cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Observasi Klinik Pemberian Jus Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Arina Yosi Moudika; Akhmad Jaizzur Rijai; Nurul Annisa; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.479 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.307

Abstract

Nanas merupakan buah berkhasiat mengandung enzim bromelin, vitamin C dan serat sehingga dapat mencegah hiperkolesterolemia. Penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian jus buah nanas (Ananas comosus L. Merr) terhadap penurunan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah nanas dan kombinasi dengan obat, serta perbandingan penggunaan simvastatin pada penurunan kadar hiperkolesterol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimental dimana dilakukan perlakuan atau intervensi terhadap responden. Prosedur dalam penelitian ini yaitu dengan membagi responden menjadi tiga kelompok. Semua kelompok dilakukan pengukuran kolesterol awal (Pre-Test). Kelompok uji A diberi simvastatin 10mg, kelompok uji B diberikan jus buah nanas 142g/70kg BB, kelompok uji C (kombinasi) diberikan jus buah nanas dan pemberian simvastatin. Dilakukan pemberian selama 6 hari berturut-turut, kemudian dilakukan pengukuran kolesterol akhir (Post-Test) untuk semua kelompok. Hasil dari pengujian ini ialah % rata-rata penurunan kelompok nanas ialah 14,32%, kelompok simvastatin ialah 18,06% dan kombinasi ialah 18,33% sehingga dapat disimpulkan bahwa jus buah nanas dapat menurunkan kadar kolesterol.
Studi Penggunaan Analgesik dan Antibiotik pada Pasien Fraktur Novita Dwi Sulistiani; Mirhansyah Ardana; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.524 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.308

Abstract

Analgesik dan antibiotik merupakan terapi utama pada pasien fraktur. Berbagai macam jenis fraktur mendapatkan terapi analgesik dan antibiotik yang berbeda-beda. Oleh karena itu perlu diketahui pola penggunaan obat pada pasien fraktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik berdasarkan jenis kelamin, usia, dan jenis fraktur serta pola penggunaan analgesik dan antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional secara retrospektif berdasarkan catatan rekam medik tahun 2017 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang di diagnosis fraktur femur terbesar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 22 orang (51,17%) dan fraktur radius terbesar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 17 orang (53,15%). Fraktur femur banyak terjadi pada usia remaja (15-24) sebanyak 17 orang (39,53%) dan fraktur radius banyak terjadi pada usia dewasa (25-44) sebanyak 11 orang (34,39%). Fraktur femur dan radius banyak terjadi pada jenis tertutup dengan persentasi 83,73% dan 84.37%. Hasil menunjukkan seftriakson adalah antibiotik yang paling banyak digunakan pada kedua fraktur, digunakan selama operasi dan juga pasca operasi dengan 100% dan 90,7% pada fraktur femur dan 100% dan 93,75% dalam fraktur radius. Hasil menunjukkan natrium metamizol adalah analgesik yang paling banyak digunakan pada kedua fraktur, digunakan selama operasi dan juga pasca operasi dengan 100% dan 86,05% pada fraktur femur dan 96,87% dan 93,75% dalam fraktur radius.
Kajian In Silico Senyawa Turunan Kalkon sebagai Antikanker Riska Oktaviani; Hanggara Arifian; Agung Rahmadani; Nur Masyithah Zamruddin; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.121 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.309

Abstract

Senyawa kalkon termasuk dalam famili flavonoid yang memiliki aktivitas seperti antimalarial, antioksidan, antimikroba, antikanker dan analgesik. Aktivitas antikanker senyawa kalkon berbasis 3,4-metilendioksi asetofenon di analisis melalui metode docking dengan adanya interaksi antara senyawa turunan kalkon dengan enzim topoisomerase II. Senyawa turunan kalkon berbasis 3,4-metilendioksi asetofenon dioptimasi dengan Hyperchem 8.0 dan di docking dengan MOE Chemical Computing Group. Interaksi antara senyawa turunan kalkon dengan enzim topoisomerase II berupa interaksi hidrogen dan arene hydrogen.
Formulasi Granul Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Anonna muricata Linn.) Menggunakan Metode Granulasi Basah Raehan Natul Jannah; Jaka Fadraersada; Lisna Meylina; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.494 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.310

