cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Analisis Minimalisasi Biaya pada Pasien Asma Rawat Inap di Beberapa Rumah Sakit Kota Samarinda Ade Nurlian; Wisnu Cahyo Prabowo; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.315 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.297

Abstract

Asma merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya inflamasi pada saluran napas yang bisa kembali spontan dengan atau tanpa pengobatan yang sesuai. Di Indonesia prevalensi nasional untuk penyakit asma pada semua umur adalah 4,5%. Agar dapat menurunkan angka penderita dan mengurang angka kematian penyakit asma, diperlukan terapi obat yang tepat dan efisien, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui obat asma dengan biaya yang lebih minimal dengan menggunakan analisis farmakoekonomi. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif dengan teknik total sampling, data pasien asma rawat inap diambil dari beberapa Rumah Sakit Samarinda periode Januari 2016-Juli 2018. Data dianalisis dengan metode Cost Minimalization Analysis (CMA). Hasil menunjukkan bahwa obat asma yang paling banyak digunakan di Rumah Sakit A dan di Rumah Sakit B adalah Combivent® dan Ventolin®. Hasil analisis total biaya di Rumah Sakit A dengan Combivent® Rp. 6.397.140,- dan Ventolin® Rp. 4.658.701,- dan hasil analisis total biaya di Rumah Sakit B dengan Combivent® Rp. 3.587.072,- dan Ventolin® Rp. 2.150.648,-. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penggunaan obat asma Ventolin® lebih efisien dibandingkan Combivent® berdasarkan metode analisis ekonomi CMA.
Evaluasi Penggunaan Antibiotika Berdasarkan Metode Defined Daily Dose (DDD) pada Pasien Ulkus Diabetikum Adiyat Edy Wahyudi; Jaka Fadraersada; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.915 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.298

Abstract

Dampak penggunaan antibiotika yang tidak rasional pada pasien Ulkus kaki diabetik yaitu meningkatnya kejadian resistensi, kejadian efek samping obat, terjadi kegagalan terapi, penyakit yang dialami pasien bertambah parah sehingga menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung nilai DDD untuk mengetahui tingkat rasional penggunaan antibiotika pada pasien ulkus diabetikum yang menerima terapi antibiotika. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional retrospektif dan perolehan data secara deskriptif kuantitatif mengunakan perhitungan DDD. Penilaian secara kuantitatif dilakukan dengan metode ATC/DDD dan DU 90%. Hasil evaluasi penggunaan antibiotik pada jumlah keseluruhan nilai DDD/100 patient-days didapatkan nilai tertinggi yaitu Ceftriaxone sebesar 31,88 DDD/100 hari rawat, diikuti dengan metronidazol sebesar 10,87 DDD/100 hari rawat, meropenem sebesar 7,06 DDD/100 hari rawat, Amikacin 1.63 DDD/100 hari rawat dan Sefoperazone sebesar 1,45DDD/100 hari rawat. Dengan 3 jenis antibiotik yang masuk ke dalam segmen DU 90% penggunaan terbanyak yaitu seftriakson 64,59% , metronidazol 17,76%, meropenem 7,28% dan ciprofloxacin 6,01% . Hal ini menunjukkan bahwa kuantitas antibiotik yang digunakan tidak menunjukkan prinsip penggunaan antibiotik yang rasional.
Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Stabilitas Warna Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus Brriton and Rose) Eka Widiya Wati; Nur Mita; Mirhansyah Ardana
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.495 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.299

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap stabilitas sari buah naga.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder sari buah naga merah dan mengetahui stabilitas pigmen warna dari sari buah naga terhadap pengaruh suhu dan lama penyimpanan. Identifikasi metabolit sekunder sari buah naga dilakukan dengan menguji alkaloid, flavonoid, antosianin, steroid, tanin dan saponin, pengukuran suhu dan lama penyimpanan dilakukan dengan mengukur absorbansi sari buah naga merah dengan menggunakan spektrofotometer uv-vis pada panjang gelombang antosianin (534 nm) pada variasi suhu dingin (14°C) dan suhu ruang (30°C) pada durasi waktu hari ke-0, 1, 2, 4, 5,6, dan 7 hari. Hasil penelitian diperoleh sari buah naga mengandung alkaloid, flavonoid, antosianin, dan saponin, dan hasil pengukuran menunjukkan stabilitas warna sari buah naga merah lebih baik pada suhu dingin (14°C) dibandingkan dengan suhu ruang (30°C).
Pengaruh Variasi Lama Pemaparan Asap Rokok terhadap Profil Kadar Malondialdehida pada Hewan Coba Wahyu Armadiyanti; Lizma Febrina; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.835 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.300

