cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Hubungan Ketepatan Pemilihan Antibiotik Empiris dengan Outcome Terapi pada Pasien Sepsis Di Instalasi Rawat Inap Beberapa Rumah Sakit Gita Rizqi Ramita; Sabaniah Indjar Gama; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.093 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.327

Abstract

Terapi antibiotik merupakan salah satu komponen penunjang dalam keberhasilan pengobatan sepsis. Salah satu terapi sepsis yaitu menggunakan antibiotik empiris. Antibiotik empiris yang digunakan harus rasional, adekuat dan tepat untuk menghindari terjadinya resistensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien, pola pemilihan antibiotik empiris, pola sensitivitas dan resistensi bakteri terhadap antibiotik, ketepatan pemilihan antibiotik empiris, dan hubungan ketepatan pemilihan antibioktik empiris dengan outcome terapi. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan cara pengambilan data secara retrospektif, kemudian dianalisis secara deskriptif, dengan kriteria inklusi adalah diagnosa sepsis, usia dewasa, dirawat inap rumah sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan A.M Parikesit Tenggarong periode Januari-Desember 2017. Hasil penelitian menunjukkan antibiotik empiris yang digunakan adalah Ceftriaxone nilai sensitivitas sebesar 26,67% dan Meropenem nilai sensitivitas sebesar 16,67%. Ketepatan antibiotik berdasarkan uji sensitivitas bakteri menunjukkan persentase ketepatan sebesar 61,90%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan ketepatan pemilihan antibiotik empiris pada pasien sepsis dengan outcome terapi (p < 0,05).
Pola Pengobatan pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di Instalasi Rawat Inap RSUD Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda Jenny Thalia Karundeng; Wisnu Cahyo Prabowo; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.471 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.328

Abstract

Congestive Heart Failure adalah suatu keadaan dimana jantung tidak dapat memompa darah yang mencukupi untuk kebutuhan tubuh. Pasien CHF pada umum nya harus diberikan sedikitnya empat jenis pengobatan yakni ACE Inhibitor,Diuretik, Beta bloker dan memerlukan obat tambahan untuk penyakit penyerta sehinggga harus diberikan beberapa jenis pengobatan. Penelitan ini bertujuan untuk melihat karakteristik dan mengetahui pola pengobatan yang digunakan . Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu pasien dewasa yang menderita CHF dan dirawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Adul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian bersifat observasional dengan pengambilan data dilakukan secara prospektif dan dianalisis secara deskriptif. Data diambil pada periode agustus-Oktober 2018 melalui rekam medik. Data tersebut selanjutnya dianalisis karakteristik pasien dan pola pengobatan pasien CHF. Pravalensi terbanyak pada usia 45-59 sebesar (56.66%), jenis kelamin perempuan sebesar (53.33%), pendidikan terakhir SD (56.66%) dan berkerja sebagai Wiraswasta sebesar (56.66%). Pola pengobatan CHF yang paling banyak terdapat yaitu golongan Nitrat, Spironolakton, Diuretik, Anti Platelet dan ARB sebesar (43.33%).
Observasi Klinik Potensi Jus Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) sebagai Antihipertensi pada Geriatrik Rafika Hasdina; Yuspian Nur; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.254 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.329

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai kejadian meningkatnya tekanan darah arteri secara terus menerus. Tahun 2013 secara nasional 25,8% penduduk Indonesia menderita penyakit hipertensi. Hipertensi dapat diturunkan dengan terapi tambahan seperti mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung kalium. Pisang kepok mengandung kalium yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok serta riwayat penyakit dari responden hipertensi geriatrik dan pengaruh pemberian jus pisang kepok terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi geriatrik di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimental dengan prosedur penelitian pre dan post test. Pengumpulan data karakteristik dilakukan dengan retrospektif dengan hasil persentase karakteristik berdasakan jenis kelamin ialah perempuan sebanyak 57,14%. Karakteristik usia tertinggi yaitu 75-90 tahun sebanyak 71,43%, sedangkan yang tidak memiliki kebiasaan merokok sebanyak 64,29%. Riwayat penyakit lain yang diderita antara lain asam urat, dermatitis alergi, myalgia, kolesterolemia, diabetes dan asma dengan persentase tertinggi ialah myalgia sebesar 31,82%. Hasil analisis deskriptif jus pisang kepok sejalan dengan analisis statistik metode paired sample t-test yang memiliki nilai p value < 0,05 artinya jus pisang kepok mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan baik tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Studi Pemberian Minuman Rempah Jahe Merah ( Zingiber Officinale VAR Rubrum Rhizoma) dan Kunyit (Curcuma Domestica VAL) terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismeore Nur Awaliah; Agung Rahmadani; Dewi Rahmawati; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.77 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.330