Abstract

Daun Sirsak (Anonna muricata Linn.) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai macam manfaat. Salah satu manfaat daun sirsak yaitu sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini, untuk menentukan aktivitas antioksidan dan evaluasi sediaan granul dari ekstrak etanol daun sirsak. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH dan formulasi granul dilakukan dengan metode granuasi basah. Hasil yang diperoleh aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak yaitu 19,24 ppm yang termasuk kategori antioksidan sangat kuat dan hasil evaluasi sediaan granul yaitu uji kelembaban 3,22%, laju alir 14,01 g/s, sudut istirahat 25,31°, kompresibilitas 5,77% yang memenuhi persyarataan kriteria sediaan granul yang baik serta distribusi ukuran partikel paling dominan pada rentang 426-850 µm yang termasuk kategori serbuk kasar.
Gambaran Karakteristik, Pola Pengobatan dan Kepatuhan Pasien HIV/AIDS Di Kota Samarinda Rani Oktavia Claudia; Dewi Rahmawati; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.726 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.311

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan dan melemahkan sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi. Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) adalah penyakit yang ditandai dengan satu atau lebih penyakit indikator dengan tidak ada penyebab lain selain immunodeficiency. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pola pengobatan, dan kepatuhan pasien HIV/AIDS di Kota Samarinda. Metode yang digunakan adalah observasional yang dilakukan secara prospektif dengan menggunakan lembar pengumpul data dan kuisoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Pengambilan data dilakukan dari bulan Juli-November 2018. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk memaparkan data yang didapatkan Hasil penelitian karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 16 (53,34%), umur terbanyak adalah 26-35 tahun 13 (43,34%), jenis pekerjaan terbanyak adalah swasta 12 (40%), cara penularan terbanyak adalah hubungan seksual dengan lelaki (homoseksual dan heteroseksual) 15 (50%), stadium HIV/AIDS terbanyak adalah stadium I 20 (66,67%). Berdasarkan data pola pengobatan terapi yang paling banyak digunakan pada pasien HIV/AIDS adalah Triple FDC 26 (86,67%). Berdasarkan kuisoner MMAS sebanyak 16 (53,34%) pasien HIV/AIDS memiliki Kepatuhan Sedang.
Kajian Penggunaan Obat Kemoterapi pada Pasien Leukemia Anak Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda Andi Cindy Fatikasari; Welinda Dyah Ayu; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.002 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.312

Abstract

Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang, ditandai oleh proliferasi sel-sel darah putih yang tidak teratur dan tidak terkendali. Leukemia akut adalah keganasan yang paling umum terjadi pada anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien, regimen kemoterapi, ketepatan dosis, efek samping serta penanganan efek samping kemoterapi leukemia. Metode penelitian yang digunakan yaitu non eksperimental. Data yang di peroleh diambil secara prospektif dan teknik pengambilan data secara total sampling menggunakan data rekam medik serta data hasil wawancara dengan jumlah total sebanyak 29 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengalami leukemia akut lebih banyak diderita oleh perempuan sebesar 52%, pada kelompok usia pra-sekolah 3-5 tahun sebesar 38%, dan jenis leukemia akut terbanyak adalah jenis ALL tipe L1 sebesar 59%. Regimen kemoterapi leukemia terbanyak adalah kombinasi Methotrexate IT-Vincristin sebesar 37% dengan ketepatan dosis sebesar 100% dihitung berdasarkan BSA (Body Surface Area). Efek samping regimen kemoterapi terbanyak adalah mual-muntah sebesar 97% dengan penanganan efek samping mual-muntah adalah ondansetron.
Kajian Kesesuaian Pemilihan Antibiotik Empiris pada Pasien Ulkus Diabetikum Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Melinda Rahmawati; Vina Maulidya; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.516 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.313