Abstract

Malondialdehida (MDA) adalah senyawa yang dapat menggambarkan aktivitas radikal bebas di dalam sel sehingga dijadikan sebagai salah satu petunjuk terjadinya stres oksidatif akibat radikal bebas. Asap rokok merupakan salah satu sumber radikal bebas eksogen yang dapat menyebabkan peningkatan kadar radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lamanya paparan asap rokok terhadap profil kadar Malondialdehida (MDA) dalam tubuh. Hewan coba berjumlah 20 dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol normal dan kelompok eksperimen, dimana kelompok eksperimen dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan variasi waktu lama pemaparan yaitu 7 hari,14 dan 21 hari. Penelitian ini menggunakan metode TBARS (Thiobarbituric Acid Reactive Substances) yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada ? = 531 nm. Hasil dari penelitian ini yaitu kadar MDA pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan.Hasilnya menunjukkan semakin lama waktu pemaparan maka kadar MDA semakin tinggi.Kadar MDA pada kelompok paparan 7, 14 dan 21 hari berturut-turut yaitu 0,904 nmol/mL, 1,252 nmol/mL dan 1,87 nmol/mL.
Pengaruh Penambahan Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) terhadap Sifat Alir Beberapa Jenis Bahan Pengisi Hana Luthfiani; Mirhansyah Ardana; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.509 KB)

Abstract

Sifat alir zat aktif maupun bahan tambahan sangat penting diketahui untuk pembuatan tablet yang baik, laju alir yang baik akan memudahkan serbuk mengalir pada mesin cetak dan mengisi ruang cetak sehingga bobot sediaan padat memiliki kerapatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat alir dari avicel PH 102, starch 1500 dan spray dry lactose yang ditambahkan ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) sebagai bahan aktif. Kemudian semua bahan pengisi tersebut dievaluasi sehingga dapat dibandingkan bahan pengisi yang paling kompatibel dengan ekstrak umbi bawang tiwai (Eleutherine palmifolia (L.) Merr). Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa avicel PH 102 memiliki sifat alir terbaik sebesar 8,8237 (g/s) dengan sudut diam 22,2684o, bulk density 0,3986, tapped density 0,4932, kompressibilitas 19,1603 % dan kelembaban 6,58 %.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Asam Sitrat dan Asam Tartrat terhadap Sifat Fisik Granul Effervescent dari Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus L.) Nor Zuraidah; Welinda Dyah Ayu; Mirhansyah Ardana
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.398 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.302

Abstract

Daun nangka (Artocarpus heterophllus L.) mengandung senyawa kimia yang memiliki efek antioksidan. Berdasarkan efek farmakologi tersebut, sediaan yang dapat diformulasikan adalah granul. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat terhadap sifat fisik granul effervescent meliputi organoleptik, laju alir, sudut diam, densitas, kompresibilitas, pH larutan, waktu dispersi dan kelembaban. Penyarian daun nangka dilakukan dengan maserasi, menggunakan etanol 96%. Granul effervescent dibuat menjadi 3 formula dengan variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat F1(1:2), F2(1:1), dan F3(2:1) menggunakan metode granulasi basah. Data uji sifat fisik granul dianlisis dengan pendekatan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi asam sitrat dan asam tartrat berpengaruh terhadap sifat fisik granul effervescent dengan menghasilkan F1 yang paling memenuhi persyaratan dibandingkan F2 dan F3 yaitu pada nilai laju alir, sudut diam, pH larutan dan waktu dispersi.
Formulasi Krim Berbahan Aktif Minyak Kapulaga (Amomum compactum Soland.) sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Lilis Pania Anugrah; Laode Rijai; Wisnu Cahyo Prabowo
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.491 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.303

