cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 612 Documents
Formulasi Sediaan Krim Anti Aging Berbahan Aktif Ekstrak Buah Libo (Ficus variegata, Blume) Nor Yasin Al Amin; Nisa Naspiah; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.681 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.337

Abstract

Buah libo (F.variegata) merupakan bahan alam yang berpotensi untuk melindungi kulit karena kandungan antioksidan yang terdapat didalamnya. Pengembangan bentuk sediaan dalam bentuk krim anti aging diperlukan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan konsentrasi ekstrak buah libo yang dapat memberikan efek anti aging yang baik. Penentuan efek anti aging dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-VIS. Hasil uji menunjukkan bahwa krim dengan konsentrasi ekstrak 5% dan 15% memiliki aktivitas anti aging, berturut-turut adalah sebesar 73% dan 47%.
Analisis Biaya Minimal Penggunaan Antihipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bontang Mulia Indah Kusuma Dewi; Wisnu Cahyo Prabowo; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.05 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.338

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg. Terapi utama hipertensi adalah penggunaan antihipertensi, yang membutuhkan perawatan yang lama bahkan sampai seumur hidup. Sehingga diperlukan obat-obat yang lebih ekonomis dan efektif dalam pengobatan hipertensi dalam bentuk CMA (Cost-Minimization Analysis). Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penelusuran data secara retrospektif terhadap catatan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 pasien terdapat 18 pasien (47%) adalah laki-laki dan 20 pasien (53%) adalah perempuan. Rata-rata usia pasien terbanyak antara 51 sampai 60 tahun, dengan lama rawat inap terbanyak yaitu 1 sampai 5 hari. Obat antihipertensi yang paling banyak digunakan yaitu kombinsi 2 obat yaitu amlodipine 5 mg dengan captopril 12,5 mg dan amlodipine 10 mg dengan captopril 25 mg. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa antihipertensi yang memiliki biaya minimal adalah Rp498.800,00.
Pengaruh Pemberian Infusa Daun Kerokot terhadap Kadar MDA (Malondialdehida) pada Hewan Coba Devitamara Ayu; Lizma Febrina; Welinda Ayu; Hadi Kuncoro
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.456 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.339

Abstract

Tanaman kerokot (Lygodium microphylum) menunjukan adanya aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 65 µ.g/ml. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun kerokot dan mengetahui pengaruh pemberian infusa daun kerokot terhadap malondialdehida (MDA) pada hewan coba yang telah dipaparkan asap rokok. Digunakan metode TBARS (Thiobarbituric Acid Reactive Substance) yang diukur menggunakan Spektofotometer UV-Vis untuk menganalisis kadar MDA. Hewan coba sebanyak 20 ekor dibagi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, paparan asap rokok selama 7 hari, kelompok paparan asap rokok 14 hari serta kelompok infusa daun kerokot. Hasil fitokimia menunjukan bahwa infusa daun kerokot mengandung flavonoid dan tanin. Pengujian kadar MDA menunjukan hasil penurunan kadar MDA setelah pemberian infusa daun kerokot dosis 600 mg/kg BB.
Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Kulit Batang Cadamba (Anthocephalus cadamba Miq.) dan Aktivitas Antibakterinya Terhadap Staphylococcus aureus Nur Rifka Rahmadini; Sabaniah Indjar Gama; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.024 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.340

Abstract

Cadamba (Anthocephalus cadamba Miq.) merupakan tanaman cepat tumbuh dengan banyak kegunaan. Metabolit sekunder yang terkandung dalam tanaman cadamba seperti alkaloid, flavonoid dan glikosida yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kulit batang cadamba dan sediaan salep berbahan aktif ekstrak cadamba. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa ekstrak cadamba memiliki aktivitas antibakteri dengan konsentrasi efektif sebesar 5%. Sediaan salep dengan bahan aktif ekstrak cadamba memiliki pula aktivitas antibaketeri. Sediaan salep berbahan aktif ekstrak cadamba memenuhi persyaratan standar untuk sediaan salep, yang meliputi organoleptis, daya sebar, pH, dan homogenitas.
Pengujian Toksisitas Produk Herbal Secara In Vivo Nurul Fatirah; Sabaniah Indjar Gama; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.91 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.341

Abstract

Penggunaan produk herbal di masyarakat saat ini cukup banyak. Belum ada penelitian lebih lanjut mengenai keamaan penggunaan produk herbal “X”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik dari produk herbal X. Pengujian toksisitas dilakukan dengan pemberian sediaan secara oral selama 28 hari pada 4 kelompok hewan coba uji, yaitu kelompok 1 diberi produk herbal X1, kelompok 2 diberi produk herbal X2, kelompok 3 diberi produk herbal X3 dan kelompok 4 diberi aquadest. Parameter toksisitas produk herbal yang digunakan adalah perubahan berat badan, indeks organ (hati dan ginjal), kadar SGOT dan SGPT, serta gambaran histopatologi organ hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk herbal X tidak menyebabkan efek toksik terhadap hewan coba.
Studi Terapi Antiretroviral pada Pasien HIV/AIDS Di Kota Samarinda Nur Riska Safitri; Jaka Fadraersada; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.778 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.342

