email
lppm.yogyakarta@gmail.com
Phone
+6282388417765
Journal Mail Official
Lppm.stikesyo@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Yogyakarta Jl. Nitikan baru nomor 69 umbulharjo kota Yogyakarta, DIY
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
ISSN : 20862210     EISSN : 28278216     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal kesehatan “Samodra Ilmu” merupakan salah satu jurnal ilmiah yang mempunyai tujuan menerbitkan, menyebarluaskan serta mendiskusikan berbagai tulisan ilmiah guna untuk meningkatkan derajad kesehatan dari masyarakat. Jurnal ini menerima naskah dari para peneliti dan kemudian akan dilakukan penyaringan untuk keaslian dan relevansinya.
Articles 202 Documents
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP KELAS II DAN III RSUD WONOSARI YOGYAKARTA Purnamasari, Nita; Istichomah, Istichomah; Utami, Dina Putri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.46 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan hak bagi setiap orang yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang harus diwujudkan dengan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pelayanan kesehatan terkait dengan kepuasan pasien yang menjadi indikator kualitas pelayanan rumah sakit.Kepuasan pasien dapat terpenuhi dengan pelayanan keperawatan yang dilakukan melalui hubungan komunikasi terapeutik antara perawat dengan pasien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap kelas II dan IIIRSUD Wonosari Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah sebanyak 115 pasien rawat inap kelas II dan III RSUD Wonosari Yogyakarta.Sampel penelitian sebanyak 54 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposivesampling.Instrumen penelitian berupa kuesioner komunikasi terapeutik perawat dan kepuasan pasien.Metode analisis data menggunakan uji korelasi Kendall Tau. Hasil: Komunikasi terapeutik yang diberikan perawat pada pasienberadadalam kategori baik sebesar 62,96%. Tingkat kepuasan pasien yang menjalani rawat inap beradadalam kategori puas sebesar 74,07%. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap berdasarkan nilai pvalue (0,017) < α (0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruangan rawat inap kelas II dan III RSUD Wonosari Yogyakarta.
TINGKAT KECEMASAN LANSIA BERDASARKAN DEPRESSION ANXIETY STRESS SCALE 42 (DASS 42) DI POSYANDU LANSIA MEKAR RAHARJA DUSUN LEMAH DADI BANGUNJIWO, KASIHAN BANTUL Husna, Fauzul; Ariningtyas, Nurul
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.797 KB)

Abstract

Latar Belakang: Masalah kependudukan merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara maju dan berkembang termasuk Indonesia Laporan Staistik Center RI (2016), di Indonesia sendiri memiliki lansia sebanyak 13.729,992 juta orang lanjut usia. Meningkatnya jumlah lansia di Indonesia akan menimbulkan masalah kompleks baik dari masalah fisik maupun psikososial. Masalah psikososial yang paling umum pada orang tua adalah kecemasan. Tujuan penelitian ini adalaah untuk mengetahui gambaran kecemasan lansia di Pos Pelayanan Terpadu Lansia Mekar Raharja, Lemah Dadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah lansia yang aktif di Pos Pelayanan Terpadu Lansia Mekar Raharja, Lemah Dadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Total populasi dalam penelitian ini adalah 61 lansia. Metode sampel adalah accidental sampling. Analisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian: Jumlah lansia dengan tingkat kecemasan lansia normal 67,3%, tingkat kecemasan lansia lebih ringan 20,0%, tingkat kecemasan lansia 9,1%, tingkat kecemasan berat lansia 3,6%, tingkat kecemasan lansia berat sekali 0%. Kesimpulan: Deskripsi kecemasan lansia di Pos Pelayanan Terpadu Lansia Mekar Raharja, Lemah Dadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta dalam kategori tingkat normal.
HUBUNGAN ANTARA PARITAS IBU DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI RSUD WONOSARI GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA H S, Sherly Elviana; Sari2, Galuh Kartika; Melina, Fitria
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.852 KB)