Abstract

Minyak atsiri atau minyak yang mudah menguap, telah diketahui bahwa Kapulaga (Amomum compactum Soland.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung minyak atsiri sineol, terpineol dan borneol. Minyak kapulaga berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar rendemen minyak kapulaga, formula basis krim, dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak kapulaga. Metode penelitian yang digunakan minyak kapulaga destilasi uap, dan pengujian antibakteri yaitu difusi agar metode cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak kapulaga yang diperoleh dari destilasi uap 4,867%. Hasil evaluasi sediaan krim dengan konsentrasi asam stearat yang berbeda FI (8%) dan FII (7%) antara lain organoleptis (Warna putih, bau khas minyak, bentuk semipadat), homogenitas, dan daya sebar pada FI (6,3 cm) dan FII (4,725 cm). pH krim FI (8,00) dan FII (7,43) dan viskositas FI (30,72842 Pa.s) dan FII (61,69424 Pa.s). Hasil aktivitas antibakteri pada minyak kapulaga, bahwa konsentrasi terbaik 15% dengan zona bening 10,883 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Bunga Mawar (Rosa damascena MILL) dan Umbi Bengkoang (Pachyrizus erosus) Maziyyah Husna; Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.633 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.304

Abstract

Bunga mawar (Rosa damascena MILL) dan Umbi bengkoang (Pachyrizus erosus) mengandung senyawa flavonoid dan daidzein yang bersifat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak tersebut dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1, 1:3 dan 2:3. Metode penelitian dilakukan dengan persiapan sampel bunga mawar dimaserasi dengan pelarut etanol 96% dan umbi bengkuang disokletasi dengan pelarut petroleum eter, kemudian residu diekstraksi dengan metanol dan dilanjutkan fraksinasi cair-cair dengan etil asetat dan pengujian antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan IC50 kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:1 sebesar 38,422 ppm, 1:2 sebesar 30,490 ppm, 2:1 sebesar 78,613 ppm, 1:3 sebesar 18,222 ppm dan 2:3 sebesar 22,62 ppm.
Sintesis Senyawa Turunan Flavanon dan Uji Bioaktivitas Senyawa Kalkon sebagai Senyawa Antara dalam Sintesis Flavanon Nur Shidiq; Agung Rahmadani; Viriyanata Wijaya; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.743 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.305

Abstract

Golongan metabolit sekunder yang memiliki aktivitas biologi sepeti antikanker, antitumor, antiproliferatif, dan antimikroba adalah golongan flavonoid dimana flavanon merupakan salah satu senyawanya. Dalam penelitian ini senyawa 2-hidroksi-5-kloro asetofenon dan 4-hidroksi benzaldehida direaksikan melalui reaksi Kondensasi Claisen-Schmidt menghasilkan senyawa turunan kalkon yaitu 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksikalkon. Kemudian senyawa 6-kloro-4’-hidroksi flavanon disintesis melalui reaksi siklisasi turunan kalkon dengan metode refluks menggunakan asam sulfat di dalam etanol sebagai katalis. Senyawa hasil sintesis dikarakterisasi dengan teknik elusidasi struktur menggunakan 1H-NMR, 13C-NMR dan MS (Mass Spectroscopy). Dilakukan uji aktivitas antioksidan dan uji toksisitas dari senyawa 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksi kalkon hasil sintesis dengan menggunakan metode DPPH dan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dan dihitung nilai IC50 dan LC50 dengan menggunakan analisis Reed and Muench. Nilai IC50 dan LC50 senyawa 2’-hidroksi-5’-kloro-4-hidroksi kalkon diperoleh 131,19 ppm dan 46,465 ppm
Analisis Biaya Minimal dan Efektivitas Biaya Penggunaan Analgesik Pada Pasien Bedah Sesar di Salah Satu Rumah Sakit Samarinda Nurfita; Hanggara Arifian; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.73 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.306

Abstract

Bedah sesar merupakan tindakan pembedahan untuk melahirkan bayi dengan cara membuka dinding perut dan rahim. Salah satu komplikasi pada pasien dengan luka operasi sesar adalah rasa nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analgesik dengan biaya minimal dan mengetahui efektivitas biaya penggunaan analgesik pada pasien bedah sesar. Penelitian ini dilakukan secara observasional melalui penelusuran data secara prospektif. Data dianalisis menggunakan metode Cost Minimization Analysis (CMA) dan Cost Effectivness Analysis (CEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa analgesik yang paling banyak digunakan adalah kombinasi tramadol dengan natrium metamizole dan kombinasi tramadol dengan ketorolak, dengan lama rawat inap 2-4 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analgesik yang memiliki biaya lebih minimal dan efektif adalah kombinasi tramadol dengan ketorolak dengan nilai CMA Rp10,499,009.60 dan nilai ACER sebesar Rp156,667.50.

Filter by Year

2015 2023