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu kasus yang terjadi akibat komplikasi dari Diabetes Mellitus Tipe 2 yang ditandai dengan adanya luka terbuka pada bagian kaki. Untuk menangani kasus tersebut dilakukan pemberian antibiotik untuk mengobati infeksi tersebut. Pemilihan antbiotik empiris merupakan salah satu upaya untuk mengetahui tingkat keberhasilan terapi pada ulkus diabetikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pola pengobatan antibiotik empiris, pola resisten dan sensitivitas bakteri terhadap antibiotik, dan ketepatan dari pemilihan antibiotik empiris pada pasien ulkus diabetikum. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dan dianalisis secara deskriptif pada catatan rekam medis pasien ulkus diabetikum yang dirawat di rawat inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda periode Januari-Desember 2017. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah pasien yang memiliki diagnosa ulkus diabetikum berusia dewasa (> 26 tahun). Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa pemilihan antibiotik empiris yang sering digunakan adalah Seftriakson sebagai terapi tunggal sebesar 36% dan Seftriakson-Metronidazol sebagai terapi kombinasi sebesar 50%. Ketepatan pemilihan antibiotik menunjukkan bahwa seftriakson berdasarkan uji sensitivitas bakteri menunjukkan persentase kesesuaian sebesar 38,89% dan Seftriakson+Metronidazol sebesar 48%.
Observasi Klinik Ekstrak Labu Siam (Sechium edule) Sebagai Antihipertensi Raudhatul Munawassalmiah; Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.99 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.314

Abstract

Labu Siam (Sechium edule) mengandung flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas hipotensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian ekstrak buah labu siam sebagai antihipertensi. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain equivalent time-sample design yang dilakukan dengan cara memberikan perlakuan dan diukur tekanan darah pre-test dan post-test. Subjek penelitian diberikan ekstrak labu siam dengan dosis 100 mL/hari selama 7 hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan nilai tekanan darah sistolik dengan nilai signifikan p=0,001 dan nilai tekanan darah diastolik dengan nilai signifikan p=0,009 (?=0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa labu siam (Sechium edule) dapat menurunkan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi.
Pengaruh Penggunaan Leaflet terhadap Pengetahuan Swamedikasi Mahasiswa Di Universitas Mulawarman Lefinia Putri Pirade; Welinda Dyah Ayu; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.678 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.315

Abstract

Mahasiswa merupakan kalangan pelajar yang berpendidikan tinggi serta mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih luas jika dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Dengan semakin tingginya tingkat pengetahuan dapat menimbulkan kecenderungan untuk lebih sering melakukan swamedikasi daripada orang lain. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh leaflet terhadap tingkat pengetahuan swamedikasi pada mahasiswa kesehatan dan non kesehatan. Metode pengambilan data dilakukan secara prospektif dengan cara Purposive Sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner pengetahuan tentang swamedikasi dan leaflet sebagai media edukasi. Disimpulkan bahwa hasil pretest mahasiswa kesehatan angkatan 2016 adalah 12,27 dan posttest 16,06 (P-value 0,000), untuk angkatan 2017 memiliki hasil pretest 11,73 dan posttest 15,00 (P-value 0,000) sedangkan mahasiswa non kesehatan angkatan 2016 mempunyai nilai pretest sebesar 15,07 dan posttest 16,50 dan memiliki P-value 0,000 sedangkan untuk angkatan 2017 dengan hasil pretest 14,57 dan posttest 16,53 (P-value 0,000). Masing-masing mahasiswa dari fakultas kesehatan dan non kesehatan mengalami perubahan tingkat pengetahuan yang signifikan setelah diberikan leaflet karena memiliki P-value >0,005.
Cost Minimization Analysis (CMA) Antibiotika Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) Di RSUD Kota Samarinda Siti Sulaeha; Mirhansyah Ardana; Nurul Annisa
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.38 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.316

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan suatu istilah yang menggambarkan adanya infeksi melibatkan saluran kemih yang umumnya disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Penggunaan antibiotika pada pasien yang berbeda dapat memberikan biaya yang berbeda beda juga, dimana dengan biaya yang telah dikeluarkan tersebut belum tentu menjamin efektivitas kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya yang dikeluarkan dan efektivitas penggunaan antibiotika ISK menggunakan analisis Farmakoekonomi dengan metode Cost Minimization Analysis (CMA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dan dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medik pasien ISK di RSUD Kota Samarinda periode Januari 2017 - Juni 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa antibiotika pasien ISK yang paling banyak digunakan adalah seftriakson dan siprofloksasin, analisis menunjukkan bahwa biaya perawatan pasien dengan seftriakson sebesar Rp.3.600.138,- dan siprofloksasin sebesar Rp.3.635.140,-. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa biaya yang dikeluarkan cenderung sama, maka dibutuhkan evaluasi ekonomi lain untuk menilai ke efektivan antibiotika dengan metode Cost Effective Analysis (CEA).

Filter by Year

2015 2023