Abstract

Latar Belakang: Berat badan lahir bayi merupakan indikator tertinggi Angka Kematian Bayi (AKB). Berat badan lahir bayi merupakan salah satu indikator kesehatan bayi baru lahir, yang mana seorang bayi lahir sehat dan cukup bulan. Paritas erat kaitannya dengan berat badan lahir bayi, ibu dengan grande multipara atau melahirkan lebih dari lima kali mempunyai dampak pada timbulnya berbagai masalah kesehatan baik bagi ibu maupun bayi yang dilahirkan. Salah satu dampak kesehatan yang mungkin timbul dari paritas yang tinggi adalah berhubungan dengan kejadian BBLR. Tujuan: untuk mengetahui hubungan paritas ibu dan berat badan lahir bayi di RSUD Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik, dengan pendekatan waktu cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasi berjumlah 460 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan totall sampling. Analisa data yang digunakan adalah Kendall-Tau. Hasil : Terdapat, hubungan antara paritas ibu dengan berat badan lahir bayi di RSUD Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta. Dengan nilai korelasi Kendall-Tau dengan signifikan 0,000>0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara paritas ibu dengan berat badan lahir bayi di RSUD Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta.
PELAKSANAAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU MENYUSUI BAYI USIA 0-6 BULAN DI PUSKESMAS DANUREJAN I YOGYAKARTA Kusuma, Reni Merta; Susanti, Rifkynia
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.387 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hambatan utama pemberian ASI adalah kurangnya kemampuan tentang teknik menyusui yang benar. Bayi yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia baru mencapai 54,3%. Data Dinas Kesehatan DIY tahun 2015 cakupan ASI eksklusif terendah adalah Kota Yogyakarta sebesar 54,9%. Target cakupan ASI eksklusif terendah di Kota Yogyakarta yaitu Puskesmas Danurejan I. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran pelaksanaan teknik menyusui pada ibu menyusui bayi umur 0-6 bulan di Puskesmas Danurejan I Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan desain penelitian survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini menggunakan checklist sebagai alat ukur dan analisis data menggunakan univariat. Hasil: Pelaksanaan teknik menyusui pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Danurejan I dengan kategori baik sebanyak 14 responden (51,9%) dan kategori ibu menyusui yang tidak baik sebanyak 13 responden (48,1%). Kesimpulan: Pelaksanaan teknik menyusui pada ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Danurejan I teknik menyusui yang baik lebih tinggi yaitu 51,9%.
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA IBU BEKERJA DI WILAYAH PUSKESMAS PAKUALAMAN YOGYAKARTA Zuraidah, Zuraidah; Melina, Fitria; Novitasari, Rista
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.555 KB)

Abstract

Latar Belakang : WHO dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI Ekslusif sampai bayi berumur 6 bulan. Menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2015 presentase pemberian ASI ekslusif di Indonesia sebesar 55,7%. Cakupan ASI Ekslusif paling rendah yaitu terdapat di Kabupaten Kota Yoygakarta sebesar 60,87% dan cakupan pemberian ASI terendah berada di Puskesmas Pakualaman sebesar 47,30%, serta ibu yang bekerja di sektor formal maupun sektor informal lebih banyak yang tidak memberikan ASI ekslusif yaitu sebesar 72.1%. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui gambaran pemberian ASI ekslusif pada ibu bekerja di Puskesmas Pakualaman Yogyakarta. Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 43 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil : Ibu yang bekerja di sektor formal yang memberikan ASI eksklusif yaitu 7 orang (26,9%) danibu yang bekerja di sektor informal yang memberiakan ASI ekslusif yaitu 5 orang (19,2%), dan yang tidakmemberikan ASI eksklusif yaitu 19 orang (73,1%) dan yang tidak memberikan ASI ekslusif yaitu 12 orang (70,6%), cara pemberian ASI pada ibu bekerja sebagian besar diberikan secara langsung. Kesimpulan : Gambaran pemberian ASI pada ibu bekerja sebagian besar tidak memberikan ASI ekslusif dan ASI diberikan secara langsung.
PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BBLR DENGAN PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) DI RSUD WATES KULON PROGO Yulaikhah, Lily; Eniyati, Eniyati; Sari, Alfie Ardiana
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.643 KB)

