cover
Contact Name
Yafi Sabila Rosyad
Contact Email
lppm.yogyakarta@gmail.com
Phone
+6282388417765
Journal Mail Official
Lppm.stikesyo@gmail.com
Editorial Address
LPPM STIKes Yogyakarta Jl. Nitikan baru nomor 69 umbulharjo kota Yogyakarta, DIY
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU
ISSN : 20862210     EISSN : 28278216     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal kesehatan “Samodra Ilmu” merupakan salah satu jurnal ilmiah yang mempunyai tujuan menerbitkan, menyebarluaskan serta mendiskusikan berbagai tulisan ilmiah guna untuk meningkatkan derajad kesehatan dari masyarakat. Jurnal ini menerima naskah dari para peneliti dan kemudian akan dilakukan penyaringan untuk keaslian dan relevansinya.
Articles 202 Documents
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN Belladona, Viecka; Istichomah, Istichomah; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.15

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pasien dalam pelayanan keperawatan profesional cenderung meningkat di masa depan, sehingga perawatan yang baik dapat meningkatkan kepuasan yang signifikan bagi pasien . Unsur pelayanan Rumah Sakit Umum Wonosari dengan indeks terendah adalah kecepatan dan prosedur pelayanan kepada pasien.Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari Gunungkidul.Metode: Penelitian ini adalah korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 221 pasien. Sampel penelitian dari 69 responden ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner perilaku caring perawat dan kepuasan pasien. Teknik analisis data menggunakan uji Product Moment.Hasil: Perilaku perawat merawat berada dalam kategori cukup 62,3%, dalam kategori baik 26,1% , dan dalam kategori kurang 11,6%. Kepuasan pasien adalah kategori sedang 56,5%, dan kategori rendah 23,2%, dan kategori tinggi 20,3%.Kesimpulan: Ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari Gunungkidul berdasarkan nilai p sebesar 0,001.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN TRIMESTER III DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH Safitri, Nita Dwi; Susanti, Dwi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.46 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.16

Abstract

Latar belakang: Kejadian berat badan lahir rendah/BBLR merupakan masalah kesehatan yang penting dan harus ditangani dengan baik. Prevalensi BBLR di DIY pada tahun 2014 sebesar 5,1% dengan prevalensi tertinggi di Kabupaten Kulon Progo sebanyak 7,1%. BBLR dapat menyebabkan infeksi, kesukaran mengatur nafas, icterus dan hipoglikemi yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan BBLR adalah kadar hemoglobin trimester III yang rendah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin trimester III dengan kejadian BBLR di RSUD Wates Kulon Progo.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei deskriptif dan desain retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 51 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji statistik Chi Square.Hasil: Kadar hemoglobin trimester III pada ibu hamil di RSUD Wates Kulon Progo termasuk dalam kategori normal sebanyak 78,4% dan kejadian BBLR sebanyak 49%. Dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kadar hemoglobin trimester III dengan kejadian BBLR dengan nilai (p=0,014).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kadar hemoglobin trimester III dengan kejadian BBLR di RSUD Wates Kulon Progo.
HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI WANITA USIA SUBUR DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS METODE IVA Ananti, Yustina; Sari, Fatimah
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.491 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.17

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi didunia. Berdasarkan data GLOBOCAN, International Agency for Research on Cancer tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta. Prevalensi kanker tertinggi adalah Yogyakarta 4,86 per 1000 penduduk. Angka kanker di Yogyakarta berdasarkan survailens terpadu penyakit tahun 2017 diunit rawat jalan rumah sakit menunjukkan neoplasma ganas serviks uteri sebanyak 486 dan 196 kasus rawat inap. Meningkatnya angka kejadian kanker karena kurangnya program skrining yang efektif untuk mendeteksi keadaan sebelum kanker maupun kanker pada stadium dini termasuk pengobatannya sebelum proses invasif lebih lanjut. Data seksi Pengendalian Penyakit DIY tahun 2016 dilakukan pemeriksaan IVA diseluruh kabupaten/kota, capaian deteksi dini paling sedikit diKabupaten Bantul (9,03%) dengan rata-rata di DIY 17,71%.Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan sosiodemografi wanita usia subur dengan perilaku deteksi dini kanker serviks metode IVA.Metode: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan desain korelasional, jumlah sample 160 diambil dengan metode sampel area berdasarkan area geografis. Analisis data menggunakan aplikasi software program STATA 13.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara area geografis (p-velue 0,026 OR : 0,577 CI 95% : 0,3565-0,9363), pendidikan (p-velue 0,00 OR : 0,267 CI 95% : 0,1515-0,4735), riwayat kanker (p-velue 0,000 OR : 0,044 CI 95% : 0,6138-0,1402), pengetahuan (p-velue 0.046 OR : 1,629 CI 95% : 1,009-2,631).Kesimpulan: Simpulan penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara area geografis, pendidikan, riwayat kanker dan pengetahuan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks metode IVA. Disarankan kepada puskesmas dan institusi pendidikan kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET DIABETES DIABETES MELITUS TYPE II Go’o, Irene; Priyantari, Wiwin; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.06 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.18

