cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.ajmaee@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Halu Oleo, Ambaipua, Ranomeeto, Konawe Selatan
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education (AJMAEE)
ISSN : 27980448     EISSN : 27982041     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education (AJMAEE) published in June and December Special editions are also planned according to scope and needs. AJMAEE publishes research articles that have never been published before. Every article submitted to the editorial staff will be reviewed and researched by the editor for eligibility or publication without reducing the substance of the article.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Kue Indonesia Pada Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe “Team-Assisted-Individualization (TAI) Sari Marini
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.043 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Hasil Belajar Tata Boga Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team-Assisted-Individualization (TAI) Pada Materi Kue Indonesia Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Melalui Model Team-Assisted-Individualization (TAI), Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021. Jumlah siswa 26 yang terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2020/2021. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan yaitu dari Awal Bulan Juli sampai dengan Akhir Bulan September 2020 pada semester ganjil. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus satu, pelaksanaan tindakan siklus satu, pengamatan siklus satu, refleksi siklus satu, perencanaan siklus dua, pelaksanaan tindakan siklus dua, pengamatan siklus dua dan refleksi siklus dua. Teknik pengumpulan data yaitu mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrument soal (tes tertulis). Data observasi dilakukan dengan melihat hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Data dianalisis dengan cara statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar dan hasil belajar siswa dari 38,46% pada pra penelitian meningkat menjadi 61,54% pada siklus I dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik dan kategori baik meningkat menjadi sangat baik. Hasil belajar Tata Boga Pada Materi Kue Indonesia Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021.
Pengunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Materi Pengaruh Perkembangan Agama Dan Kebudayaan Hindu-Buddha Yushendri Saputra
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.315 KB)

Abstract

Melalui Pengunaan model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 2 Materi Pengaruh Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha. Pelajaran Sejarah Pada SMA Negeri 1 Woyla Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar materi pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 18 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasidengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Dengan penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada kompetensi dasar pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021. Peningkatan nilai rata- rata yaitu 40,35 pada kondisi awal menjadi 60,67 pada siklus I dan menjadi 70,86 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 42,29% dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 14,84% dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 57,89% dari kondisi awal, pada siklus II ketuntasan belajar 88,89% dari siklus I. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan sebesar 58,59%.
Teacher’s Politeness Implication in Teaching and Learning Process Rohima Nur Aziza Al Hakim
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.561 KB)

Abstract

Prinsip – prinsip kesantunan dalam berbahasa seyogyanya diterapkan dalam proses belajar mengajar, dan tentunya prinsip - prinsip tersebut memiliki maksud tertentu ketika diutarakan, untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implikasi dari prinsip kesantunan atau kesopanan yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi dan wawancara. Partisipan penelitian ini adalah seorang guru bahasa Inggris dan siswa di kelas II SMP Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implikasi prinsip kesopanan dalam proses belajar mengajar adalah untuk menciptakan kebersamaan antara guru dan sisw, dalam membangun perilaku hormat siswa, menciptakan interaksi kerja sama antara guru dan siswa, membantu siswa untuk memiliki perasaan positif terhadap pelajaran dan memotivasi siswa untuk lebih berpartisipasi dalam proses belajar mengajar.
Improving Students Vocabulary Through Word Search Puzzle: A Classroom Action Research maulizan Za; Sri Wahyuni; Juli Maulidar
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.85 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar kosakata bahasa Inggris dan menjelaskan bagaimana menerapkan metode teka-teki kata kepada siswa dalam situasi pandemi covid 19. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Tes digunakan sebagai instrumen utama. Dalam menganalisis data digunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data observasi dianalisis secara kualitatif dan data hasil tes dianalisis dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kartika XIV-1 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selama situasi pandemi COVID-19, jumlah siswa yang menghadiri pertemuan belajar sedikit berkurang. Dan penerapan Word Search Puzzle telah berhasil meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris siswa di SMP Kartika XIV-1 Banda Aceh.
Analysis of the Relationship between “merdeka belajar” and the Progressivism Philosophy Nanang Faisol Hadi; Khojir
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.238 KB)