Abstract

Latar Belakang: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab terbesar tingginya Angka Kematian Bayi (AKB). Berdasarkan hasil SDKI 2012, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk dalam lima besar AKB tertinggi yaitu 25 per 1.000 kelahiran hidup. Penyebab umum kematian bayi di DIY adalah BBLR dan sepsis. Prevalensi tertinggi BBLR di DIY adalah di Kabupaten Kulon Progo yaitu sebesar 7,11 %. Kejadian BBLR di Kabupaten Kulon Progo juga mengalami peningkatan sejak tahun 2012-2014 yaitu sebesar 5,57 % tahun 2012, 6,05 % tahun 2013, dan 7,11 % tahun 2014. Untuk mencegah terjadinya kematian pada BBLR, perlu perawatan ekstra, tetapi dapat secara normal bersama ibunya untuk diberi minum dan kehangatan dengan cara kontak kulit ibu ke kulit bayi atau dikenal dengan perawatan metode kanguru atau PMK (WHO, 2008). TujuanPenelitian: Untuk mengetahui peningkatan berat badan pada bayi BBLR dengan Perawatan Metode Kanguru (PMK) di RSUD Wates Kulon Progo. MetodePenelitian: Jenis penelitian ini adalah pre experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest (Satu kelompok Pretest-Postest). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan bayi BBLR yang di rawat di RSUD Wates pada bulan Maret s.d. Agustus 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, dengan besar sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 9 responden. Analisis data menggunakan uji statistik Pair t test. Hasil: Karakteristik responden berdasarkan umur ibu sebagian besar berumur 20-35 tahun sebanyak 56 % (5 responden), berdasarkan usia kehamilan sebagian besar < 37 minggu sebanyak 78 % ( 7 responden), berdasarkan paritas sebagian besar adalah multipara sebanyak 56 % ( 5 responden). Hasil Paired Sampel Test menunjukkan bahwa mean sebelum dilakukan PMK adalah 2098.33 dan sesudah PMK adalah 2176.67 dengan perbedaan mean 78.33 dan nilai uji t adalah -1.953. Kesimpulan: Ada penambahan atau peningkatan berat badan setelah dilakukan PMK, tetapi secara statistik tidak bermakna atau tidak signifikan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONPES AL_GHIFARI GAMPING SLEMAN YOGYAKARTA Handayani, Sri
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.209 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kebersihan vulva merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan terutamasaatmenstruasi, karena kebersihan vulva akan berpengaruh terhadap kesehatan organ – organ reproduksi. Personal hygiene adalah suatu tindakan memelihara kebersihan dan kesehatan yang berguna untuk kesehatan secara umum pada seseorang. Sedangkan perilaku vulva hygiene saat menstruasi merupakan peran penting dalam menjaga kebersihan, dankesehatan, agar terhnidar dari infeksi alat reproduksi. Saat menstruasi vulva dan organ reproduksi lainnya rentan terhadap terjadinya infeksi, maka perilaku vulva hygiene dalam upaya menjaga kebersihan alat kelamin penting bagi remaja putri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan personal hygiene dengan perilaku vulvahygiene saat menstruasi pada remaja putri di Ponpes Al-Ghifari Gamping Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasi dan menggunkan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2018. Jumlah sampel 30 remaja putri Ponpes Al-Ghifari Gamping Sleman Yogyakarta. Analisis data menggunakan pearson product moment. Hasil Penelitian: Tingkat Pengetahuan tentang personal hygiene pada remaja putri diketahui score nilai tertinggi adalah 24, dan score nilai terendah adalah 19. Nilai yang paling banyak diproleh respondenadalah 22, yaitu sebanyak 8 responden (26,7%%). Perilaku vulva hygiene saat menstruasi yang dilakukan remaja putri score tertinggi adalah 25, dan score nilai terendah 19. Nilai tertinggi yang paling banyak diproleh adalah score nilai 23 sebanyak 7 responden (23,3%).Ada hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan personal hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Ponpes Al-Ghifari Gamping Sleman, dengan nilai p-value 0,99<0,01 taraf kemaknaan 1%. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan personal hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Ponpes Al-Ghifari Gamping Sleman Yogyakarta.
HUBUNGAN KEHAMILAN REMAJA DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RSUD WATES Wahyuhidaya, Pratika; Dasuki, Djaswadi; Astuti, Dhesi Ari
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.037 KB)