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia dengan prevalensi 24,49 juta orang. Salah satu penatalaksanaan diabetes mellitus adalah menjalankan terapi diet. Dalam upaya ini, penderita diabetes mellitus membutuhkan dukungan, terutama dukungan keluarga.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada lansia dengan diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel 68 lansia dengan diabetes mellitus tipe II diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan diet diabetes mellitus tipe II. Metode analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan diabetes mellitus tipe II menerima dukungan keluarga dalam kategori sedang (54,4%) dan mematuhi menerapkan diet diabetes mellitus tipe II (57,4%). Hasil korelasi Rank Spearman sebesar 0,408 berarti bahwa dukungan keluarga semakin meningkat, kepatuhan terhadap diet diabetes mellitus tipe II juga akan meningkat, dengan nilai p 0,001 (nilai p <0,05) yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap diet pada orang lanjut usia dengan diabetes mellitus II.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada lansia dengan diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta.
PARTISIPASI SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WILAYAH YOGYAKARTA Monika, Rika; Setiawan, Agus; Nurviyandari, Dwi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.121 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.19

Abstract

Partisipasi sosial merupakan salah satu cara meminimalkan kejadian sindrom relokasi. Keikutsertaan lansia kepada kegiatan yang bermakna memberikan kontribusi kepada kepuasan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi sosial (frekuensi dan kebermaknaan) dengan kepuasan hidup. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 83 responden yang berada di panti sosial tresna werdha wilayah D.I Yogyakarta. Rata-rata responden berusia 71 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi partisipasi sosial (p= 0,049), dan kebermaknaan partisipasi sosial (p=0,029). Penelitian ini merekomendasikan kepada panti sosial tresna werdha untuk menyediakan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan perawatan dan minat para lansia agar frekuensi dan kebermaknaan partisipasi sosial meningkat sehingga membantu lansia meningkatkan kepuasan hidupnya.
HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI CARE GIVER DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA Karlina, Lilis; Kora, Firmina Th
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.322 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.20

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh kembang. Manusia tidak secara tiba-tiba menjadi tua, tetapi berkembang dari bayi, anak-anak, dewasa, dan akhirnya menjadi tua. Proses ini yang membuat lansia sering diliputi perasaan cemas.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kecemasan pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 89 orang dan sampel berjumlah 69 orang dengan metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian berupa checklist. Metode analisa data menggunakan uji korelasi Chi Square.Hasil: Peran seluruh perawat (100%) sebagai care giver di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul masuk dalam kategori baik. Selain itu, mayoritas responden tidak mengalami kecemasan yaitu sebesar 73%. Terdapat hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kecemasan pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul yang ditunjukkan dari nilai korelasi Chi Square sebesar 53.826 dengan nilai p value 0.000 < α = 0.05.Kesimpulan: Ada hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kecemasan pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Kasongan Bantul.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA Nurhidayati, Evi; Anjarwati, Anjarwati; Indriani, Indriani
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.066 KB)