Abstract

Progresivisme merupakan aliran filsafat modern yang menghendaki pelaksanaan pembelajaran dengan lebih maju. Aliran ini lebih mengutamakan penyelenggaraan pendidikan yang berpusat kepada peserta didik sedangkan pendidik sebatas fasilitator, pembimbing, dan pengarah. Tujuan aliran progresivisme dalam pendidikan adalah  mengubah praktik pendidikan yang selama ini hanya berpusat pada pendidik. Di mana praktik yang demikian cenderung membatasi perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Konsep merdeka belajar yang merupakan sebuah tawaran dalam merekonstruksi system pendidikan nasional, dengan tata ulang sistem pendidikan dalam rangka menyongsong kemajuan perubahan dan kemajuan bangsa yang menyesuaikan perubahan zaman. Aliran progresivisme merupakan aliran filsafat pendidikan yang menghendaki adanya perubahan praktik pendidikan ke arah yang lebih maju, berkualitas dan modern secara cepat serta memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik. Progresivisme menghendaki adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan mengeksplorasi kecerdasan dan kemampuan peserta didik sesuai dengan potensi, minat dan kecendrungannya masing-masing peserta didik secara demokratis, fleksibel dan menyenangkan. Konsep “merdeka belajar” yang dicetuskan oleh Mas Nadiem memiliki kesejajaran dengan konsep pendidikan “merdeka belajar” perspektif progresivisme, keduanya sama-sama menekankan adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan dalam mengekplorasi secara maksimal.
Improving Students’ Vocabulary By Using Pictures Andrian Andrian
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.879 KB)

Abstract

Penelitian ini tentang Meningkatkan Kosakata Siswa Dengan Menggunakan Gambar (Studi Eksperimental di Kursus Fast Learning Center). Gambar digunakan sebagai media dalam proses pengajaran. Studi ini berfokus pada poin-poin berikut: Bagaimana guru meningkatkan kosakata siswa dengan menggunakan gambar? Sampel penelitian ini adalah siswa kelas Basic A dan B (Keseluruhan Siswa SMP) dengan jumlah sampel 27 siswa untuk pre-test 27 untuk post-test di setiap kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan sejak tanggal 4 Juni 2021 dan selesai pada tanggal 8 Juni 2019. Instrumen yang digunakan adalah tes. Data tes dianalisis dengan menggunakan rumus t untuk mengetahui t-score. Nilai pre-test dan post-test bisa menjadi bukti peningkatan mereka setelah melakukan penelitian. Untuk percobaan ini, peneliti menggunakan taraf signifikansi 5% (0,05) alpha(α). Jumlah siswa dalam penelitian ini adalah 27. Derajat kebebasan (df) adalah n-1= 27-1=26. Untuk tingkat alpha (α) 5% dan 27 derajat kebebasan, tidak ada tabel skor kritis yang pasti. Itu perlu untuk menemukan skor pasti untuk mendapatkan skor kritis terdekat dalam t-tabel. Peneliti memperoleh t-score sebesar 16,15, sehingga t-score lebih tinggi dari nilai kritis pada tabel (t=16,15 > t tabel = 2,035) sehingga peneliti menyimpulkan bahwa penerapan Picture untuk kelas eksperimen memiliki perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar tanpa Gambar dalam pengajaran membaca kosakata. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima.
Online Learning in Pandemic Era: Readiness and Obstacles English Teachers Syarfuni Syarfuni; Maulizan ZA; Aan Iswandi
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.571 KB)