Abstract

Pendahuluan: Tingginya Angka Kematian Bayi erat kaitannya dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). proporsi nasional kelahiran bayi berat lahir rendah mencapai 10,2%. Salah satu faktor resiko kejadian BBLR yaitu status kehamilan remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kehamilan remaja dengan kejadian BBLR. Metode: penelitian observasional dengan desain case control. Populasi bayi baru lahir di RSUD Wates tahun 2015, sample sejumlah 158 dipilih dengan simple random samping dengan kriteria inklusi Bayi baru lahir yang dilahirkan di RSUD Wates, Bayi baru lahir yang mempunyai rekam medis lengkap (Identitas, riwayat penyakit, riwayat kehamilan, riwayat persalinan). Kriteri eksklusi: Bayi baru lahir dengan cacat konginetal, Bayi baru lahir meninggal dalam satu jam. Instrumen penelitian data dari rekam medis di RSUD Wates Kabupaten Kulonprogo. analisa data menggnakan Chi square, Hasil: Didapatkan hubungan kehamilan remaja dengan BBLR dengan nilai p 0,047 dan OR 1,8. Simpulan: Kehmailan remaja berhubungan dengan BBLR sebesar 1,8 kali.
PENGALAMAN PERAWAT DALAM PENATALAKSANAAN PENGAKTIFAN CODE BLUE SYSTEM PADA KASUS PASIEN HENTI NAFAS DAN HENTI JANTUNG DI RSUD WANGAYA DENPASAR Surya, I Putu Eka; Sukraandini, NiKomang; Devhy, NiLuh Putu
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.499 KB)

Abstract

Pendahuluan :Henti nafas merupakan berhentinya pernafasan spontan karena gangguan jalan nafas baik parsial maupun total atau disebabkan oleh gangguan pusat pernafasan, sumbatan jalan nafas sedangkan Henti jantung adalah penghentian mendadak sirkulasi normal darah karena kegagalan jantung berkontraksi. Code blue system merupakan salah satu kode prosedur emergensi yang harus segera diaktifkan jika ditemukan seseorang dan kondisi henti nafas dan henti jantung. Tujuan penelitian ini adalah Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran Pengalaman Perawat dalam Penatalaksanaan Pengaktifan Code Blue System Pada Kasus Pasien Henti Nafas dan Henti Jantung. Metode :Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif penomenologi. Partisipan yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak lima orang, dengan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan empat tema utama yaitu Pemahaman perawat tentang henti nafas dan henti jantung, Pemahaman perawat tentang code blue system, Penerapan pengaktifan code blue system dan Hambatan dan solusi dalam pengaktifan code blue system. Diskusi : Perawat ruang rawat inap RSUD Wangaya Denpasar dapat lebih meningkatkan pengetahuan dalam penatalaksanaan pengaktifan code blue system pada pasien dengan kondisi henti nafas dan henti jantung, sehingga dapat menekan angka kematian pada pasien diruang rawat inap yang masih memiliki harapan hidup yang tinggi.
Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Prasekolah di Posyandu Balita Banjar Intaran Wilayah Kerja UPT Kesmas Tampaksiring II Yuliana, Kadek Sopa; Suniyadewi, Ni Wayan; Udayana, I Made
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.93 KB)

Abstract

Toilet Training secara dini merupakan salah satu tugas perkembangan untuk membentuk kemandirian, kedisiplinan dan kepekaan emosi pada anak untuk mencapai tugas perkembangan pada anak usia prasekolah. Hasil studi pendahuluan di Posyandu Balita Banjar Intaran, dari hasil wawancara dengan 10 ibu, didapatkan 40% anak sudah mandiri dalam melakukan toilet training dan 60% anak lainnya masih sering mengompol, memerlukan bantuan ibu pada saat BAK dan BAB. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah. Jenis penelitian deskriptif analitik, dengan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 57 orang dengan metode Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pola asuh ibu sebagian besar adalah demokratis sebanyak 36 orang (62,3%). Keberhasilan toilet training sebagian besar dalam kategori berhasil sebanyak 38 orang (66,7%). Hasil uji Rank Spearman didapatkan P value 0,000< dari tingkat signifikansi ditentukan yaitu 0,05, hasil ini menunjukkan ada hubungan pola asuh ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah. Pola asuh ibu berhubungan signifikan dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah. Disarankan agar orang tua menstimulasi atau melatih anak agar bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri yaitu dimulai dari kebutuhan paling dasar misalnya melatih toilet training, makan/minum sendiri dan merapikan mainan sendiri.

Page 4 of 21 | Total Record : 202