cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
abdimasawl@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bukit Raya No. 25, Sungai Pinang Dalam Kec. Sungai Pinang, Kota Samarinda 75117
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Abdimas Awang Long: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 27764443     EISSN : 27763757     DOI : -
Abdimas Awang Long adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh LPPM STIH AWANG LONG. Abdimas Awang Long memilik e-ISSN 2776-3757 dan p-ISSN 2776-4443. Pemilihan dan penggunaan kata Abdimas Awang Long dimaksudkan untuk menunjukkan pemetaan lingkup ide dan gagasan dari para praktisi, akademisi, dan ilmuan hukum yang difokuskan pada berbagai isu strategis mengenai pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di tingkat nasional maupun international. Abdimas Awang Long terbit dalam setahun dua kali yaitu pada bulan Januari dan Juni. Pengiriman artikel dapat dilakukan melalui daring dengan melakukan registrasi terlebih dahulu pada website ini. Abdimas Awang Long menerima artikel pada bidang kajian hukum pidana, hukum perdata, hukum tata negara, hukum administrasi negara, hukum international, hukum masyarakat pembangunan, hukum islam, hukum bisnis, hukum acara dan hak asasi manusia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
Pelatihan Kemampuan Dasar Bahasa Arab Panti Asuhan Yayasan Al Choiriyah melalui Metode Fun Learning Mufradat Agus Jati Waluyo; Suci Reza Syafira
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.1844

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab pada tingkat pemula sering menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya penguasaan kosakata (mufradat) serta metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kosakata merupakan komponen fundamental dalam pembelajaran bahasa karena menjadi dasar bagi keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan memahami bahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar bahasa Arab anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Al Choiriyah melalui penerapan metode Fun Learning Mufradat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui berbagai aktivitas pembelajaran interaktif seperti permainan kosakata, penggunaan flashcard, lagu bahasa Arab, serta role play percakapan sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta dalam mengenal kosakata, pengucapan kosakata, memahami arti, serta menggunakan kosakata dalam kalimat sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 43,75 pada pre-test menjadi 78,00 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode Fun Learning Mufradat efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab serta meningkatkan motivasi belajar peserta. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas yang menyenangkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran bahasa Arab bagi pemula dalam konteks pendidikan nonformal.
Penguatan Pemahaman Filsafat Pikiran (Akal Budi) Sebagai Pengontrol Pembicaraan Pada Masyarakat Multikultural Di Kota Medan Rahmansyah; Muhammad Nurkholis Kholik
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.1852

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik Akal Budi sebagai pengontrol pembicaraan dalam komunikasi sosial masyarakat multikultural di Kota Medan. Latar belakang kegiatan ini adalah meningkatnya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital, yang berdampak pada melemahnya kohesi sosial antar-etnis. Program pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berbasis filsafat praktis, dengan mengintegrasikan konsep Akal Budi (Vernunft Kantian) dan nilai kearifan lokal seperti budi pekerti Melayu dan marsihaholongan Batak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi etika komunikasi, diskusi reflektif, simulasi dilema etis digital, serta pendampingan literasi digital pada 15 peserta dari latar belakang etnis yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran etis dan kemampuan verifikasi informasi peserta hingga 71%, serta penurunan kecenderungan ujaran kebencian dalam interaksi digital. Program ini membuktikan bahwa pendekatan filsafat praktis dapat berfungsi sebagai strategi pengabdian yang efektif dalam membangun budaya komunikasi yang etis, rasional, dan harmonis di tengah masyarakat multikultural.
Improving Students' English Competence through TOEFL Preparation Program for Vocational College Students Damar Isti Pratiwi; Andesvan Gumay; Dimas Adi Perwira; Kiki Juli Anggoro
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2083

Abstract

Global growth necessitates that students achieve proficiency in English as a requisite competency for graduation. Proficiency in English must be demonstrated with a certificate, such as a TOEFL certificate, with a minimum needed score. This prerequisite was problematic for non-English major students, as they had only studied English in the initial semester. Nonetheless, the requirement was in the last semester. Consequently, a community service program in the form of a TOEFL preparation program was essential for equipping students with the requisite English abilities to achieve a passing score. Following the dissemination of the data, the participants in this activity comprised 228 third-grade students from a vocational university in Indonesia. The program comprised two weeks and included a pretest, an introduction, training (including listening comprehension, structure and written expression, and reading comprehension), a posttest, and a survey. The activity’s findings indicated that the program improved students’ TOEFL scores relative to their original scores. However, a number of students have failed to meet the minimum required score. It is recommended that the community service program be conducted periodically to aid students in enhancing their English skills.
Branding and Social Media Marketing to Increase Sales of Banana Chips Products through the use of Whatsapp Business and TikTok Rina Susanti; Dorothea Ririn Indriastuti
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2108