Abstract

This study aimed to know the obstacles faced by the teachers while distance learning at Junior High school Banda Aceh. This research employed a descriptive qualitative method. The research participants were the three English teachers. The instrument of collecting the data used in this study was an interview. The objectives of this research were to know the teachers' readiness when distance learning and to know the obstacles faced by the teachers while distance learning. The result revealed that three Englishteachers' readiness is good because their preparation when distance learning is still well. The teachers actively shared the lesson on a group in Whatsaap, ensuring students understandind. The teachers are open to the students if they do not understand the teachers available to meet them one by one. The obstacles of three English teachers are coming up from the student because the students sometimes do not have a mobile phone to study or there is no quota, the students often forget their class, so they miss the lesson and the teachers are questions themselves whether the lesson is accepted well of the students or not. However, the teachers tried their best to ensure the teaching and learning process is run well.
Efforts to Increase Teachers' Competence of E-Learning in the Covid-19 Era Iswadi; Herinto Sidik Iriansyah
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.611 KB)

Abstract

This study aims to improve the ability of teachers in online learning in the Covid-19 era (Case study on teachers of SMP Negeri 3 MuaraTiga). The subjects in this study were all teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga, totaling 38 teachers. Based on observations, these teachers were not maximal in implementing online learning. The research instrument is in the form of a questionnaire sheet, which is useful for recording all events in the implementation of teacher assignments in online learning during the study. The results showed that in Cycle I, the understanding of teachers in online learning carried out during the learning process at SMP Negeri 3 MuaraTiga was 1,269. The average value is 36.8, with a percentage of 76.30%. Thus the understanding of the teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga is in the Good Enough category. Then it increased after the implementation of Cycle II of Online Learning which was carried out during the learning process at SMP Negeri 3 MuaraTiga, the number was 1,341. The average value is 38, with a percentage of 81.16%. Thus the understanding of the teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga is in the Good category. The results showed that the teacher's understanding of online learning at SMP Negeri 3 MuaraTiga was in the good category.
Student Performance: Assessing Students’ Writing Practice Rosdiana Rosdiana
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.34 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas X MIPA I MAN 2 Aceh Besar dalam menulis teks naratif sesuai dengan struktur generik serta untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menulis teks naratif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA I sebanyak 18 siswa. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Selain itu, dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan beberapa instrumen penelitian, seperti analisis dokumen yang digunakan untuk mengetahui apakah siswa menyusun teks naratif sesuai dengan struktur generiknya. Selain itu, penelitian ini juga amenggunakan focus group discussion (FGD) untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menulis teks narrative.. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 18 peserta hanya 8 siswa yang menulis narasi mengikuti struktur generik. Selain itu, 10 di antaranya tidak menulis teks naratif berdasarkan struktur generik. Selain itu, hasil diskusi kelompok terarah menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki sedikit masalah dalam menulis. Misalnya, tidak memahami struktur generik, kurang memahami fitur bahasa, memiliki kosa kata yang terbatas untuk mengungkapkan ide-ide mereka, tidak memiliki ide, mengalami kesulitan dalam mengorganisasikan ide-ide, kurangnya pengetahuan tata bahasa, mengalami kesulitan untuk memilih kata-kata yang tepat, merasa sulit untuk mengeja kata, memiliki waktu terbatas, dan tidak menyukai mata pelajaran bahasa Inggris.
The Significant of parents’ income toward students’ ability in learning Englis of pre-Internasional students at Economic and Business Faculty of Malikussaleh University Hanif; Henny Irawati; Rosdiana
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.824 KB)

Abstract

This research was done to know the study of parents’ income toward students’ ability in learning English. The purpose of this research is to find out the influance of parents’ income toward students’ ability in learning English. Family’s income is one of the students’ backgrounds that effect the students’ success in learning English at college. The test and questionares were used as an intrument to collect the data and information. The population of this study was the students at pre-internasional at accounting programe of Economic faculty of Malikussaleh university was taken as the sample for this study. The data collected was analyzed by using the statiscal procedures. The anova analysis was used to test the hyothesis that the students who are coming from better economic family income will have higher capabilty in the English than those who come from lower economic family income. This finding revealed that the students from lower family income have the equal ability in learning English with the students from middle or higher family income one.

Page 2 of 4 | Total Record : 37