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menyerang atau menginfeksi sistem imun yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Ada 4 stadium infeksi HIVdimana pada saat virus ini mencapai stadium 4 disebut dengan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Terapi antiretroviral merupakan terapi yang diberikan untuk orang dengan HIV/AIDS yang harus dikonsumsi seumur hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik serta pola pengobatan pasien HIV/AIDS yang ada di kota Samarinda. Metode yang digunakan ialah observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif pada pasien HIV/AIDS di rumah sakit dan beberapa puskesmas di kota Samarinda dan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil studi observasional menunjukkan total penderita sebesar 233 orang, dengan karakteristik terbanyak, yaitu: berjenis kelamin laki-laki 173 (74,2%), rentang usia 25 s.d 49 tahun (72,5%), pekerjaan swasta (57,9%) dan pendidikan SMA (21,4%). Pengobatan HIV/AIDS di kota Samarinda sebagian besar menggunakan antiretroviral regimen obat kombinasi Triple FDC (Tenofovir 300 mg + Lamivudin 300 + Efavirenz 600).
Potensi Ekstrak Buah Libo (Ficus variegate, Blume ) Sebagai Hepatoprotektor pada Tikus (Rattus novergicus) Halimatu Sadiyah; Mukti Priastomo; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 9 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.227 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v9i1.343

Abstract

Buah libo (Ficus variegate, Blume) mengandung metabolit sekunder alkaloid, saponin, flavanoid dan polifenol dimana hal tersebut menunjukkan bahwa buah libo memiliki aktivitas antioksidan yang dapat berperan dalam pencegahan dan terapi berbagai penyakit termasuk kerusakan hepar. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi hepatoprotektor dan dosis efektif ekstrak buah libo pada tikus dibandingkan dengan curcumaÒ melalui indikator SGOT dan SGPT serta perubahan berat badan. Jenis penelitian ini eksperimental laboratorik. Subjek penelitian 12 ekor tikus dalam 4 kelompok perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji One-Way Anova. Hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan yang signifikan kadar SGOT dan SGPT.
Interaksi Metformin dan Perasan Jahe Terhadap Kadar Glukosa Darah dan Organ Mencit Diabetes Kiki Riski Amelia Andi; Nur Mita; Niken Indriyanti
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 10 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.813 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v10i1.344

Abstract

Metformin dengan jahe ketika digunakan bersamaan efek antidiabetes yang dimiliki keduanya bekerja secara sinergis dalam menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat interaksi yang terjadi akibat penggunaan perasan jahe dan metformin yang dilihat dari perubahan kadar glukosa darah dan organ mencit diabetes. Mencit diabetes yang telah diinduksi alloksan dibagi menjadi enam kelompok dan diobati dengan metformin, perasan jahe, kombinasi perasan jahe dan metformin 1x1 dan kombinasi perasan jahe dan metformin 2x1 selama empat hari. Kadar glukosa darah di ukur sebelum dan sesudah pengobatan selama empat hari berturut-turut. Data berat badan yang didapatkan menunjukkan terjadi penurunan berat badan namun tidak signifikan (p>0,05) Nilai signifikansi perubahan kadar glukosa darah saat dianalisis menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai (p<0,05). Untuk, index organ hati dan lambung yang diberi perlakuan terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai (p<0,05). Degenerasi pada sel hepar berkurang saat diobati dengan perasan jahe, maupun kombinasi perasan jahe dengan metformin. Penggunaan jahe dengan metformin sekali sehari dapat menurunkan kadar glukosa darah tanpa menimbulkan resiko hipoglikemik dan degenerasi sel hepar.
Pola Penggunaan Obat Antikonvulsan pada Pasien Gangguan Kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda Meilanie Dwi Anggraeni; Risna Agustina; Niken Indriyanti
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 10 (2019): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.119 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v10i1.345

Abstract

ABSTRAK Antikonvulsan adalah obat yang dikembangkan untuk menghambat penyebaran kejang di otak dengan menekan penembakan neuron yang cepat dan berlebihan. Biasanya, antikonvulsan digunakan oleh pasien gangguan jiwa yang mengalami kejang, sulit tidur, dan rasa cemas yang berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat antikonvulsan pada pasien gangguan jiwa dan mengetahui karakteristik pasien yang menerima terapi antikonvulsan periode Januari-Desember 2018. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental dengan metode retrospektif dari catatan rekam medis 52 pasien rawat jalan dan rawat inap dengan diagnosa penyakit gangguan kejiwaan yaitu dimensia, depresi, bipolar, dan skizofrenia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien dengan jenis kelamin perempuan (65,38%), usia 26-35 tahun (25%), dan tidak bekerja (78,84%) lebih rentan terkena gangguan kejiwaan. Sedangkan pola penggunaan obat antikonvulsan yang digunakan pada Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda adalah benzodiazepine (84,61%), obat asam valproate (5,76%), dan hidantoin (1,92%).
Uji Fitokimia Ekstrak Kulit Buah Salak (Salacca zalacca) dan Pengaruh Ekstrak terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans dan Jamur Candida albicans Emma Susilowati Shabir; Agung Rahmadani; Lisna Meylina; Hadi Kuncoro
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 8 (2018): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.798 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v8i1.346

Abstract

Snakefruit (Salacca zalacca) is one of Indonesian native plant that the pericarp of snakefruit can be used because it has activity as an antimicrobial. This study aims to identify the metabolite content of snakefruit pericarp and to investigate the potential of snakefruit pericarp extracts in inhibiting the growth of Streptococcus mutans and Candida albicans. Snakefruit pericarp was extracted by reflux method using ethanol 96%, and an extract was tested by phytochemical qualitatively and antimicrobial activity of extract was carried out using the well method, by using concentrations are 5, 10, 15, and 20%. The results showed that the extracts contains secondary metabolites i.e. alkaloids, flavonoids, saponins and tannins. Extract of snakefruit pericarp can inhibit the growth of Streptococcus mutans and Candida albicans at 5% concentration and the inhibiting activity increased together with higher concentrations of extract.

Filter by Year

2015 2023