Abstract

Pendekatan dan sentuhan teknologi informasi menjadikan salah satu solusi alternatif yang dilakukan untuk meminimalkan kesenjangan kebutuhan informasi tanpa mengganggu pola dan gaya hidup dari masyarakat. Teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan dalam era teknologi ini menjadi tuntutan untuk dapat mengembangkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia mengingat program Expanding Maternal Neonatal Survivor (EMAS) salah satu tujuannya adalah penggunaan teknologi informasi dalam menurunkan angka kematian dan kesakitan bayi dan balita. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya jenis media teknologi informasi yang dibutuhkan ibu untuk pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita Metode penelitian ini adalah deskriptif, populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak sampai umur 5 tahun yang mempunyai telepon seluler. Sampel penelitian dengan menggunakan kuota sampling dengan jumlah sampel 85 responden. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner tertutup. Data dianalisis secara deskriptif, prosentase jenis kebutuhan informasi yang didapatkan dan jenis informasi yang diinginkan. Hasil penelitian adalah jenis media teknologi informasi yang menjadi pilihan responden adalah akses internet yaitu sebesar 54,1% dan facebook sebesar 1,2%. Jenis informasi yang dibutuhkan ibu untuk pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita adalah informasi terkait seputar menyusui dan status gizi anak sebesar 49,4%. Kesimpulan kebutuhan teknologi informasi yang dibutuhkan ibu bayi dan balita adalah internet. Saran pemerintah memikirkan akses informasi untuk meningkatkan keterjangkauan akses.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK Ramadhana, Sholehah; Rochmawati, Lusa; Lestari, Iis
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.038 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penularan HIV dari ibu ke anak setiap tahun meningkat. Salah satu upaya untuk mencegah transmisi vertikal dengan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Ibu hamil yang terinfeksi HIV ada 56 orang pada tahun 2013. Tujuan: untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak di Puskesmas Mantrijeron Yogyakarta. Metode: jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 124 orang, dengan sampel ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Mantrijeron sejumlah 55 orang. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuisioner. Analisa data menggunakan analisa univariat yang disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil: Pengetahuan ibu hamil tentang pengertian HIV/AIDS dalam kategori baik (52,7%), penyebab HIV/AIDS kategori cukup (41,8%), tanda dan gejala HIV/AIDS kategori kurang (47,3%), pengertian PPIA kategori cukup (56,4%), penularan HIV/AIDS dari ibu hamil ke anak kategori kurang (45,5%) dan pencegahan HIV/AIDS dari ibu hamil ke anak kategori kurang (61,8%). Simpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak sebagian besar dalam kategori cukup.
PENGARUH JENIS PERSALINAN TERHADAP RISIKO DEPRESI POSTPARTUM Ariyanti, Ririn; Nurdiati, Detty Siti; Astuti, Dhesi Ari
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.462 KB)

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum sering terjadi pada masa adaptasi psikologis ibu masa nifas, walaupun insidensinya sulit untuk diketahui secara pasti namun diyakini 10-15% ibu melahirkan mengalami gangguan ini. Faktor pada saat persalinan meliputi lamanya persalinan, jenis persalinan, serta intervensi medis yang digunakan mempengaruhi depresi postpartum, anak yang memiliki ibu depresi postpartum akan memiliki gangguan prilaku, rendah fungsi berfikir, mempengaruhi kognitif dan pertumbuhan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh jenis persalinan terhadap risiko depresi postpartum pada ibu nifas di RSUD Sleman Metode:Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan kohort retrospektif. Lokasi penelitian di RSUD Sleman Yogyakarta. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang berkunjung pada poli kebidanan dan kandungan pada bulan Oktober-Desember 2015. Jumlah sampel 110, analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat dengan uji regresi logistik Hasil : Kejadian risiko depresi postpartum pada ibu nifas di RSUD sleman adalah 36,3%, Jenis persalinan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum dengan nilai (OR=3,716, 95%CI 1,620-8,522), Pekerjaan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum dengan nilai (OR=2,411, 95%CI 1,084-5,366), umur, paritas, pendidikan, status ekonomi, dukungan keluarga dan status pernikahan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum Kesimpulan :Ibu dengan persalinan bedah sesar mempunyai peluang risiko depresi postpartum 3,716 kali lebih besar dibandingkan ibu yang persalinan pervaginam, sehingga perlu dilakukan deteksi dini untuk melihat risiko depresi postpartum pada ibu nifas agar ibu dapat segera mendapatkan asuhan yang tepat.
PENGETAHUAN BIDAN TENTANG KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM PRAKTIK KEBIDANAN Benu, Stella Minria; Kuswanti, Ina
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.066 KB)

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi terapeutik kurang menjadi fokus para bidan karena para bidan lebih mementingkan pelayanan daripada praktik penyembuhan. Selain itu, juga tidak melakukan komunikasi terapeutik dan hanya melakukan tugasnya sesuai dengan pengalaman mereka. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan bidan tentang komunikasi terapeutik di puskesmas rawat inap wilayah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 32 orang dan sampelnya sebanyak 32 orang dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup. Metode analisa data menggunakan statistika deskriptif distribusi frekuensi. Hasil: Pengetahuan bidan tentang pengertian komunikasi terapeutikdalam kategori cukup (75%), pengetahuan tentang tujuan dan prinsip komunikasi terapeutik dalam kategori cukup (46,9%), dan pengetahuan tentang teknik komunikasi terapeutikdalam kategori cukup (75%). Kesimpulan: Pengetahuan bidan di puskesmas rawat inap wilayah Yogyakarta tentang komunikasi terapeutik sebagian besar dalam kategori cukup.

Page 2 of 21 | Total Record : 202