Abstract

Minuman rempah jahe merah dan kunyit mengandung senyawa aktif gingerol dan kurkumin yang diduga memiliki fungsi sebagai analgetika, antipiretika, dan antiinflamasi dan dapat digunakan sebagai pengurang rasa nyeri pada saat dismenore.Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik, pengaruh pemberian minuman rempah terhadap 30 mahasiswi dismenore di Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman . Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan teknik sampling accidental sampling. Prosedur dalam penelitian ini menggunakan pengukuran skala nyeri awal (Pre-Test) dan skala nyeri akhir (Post-Test). Hasil data karakteristik didapatkan persentase tertinggi pada mahasiswi yang memiliki siklus menstruasi teratur 27 orang (81%) dengan lama nyeri >1 jam 20 orang (66,67%), gejala yang dialami nyeri perut 14 orang (46,6%), menganggu aktivitas perkuliahan 20 orang (66,67%), dan menangani rasa sakit dengan istirahat 8 orang (60%). Hasil analisis menggunakan uji statistik one way anova didapatkan pada pemberian jahe merah nilai p value = 0,00017 < 0,05 , sedangkan pada kunyit nilai p value = 0,000322. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh minuman rempah jahe merah dan kunyit terhadap penurunan skala nyeri dismenore.
Formulasi Nanoemulsi Kombinasi Ekstrak Bunga Mawar (Rosa damascena Mill.) dan Ekstrak Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) Menggunakan Minyak Pembawa Virgin Coconut Oil (VCO) Oppi Yolan Destiyana; Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.986 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.331

Abstract

Ekstrak bunga mawar dan umbi bengkuang telah lama dimanfaatkan dalam bidang kosmetik karena dapat mencerahkan kulit sehingga agar dapat meningkatkan penetrasi dan absorpsinya melalui kulit dapat dibuat dalam bentuk sediaan nanoemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi kombinasi kedua ekstrak tersebut dalam sediaan nanoemulsi kemudian dilakukan karakterisasi fisik meliputi organoleptis, persen transmitan, ukuran partikel, dan pH. Nanoemulsi terdiri atas tiga komponen utama yaitu fase minyak, surfaktan dan kosurfaktan yang diformulasi menggunakan metode sonikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah, formula terbaik untuk nanoemulsi kombinasi ekstrak bunga mawar dan umbi bengkuang yaitu formula dengan bahan VCO, Cremophor RH40 dan PEG 400 (2:7:1) dengan persen transmitan 95,8% , ukuran partikel 31,3 nm , indeks polidispersibilitas 0,274 dan pH 5,33.
Optimalisasi Basis Untuk Formulasi Sediaan Lip Cream Jessica; Laode Rijai; Hanggara Arifian
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.112 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.332

Abstract

Lip cream merupakan salah satu kosmetik jenis pewarna bibir yang saat ini banyak diminati konsumen. Kualitas lip cream salah satunya dipengaruhi oleh komponen-komponen penyusun basisnya, terutama wax sebagai thickener. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh formula optimal dari basis lip cream yang memenuhi persyaratan farmasetika. Penentuan formula basis optimal lip cream dilakukan melalui variasi jumlah thickener. Penelitian ini menggunakan carnauba wax dan microcrystaline wax sebagai thickener agent. Evaluasi karakteristik basis lip cream yang dilakukan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, dan uji fisika kimia (daya sebar, daya lekat, viskositas dan pH), serta uji stabilitas basis lip cream menggunakan metode Freeze-Thaw selama 16 hari. Hasil penelitian diperoleh F7 (kombinasi carnauba wax dan microcrystaline wax dengan perbandingan 6% : 9 %) sebagai formula basis lip cream paling optimal. Formula F7 menghasilkan karakteristik organoleptis berwarna putih gading, berbau khas vanilin, berbentuk semipadat, dan homogen. Kemudian hasil uji karakteristik fisika dan kimia menunjukkan daya sebar 6,1 cm, daya lekat lebih dari 60 detik, nilai viskositas 18.000 cPs dan nilai pH 4,38. Formula F7 juga stabil terhadap pengaruh perubahan suhu selama 16 hari.
Studi Pemberian Antipsikotik terhadap Beberapa Jenis Skizofrenia Di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda Rina Yemima Maylani; Jaka Fadraersada; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.653 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.333