Abstract

Bu Umi’s banana chips MSME, located in Pedan Sub-district, Klaten Regency, produces a range of real food-based snacks, including banana chips, breadfruit chips, peyek, and rambak. However, the enterprise continues to face major constraints in marketing, brand identity, and the utilisation of digital technology, which has contributed to relatively stagnant sales performance. This community engagement programme aimed to strengthen product branding and enhance digital marketing capabilities through WhatsApp Business and TikTok. The programme employed a participatory approach involving discussion, training, and direct mentoring with the MSME owner. Key activities included the development of a logo and mascot, packaging refinement, the establishment of WhatsApp Business and TikTok accounts, and the preparation of promotional content. The results indicate that the partner was able to operate WhatsApp Business effectively for customer communication, product catalogue management, and pre-order-based transactions. The partner was also able to utilise TikTok as a promotional platform, leading to increased product visibility. Overall, the programme produced tangible outputs in the form of an online marketing module and strengthened digital marketing competencies, thereby supporting broader market reach and the potential for increased sales.
Pemberdayaan Perangkat Desa dalam Optimalisasi Struktur Pemerintahan Berbasis Studi Komparatif Sistem Desa Indonesia dan Kampung Tengah Negeri Perlis di Malaysia Ipik Permana; Hendri Suwarsono; Moh. Abidzar
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2109

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan menganalisis secara komparatif struktur dan kewenangan pemerintahan desa di Indonesia dengan sistem pemerintahan kampung di Negeri Perlis, Malaysia, serta merumuskan pembelajaran kebijakan yang relevan bagi penguatan tata kelola pemerintahan lokal. Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif komparatif dengan metode observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, serta analisis dokumen regulasi dan kebijakan pemerintahan lokal di kedua negara. Lokasi Pengabdian meliputi tiga desa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan tiga kampung di Negeri Perlis, Malaysia. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa kedua sistem memiliki kesamaan fungsi dasar sebagai penyelenggara pelayanan publik dan pengelola urusan masyarakat lokal, namun berbeda secara mendasar dalam desain kelembagaan dan distribusi kewenangan. Desa di Indonesia memiliki struktur pemerintahan yang relatif lebih kompleks dengan pembagian fungsi eksekutif dan representatif serta tingkat otonomi fiskal dan regulatif yang lebih luas. Sebaliknya, sistem kampung di Malaysia menunjukkan struktur kelembagaan yang lebih sederhana dengan tingkat koordinasi administratif yang lebih terintegrasi dengan pemerintah daerah. Perbedaan ini mencerminkan dua pendekatan kebijakan yang berbeda dalam menyeimbangkan otonomi lokal dan integrasi pemerintahan. Studi ini menghasilkan tiga pembelajaran utama, yaitu pentingnya penguatan partisipasi masyarakat yang terstruktur, peningkatan koordinasi antar tingkat pemerintahan, dan keseimbangan antara otonomi fiskal dengan akuntabilitas kelembagaan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar empiris bagi pengembangan kebijakan pemerintahan desa yang lebih responsif, transparan, dan berkelanjutan.
Memberdayakan Guru Melalui Keterampilan Mengajar yang Kreatif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Bakat Anak-Anak Disabilitas Khurin In Ratnasari; Dukan Jauhari F
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2110

Abstract

Pemberdayaan anak berkebutuhan khusus di MI 2 Jombang Jember dilaksanakan melalui pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), dengan fokus pada pengembangan keterampilan kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran inklusif adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Metode ABCD mendorong pemanfaatan potensi yang ada dalam masyarakat, termasuk individu, lembaga, dan jaringan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman tentang model pembelajaran inklusif, seperti pembelajaran kolaboratif, berbasis proyek, dan pembelajaran berdiferensiasi. Guru juga diberikan ruang praktik langsung untuk menerapkan metode-metode tersebut di kelas. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik diperkenalkan melalui media pendidikan kreatif. Keberhasilan program ini didukung oleh keterlibatan aktif guru, dukungan orang tua, dan kolaborasi dengan masyarakat. Untuk memastikan keberlanjutan, program ini memerlukan pelatihan lebih lanjut, evaluasi berkala, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam mendukung pendidikan inklusif dan mengembangkan potensi anak disabilitas di MI 2 Jombang.
Modernisasi Budidaya Maggot melalui Teknologi Mesin Pengayak Listrik dan Digitalisasi Administrasi di Kelurahan Prapatan Balikpapan Siska Ayu Kartika; Didik Safdali Djamardi; Muhamad Ikhsan Alfarriji; Lia Pongsapan; Martheana Kencanawati
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2121