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit gangguan otak parah di mana orang menginterpretasikan realitas secara abnormal gangguan pikiran berupa halusinasi, delusi, dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis Skizofrenia yang banyak dialami pasien dan keterkaitan jenis Skizofrenia dengan pemberian obat terhadap pasien Skizofrenia di instansi rawat inap Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan teknik pengambilan data secara prospektif. Teknik pengambilan sampel adalah Total sampling dirawat inap diRSJD Atma Husada Mahakam Samarinda. Data dianalisis secara deskriptif pada bagian catatan rekam medik. Pengambilan data dilakukan dirawat inap di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda periode agustus-oktober 2018. Hasil penelitian didapatkan pola pengobatan pada pasien Skizofrenia tak terinci lebih banyak diberikan Risperidone pada terapi tunggal dan kombinasi Risperidone + Clozapine yang banyak diberikan. Skizofrenia hebefrenik antipsikotik yang banyak diberikan adalah Haloperidol pada terapi tunggal. Skizofrenia paranoid lebih banyak diberikan Haloperidol pada terapi tunggal, dan Risperidone + Clozapine pada terapi kombinasi. Skizofrenia simpleks terapi yang diberikan adalah Clozapine, dan pada Skizofrenia yang tak tergolongkan terapi yang diberikan adalah Haloperidol dan Chlorpromazine.
Formulasi Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Ekstrak Biji Ramania (Bouea macrophylla Griff) dengan Asam Oleat (Oleic Acid) sebagai Minyak Pembawa Vinny Indriani; Novita Eka Kartab Putri Tobing; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.87 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.334

Abstract

Ekstrak biji B.macrophylla memiliki aktivitas antioksidan yang kuat namun memiliki kelarutan dan bioavailabilitas yang rendah. Meningkatkan efektivitas ekstrak biji B.macrophylla dilakukan dengan memformulasikan ke dalam sistem SNEDDS menggunakan Asam Oleat sebagai minyak pembawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi formula SNEDDS ekstrak biji B.macrophylla yang paling optimal terdiri dari kombinasi tween 20 : propilenglikol : asam oleat (0,5 : 3 : 1,5 dan 0,5 : 3,38 : 1,12) dalam 5 mL yang memiliki emulsification time dengan rerata waktu 19,03 detik dan 15,2 detik; nilai transmitansi 92,8% dan 94,2%; ukuran tetesan 176,8 nm dan 161,1 nm; polidisperse index 0,357 dan 0,364; serta nilai nilai IC50 ektrak biji B.macrophylla 1,757 ?g/mL.
Gambaran Karakteristik dan Adherence Pasien dengan Terapi Second-Line MDR-TB Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Zul Zaahida Nur; Nurul Annisa; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.013 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.335

Abstract

Program Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) dengan terapi HRZE (first line) adalah pengobatan Tuberkulosis yang dilakukan selama 6-8 bulan dengan kepatuhan yang rendah (non adherence) yang menyebabkan responden menjadi MDR-TB. Terapi second-line MDR-TB adalah regimen terapi yang rumit dan efek samping yang dirasakan lebih besar dibandingkan dengan terapi first-line. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan adherence pasien dengan terapi second-line MDR-TB di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan cara pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini berupa karakteristik pasien MDR-TB yaitu yang menjalani pengobatan tahap intensif sebanyak 12,1%, yang menjalani pengobatan tahap lanjutan sebanyak 87,9%, yang menjalani pengobatan di satelit sebanyak 69,7%, yang menjalani pengobatan di pusat sebanyak 30,3%, yang memiliki penyakit penyerta sebanyak 21,2%, yang tidak memiliki penyakit penyerta sebanyak 78,8%, laki-laki sebanyak 63,6%, perempuan sebanyak 36,4%, pada usia 18-55 tahun sebanyak 90,9%, pada usia >55 tahun sebanyak 9,1%, yang bekerja sebanyak 63,6%, dan yang tidak bekerja sebanyak 36,4%. Serta adherence pasien MDR-TB di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda adalah responden yang adherence sebanyak 72,7% dan non adherence sebanyak 27,3%.
Pengaruh Pemberian Leaflet terhadap Pengetahuan Mahasiswa Universitas Mulawarman Terkait Penyakit HIV/AIDS Asni Asni; Jaka Fadraersada; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.005 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.336

Abstract

HIV/AIDS saat ini merupakan penyakit mematikan dan belum ditemukan obatnya. Pemahaman mengenai penyakit ini menjadi penting untuk meningkatkan pencegahan terhadap resiko tertular. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan Mahasiswa Universitas Mulawarman tentang HIV/AIDS dengan metode quasi ekperimental menggunakan kuisioner pre test and post test. Data diambil pada bulan Agustus hingga September2018 bertempat di Universitas Mulawarman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS setelah pemberian leaflet pada Fakultas A (pre test 76,50%; post test 87,26%), Fakultas B (pre test 89,40%; post test 90,9%), dan pada Fakultas C (pre test 77,9%; post test 87,31%). Dari penelitian ini diperoleh bahwa adanya peningkatan terhadap pengetahuan tentang HIV/AIDS sebelum dan sesusah diberikan leaflet.

Filter by Year

2015 2023