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Prapatan RT 33, Kota Balikpapan, sebagai upaya modernisasi budidaya maggot melalui penerapan teknologi mesin pengayak listrik dan digitalisasi administrasi keuangan usaha. Rumah maggot yang menjadi mitra masih berada pada tahap operasional awal dan belum memasuki fase produksi aktif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pengurus, ditemukan dua permasalahan utama, yaitu proses pengayakan maggot yang masih dilakukan secara manual menggunakan ayakan kayu serta belum adanya sistem pencatatan arus kas yang terstruktur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan teknis dan administratif mitra sebelum memasuki tahap produksi. Metode pelaksanaan meliputi survei awal dan identifikasi permasalahan, perancangan teknis, pembuatan dan perakitan mesin, uji coba, pelatihan serta serah terima alat. Selain itu, dilakukan pengembangan sistem pencatatan arus kas berbasis template Microsoft Excel dan aplikasi digital melalui handphone yang dilengkapi fitur perhitungan otomatis untuk memisahkan arus kas masuk dan arus kas keluar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pengayak berbasis motor listrik 1 HP mampu beroperasi secara stabil sesuai rancangan teknis dan siap digunakan pada tahap produksi. Sistem pencatatan digital juga dapat digunakan dengan baik setelah melalui tahap uji coba alat dan pendampingan, sehingga mitra memiliki kesiapan administrasi yang lebih terstruktur sejak tahap operasional awal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi dalam membangun fondasi teknis dan manajerial rumah maggot secara lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, serta mendukung program pengurangan sampah organik di Kota Balikpapan.
Gender, Lingkungan, dan Keadilan Keberlanjutan sebagai Tantangan Mewujudkan Sustainable Development Goals Tahun 2030 di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan Khalisah Hayatuddin; Abdul Hamid Usman; Conie Pania Putri; Nahla Jamilie Rahmah Mukhtarudin; Rahmah Carkavaresti
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2122

Abstract

Meskipun pembahasan mengenai kesetaraan gender dalam Sustainable Development Goals (SDGs) telah banyak dilakukan, implementasinya di tingkat desa masih terbatas. Desa Talang Buluh merupakan salah satu desa yang diwajibkan menyelaraskan pembangunannya dengan prinsip SDGs, khususnya poin kelima mengenai kesetaraan gender. Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan desa berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dengan tiga pendekatan utama: (1) metode partisipatif yang melibatkan warga secara langsung, (2) demonstrasi serta praktik lapangan, dan (3) pendampingan intensif melalui kunjungan berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil mengintegrasikan aspek kesetaraan gender, pelestarian lingkungan, dan keadilan keberlanjutan. Melalui inisiatif eco-women empowerment, pengembangan bank sampah komunitas, dan edukasi "Sekolah Hijau Berkeadilan", permasalahan rendahnya keterlibatan perempuan serta kurangnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai SDGs dapat teratasi. Kesimpulannya, program ini telah meningkatkan kapasitas perempuan desa secara signifikan, membentuk sistem pengelolaan sampah mandiri, dan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap target SDGs 2030.
Penyusunan Peta Tematik dengan Pemetaan Partisipatif di Desa Tengger Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Mrabawani Rendra; Novita Romadhoni; Nabila Nalalizza Mahmud; Winda Uswatun Khasanah; Janatul Firdausi Ahla; Putri Aprilia Sari
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2144

Abstract

Kegiatan pemetaan partisipatif di Desa Tengger, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dilakukan sebagai upaya untuk memperoleh data spasial yang akurat dan relevan dalam mendukung perencanaan pembangunan desa. Melalui keterlibatan aktif masyarakat bersama pemerintah desa, proses pemetaan dilaksanakan mulai dari pengumpulan data lapangan, validasi, hingga pengolahan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan ini menghasilkan beberapa peta tematik, meliputi peta administrasi, batas dusun, batas RT, sarana dan prasarana, serta penggunaan lahan. Setiap peta tematik memberikan informasi spesifik terkait karakteristik fisik dan sosial Desa Tengger. Peta administrasi berperan dalam memperjelas batas kewilayahan, peta dusun dan RT menggambarkan pembagian wilayah secara detail, peta sarana dan prasarana menunjukkan pemerataan fasilitas publik, sedangkan peta penggunaan lahan menampilkan variasi pemanfaatan ruang desa. Keterlibatan masyarakat dalam proses pemetaan terbukti meningkatkan akurasi data dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya informasi spasial dalam pengelolaan wilayah. Secara keseluruhan, kegiatan pemetaan partisipatif ini tidak hanya menghasilkan produk berupa peta tematik, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat serta menjadi dasar bagi pemerintah desa dalam penyusunan rencana pembangunan berbasis data spasial. Pendekatan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembangunan desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Sosialisasi Profesi Notaris dan PPAT sebagai Upaya Menguatkan Minat Siswa SMAS Katolik Santa Maria Tanjungpinang untuk Melanjutkan Pendidikan Tinggi Shinta Pangesti
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2146

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di SMAS Katolik Santa Maria Tanjungpinang dilaksanakan sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan informasi siswa terkait pendidikan tinggi dan perencanaan karier, meskipun minat untuk melanjutkan pendidikan telah dimiliki. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan profesi Notaris dan PPAT sebagai langkah strategis dalam menguatkan dan mengarahkan minat siswa melanjutkan pendidikan tinggi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, dialog interaktif, serta refleksi kritis terhadap materi yang disampaikan, yang mencakup pengenalan diri, pengembangan potensi, serta pemahaman profesi Notaris dan PPAT. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dari 86% siswa yang sebelumnya tidak mengetahui profesi Notaris dan PPAT menjadi 100% siswa yang menyatakan telah mengetahuinya, serta 8% siswa menunjukkan ketertarikan terhadap profesi tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pengenalan profesi efektif dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus membantu siswa merencanakan karier secara lebih terarah. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki peran penting dalam menjembatani minat siswa dengan pemahaman yang memadai mengenai pendidikan tinggi dan prospek karier di masa depan.